Tanya Jawab Teori Minimalis (5)

191. Pertanyaat: Bagaimana tanggapan anda tentang diberlakukannya Undang-undang  (anti) Pornografi dan Pornoaksi?
Jawaban: Lepas dari pro atau kontra terhadap “isi” Undang-undang (anti) pornografi dan pornoaksi, saya mengingatkan bahwa sebuah undang-undang dibuat untuk dipatuhi, bukan untuk dilanggar atau dilecehkan. Undang-undang yang dibuat secara musyawarah dan mufakat, akan cenderung dipatuhi, sedangkan yang dibuat berdasar “kekuasaan” akan mudah dilecehkan jika tak disertai sangsi atas pelanggaran secara kongkrit. Kini karena uud APP/ pgpa yang kontroversia itu telah dizahkan, maka “tunggu” saja pelaksanaannya bagaimana akan dipatuhi atau justru dilecehkan. Jika ternyata uud itu dipatuhi oleh seluruh warga negara Indonesia dimanapun berada, maka  uud itu “bermanfaat”, tetapi jika hanya dipatuhi oleh sebagian kecil masyarakat uud itu menjadi konyol, sebab masyarakat yang patuh hukum malah menjadi olbjek hukum sedangkan yang tak patuh tak terkena sangsi. Akan lebih konyol lagi jika uud itu menjadikan bangsa Indonesia menjadi terpecah belah karena bangsa Indonesia ini majemuk dalam adad istiadat, budaya dan keyakinan, maka ada  wilayah/suku bangsa yang mentaati dan ada yang menentang akibat berbedaan budaya. Menurut saya harga persatuan bangsa  diatas segala-galanya, maka jika terjadi ancaman terhadap keutuhan bangsa Indonesia uud pgpa itu harus ditinjau ulang.
Jika kita mau jujur, diberlakukannya  uud pgpa itu justru menunjukkan bahwa MoA tak lagi efektip untuk mengatur perilaku bangsa ini, hingga terpaksa diberlakukan MoTH. Sangat menyedihkan!

192. Pertanyaaan: Apakah tak sebaiknya diberlakukan hukum agama agar moralitas bangsa Indonesia tak menjadi bobrok?
Jawaban: Hukum agama yang mana? Paling tidak di Indonesia ini ada lima agama yang diakui. Maaf saya harap anda jangan menyebutkan salah satu agama, sebab itu berarti anda telah melakukan sara yang sangat berbahaya bagi keutuhan bangsa Indonesia yang telah kita perjuangkan bersama.
Akan lebih bijaksana setiap pemuka/pemeluk agama “mawas diri” mengapa umatnya tak takut lagi pada dosa.Sudah jelas pornografi dan pornoaksi itu bertentangan dengan MoA mengapa dapat “merasuki” umat beragama?
Sigmund Freud menyatakan manusia itu hanya memiliki hazard/nafsu (tak ada bedanya dengan hewan) namun manusia meyakini adanya kehidupan abadi, adanya sorga dan neraka. MoA  ditegakkan atas dasar keyakinan adanya konsekwensi dari dosa sesuai dengan tuntunan agama.Jadi selama manusia masih takut pada akibat dosa maka manusia tak akan berani melanggar tuntunan agama.
Lain halnya Max Freud yang menyatakan manusia memiliki perasaan, fikiran dan pancaindra yang telah dibekalkian pada masing-masing individu, jadi dengan jelas manusia itu seharusnya dapat menguasai hazrad dan nafsu karena telah dibekali oleh Tuhan YME bathin yang mulia, akal  yang cerdas dan pancaindra yang sanggup membedakan yang pantas untuk dilihat dan yang tak pantas untuk dilihat, sehingga tak akan merugikan dirinya, atau sebaliknya mana yang pantas dipertontonkan/diperbuat dan yang tak pantas untuk dilihat/dipertontonkantanpa ancaman dari siapapun sehingga MoM dapat dimanfaatkan jika manusia tak lagi takut pada dosa.
Sejak dini anak-anak seharusnya telah diberi pengertian untuk menjaga dirinya , diberi bukti bahwa dia merupakan bagian dari lingkungannya, jika dia merusak lingkungannya maka dirinya akan terkena dampaknya, sebalinya jika dia tak peduli/menelantarkan dirinya akan menjadi beban bagi lingkungannya. Jika kita terbiasa berfikir dan berperasaan untuk tak merugikan diri sendiri dan lingkungan, kemudian diaplikasikan dalam perbuatan maka kita akan segera menikmati hasilnya.
Melaksanakan MoM tak semudah “teorinya” namun boleh dicoba dan dibuktikan manfaatnya.  Barang siapa tak merugikan lingkungan (orang lain) hasil pertamanya ialah mendapat kepercayaan dari orang lain. Barang siapa yang tak mau merugikan diri sendiri, maka dia tak akan menelantarkan dirinya, dan tak mau dirugikan oleh fihak lain, sehingga dia akan menghindarinya, menghadapi dengan kewaspadaan atau melawannya jika menghadapi paksaan.

