Tanya Jawab Teori Minimalis (6)

201. Pertanyaan: Saat ini Universe mengembang terus, fenomena itu pertanda baik atau buruk?
Jawaban: Sebelum Bigbang Universe statis sebab pada saat bright energy dan dark energy bergabung membentuk trans energy tak segera terjadi 0qq yang membutuhkan ruang nyata (karena telah memiliki massa), melainkan membentuk 000 yang belum memiliki massa hingga belum butuh ruangan.
Teori Minimalis  dapat menjelaskan fenomena itu lewat
(a) Konsep pra clear wave (symitrical transwave): Saat E mendekati nol terjadi pra clear body dan pra clear wave yang saling mengimbangi hinggamencegah terjadinya 0qq. Symitrical trans wave terjadi akibat bergoyangnya variavle x dan valiabe y disekitar titik E=0, pada saat x dan y mendekati nilai yang sama. Symitrical transwave ini “mencegah” terjadinya 0qq secara langsung, hingga terdapat cukup banyak pra clear body + pra clear wave yang jika digabungkan akan menjadi clear body dan clear energy ( 0qq ) yang memiliki massa dan memerlukan ruang nyata.
(b) Konsep bayangan trans simitri (E= +y – x) yang timbul saat E mendekati nol sehingga yang terjadi bukan 0qq melainkan 000 (unsur primordial).
Konsep bayangan trans simitri bermanfaat untuk menjelaskan fenomena bigbang sesuai dengan science yang mengatakan bahwa bigbang bermula dari sebuah titik singular  yang volume dan energinya nol dan  berkembang menjadi bola raksaksa yang akhirnya meledak. Dalam TM  adalah “titik singular yang tak bervolume dan tak  berenergi” akibat adanya bayangan trans  simitri dari E=-x + y, yaitu E = +y – x. Saat bayangan trans simitri dari unsur prinordial (000) dari salah satu unsur primordial dihilangkan maka terjadilah 0qq yang bermassa dan berenergi hingga memerlukan ruang nyata.Terjadilah reaksi berantai atau efek domino diantara unsur primordial hingga terjadilah 0QQ yang berupa bola raksaksa yang meledak sebagai fenomena Bigbang.
Saat ini Universe mengebang, itu pertanda baik, sebab perubahan #0#0#0 langsung menjadi 0qq,jadi tak terakumulasi dulu menjadi 000 yang dalam jumlah besar dapat menimbulkan Bigbang lagi.
Sekedar lelucon mengenai  bayangan trans simitri:  Jika dipipi kiri anda terdapat tahi lalat, maka pada cermin biasa tahi lalat itu akan berada dipipi kanan bayangan yang terjadi. Dalam bayangan trans simitri tahi lalat itu tetap berada dipipi kiri bayangan yang terjadi, persis seperti  foto/dublikat anda.

202. Pertanyaan: Bagaimana pendapat anda mengenai “penertipan/penangkapan” para preman?
Jawaban:  Pertama: Definisi dan katagori preman itu harus jelas, sehingga penegak hukum dapat membedakan antara preman dan yang bukan preman. Menurut ajaran Som Xiang (dalam fiksi Blackhole): Manusia bebas berkeyakinan dan bebas berfikir tetapi tak bebas berbuat dah harus memenuhi norma hukum yang dibuat oleh manusia (Moth), bertentangan dengan pendapat Max Freud yang mengajarkan bahwa manusia harus membiasakan diriberkeyakinan dan berfikiran bijaksana minimalis, yaitu tak merugikan diri sendiri dan lingkungan (Mom), lain lagi ajaran Sigmund Freud yang beranggapan manusia hanya memiliki hazrad/nafsu ,hingga tak ubahnya seperti binatang, namun manusia percaya akan adanya alam abadi, hingga takut berbuat dosa yang berakibat masuk neraka (MoA).

