Kelebihan Manusia dari Allien

01. Pertanyaan: menurut anda setiap ciptaan Tuhan YME  dianugerahi kelebihan dan kekurangan sehinggga saling membutuhkan. Alien digambarkan sebagai makhluk yang memiliki kecerdasan melebihi manusia. Apa kelebihan manusia dari Alien?
Jawaban: Manusia dianugrahi kemampuan mengakses Alam Nyata (Nature) dan Alam Semu (Super nature) dan memanfaatkan keduanya .Agar manusia tak tertinggal dari Alien manusia harus sanggup memanfaatkan  seluruh kemampuan itu, yaitu kemampuan supernatural dan kemampuan indra.
Kemampuan Supernatural terdiri dari:
a. Kemampuan  meyakini (believing) yang bermanfaat untuk mengakses Sub Alam Gaib.
b. Kemampuan berfikir (thinking), yang bermanfaat untuk mengakses Sub Alam Metafisika
c. Kemampuan paralogika yang bermanfaat untuk mengakses Sub Alam Transien.
Saat ini manusia tenggelam dalam materialisme yang tersedia dalam Alam Nyata sehingga menisbikan Alam Semu.
Saint hanya berkutat dalam menyediakan kenikmatan hidup sementara, yang terakses oleh kemampuan pancaindra, sedangkan agama memberikan bimbingan untuk mencapai kebahagiaan abadi. Celakanya keduanya seakan saling berkonfrontasi hingga tak saling menunjang. Ada agama yang berusaha untuk mencapai kebahagian dunia akhirat, namun saling berebut kebenaran dengan saint, sehingga makna dari kebahagiaan dengan kenikmatan saling dipertentangkan, bukan saling dipertemukan. Agama ini beranggapan kenikmatan duniawi  dapat menyebabkan manusia lupa akan kebahagiaan abadi,oleh karenanya yang harus dicapai  bukan kenikmatan duniawi melainkan kebahagiaan dunia sekaligus kebahagian akhirat. Sebaliknya Saint berangapan tak ada sesuatu yang abadi, semua tergantung dari dimensi waktu, hingga dimensi ruang dan dimensi waktu disatukan menjadi dimensi ruang waktu karena keduanya saling berkaitan dan tak mungkin dipisahkan.
Saint beranggapan Universe, termasuk bumi hanya terisi materi yang memerlukan ruang dan berubah menurut perubahan waktu. Agama meyakini bahwa disamping materi yang dapat terakses oleh pancaindra ada yang lebih hebat, yaitu sesuatu yang tak dapat terakses oleh pancaindra dan hanya  dapat terakses oleh keyakinan. Saint sebaliknya yang tak terakses oleh pancaindra dapat terakses oleh fikiran.
Perbedaan sudut pandang inilah yang sangat merugikan manusia hingga manusia tertinggal dari Alien.
Teori Paralogika berusaha mengakses sub Alam Transien, sebab Sub Alam ini merupakan transisi dari Sub Alam Gaib, Sub Alam Metafisika dan Sub Alam Fisika. Sub Alam Biologi juga merupakan interaksi antara Sub Alam Transien dengan Sub Alam Fisika. Jadi Sub Alam Transien yang selama ini terabaikan oleh Saint dan oleh agama dianggap sekedar persinggahan atau tempat beristirahat untuk menantikan hari kiamat yang disusul oleh Peradilan Agung (Peradilan Akhir Zaman) oleh Teori Paralogika dianggap teramat penting  untuk dipelajari dengan seksama lewat kemampuan paralogika, sebab justru di Sub Alam ini terdapat kemungkinan tak terbatas dibanding sub alam lainnya (Alam Gaib, Alam Metafisika, Alam Fisika dan Alam Biologi).. Ini dijelaskan oleh  Mathematika Minimalis lewat koordinat kartesian. Tiga  Sub Alam ( Sub Alam Gaib, Sub Alam Fikir dan Sub Alam Fisika) masing-masing hanya berdimensi tiga (E.x.y) , Sub Alam Biologi berdimensi dua (E.z))  sedangkan Sub Alam Transien berdimensi tak berhingga.F(z.E)