193. Pertanyaan: Bagaimana terjadinya Universe menurut Teori Minimalis?
Jawaban: Teori Minimalis adalah bagian dari informatika, jadi sekedar jendela untuk “melihat” keluar dari kesadaran keberadaan kita dalam Universe. Karena manusia ibarat “debu” yang sangat kecil namun memiliki unsur quanta yang memiliki massa sehingga tak mungkin “berkelana” keseluruh Universe, maka manusia harus memanfaatkan bagian yang tak bermasa, yaitu spirit, fikiran dan keyakinan untuk menerawang keluar diri kita.
Disamping itu kita membutuhkan informasi sebagai pengghubung antar ruang dan waktu. Waktu merupakan urutan (sequence) yang tak mungkin diputar balikkan, walau menurut teori relativitas dapat “diulur dan dipendekkan” Sejarah merupakan sumber informasi masa lalu disamping peninggalan peradaban lama, fosil, lapisan tanah dll. Pancaindra merupakan jendela untuk mengakses massa kini. Imaginasi merupakan “sumber informasi” massa lalu, massa kini dan massa akan datang.  Obsessi adalah pemberi informasi massa datang. Masih banyak lagi yang dimiliki manusia saat ini untuk digunakan sebagai sumber informasi, misalnya buku, rekaman, multi media termasuk internet, ingatan dll.
Ini sekilas tentang penciptaan Universe oleh Tuhan YME menurut Teori Minimalis berdasar FSM, jadi bukan sekedar imaginasi.
Saya meminjam istilah bahasa Jawa: Awang Uwung (AU) atau Alam Suwung ( Ruangan yang terisi bukan apa-apa/nothing, tak dikenal adanya dimensi waku hingga  semuanya abadi, luasnya tak terbatas.
Sebagian dari AU dipersiapkan untuk dijadikan Alam Semu yang akan dijadikan tempat/rumah bagi ciptaan Tuhan YME berikutnya. Alam Semu (AS) yang akan diisi energi semu inilah yang dinamakan Universe. Jadi Universe merupakan bagian AU yang telah diisolasi dari Alam Abadi (AA) dan akan diisi dengan energi semu.  AS  diciptakan  bersama Hukum Ekologi Universe. yang akan mengaturnya.

Seorang pelukis harus menggoreskan  kuas untuk mengatur tetes demi tetes tinta diatas kanvas dari permulaan hingga selesai lukisannya, namun hasilnya sering kali tak seperti yang diinginkan pelukisnya; lain halnyaTuhan YME sebelum menciptakan sesuatu telah direncanakan dengan seksama dan telah  diciptakan hukum untuk mengatur ciptaan Nya, sehingga ciptaan itu diberi  kesempatan untuk berkembang dan mengatur dirinya. Tuhan YME  cukup memberikan sentuhan pertama/trigger maka proses berikutnya akan berlangsung sesuai dengan rencana.
AS mula-mula hanya terisi nothing,namun telah diisolasi dari lingkungannya, ketika Tuhan YME menghendaki maka satu sentuhan awal  telah sanggup menjadikan  seluruh nothing berubah menjadi energi semu. Proses ini bagaikan reaksi nuclear berantai, secara visual bagaikan efek domino. Perubahan nothing menjadi energi semu tak ada pengaruhnya bagi Universe kecuali kehilangan sifat abadinya, karena di universe telah dikenal adanya dimensi waktu.

Menurut TM waktu dimulai sejak berubahnya nothing menjadi energi semu. Panjang pendek  waktu sangat relative, hingga teori relativitas Einstein tak bertentangan dengan TM. Namun waktu tak mungkin diputar balikkan. Memutar balikkan waktu berarti mengacaukan urutan kejadian (sequence),  hingga  akan mengacaukan logika sebab akibat.

Penciptaan Sub Alam Semu menurut imaginasi saya yang diilhami teori baku dan teori dawai.
Sebuah nothing diubah menjadi titik materi yang belum bermassa hingga belum memerlukan ruang nyata. Titik ini “menyeret” nothing lainnya hingga menjadi titik materi berikutnya, demikian proses berlangsung terus hingga terbentuk deretan titik yang menyerupai dawai yang bergetar. Dawai ini juga belum memiliki massa, hingga juga tak membutuhkan ruangan nyata. Saat internal energy dawai tak mampu mempertahankan  existensinya maka dawai itu terurai menjadi titik titik materi dan menyebar sehingga mempercepat terjadinya dawai-dawai baru.
Imaginasikan: segmen dawai yang berupa tanda minus sebagian saling berpasangan hingga membentuk tanda plus.
Tanda plus dan minus ini merupakan operator dasar mathematika dan terdapat dalam Formula Supernatural Modern: E = -x + y

Kembali pada imaginasi saya:
Seluruh titilk, dawai dan segment min dan plus berhamburan diseluruh ruang semu, mereka bergerak saling bersilangan , saling berbaur karena masing-masing belum bermassa sehingga belum memerlukan ruang nyata.
Sehelai dawai merangkaikan  sepasang tanda  sejenis, sedangkan tanda yang berbeda dirangkaikan oleh sepasang dawai . Masing-masing tanda memiliki dawai getar yang diperlukan untuk saling berinteraksi. Dawai itu disamping bergetar,melilit, merenggang, mengkerut dan   sewaktu-waktu dapat terputus dan berubah menjadi tanda min dan plus baru. Proses itu terjadi terus hingga seluruh ruangan dipadati tanda minus dan plus yang bebas, pasangan tanda min yang dirangkai oleh sehelai dawai, pasangan tanda plus yang dirangkai oleh sehelai dawai, pasangan plus dan minus yang dirangkai oleh pasangan dawai..
Makna dawai adalah energi semu  yang terdiri dari bright energi yang bertanda minus dan dark energy yang bertanda plus. Sesama bight energy dapat membentuk bright body, sesama dark energy dapat membentuk dark body. Penggabungan bright energy dan dark energy akan menghasilkan trans energy. Jadi tanda plus dan minus sekedar untuk membedakan jenis energi semu.