Preman  mula-mula berarti bukan petugas negara (baik militer maupun civil),jadi secara umum mereka yang hidup diluar sistem penggajian oleh negara atau suatu perusahaan besar. Dahulu konotasi preman adalah baik, orang yang tak tergantung dari negara dan dapat hidup mandiri.  Jadi preman mula-mula sesuai dengan ajaran Xiang karena perbuatannya masih menuruti hukum yang  dibuat oleh penguasa (penjajah). Setelah merdeka, bangsa Indonesia harus mengatur dirinya sendiri sehingga ada kelompok yang  “berani” menyimpang dari hukum negara dan membuat hukum sendiri sesuai dengan keyakinan dan fikiran masing-masing lalu berkembang menjadi makar yang diikuti perbuatan (bebas berbuat), bertindak sefihak bahkan  memberontak dan ingin hidup bebas sesuai dengan keyakinan dan fikiran masing-masing. Terjadilah pemberontakan untuk “memperjuangkan” penegakan idiologi/fikiran/keyakinan masing-masing yang akan menggantikan Pancasila. Pemerintah Orde Lama sanggup “menumpas” berbagai pemberontakkan, namun delematis  dalam mensikapi   idiologi komunis karena  Idiologi Pancasila berseberangan dengan idieolgi kapitalis dan  Llberalis  yang merupakan lawan dari ideologi komunis. Soekarno anti Kapitalis dan Liberalis hingga “terpaksa” berteman dengan RRT (yang komunis) untuk melawan kapitalisme dan liberalisme.
Militer yang berjasa menyatukan Indonesia menganggap komunis sangat membahayakan Pancasila yang merupakan pemersatu bangsa hingga idiologi komunis harus dilenyapkan dari bumi Indonesia. Orde Baru sanggup menumpas habis komunis,dan memberikan “kesejahteraan” bagi pendukungnya tetapi cenderung bermain mata  dengan lawan komunis.
Kejayaan ORBA didukung oleh kekuatan militer menjadikan Pancasila sebagai Azas tunggal dalam berbangsa dan bernegara. ORBA menerapkan sepenuhnya moth dengan dukungan dari militer, sehingga manusia menjadi objek hukum. Siapa yang tak patuh pada penguasa akan “diburu” sampai keliang kubur. Diantara tindakan yang “sangat berani” disamping membabat habis komunisme  dan sisa-sisa Orde Lama, ialah operasi Petrus (penembak misterius) yang menjadikan preman sebagai “binatang buruan”.  Anehnya, saat itu  tak ada reaksi keras dari masyarakat, karena sudah terbiasa dengan penegakan hukum lewat kekerasan dan dikesangpingkannya azas praduga tak bersalah.
Saat ini polisi melakukan “penangkapan preman”, yang ternyata tak bersalah akan segera dilepaskan, yang diduga melanggar hukum akan  diseret didepan meja hijau dengan azas praduga tak bersalahakan dan dikenakan sangsi atau dibina. Tindakan ini jauh lebih manusiawi dari operasi petrus, tetapi justru  menimbulkan reaksi keras dari masyarakat baik yang pro maupun yang kontra.
Kondisi dan situasi dulu dan saat ini memang berbeda, namun saya yakin semua setuju kehidupan ini ditegakkan berdasar Moth, sebab sangat sulit diatur lewat MoA maupun MoM.
Namun agar tak menimbulkan kejolak sosial penegak hukum harus bertindak secara MoM, bijaksana minimal, yaitu tak merugikan diri sendiri (penegak hukum)
dan  tak merugukan lingkungan (masyarakat).
Caranya: Didifinisikan secara tegas apa itu preman, sosialisasikan pada masyarakat maksud tindakan itu. Penangkapan dilakukan secara selektif, sehingga tak keliru target atau serampangan hingga meresahkan masyarakat. Jika salah tangkap segera dibebaskan.Jangan tebang pilih.
Lebih penting lagi, mau dikemanakan preman-preman sungguhan itu? Petrus itu jalan pintas, sebab preman yang didor tak butuh makan, pekerjaan, pembinaan, dan tak dapat melakukan balas dendam dll.
Metoda yang diterapkan saat ini membutuhkan dukungan dari berbagai lapisan masyarakat: korban pemerasan harus berani melapor dan bersedia menjadi saksi. Menjadi sakti sangatlah berat sebab membawa konsekwensi, apalagi jika wajah dan identitasnya dikenali oleh sipelaku kejahatan. Kesadaran masyarakat/ perusahaan/pemerintahan untuk menerima kembali dan memberikan pekerjaan bagi mereka yang telah keluar dari hukuman dan telah dibina.
Untuk menghindari premanisme bukan hanya merupakan tugas polisi dan penegak hukum, melainkan menjadi kuwajiban seluruh masyarakat agar kehidupan ini dapat damai,teneram.
Teori Minimalis menginformasikan tiga pilihan: 1. Sithik eding yang artinya jangan serakah dan menyebabkan lingkungan menjadi menderita.2. Genti genten: saling memberi dan menerima hingga tak terjadi kecemburuan sosial.  Dalam keterpaksaaan dan merupakan pilihan terakhir ialah:3. Ti ji ti beh: mati siji mati kabeh, atau mengorbankan satu untuk menyelamatkan yang banyak.
Agar hidup dapat tenteram dan damai: Yang kuat/kaya/berkuasa apalagi bertugas menegakkan hukukm tidak semena-mena dan yang lemah/papa/tak berdaya tahu diri dan tak memanfaatkan kelemahannya untuk selalu meminta apalagi menggerogoti yang telah bersedia berbagi dan melindunginya..

203. Pertanyaan: Menurut saya anda tidak membumi,terlalu kebarat-baratan, Bagaimana pendapat anda tentang budaya Jawa, misalnya gamelan, wayang, ketoptak dll?
Jawaban: Saya dilahirkan di dalam lingkungan beteng keraton Jogya, ayah saya abdi dalem, beliau meninggal ketika saya masih kecil, saya diasuh oleh kakak dalam suasana demokratis dan bergaul dengan para pengungsi dari berbagai daerah sehingga saya lebih bangga disebut orang Indonesia.
Saat muda saya sangat gemar nonton film barat, terutama film music dan kartun. SD Netral merupakan sekolah elit, gurunya muda dan kebarat-baratan.  Saat itu Musis Barat sangat dominan, TV juga banyak menayangkan film barat, jadi………. saya sangat terpengaruh dengan budaya barat. Saat ini budaya itu telah terkikis oleh budaya lain yang asalnya juga dari luar. Saat ini budaya konsumtip terhadap produk luar (tak hanya barat) lebih membuat tidak karuan: makanan, bacaan/komik,cara berpakaian, kendaraan bermotor,barang-barang mewah, pergaulan bebas…..dll menjadikan “saya tersaingi” oleh kehebatan cucu saya, hingga saya mulai menikmati budaya sendiri, misalnya ketoprak, gending, wayang orang dan wayang kulit. Walau masih dalam taraf belajar saat ini saya sangat menikmati budaya sendiri, namun dalam cara berfikir dan berkeyakinan saya tetap minimalis, bebas dari budaya barat atau timur. Dalam hal berfikir dan berkeyakinan saya sangkal jika dikatakan kebarat-baratan, teori Minimalis membuktikan bahwa saya teguh pada Pancasila yang sila pertamanya Ketuhanan Yang Maha Esa yang mengagungkan Tuhan Yang Maha Esa. Dalam Ungkapan/Statemanet saya memanfaatkan unkapan Jawa, misalnya: Ngono ya ngono………………… Aja dumeh……………… Di eling………….. Sitik edhing……
TM yang mendeklarasikan Lima Sub Alam juga didasari filosofi Jawa yang mengakui adanya  kayangan/kadewan, mukswa, makluk halus dll. Wayang merupakan “kehidupan” semu, disitu diinformasikan “manusia” dapat terbang, masuk bumi, masuk lautan, tahan api , mukswa. immortal dan lain-alin yang mengilhami fiksi Blackhole saya.
Sekali lagi saya tegaskan: saya orang Indonesia!