Saat ini Sub Alam Fisika yang  berdimensi tiga dengan dua teori  mutakhir (teori relatifitas dan mekanika quantum) saja sudah membutuhkan sebelas dimensi untuk menyatukannya menjadi teori segalanya (teori of everything), dan belum terpecahkan oleh para ilmuwan, pastilah orang beranggapan tak mungkin teori Paralogika dapat menjelaskan Sub Alam Transien yang berdimensi tak berhingga. Keraguan ini akan segera terjawab ketika manusia sanggup mendeteksi spirit, sebab spirit memiliki energi dan tak memiliki massa sehingga dapat berkelana kesegala penjuru Universe untuk mengamatinya.. Lain halnya manusia yang memiliki massa, memiliki kemampuan supernatural, tetapi terbelenggu materialisme (karena butuh makan,butuh kedudukan, butuh pasangan hidup, hingga butuh kenikmatan yang dapat terakse pancaindra. Penglihatan  yang sanggup mengakses cahaya yang merupakan penghubung antara Sub Alam Fisika dan Sub Alam Transien, hanya  sanggup mengakses fenomena transien memilki lebar spektrum cahaya teramat sempit sebatas cahaya nampak pandang (visible light.) Hanya dengan memanfaatkan  materi dengan bantuan fikiran manusia dapat mengakses cahaya yang tak terakses secara langsung oleh mata.  Kemampuan Supernatural yang lain, yaitu  kemampuan meyakinan malah dikesampingkan, lebih-lebih kemampuan paralogika. Saat ini manusia hanya membanggakan materi yang dapat terakses oleh pancaindra dan fikiran yang dapat menolong dalam memanfaatkan materi dengan tehnologi nyatanya.
Teori Paralogika menginformasikan bawa Sub Alam Transien  terisi oleh trans body  atau astral body yang diperlukan oleh soul untuk melakukan aktivitasnya sebagai spirit, trans energy ( energy medan magnit, medan listrik dan energi electro magnetik) yang diperlukan spirit untuk melakukan aktivitasnya  dan trans wave (gelombang electro magnetik diantaranya cahaya yang berfungsi menjadi penghubung Sub Alam Transien dengan Sub Alam Fisika.
Tanpa memanfaatkan Sub Alam Transien manusia akan tertinggal dari makluk cerdas lainnya, diantaranya Alien. Mengapa? Makluk Cerdas yang menciptakan Alien dan Ufo telah memanfaatkan Sub Alam Transien serta trans energy serta trans wave dalam tehnologi mutakhirnya secara efektip, diantaranya memanfaatkan asymetrikal yang kecepatannya melebih c untuk melakukan komunikasi antar galaksi. Namum mereka belum sanggup memanfaatkan spirit dalam tehnologinya.
Kelebihan manusia dari Alien: Bio body manusia lebih bagus dan wajahnya pampan (menurut sudut pandang manusia). Coba saja bandingkan Tubuh dan tanpang manusia dengan Alien. Mungkin kelebihan lain ialah manusia memilik hati nurani dan emosi sedangkan Alien ibaratnya sebuah robot yang tak memiliki emosi. Alien tak takut akibat dosa, sedangkan manusia semestinya takut terhadap akibat dosa. Manusia yakin adanya hari kiamat, agaknya Alien tak mengenal adanya hari kiamat. Ini sekedar informasi yang harus diuji kebenarannya. Setelah manusia sanggup mendeteksi spirit (termasuk setan) keadaannya akan terbalik, bukan manusia menjadi budak setan, manusia justru dapat memperbudak setan. Ini merupakan keunggulan manusia dari makluk cerdas yang menciptakan alien.
Saat ini agama melarang manusia “bekerja sama dengan setan” karena manusia belum sanggup mendeteksi spirit hingga mudah disesatkan oleh setan yang merupakan spirit jahat. Padahal menurut teori paralogika tak semua spirit itu jahat, banyak spirit yang dinominasikan masuk surga karena mereka itu patuh kepada perintah Tuhan YME dan menjauhi larangannya selama menjalani kehidup walau diluar bimbingan agama.
Setelah manusia sanggup mendeteksi spirit, maka akan dapat membedakan spirit jahat yang harus  kita cegah untuk bereincarnasi  dan spirit baik yang seharusnya  kita terima dengan well come karena kita butuhkan,seandainya mereka menginginkan ber- reincarnasi kembali sebagai manusia. Dengan demikian manusia  dapat mengungguli makhluk cerdas yang mencipkan alien dan ufo. Mengapa? Karena  manusia memiliki kesadaran/keyakinan  akan keberadaan dan kebesaran Tuhan YME, takut pada akibat dosa, memiliki hati nurani yang mungkin sekali tak dimiliki oleh makluk cerdas yang atheis.