Visualisasi Sub Alam Semu sangatlah sulit karena dalam bagian ruang yang sama dapat ditempati oleh berbagai energy,body dan wave dengan berbagai interaksinya. FormulaSupernatural Modern akan mempermudah menjelaskan hal itu.

FSM itu muncul dilayar monitor komputer saat saya sedang mengantuk.
Sebenarnya sebelumnya saya telah menyebut FSM dalam fiksi Blackhole, namun tak tahu bagaimana bentuk formula itu. Membaca tulisan di monitor yang terketik tanpa sadar itu saya terperangah, namun segera sadar bahwa itu yang telah lama saya cari. Saya melompat kegirangan dan menceriterakan “mimpi” itu kepada istri saya, Endang. Menurut dia Yulia, anak sulung kami, sering mengalami hal serupa ketika sedang menciptakan tarian atau sedang menari sehingga hasilnya sangat mengagumkan. Fenomena itu disebut sebagai kondisi trance. Saya mempelajari fenomena itu dari buku yang disediakan oleh Wandi, suami Ida, dan buku psychologi milik Yuningtias, istri Sigit, menganai kondisi trance. Fenomena ini jika dimanfaatkan secara benar akan sangat bermanfaat, sebaliknya jika disalah gunakan akan sangat merugikan.
Sedemikian kuat obsesi saya untuk menemukan FSM, maka rumus itu saya namakan Formula Supernatural Modern (FSM).
Sebagai mantan guru Mathematika, tak terlalu sulit bagi saya untuk menganalisa formula yang sangat sederhana itu untuk menjelaskan Teori Minimalis.
Dari Analisa itu saya dapat memetakan Universe sekaligus menyandinya:
a.Sub Alam Gaib #0#00 valid yang terdiri dari bright energy, bright body dan bright wave dan #0#00 invalid yang terdiri dari holy energy, holy body dan holy wave.  Mereka hanya mengenal dimenwi waktu dan  hanya terakses oleh keyakinan, dalam FSM diwakili oleh variable x.
b.Sub Alam Metafisika  #00#0 valid  terdiri dari dark energy, dark body dan dark wave dan #00#0 invalid yang terdiri dari Talent energy,talent body dan talend wave.Disamping dimensi waku mereka menenal koordinat ruang semu . Mereka hanya terakses oleh fikiran, Dalam Sub Alam Metafisika dimensi waktu terkait erat dengan koordinat ruang semu. Waktu merupakansequence, urutan yang tak dapat diputar balikkan, sebaliknya koordinat ruang semu dapat berubah dengan bebas Memutar balikkan waktu akan menjadikan  perubahan koorninat ruang semu tak terdeteksi oleh logika.. Sebab selalu lebih awal dari akibatnya. Cause precedes result.  Sub Alam Metafisika diwakili variable y.
c.Sub Alam Transien terdiri penggabungan antara bright energy/brigt body/bright wive dengan dark energy/darkwive/dark wave, disamping dimensi waktu telah mengenal dimensi ruangsemu ..
Sub Alam transien terdiri dari: bagian  irrational, dimana nilai matematis x > y hingga E<0, bagian rational dimana y > x hingga E>0 dan bagian hampir seimbang, x mendekati y hingga E  merndekati  0.
Energi/body/wave transien tak stabil, hingga mudah berubah. Pada saat E mendekati nol
terjadilah  pra clear energy yang berubah-ubah intensitas dan jenisnya disekitar E=0 hingga terjadilah  symetrical trans wave. .Dalam keseimbangan prima terjadi bayangan supper simitri  x dan y, sehingga pada saat  E=0   q  terimbangi  oleh  bayangan super simitrinya hingga seakan   menjadikan setiap nilai  q menjadi 0  sehingga yang terjadi bukan 0qq (clear ebergy) melainkan unsur premordial 000, yang juga dinamakan nobody, nyata  namun tak memiliki massa hingga belum membutuhkan ruang nyata.
Pada saat telah tersedia cukup unsur premordial dalam Sub Alam Transien, maka Tuhan YME memberikan sentuhan awal dgn menghilangkan bayangan super simitri hingga menjadikan unsur premordial 000 menjadi  0qq pada, maka berubahnya seluruh  unsur preamordial menjadi Oqq yang memiliki massa karena q # 0 hingga membutuhkan ruang  nyat,.maka berlakulah hukum Fisika. 