204. Pertanyaan:  Jelaskan penciptaan lewat Sub Alam Semu itu valid sedangkan penciptaan langsung dari nothing ke something itu invalid.
Jawaban:
a. Penciptaan lewat Sub Alam Semu yang valid:
Nothing 0#00 invalid diubah jadi  #0#00 valid (bright body) dan #0#00 invalid (holy body)
Nothing 00#0 invalid diubah jadi #00#0 valid (dark body) dan #00#0 invalid (talent body)
0#00 valid + 00#0 valid  menghasilkan #0#0#0 valid (trans body) dan #0#0#0 invalid (soul)
Trans body mendekati keseimbangan prima menjadikan: pra clear body#0#0#0(valid) dan pra clear wave (symitrical trans wave) #0#0#0 yang merupakan fungsi waktu juga valid.
Konsep Bayangan semu menghasilkan   unsur premordial 000 (valid)
Perubahan 000 (valid) menjadi 0qq (valid) dapat menjelaskan terjadinya  fenomena bigbank yang valid sesuai dengan huikum Fisika.
Penggabungan materi 0qq (valid) dan  trans body (#0#0#0) valid menjadi bio body juga valid.
Penggabungan trans body dengan spirit juga valid walau mengandung unsur invalid (soul), sebab sesuai dengan kenyataan tak mungkin 0qq memiliki soul, harus melalui spirit atau biobody.
Konsep Sub Alam Semu sangat bermanfaat untuk menjelaskan berbagai fenomena yang tak mungkin dijelaskan dengan konsep materi saja, misalnya  penciptaan makluk hidup baik yang berwadag maupun yang belum berwadag. Teori Minimalis dengan Konsep Sub Alam Semu memberikan kesempatan manusia untuk memanfaatkan semua yang tersedia di Universe yang valid dan tak menyia-nyiakan diri mengurusi yang invalid.
b. Penciptaan tanpa melalui Sub Alam Semu: langsung dari nothing ke something.
Nothing 0#00 invalid + 00#0 invalid menghasilkan #0#0#0 invalid (soul) dan 0qq valid materi. Disini tak ada trans body (#0#0#0) karena trans body merupakan fenomena Sub Alam Semu.  Dengan ini yang ada di Universe hanya materi dan soul  dan menurut kenyataan tak ada materi bernyawa kecuali jika Tuhan YME menghendaki namun fenomena ini tak mungkin terakses oleh kemampuan manusia atau invalid.  Jadi fenomena Jagad Gede itu invalid, tak mungkin terakses oleh kemampuan manusia.

205. Pertanyaaan: Amda lebih percaya mana: Hukum Newton atau Teori Relativitasm Einstein?
Jawaban: Hukum Newton menyatakan bahwa massa itu tetap, teori Relativitas menyatakan massa itu berubah.
Jawabah : Keduanya adalah hukum Fisika, saya menganggap keduanya hanya berlaku di Sub Alam Fisika, yang mengenal  adanya massa dan volume. Saya akan ganti bertanya kepadatan massa m/v dapat berharga nol atau tidak? Saya juga bertanya m/v dapat berharga tak berhingga atau tidak?
Dengan mengasumsikan M konstant maka ada harga m/v = 0 saat v tak berhingga dan m/v= tak berhingga saat v= 0, adakah kondisi dalam fisika yang menyatakan v=0 atau v tak berhingga? Jadi jika m dianggap tetap maka harus ada persyaratan batas (boundary vaklue) harga v. Lain halnya jika m juga dapat berubah, dan mengasumsikan kecepatan cahaya tetap c. Jadi teori relativitas lebih luas jangkauannya, namun masih harus dipenuhi persyaratan  m#0 dan v #0.
Teori Minimalis dapat dimanfaatkan untuk menjelaskan kondisi  saat m= 0 atau v =0 tanpa menyangkal kebenaran hukum Newton dan teori relativitas Einstein. Inilah perlunya konsep Sub Alam Semu disamping Sub Alam Nyata.
Jikal m atau v diasumsikan dapat = 0 maka terjadinya Bigbang dapat dijelaskan dengan bantuan konsep bayangan super simitri. Blackhole juga mungkin bervolume nol atau bermasa nol. Rahasia timbulnya foton dapat diuangkap. Interaksi isi Universe yang amat sangat luas dapat terjadi dalam waktu singkat berdasar konsep asimetrical transwave yang kecepatannya melebihi c.
Manusia tak berhak untuk “menyalahkan Tuhan YME” atas kerusakan lingkungan hidup sebab Dia telah menciptakan hukum Ekologi untuk mengaturnya, jika hukum itu dilanggar maka akibatnya akan dirasakan sendiri oleh  seluruh ciptaan Nya yang berada didalam Universe atau dunia yang merupakan bagian dari Universe.

