Dengan Menari Mbak Dewi Terbang ke Negeri Sakura

Didepan rumah kami, di sebelah timur Kampus Akademi Maritim Yogyakarta di sebelah timur Statsiun TV RI Yogya, setiap minggu sore turunlah bidadari2 kecil dan dewasa ke Sanggar Tari Kembang Sakura.
Pendirinya adalah seorang  dewi yang kuliah di Institut Seni Indonesia  Yogyakarta. Belum juga menyelesaikan kuliahnya sang dewi telah keburu  terbang ke negeri Sakura untuk mengajarkan menari  Jawa dan mempelajari tarian negeri itu. Sepulang dari negeri itu mbak Dewi melanjutkan kuliahnya sambil mengamalkan ilmunya dengan mendirikan anggar Tari Kembang Sakura.
Saat pembukaannya aku sangat terpukau, ternyata diam-diam mbak Dewi telah mempersiapkannya dengan sangat sempurna. Yang paling kukagumi adalah pembukaan itu dilakukan di rumah orang tuanya, bukan digedung yang telah disediakan oleh Kalurahan Sinduadi, misalnya lapangan tennis indore  disebelah timur rumahnya atau gedung kalurahqan Sinduadi yang megah yang tak jauh dari Kampus AMY, atau di Gedung AMY yang berdampingan dengan rumahnya.
Yang diundang bukan sembarangan orang, diantaranya bapak Damanhuri, Lurah Sinduadi, dan perwakilan dari berbagai sanggar tari di Sleman.
Mula-mula kukira langkah itu tak akan diikuti dengan kesungguhan, atau tak mendapat tanggapan dari penduduk disekitarnya, ternyata kini telah berkembang pesat. Aku bahkan mendengar langsung dari pak Lurah Sinduadi, bapak Damanhuri , bahwa di dekat kandang ternak di desa Mesan akan d dirikan gedung pagelaran seni kerja sama dengan Perancis. Semoga rencana ini tak mendapat tentangan dari penduduk, terutama yang memanfaatkan tanah kas desa untuk kandang ternak.
Mbak Dewi, majulah terus dengan atau tanpa didirikannya gedung pagelaran seni itu. Ajarilah bidadari itu menari berbagai tarian,baik tarian Jawa, tarian Jepang maupun tarian yang lainnya agar sejak dini tertanam jiwa semi dan kebhinnekaan.
Terus berkarya mengamalkan ilmu, hingga tak akan layu sebelum mekar.

Iklan

Tentang Akung Ibnu

Kakek dengan duabelas cucu yang masih senang menulis. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat.
Pos ini dipublikasikan di Pengalaman Hidup. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s