Jadi Bigbang memang terjadi  karena berlakunya hukum Fisika , karena 0qq telah memiliki massa hingga membutuhkan ruang nyata, terjadilah bola raksaksa cikal bakal Sub Alam Fisika, didalamnya terjadi gesekan  dan benturan diantara 0qq yang menimbulkan suhu sangat tinggi. Pada saat energi dalam  bola raksaksa itu tak sanggup mempertahankan keutuhannya maka bola raksaksa itu meledak, itulah Bigbang. Fenomena Bigbang versi TM  identik dengan  science, bedanya dalam science tak dipermasalahkan fenomena sebelum Bigbang, sedangkan dalam Teori Minimalis dijelaskan asal usul titik singular 000 yang merupakan keseimbangan x dan y dan bayangan super simitrinya. Pada saat Tuhan YME menghilangkan banyangan super simitri xy pada satu titik singularity maka terjadilah reaksi berantai hingga terjadilah bola raksaksa Cikal bakal Sub Alam Fisika. Fenomena Bigbang (Ledakkan dahsyat itu) patuh sepenuhnya pada  hukum Fisika, karena merupakan fenomena Sub Alam Fisika.
Sayang science tak menyebutkan atau tak mengakui hukum Fisika itu ciptaan Tuhan YME dan merupakan bagian dari hukum Ekologi Universe.
Teori Minimalis hanyalah bagian dari sistem informatikan, jadi tak berkewajikan untuk membuktikannya.
Yang perlu dikritisi ialah:  menurut Teori Minimalis Paska Bigbang tak seluruh Universe berubah menjadi Sub Alam Fisika., sebab Sub Alam Gaib dan Sub Alam Metafisika tak mengenal adanya unsur premordial, jadi tak terpengaruh  oleh fenomena Bigbang, demikian juga Sub Alam Transien yang belum mencapai keseimbangan prima juga masih tetap tersisa. DalamAstronomi diketahui komposisi Alam Semesta saat ini, manusia hanya sanggup mengakses sekitar 30 % dari isi Universe, yang 70 % masih merupakan misteri.

Konsep Sub Alam Semu sangat dibutuhkan untuk menjelaskan terjadinya  biosfera, bio body, bio energy dan bio wave yang membutuhkan trans energy, trans body dan trans wavedisamping clear energy, clear body dan clear wave. Bahkan  sangat bermanfaat untuk menjelaskan mengapa manusia dapat menjadi cerdas karena mampu mengakses Sub Alam Metafisika yang merupakan Sunber Ilmu Pengetahuan dan  sanggup menyakini adanya kehidupan abadi berkat adanya Sub Alam Gaib yang menjadi Sumber Religi dan keyakinan. Jika seluruh Universe hanya terisi sekedar  materi dan benda, maka tak mungkin ada kehidupan di Universe, yang ada hanya benda/zat anorganik. Kenyataannya tak demikian, dalam Universeterjadi evolusi dan revolusi dari benda/sat anorganik, menjadi zat organik, menjadi sel, menjadi bio body, menjadi live bio body, menjadi tumbuh-tumbuhan, hewan dan manusia.
TM sangat mengagungkan Tuhan YME sehingga berusaha menjelaskan bahwa Dia sanggup melakukan kehendaknya hanya dengan sentuhan pertama, karena sebelumnya telah direncanakan dengan seksama dan  mempersiapkan hukum yang akan mengaturnya.  Sentuhan pertama itu sangat penting, dapat diibaratkan sebelum di posted sebuah naskah   tak dapat diketahui siapapun hingga sangat tinggi tingkat kerahasiaannya. setelah diposted
siapa saja boleh mengetahui penciptaan Nya untuk selanjutnya ciptaan Nya diberi kesempatan untuk berproses sesuai dengan hukum yang telah dipersiapkan untuk mengaturnya.
Informasi ini sangat penting agar manusia tak memvisualisasikan Dia sebagai “sekedar pencipta ” , melainkan Perancang Agung (The Great Designer) yang sanggup menciptakan segalanya dalam sekejap, hanya dengan satu sentuhan, dan tak perlu mengerjakan sendiri  setiap proses penciptaan dari awal hingga  akhir sebagai sekedar seorang pelukis, pemahat atau seniman.
TM membedakan antara Fenomena Jagad Cilik dimana Tuhan YME menyerahkan sebagian wewenang Nya kepada ciptaan Nya untuk mengurusi dirinya, sesuai dengan hukum Ekologi, hingga berlakulah hukum sebab akibat, probabilitas, proses evolusi dan revolusi, namun  disisi lain Tuhan YME tetap memegang hak mutlak Nya yang dapat dibuktikan lewat fenomenaJagad Gede, dimana sesuatu dapat terjadi tanpa dapat ditelusuri sebab akibatnya, tak berlakunya probalitas, teori evolusi maupun revolusi. Sentuhan Agung yang hanya terjadi  dalam sekejap dan hanya dilakukan pada saat2  dikehendaki Nya serta tak dapat dilacak sebab akibatnya menjadikan manusia yang hanya mengandalkan fikirannya  menisbikan fenomenayang sangat teramat penting itu sehingga beranggapan semua itu terjadi dengan sendirinya hingga tak mengakui keberadaan Tuhan YME. Sebaliknya bagi mereka yang hanya yakin dan tak perlu difikir cenderung menganggap Tuhan YME melakukan sendiri segala penciptan Nya. Dua kubu ini berkembang hingga saat ini : kubu science yang hanya mengandalkan ratiodan kubu ilmu penciptaan yang hanya mengandalkan keyakinan. Manusia memiliki keduanya, disamping pancaindra untuk mengakses realita. Sayang jika tak dimanfaatkan!