206. Pertanyaan: Anda lebih mendukung Teori Baku atau Teori Dawai untuk menjadi Teori Segalanya?
Jawaban: Dari sudut Fisika experemental: Teori Baku tinggal membuktikan adanya graviton, jika graviton memang ada maka Teori Baku lebih mungkin  jadi teori segalanya. Teori Dawai secara  fisika teori  yang ditunjang oleh matematika modern dapat  menjadi teori segalanya, sayangnya sulit untuk diexperimentkan.
Saya menganggap dua-duanya perlu dikembangkan terus hingga tercapai tujuan untuk mendapatkan Teori Segalanya.
Sementara  graviton belum diketemukan saya dapat memberikan teori alternative untuk “menginformasikan” berbagai fenomena universe yang “belum dapat” dijelaskan dengan teori yang sudah ada, misalnya  mengapa ruangan disekitar Blackhole hampa materi.Menurut Fisika setiap partikel yang berada dalam jangkauan Bh dilahap “masuk” ke Bh. sehingga massa Bh semakin lama semakin besar  disamping voulumenya semain kecil sehingga kepadatan massanya semakin tinggi. Jika Bh akhirnya menjadi sebuah titik (volumenya nol) maka kepadatan massanya menjadi tak berhingga atau sebelum mencapai titik itu Bh akan meledak dan mengembalika energinya ke Universe.
Dalam FSM dan MM dijelaskan bahwa materi(bermasa) terjadi saat E=0. Sebaliknya materi akan kehilangan massanya jika E#0.
Jika  Blackhole memiliki kemampuan untuk merubah keseimbangan prima materi disekitarnya hingga  E nya berubah dari nol menjadi bukan nol=0, maka materi itu akan mukwsa/muksa/vanish. Dengan demikian disekitar Bh terjadi ruang hampa materi atau menjadi Sub Alam Semu.  Ini berarti Bh tak mendapatkan tambahan massa dan hanya mengecil atau berkurang volumenya. Gradasi ini menyebabkan kepadatan massa Bh bertambah kecuali jika  Bh memancarkan sebagian dari energinya keluar atau merubahnya menjadi energi semu. Jika Bh memancarkan clear energinya keluar , misalnya dalam ujud graviton, atau merubahnya menjadi energi semu maka energi mutlaknya akan berkurang akibat melakukan discharging energi terus menerus. Ini dapat mengimbangi penyusutan volumenya,hingga kepadatan massanya tak banyak berubah, namun akan mengurangi besarnya massa Bh. Apakah ini akan menyebabkan berkurangnya gaya gravitasi Bh? Belum tentu! Besarnya gravitasi itu sebanding dengan massa (Sesuai hukum Newton) atau besarnya graviton yang dipancarkan oleh Bh yang  sebanding dengan kepadatan massanya (jadi bukan sekedar sebanding dengan besarnya massa). Ini akan terjawab jika graviton telah diketemukan.

207.Pertanyaan: TM yang digunakan untuk menjelaskan Bh mengatakan bahwa dark energy berasal dari Brightenergy yang berubah tandanya, minus menjadi plus, tetapi belakangan anda menyatan brigh energy #0#00 berasal dari 0#00 sedangkan dark energy #00#0 berasal dari 00#0. Ini sangat membingungkan, yang benar dark energy itu berasal dari bright energy yang berubah tandanya dari minus ke plus atau berasal dari nothing.
Jawaban: Baik bright energy maupun dark energy berasal dari nothing. Saya tak pernah mengatakan dark energy sama dengan  atau berasal  dari bright energy yang berubah tandanya. Yang benar: tanda/operator plus itu berasal dari  operator minus berpangkat genap sedangkan operator minus berasal dari min pangkat ganjil. Bright energy itu diwakili oleh variable x yang tanda/operatornya dalam FSM adalah  minus, dark energy diwakili oleh variable y yang tanda operatornya dalam FSM adalah minus. Anda harus membedakan antara operator dan veriable. Kedua energy itu berbeda namun keduanya berasal dari nothing yang sandinya berbeda namun keduanya invalid 0#00 dan 00#0 hingga tak terakses oleh kemampuan manusia.