02.Pertanyaan: Mengapa anda katakan Alien tak memiliki emosi dan tak takut pada akibat dosa?
Jawaban: Menurut analisa berdasar Teori Minimalis: Alien hanyalah sejenis robot yang dibuat disebuah planit kembaran bumi (memiliki biosfera hingga memungkinkan adanya living organisme) yang terletak tidak jauh dari bumi atas pesanan makluk cerdas yang berada digalaksi lain. Sebagai pembanding: koran Kompas yang beredar di Yogya tidak  dicetak diJakarta lalu dikirim dengan menggunakan transportasi darat atau udara, melainkan dicetak di Yogya dengan menggunakan media symetrical trans wave  (gelombang electro magnetik yang kecepatannya c) yang dimuati  data dalam bentuk digital (atau analog) yang digunakan untuk bahan pencetakan koran tsb di Yogya agar dapat dengan cepat diedarkan di Yogya.
Makluk cerdas yang membuat dan mengendalikan alien tak mungkin menggunakan sarana transportasi fisik yang memiliki massa untuk memindahkan dirinya  dari galaksi lain ke bumi sebab untuk sampai dibumi membutuhkan waktu sangat lama sedangkan makluk cerdas itu tidak immortal.. Sebagai living bio body mereka butuh makan, minum  dan mengalami  daur ulang bio bodynya. Jadi alien yang kita kenal dibumi ini  bukannya makluk cerdas itu sendiri, melainkan  sejenis robot, demikian juga UFO yang digunakan oleh alien tak mungkin dikirim dari galaksi lain sebab membutuhkan waktu sangat lama dan energi fisik banyak sekali. Baik Alien atau UFO pasti dibuat disuatu tempat yang tak jauh dari bumi dan mungkin sekali malah di bumi ini. Ini bukan berarti Alien dan UFO buatan manusia yang merupakan living bio body tercerdas dibumi ini, melainkan Alien dan UFO di”pesan” oleh makluk cerdas
dari Galaksi lain. Caranya: mereka menggunakan asymetrical trans wave yang kecepatannnya melebihi kecepatan cahaya yang dimuati dengan data-data untuk membuat Alien dan Ufo. Tehnologi yang sangat canggih  itu dikirim dari Galaksi lain ke planit kembaran bumi yang memiliki biosfera, pada planit inilah Alien dan UFO dibuat dan dikirim ke bumi.
Atas dasar itulah saya perkirakan Alien tak memiliki emosi karena alien bukanlah makluk cerdas itu sendiri sehingga tak takut pada akibat dosa, juga tak meyakini adanya hari kiamat.

Iklan

Tentang Akung Ibnu

Kakek dengan duabelas cucu yang masih senang menulis. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat.
Pos ini dipublikasikan di Teori Minimalis. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s