194. Pertanyaaan : Apakah Awang Uwung itu dan apakah Nothing?
Jawaban: AU adalah ruangan yang tak memiliki batas dan terisi oleh nothing. AU tak mengenal dimensi sehingga abadi, tak pernah mengalami perubahan. Nothing adalah tak ada, hingga ruangan yang hanya terisi nothing tak terisi energi semu maupun energi nyata. Kode minimalis nothing ialah  0#00, 00#0
Jika dianalisa dengan FSM dan MM maka:
0#00 adalah invalid, sebab 0 takmungkin sama dengan  -#0+ 0
00#0 juga invalid, sebab 0 tak mungkin sama dengan -0 + #0

Jadi nothing tak memenuhi FSM hingga tak terakses oleh pancaindra, fikiran bahkan keyakinan, namun nyata karena E=0. Jadi nothing itu nyata namun tak terakses oleh pancaindra, akal atau keyakinan. Ini dapat dibuktikan dengan logika bahasa I can see nothing dan I do not see anything, sama benarnya namun berbeda naknanya.

195. Pertanyaan: Apakah bayangan super simitri itu? Dari mana asalnya?
Jawaban: Bayangan super simitri adalah sekedar konsep untuk menjelaskan mengapa pada saat terjadi keseimbangan prima terjadi unsur premordial(000) bukan materi (0qq). Sesuangguhnya keseimbangan prima hanya terjadi ketika x dan y benar-benar super simitri.(tak bergoyang lagi hingga tak menimbulkan simitrical trans wave.). Dalam Fisika benda  yang dipanaskan akan terusik keseimbangan primanya atau x dan y tak super simitri lagi hingga menimbulkan simitrical trans wave.
Ini sekedar penjelasan konsep bayangan super simitri versi Minimalis.
E = – x + y       adalah FSM
E = + y – x       adalah bayangan super simitri dari FSM.
Jika keduanya digabungkan  FSM + bayangan super simitrinya akan menjadi 2E = (-x + y) + (+y -x). Sandi minimalis penggabungan itu  menjadi 0(-x + y)(+y -x) bukan lagi 0(-x +y).
Pada saat E = 0 haruslah x=y=q hingga terjadilah Clear energy, clear body yang sandinya 0qq. Dengan adanya bayangan super simitri maka yang terjadi adalah 000, sebab berapapun harga q,  pastilah q-q  =  0.
Perhatikan 000 adalah unsur premordial yang belum memiliki massa hingga belum perlu ruangan nyata. Jadi jika bayangan super simitri dapat diketemukan maka manusia akan dapat membuat unsur premordial.

196. Pertanyaan: Apakah itu unsur premordial , dari  mana asal usulnya apa manfaatnya?
Jawaban: Menurut Teori Minimalis versi 3 (TMv3) yang belum saya release: unsur premordial adalah titik-titik  singular yang terjadi (sesuai dengan hukum Ekologi) di Sub Alam Semu sebelum terjadinya fenomena Bigbang. Unsur premordial  (up) berasal dari pra clear energy (pce) yang telah mengalami keseimbangan prima, namun belum memiliki massa, hingga belum bembutuhkan ruang nyata. Seharusnya pada saat x=y=q yang terjadi adalah 0qq yang berupa partikel yang telah memiliki massa sehingga membutuhkan ruangan semu.
Karena penciptaan Sub Alam Fisika membutuhkan energi sangat kuat agar proses Bigbang dapat berlangsung sesuai dengan kekendak Nya,sedangnya terjadinya 0qq diserahkan sepenuhnya kepada ciptaan Nya ( Sub Alam Semu dan isinya) untuk berkembang sendiri lewat evolusi yang panjang, maka Tuhan YME menciptakan bayangan super simitri  (bss) bagi setiap titik singular ( pra clear energi) agar tak terjadi 0qq secara acak/ berangsur angsur, maka harus “ditimbun dulu dalam bentuk unsur premordial.”.
Jika pada penciptaan Sub Alam Semu Tuhan YME mengisolasi dulu bagian Universe dari AU, maka pada penciptaan Sub Alam Fisika Tuhan menciptakan bayangan super simitri dari setiap 0qq hingga berubah menjadi 000.Manfaat dari 000 ialah untuk menghimpun clear energi yang sudah terjadi namun tetap belum membutuhkan tempat.
Padas saat jumlah unur premordial untuk menciptakan clear energi yang  sanggup untuk penciptaan Sub Alam Fisika, maka Tuhan  YME mengilangkan bayangan dari sebuah unsur premordial hingga menjadi 0qq, titik singular ini  menyebabkan reaksi berantai hingga seluruh unsur premordial berubah menjadi 0qq dalam sekejap. Perebuhan sekejap ini dapat dianggap sebagi revolusi dan sangat dibutuhkan agar clear energi yang terjadi sanggup untuk penciptaan Sub Alam Fisika sesuai sdengan rencana Nya.
Dalam Fisika: Energi yang dilepas dalam waktu yang sangat pendek dapat menghasilkan  daya kerja yang sangat efektip. Contohnya: Energi electro statis yang ditimbun dulu dalam sebuah capastitor yang diisi oleh arus listrik searah (dc) yang sangat kecil, jika dilucuti dalam sekejap akan menghasilkan daya yang sangat tinggi.