208. Pertanyaaan: Bagaimana pendapar anda tentang pelemparan sepatu terhadap Presideen Amerika Serikat J. Bush?
Jawaban: Itu merupakan tanda-tanda zaman! Ketidak berdayaan dapat membangkitkan “kekuatan” untuk berani melakukan apa saja tanpa difikir dampak/akibat yang akan ditimbulkan bagi diri sipelaku dan lingkungan.”Kerberanian” itu akan menimbulkan efek domino hingga  yang lain berani  melakukan hal yang sama, apa lagi ternyata sipelaku mendapat dukungan dari masyarakat, bahkan di Amerika sendiri terjadi peristiwa  yang hampir serupa. Untung saja Bush sudah ompong, hingga tak ada yang “membelanya”. Andai kata dia masih punya kekuatan/ pendukung atau bahkan kalap dan “memerintahkan” menambah pasukan pendudukannya serta senjata penghancur lebih banyak, apa yang akan dialami oleh rakyat Irak?.
Saya peringatkan kepada bangsa/rakyat Indonesia : “Jangan melakukan hal serupa terhadap presiden kita gara-gara susah mencari bahan bakar, dan kehilangan pekerjaan,sebab akibatnya sangat fatal bagi bangsa ini. Ingat seorang presiden itu memiliki relative energy sangat besar, yaitu  dukungan pengikut-pengikutnya yang setia. Saya menghimbau presiden SBY segera menggunakan mewenangnya untuk segera (tanpa menuda-nunda ) menurunkan harga BBM  sekaligus meniadakan kelangkaan BB bagi rakyat dan lebih proaktif dan berani  dalam memberantas korupsi dan perdagangan/penggunaan narkoba.
Setiap pejabat dan wakil rakyat yang akan dipilih rakyat jangan hanya mengumbar janji, sebab buahnya dapat dilembar kotoran manusia atau  kotoran kerbau. Skandal pelemparan sepatu terhadap mantan presiden AS adalah tanda-tanda zaman tentang “kebangkitan” kekuatan irrationil yang dapat berakibat fatal. Marilah kita imbangi dengan kekuatan rationil untuk menyelamatkan bangsa ini dan dunia dari akibat krisis kepemimpinan dan moralitas.

209.Pertanyaan: Pada saat terjadinya Alam Semu apakah juga terjadi #0#0#0 langsung dari 0#0#0.
Jawaban: 0#0#0 tak terdapat dalam Awang Uwung sebab ada kemungkinan valid misalnya 0qq, padahal 0qq tak terdapat diluar Universe, jadi yang terdapat di AU hanyalah nothing  0#00 dan 00#0 yang jelas tak valid dan #0#0#0 invalid atau soul yang dapat masuk keluar Universe atas kehendak Tuhan YME untuk disatukan dengan bio body  menjadi Whiteblank body. Jadi ada soul  (#0#0#0 invalid) yang terjadi saat pembentukan Universe sebagai hasil penggabungan #0#00 dan  #00#0 menjadi #0#0#0 invalid (spiritual soul) dan soul yang langsung masuk atas kehendak Tuhan YME (whiteblank soul).

210. Pertanyaan: Yang dapat memasuki Alam Abadi hanya whitheblak soul atau speritual soul juga dapat memasuki Alam Abadi.
Jawabab: Pertanyaan anda diluar jangkauan teori Minimalis sebab kedua jenis soul itu invalid.  Spirituan Soul adalah hasil sampingan dari terbentuknya trans body #0#0#0, sedangkan whitheblank soul telah ada sebelumnya di awang uwung dan sebagian ikut  masuk dalam lingkaran Universe.Soul “bebas” keluar masuk universe sebab soul bukanlah energy yang valid, melainkan sejenis nothing yang invalid, hingga keluar masuknya soul dalam universe tak melanggar konsep kekekalan energy di universe.
Teori Minimalis Plus menjelaskan perbedaan soul dan roh. Roh itu soul yang telah memiliki idealisme/cita-cita, ini berdasar keyakinan Christiani bahwa seseorang hanya mungkin yakin akan kehiudupan abadi setelah mendapatkan Roh Kudus. Jadi yang sanggup memasuki kehidupan abadi adalah roh, bukan sembarangan soul. Tanpa idealisme/cita-cita untuk mencapai kehidupan abadi tak mungkin seseorang dapat menuju/tahu arah kehidupan abadi itu.
Belajar dari kenyataan hidup: Dunia ini sebuah realita ada derita dan bahagia. Semua orang mencita-citakan hidup bahagia, jika mungkin selama-lamanya. Jadi yang dicita-citakan manusia adalah kebahagiaan abadi (sorga). Semua orang mendambagan sorga yang hanya ada di Alam Abadi, hingga pada hakekatnya setiap orang menginginkan kehidupan abadi.
Sesuai dengan TM Universe  merupakan sistem terisolasi bagi energi, jadi yang dapat keluar masuk Universe hanya yang bukan energi. Logikanya: yang dapat memasuki kehidupan abadi diluar universe hanyalah soul (nyawa). Namun untuk mencapai sorga tersedia jalan yang telah tersedia, yaitu keyakinan/idealisme/cita-cita yang harus “diperjuangkan”. Berbagai Keyakinan dan Agama memberikan tuntunan/rambu-rambu dan larangan-larangan/ peraturan-peraturan bagi umatnya agar dapat selamat mencapai kebahagiaan abadi.
TM Plus hanya menambahkan adanya Zeros yang dapat membedakan benda dan makluk hidup. Zeros yang tak memiliki unsur valid (priritual soul maupun white blank soul) tak terakses oleh kemampuan manusia, namun zeros yang masih bergabung dengan energy (spirit) tak mungkin meninggalkan universe dengan “menyangking” energi. Spirit hanya mungkin meninggalkan universe jika telah melepaskan mata kail (ikatan duniawinya), ini sesuai dengan ajaran Budhha. Ajaran ini memberikan jawaban bahwa semua jenis soul dapat mencapai kebahagian abadi setelah meninggalkan/melapaskan keterikatannya dengan energi dan materi (duniawi). Agama Islam mengajarkan jalan takwa: taat pada  setiap perintah Allah swt. dan menjauhi larangannya sesuai dengan ayat-ayat Al Qor’an dan Tauladan Nabi.  Agama Kristen mempercayai sepenuhnya penebusan dosa bawaan oleh Jesus dan melaksakan ajaran Jesus yang bersendikan kasih sayang. Lain-lain keyakinan yang pada umumnya memberikan petunjuk bagaimana manusia dapat mencapai kehidupan abadi.