197. Pertanyaan: Apa perlunya Sun Alam Semu jika Tuhyan YME dapat lansung menciptakan Alam Semesta secara langsung, sesuai dengan pernyataan anda: Tuhan dapat merciptakan something (0qq) langsung dari nothing 00#0 atau 0#00.
Jawaban: Anda sangat kritis sayang tak mengikuti teori Minimalis secara menyeluruh atau cermat melainkan  hanya sepotong-sepotong.
Menurut Jade Tuhan YME dapat langsung menciptakan something from nothing, hingga manusia tak mendapat kesempatan melacak hubungan antara sebab dan akibat. Bagi mereka yang yakin tanpa difikir fenomena Jade yang hanya berdasar keyakinan dogmatis sangat mudah diterima, namun bagi mereka yang menggunakan akal, maka fenomena Jalik lah yang memungkinkan menelusuri sebab akibat secara rasionil. Bagi mereka yang hanya mengandalkan akal semata kedua fenomena itu tak dapat diterima, sehingga mereka menganggap Alam Semesta ini terjadi dengan sendirinya sehingga mereka tak mengakui adanya Tuhan YME atau Atheis. Jadi paling tidak ada tiga “golongan” manusiua:(a) Mereka yang yakin tanpa difikir, (b) meraka yang yakin setelah difikir dan mereka (c) yang hanya berfikir tanpa peduli akan keyakinan. Saya tak tahu anda termasuk yang mana.
Jika anda termasuk golongan a, maka agak aneh: religi itu mengexloitasi Sub Alam Gaib untuk membawa manusia ke Alam Abadi, jadi seharusnya anda tak meragukan adanya Sub Alam Semu. Jika anda termasuk golongan b, maka ada manfaatnya untuk mempelajari Teori Minimalis sehingga anda tidak akan terjerumus dalam Atheisme. Jika anda termasuk golongan c saya menantang anda untuk beradu argumen manfaat darin Sub Alam Semu.
Silakan jawab:Jika tak ada  Sub Alam Semu:(a) Jelaskan mengapa manusia hanya sanggup mengakses 30 % dari Universe? (b) Dari mana asalnya titik singular yang merupakan titik awal terjadinya Bigbang. (c) Jelaskan mengapa mata manusia hanya sanggup mengakses cahaya berfoton dalam ban frekwensi yang sangat sempit, sekaligus dari mana datangnya foton. (d) Jika Alam Semesta hanya terdiri dari materi, jelaskan bagaimana terjadinya kehidupan dibumu ini.
Adalah sangat konyol jika anda beranggapan Tuhan YME sekedar pencipta dan bukan Perencana Agung. Tak logis  dan sangat tak efisien jika setiap saat Tuhan YME  “menciptakan” something from nothing, apalagi mengercakan sendiri. Teori Minimalis sangat mengagungkan Tuhan YME sehingga berusaha memberikan informasi agar “mengagungkan Nya sesuai dengan keagungan Nya” , ini hanya dapat  terakses melalui  Fenomena Jagad Cilik yang valid, sedangkan  Jagad Gede  merupakan hak mutlak Tuhan YME sehingga tak terakses oleh kemampuan manusia karena invalid..
Jika anda mempelari/membaca TM secara runtut anda akan tahu manfaat konsep Sub Alam Semu, walaupun Tuhan YME sanggup menciptakan something from nothing melalui fenomena Jagad Gede yang invalid.