211. Pertanyaan: Dapatkah anda memberikan contoh cahaya yang kecepatannya melebihi c. Cahaya apa yang kecepatannya dibawah c?
Jawaban: Dalam Fiksi Blackhole saya perkenalkan teori Som Xiang yang menyatakan terjadinya perubahan indek bias berlian akibat berkurangnya kepadatan massa berlian dan jumlah foton dalam paket cahaya. Xiang menyimpulkan, kecepatan cahaya menjadi terbatas( c )karena adanya “muatan” foton, sehingga  cahaya tak berfoton kecepatannya akan dapat melebihi c. Menurut Weber cahaya tak berfoton terjadi dari medan magnit monopole,yang tak membangkitkan medan listrik, sedangkan menurut Faraday cahaya tak berfoton adalah gelombang electro magnetik yang berfrekwensi sangat tinggihingga tak ada kesempatan munculnya foton. Bob Gate menyatakan cahaya tak berfoton adalah asymetrical tran wave yang tak pernah mengalami fase E=0.
Dalam Fisika dikenal adanya: Sinar alfa yang merupakan  inti atom sangat ringan (2He4), sinar beta terdiri dari electron  yang mirip dengan sinar katoda pada tabung TV dan sinar gamma yang terjadi dari gelombang electromagnetik berfrekwensi tinggi. Sinar X adalah sejenis sinar gamma yang berpengaruh pada emulsi foto,yang berkekuatan besar sanggup lolos dari gaya tarik grafitasi blackhole hingga diasumsikan sebagai tak menimbulkan foton oleh Faraday. Sinar alfa memiliki daya tembus kecil namun mempunyai  kemampuan mengionisasi kuat, sinar beta memiliki daya tembus dan kemampuan ionisasi sedang. Baik sinar alfa maupun beta dapat dikendalikan oleh medan magnit dan medah listrik.
Semua gelombang yang memerlukan penghantar/medium materi kecepatannya dibawah c, misalnya gelombang suara, gelombang listrik ac pada penghantar tembaga, gelombang cahaya pada serat optik dll.

212. Pertanyaan: Saya membaca di Wikipedia, the free encyclopedia perihal photon dikatakan massa photon itu nol , muatan listriknya nol, sibulnya gamma, interaksinya electromagnetik, groupnya Gauge boson. Famili Boson, mean livetimenya: stable. Dapatkah anda menjelaskan secara minimalis?
Jawaban: Harap anda baca uraian itu secara cermat dan menyeluruh keterangan/penjelasan dalam tulisan itu.
Disitu dijelaskan cahaya mempunyai sifat ambigus (mendua) disatu sisi merupakan merupakan  gelombang electromagnetik yang tak bermasa hingga tak menjadikan ruangan semu menjadi nyata,  disisi lain aliran merupkan “materi” yang disebut photon. Tak dijelaskan asalnya foton dan bagaimana foton itu dapat “bergerak” seiring/identik dengan gelombang electromagnetik.
Dikatakan:  In the modern Standard Model of particle physics, photon are dercribed as a necessary conseuence of physical laws having a certain symmestry at every point in spacetime.The intrinsic properties of photons, such as charge. mass and spin, are determined by  the properties of this gauge symmetry.
Menurut TM photon timbul sebagai konskwensi dari symetrical transwave, jadi merupakan satu paket cahaya.
Berdasar FSM E=-x + y, jika x  berharga mendekati y terjadilah pra clear body dan pra clear wave (symmetrical trans wave).  Karena x dan y bergoyang diantara titik keseimbangan prima, maka terdapat fase dimana E= 0 atau x=y=q=quanta. Setiap quanta memiliki massa. Jadi menurut TM foton itu memiliki massa, namun massa  yang sangat kecil itu tak dapat “ditimbang” dan dibuktikan secara ekperimen. Secara matematika ada cara untuk “mengukur” massa photon betapapun kecilnya,seperti teori dawai atau super dawai yang dapat menjangkau dimensi ruang  s/d 10 pangkat minus 33, sebab photon merupakan dasar dari mekanika kuantum. Jika photon benar-benar tak bermassa dia harus dimasukkan dalam energy/body semu sehinggga tak tunduk pada hukum fisika, misalnya hukum grafitasi. Menurut hukum Newton  jika photon tak bermassa akan memperoleh percepatan yang memungkinkan kecepatannya menjadi tak berhingga, padahal menurut fisikan kecepatan cahaya diruang hampa adalah c (terbatas). Jika photo bermasa nol maka cahaya tak mungkin ditarik oleh Blackhole. Kenyataan cahaya (yang berphoton) dapat tertarik oleh gaya gravitasi Blackhole. Menurut Faraday sinar X yangberfrekuensi sangat tingga tak memberikan kesempatan pada photon untuk emerge (nongol) hingga ada sinar X yang dapat lolos dari perangkap Blackhole. Fenomena ini dapat dianggap sebagai anomali symmetrical transwave berfrekwensi sangat tinggi sekaligus pembuktian bahwa foton merupakan konsekwensi sifat symmitrical transwave yang berolasilasi di pusat titik keseimbangan prima yang mengalami fase keseimbangan prima dimana E = 0 dalam sekejab. Jadi foton dalam cahaya lain dengan yang ada dalam electron dalam lintasan orbitnya mengelilingi inti atom, karena electron merupakan clear body yang telah mengalami keseimbangan prima.
Photon dapat stabil jika memiliki internal energi, namun jika kehilangan internal energinya foton dapat pecah sebagaimana body lainnya menjadi bagian yang lebih mendasar atau jika kehilangan keseimbangan primanya akan mukswa (vanishe).. Photon merupakan quanta mendasar dalam Sub Alam Fisika, namun terjadi dari trans body yang mengalami keseimbangan prima, yaitu saat E=0, termasuk electron. Selama E=0  foton memiliki massa betapun kecilnya, sewaktu E#0 photon kehilangan massanya.
Semoga anda tak begitu saja mempercayai penjelasan saya ini dan melakukan crosschek  pada ilmuwan fisika dan mathematika.
Paling tidak anda baca uraian terakhir dari Wikipedia itu mengenai  Recent rercearch:………………………………….. The best universally accepted upper limits on photon mass are …………….1 x 10 axponent – 22 the mass of the mass of electron.
Jadi photon itu bermassa, namun massanya paling besar= 1X10 pangkat -22 massa electron.