198.Pertanyaan: Apa gunanya konsep bayangan super simitri minimalis?
Jawaban:  Konsep bayangan super simitri minimalis ialah untuk membuat agar saat terjadinya keseimbangan prima antara x dan y tak segera terjadi 0qq melainkan terjadi dulu 000 untuk dipersiapkan terjadinya Bigbang, sebab 000 belum membutuhkan ruang nyata.
Kita harus yakin bahwa Tuhan YME itu bukan skedar pencipta melainkan sekaligus Perencana Agung. Tuhan YME memang sanggup menciptakan something from nothing yang tak terakses oleh kemampuan manusia karena invalid, sesuai dengan fenomena Jagad Gede. Manusia hanya sanggup mengakses sesuatu yang valid sehingga manusia harus “membuka jendela” untuk mengakes lewat fenomena Jagad Cilik. Teori Minimalis termasuk dalam informatika jadi harus menggunakan cara valid, Jagad Cilik, untuk menginformasikan rahasia Universe.
Rencana Tuhan YME merupakan rahasia dan baru dapat diketahui setelah Dia melakukan sentuhan pertama untuk mewujutkan titik awal dari rencananya itu. Manusia baru dapat “menganalisa” penciptaan Sub Alam Semu setelah terujudnya Sub Alam Semu, lewat jalur Jagad Gede atau Jagad Jilik.
Dalam Jagad Cilik Tuhan memberikan batas agar Univertse terisolasi/terpisah dari Awang Uwung. Kemudian Dia mengubah satu titik nothing (0#00 dan 00#0) yang invalid menjadi energi semu: bright energy (#0#00) dan dark energy (#00#0) dengan jalan merubah E=0 menjadi E#0 hingga memungkinkan terjadinya bright energy  yang valid dan holy energy yang invalid serta darki energy yang valid dan talent energy yang invalid. Batas itu berguna untuk membatasi menjalarnya rekasi berantai yang terjadi di Universe ke Awang Uwung. Perubahan nothing menjadi energy semu tidak mempengaruhi Universe selain menjadikan Universe tak abadi lagi, karena telah merngenal dimensi waktu. Setelah itu Tuhan YME memberikan kesempatan kepada ciptan Nya untuk berkembang sesuai dengan hukum yang telah diciptakan untuk mengaturnya, yaitu hukum Ekologi.
Bright energy  berkembang menjadi bright body dan bright wave , sedangkan dark energy berkembang menjadi dark body dan dark wave sesuai dengan hukum ekologi hingga membutuhkan waktu sangat panjang. Bright body dan dark  body bergabung menjadi trans body, bright energy dan dark energy bergabung menjadi trans energy, bright wave dan dark wave bergabung mendadi trans wave.
Penggabungan antara #0#00 dan #00#0 menghasilkan #0#0#0 yang dapat valid berupa trans body,trans energy atau transwave dan yang invalid berupakan zeros (noul).
Ada tiga jenis  #0#0#0 yang valid, yaitu yang irrasional dimana x > y hingga E<0, yang rasionil dimana x<y hingga E>0 dan , mendekati real dimana x hampir mendekati y atau E mendekati nol. Pada saat E mendekati nol terjadilah pra clear wave karena terjadi goyangan x dan y disekitar E=0. Pra clear wave dan pra clear energy belum memiliki masa hingga pra clear wave disebut sebagai trans wave, namun pada saat E melalui fase E= 0 terjadilah foton. Foton akan segera lenyap saat E#0 lagi. Semakin tinggi frekwensi trans wave semakin banyak muncul dan hilangnya foton dalam satuan waktu. Fenomena foton ini menghambat kecepatan cahaya, semakin padat media yang dilalui semakin besar hambatan hingga kecepatan cahaya semakin berkurang.
Dalam reori dawai,  tiap  partikel  diasumsikan sebagi sepasang  dawai getar, dalam teori minimalis tiap pra clear wave diasumsikan sebagai getaran x dan y disekitar E=0 dan disebut sebagai symetrical transwave yang menimbulkan foton. Getaran ini membuktikan  bahwa x dan y belum mencapai kesimbangan prima sehingga pra clear energy dan pra clear wave dianggap sebagai fenomena transien sehingga belum membutuhkan ruang nyata.
Andaikata x dan y dapat mencapai keseimbangan prima maka symitrical trans wave tak akan terdeteksi lagi/ lenyap sebab telah terjadi partikel netral 0qq. Jadi 0qq, partikel netral, tak memancarkan gelombang elektro magnetik, namun jika dipanaskan pada suhu cukup tinggi sehingga keseimbangan primanya  terusik maka partikel itu memancarkan gelombang electro magnetik yang tak lain adalah symetrical trans wave trans wave.
Tanpa adanya bayangan super simitri maka setiap kali #0#0#0 yang mencapai kondisi keseimbangan prima akan segera berubah menjadi 0qq. Karena Tuhan YME memberikan kesempatan ciptaan Nya untuk mengatur dirinya maka terjadinya 0qq berlaku secara berangsur/evolusi, tak serempak, sehingga tak mungkin menimbulkan Bigbang karena tal cukup clear egergy untuk timbulnya  ledakan dahyat. Ledakkan dahsat (big bang) itu hanya mungkin terjadi jika 0qq terjadi secara serentak. Ada dua kemungkinan: 0qq tak  pernah terjadi, setelah #0#0#0 mendekati keseimbangan prima proses terhenti akibat timbulnya symetrical trans wave atau 0qq memang terjadi namun diimbangi oleh bayangan super simitri hingga yang terjadi bukan 0qq melainkan 000.
000 sudah nyata (valid) namun belum real karena tak memiliki massa hingga tak membutuhkan ruang nyata. Setelah terhimpun  cukup 000 di Sub Alam Maya, satu titik 000 dihilangkan bayangan super simitrinya sehingga menjadi 0qq. Titik Singular ini merupakan pemicu terjadinya reaksi berantai hingga secara serempak merubah 000 menjadi 0qq akibatnya berlakulah hukum Fisika. 0qq yang telah bermassa/memiliki clear energy sepenuhnya patuh pada hukum Fisika sehingga menimbulkan gesekan dan benturan hingga menimbulkan suhu sangat tinggi. Dapat dibandingkan: rekasi nuklir/inti atom  dalam skala micro saja telah sanggup membangkitkan clear energi dahsat, apalagi reaksi yang  berantai dan serentak  yang terjadi pada saat bigbang yang tergolong berskala macro.