213.Pertanyaan: Apakah bedanya seimbang dan symmetry?
Jawaban: seimbang adalah keadaan suatu system yang tak “berat sebelah” atau jumlah variable yang bertanda berlawanan tanda operatormnya (+ dan -) menghasilkan nol, misalnya E = -x + y . E akan menjadi 0 jika y = x = q. Symmetri adalah keadaan system yang dibagi dua oleh sebuah sumbu tertentu dimana jika dihukur dari sumbu itu titik-titik/lukisan yang bersimetri berjarak dan berukuran/berbentuk sama. Keseimbangan lebih “berkonotasi” beban, sedangkan symmetri berkonotasi ruang. Ambil contoh: sebuah timbangan dapat seimbang walaupun tak symmetri (misalnya dibebani besi dikanan dan kapok dikiri, bright energi dilengan kiri dan dark energy dilengan kanan) dapat seimbang walaupun tak symmetry).

214. Pertanyaan: Apa bedanya bayangan super symmetri dan bayangan trans symmetry?
Jawaban: bayangan super symmetri dipakai dalam ruangan berdimensi banyak (lebih dari 2 atau 3 dimensi) hingga terdapat berbagai sumbu putar. Istilah ini digunakan dalam teori dawai yang berdimensi banyak dan dipinjam oleh teori minimalis untuk menjelaskan terjadinya unsur premordial 000. Bayangantrans symmetri adalah istilah khusus teori minimalis untuk menjelaskan fenomena cahaya yang terjadi dari symmetrical trans wave hingga dapat terjadi photon akibat terjadi keseimbangan prima x dan y yang bergoyang melewati titik 0 (pusat keseimbangan prima), disaat E=0. Untuk selanjutnya saya menggunakan bayangan trans symmetri sebab lebih cocog dan mudah dimengerti untuk menjelaskan fenomena paska big bang, bayangan super simitri lebih cocok untuk menjelaskan fenomena pra bigbang dan teori dawai.
Letika nilai x mendekati y terjadi pra clear body dan pra clear wave atau symmetrical tranwave.  Symmetrical Trans wave akan “hilang” jika digantikan oleh bayangan trans semirtri hingga terjadilah quanta. Konsep bayangan supersymmetric memcegah terjadinya 0qq untuk “sementara” dan  diujudkan sebagai 0qq. Konsep ini untuk menjelaskan terjadinya bigbang, sedangkan konsep symetrical transwave untuk menjelaskan terjadinya photon baik dalam cahaya maupun quanta( misalnya electron).

215. Pertanyaan: Jelaskan apa itu dimensi ruangwasktu (timespace) dalam teori minimalis.
Jawaban: Dimensi tipespace hanya berlaku dalam Sub Alam Fisika dan tak dikenal dalam Sub Alam Semu, karena dalam Sub Alam Semu belum dikenal adanya ruang nyata.  Dalam kehidupan nyata dapat terjadi tabrakan dua buah kendaraan karena koordinat waktu dan koordinat ruangnya  persis sama, andaikata salah satu koordinatnya berbeda maka tak mungkin terjadi tabrakan. Disekitar kita ” berhambutan” trans body, trans energy dan transwave (misalnya cahaya, gelombang electro magnetik, spirit dll) namun tak terjadi tabrakan sebab walaupun mereka berada pada saat yang sama dalam koordinat ruang yang sama mereka tak memiliki masa hingga belum butuh ruangan nyata. Hanya symmetrical transwave yang “dapat bertabrakan” sesamanya atau dengan materi(quanta) karena  symmetrical transwave menimbulkan photon  yang telah mengenal timespace.