199.Pertanyaan: Apa itu Blackhole dan bagaimana terjadinya?
Jawaban: Penjelasan ini terdapat pada Teori Minimalis versi3 yang belum saya post.
Pada diskusi di Pernik Ilmu Pengetahuan mengenai Blackhole saya memperingatkan agar Blackhole jangan dikultuskan/disakralkan sebab Blackhole ini sekedar ciptaan TuhanYME, sebagai halya benda-benda dalam Universe. Bh mempunyai tuhas untuk mengatur keseimbangan sebuah galaksi.Akses http://www.google.co.id  search teori minimalis pilih pernik pengetahuan mengenai blakhole.Disitu dijelaskan bagaimana terjadinya Blackhole menurut science.
Terjadinya Bh menutur TM pada dasarnya identik dengan science, Bh terjadi sesuai dengan norma Sub Alam Fisika dan selalu memenuhi hukum Fisika.  Yang perlu diinformasikan ialah
upaya manusia untuk “menemukan graviton”.
Pada suatu diskusi di tjtm saya yakin bahwa graviton akan diketemukan jika graviton memang merupakan partikel interatif yang menjadikan interakisi makro antar benda. Jika kita ingat hukum evolusi dan revolusi Universe, maka sesuai dengan fenomena Jalik maka terjadinya Blakhome dapat ditelusuri. Secara sederhana Sub Alam Fisika mengalami evolusi dan revolusi. Bigbang merupakan fenomena Revolusi Besar Sub Alam Fisika yang sepenuhnya mentaanti Hukum Fisika, seterusnya berlaku hukum evolusi dan kadang-kadang juga terdapat revolusi kecil.Sesuai dengan TM paska Bigbang masih terdapat Sub Alam Semu. Konsep Alam Semu ini sangat penting untuk menjelaskan fenomena Jagad Cilik.
Mula-mula clear energy terhimbun menjadi clear body, internal energy dan clear wave. Tiap body memiliki absolute energy yang terdiri dari clear energy yang telah menjadi bagian body, internal energy yang bermanfaat untuk mempertahankan existendi body dan melakukan aktivitad charging dan gradesi. Blackhole berubah dari bintang raksaksa yang memancarkan energi menjadi runtuh sebagai body yang tak memancarkan  clear energy lagi bahkan melahap seluruh clear body,clear energy bahkan symetrical trans wave yang dalam jangkauan kekuatan gravitasinya.. Tahap ini disertai penyusutan volume hingga sebagain raung nyata yang semula ditempati menjadi kosong material yang menurut FM disebut kembali menjadi Sub Alam Semu.
Yang harus kita cermati Bigbang tak memancarkan energi melainkan “menghisap energi”. Grafitasi dalam fasa ini merupakan konsekwensi dari penyusutan Bigbang yang mengembalikan sub alam nyata menjadi Sub Alam Semu. Penyusutan ini sebenarnya berimbas pada penyusutan Universe, namun karena Blackhole merupakan bagian kecil dari Universe gradasi dan charging ini tak berdaya menghadapi bagian Universe lainnya akibat terjadinya 0qq dari #0#0#0valid  ( Direct transormasi Supernatural ke Natural tanpa adanya bayangan super simitri ( Ingan bayangan super simitri dipersiapkan untuk terjadinya  Bigbang, jika terus berlaku akan sangat membahayakan Universe sebab memungkinkan terjadinya Bigbang berikutnya). Sebagai benda yang bervolume “kecil” dan kepadatan massa sangat tinggi Blackhole memiliki absolute energy sangat tinggi dan sebagian masih berbentuk internal energy hingga sanggup melakukan gradasi dan charging sangat kuat. Suatu saat, pada saat internal energinya telah menjadi bagian body, maka Black hole akan cenderung “netral” bahkan jika seluruh internal energinya diubah menjadi bagian body, maka Bh akan mengubah sebagian bodynya menjadi internal energy atau jika tak melakukannya maka Bh akan  pecah. Jadi dalam diri Bh itu tetap berlaku hukum Fisika.

200. Pertanyaan: Bagaimana terjadinya dimensi waktu menurut Teori Minimalis?
Jawaban:Waktu diciptakan Tuhan YME untuk membedakab AU (alam abadi/alam baka) dengan Universe (alam fana). Waktu dimulai sejak diubahnya Nothing dalam Universe menjadi Energi Semu, saat 0#00 yang invalid/tak memenuhi Formula Supernatural Modern menjadi #0#00 yang valid dan disebut bright energi dan yang invalid dan disebut holy body.  Sedangkan 00#0 yang invalid menjadi #00#0 yang valid dan deisebut dark body serta yang invalid dan disebut talent body.
Saat itulah disebut sebagai tonggak waktu nol, setelah itu terjadi urutan waktu (sequence) yang merupakan bilangan positip. Waktu tak dapat diputar balikkan agar dimensi lainnya, terutama logika yang telah mengenal dimensi ruang semu tak kacau.
Panjang pendeknya suatu kejadian sangat relatif namun urutannya tak dapat dipertukarkan. Dalam Sejarah bagian yang tak perlu dapat ditiadakan (tak disebutkan), tetapi tak mungkin dipertukarkan urutannya. Dalam Jaga Cilik Sebab selalu mendahului akibat (Cause precedes result).

Iklan

Tentang Akung Ibnu

Kakek dengan duabelas cucu yang masih senang menulis. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat.
Pos ini dipublikasikan di Teori Minimalis. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s