216. Pertanyaan: Dapatkah anda menjelaskan fenomena supernova dengan teori minimalis?  Mungkinkah bintang yang telah mati hidup lagi?
Jawaban: Supernova ialah fenomena yang terjadi ketika sebuah bintang “sekarat  menjelang mati”. Istilah sekarat dan mati sebenarnya hanya berlaku bagi makluk hidup yang memiliki nyawa, namun dapat juga berarti kehabisan energi untuk dipancarkan keluar (misalnya lampu, yang lebih cocok disebut padam). Fenomena “supernova” ini sering kita jumpai pada nyala lilin yang bahan bakarnya akan habis, nyalanya lebih terang dari pada  dalam keadaaan norma/sebelumnya.
Dalam Teori Minimalis saat x dan y mendekati keseimbangan prima terjadilah pra clear body dan pra clear energy (symmetrical trans wave yang antara lain berupa cahaya yang menimbulkan foton hingga dapat terlihat oleh mata atau alat bantu yang dibuat dari materi (misalnya mikroskup, teleskup dll). Setelah terjadi keseimbangan prima terjadilah bayangan trans simetri yang menjadikan symmetrical trans wave berubah menjadi bayangan trans  symmetriyang tak lain berupa foton stabil yang menyatu dengan quanta/materi (misalnya elektron yang mengelilingi proton pada orbit tertentu). Dalam keadaan normal sebuah bintang memiliki kemampuan mengontol dirinya (karena memiliki internal energi yang tak hanya untuk sekedar mempertahankan keutuhan quanta melainkan energi untuk mengontrol seluruh absolute energi yang dimilikinya bahkan mengambil energi luar. Saat internal energinya hanya cukup untuk mempertahankan diri, maka terjadinya symmetrical trans wave sebagai akibat terjadinya pra clear energi tak terkontrol lagi sehingga terjadilah symmetrical trans wave dalam jumlah sangat besar, maka terjadilah supernova. Pasca supernova seluruh symmetrical transwave berubah menjadi bayangan trans symmetri untuk membentuk quanta.
Dalam keadaan keseimbangan prima baik foton, electron, inti atom. atom dan benda tak memancarkan cahaya kecuali jika diberikan energi dari luar. Mengapa? Karena seluruh clear energy telah tergradasi menjadi body dan internal energy yang hanya dapat digunakan untuk  mempertahankan “keutuhan” benda itu. Setelah internal energinya tak mampu “mencengkeram” body maka benda itu akan melakukan degradasi atau terpaksa terdegradasi akibat gempuran external energy menjadi bagian yang lebih  sederhana/mendasar dan energi hingga memiliki lagi internal energi untuk “mempertahankan sisa-sisa bagian” dari benda yang tak pecah menjadi energy dan wave. Ada kemungkinan timbulnya lagi symmetrical transwave dan clearwave  ( misalnya, sinar alfa dan beta, tekanan kesekitarnya, pancaran radioaktivitas, energi panasdll.) Jadi menurut teori minimalis sebuah bintang yang telah padam dapat bercahaya lagi saat melakukan degradasi atau terdegradasi oleh external energi, misalnya berbenturan dengan bintang lain.  Ini berlaku juga bagi Blackhole.

217. Pertanyaan: Berapa lama sebuah bintang mati dapat hidup kembali?
Jawaban: Hal itu dapat diperhitungkan secara mathematis sebagaimana sebuah bintang dapat memancarkan cahaya sejak kelahirannya, jika telah diperoleh teori segalanya (Teory of everything), sebab dengan teori ini dapat dijelaskan dan menyatukan berbagai interaksi: interaksi lemah.kuat,elektromagnit dan gravitasi.
Ini berarti energy gravitasi itu dapat dipelajari sebagaimana gelombang elektromagnetik yang selama ini telah banyak terungkap dan dapat diexperimenkan. Pada dasarnya: Matahari mati karena kehabisan energi untuk memencarkan cahaya, sebaliknya Blackhole akan hidup jika telah kehabisan energy gravitasinya. Saat sebuah bintang raksaksa runtuh menjadi Blackhole seluruh energynya tertelan masuk oleh kekuatan internal energinya. Jika internal energi (yang mencengkeran energi yang seharausnya dipancarkan sebagai cahaya sebuah bintang” mengecil atau habis, bintang itu akan mengembang lagi dan memancarkan cahayanya.
Anda jangan begitu saja percaya dengan “informasi” ini, harap anda mempelajari teori Super Dawai yang lebih ilmiah.

128. Pertanyaan: Dapatkah anda memberikan Formula Bayangan Trans simitri?
Jawaban: Bayangan Trans Symetri bermanfaat untuk menjelaskan terjadinya photon hingga dapat stabil, dan menyatu dengan quanta, tak lagi muncul dan hilang sebagai bagian dari cahaya (symmetrical trans wave).
FSM dapat dituliskan sebagai E=- ( x1 +  delta x) + (y1 +  delta y) dimana: x1 sebuah konstanta  delta x merupakan bagian x yang berubah  sesuai dengan perubahan waktu hingga merupakan fungsi waktu f1(t) dan y1 adalah konstanta lain dan  delta y merupakan bagian y yang berubah sesuai dengan perubahan waktu hinggga merupan fungsi waktu f2(t).
Formula Supernatural Modern dapat ditulis sebagai E = {- x1 + f1(t)} + {y1 + f2(t) } Jika E=0 maka x1 + f1(t) = y1 + f2(t). Keterangan: x1 merupakan factor x (x fact), y1 factor y(y fact), yang masing-masing memiliki “tambaan” bagian yang “bergoyang” yang merupakan fungsi waktu, yaitu delta x dan delta y atau  f1(t) dan f2(t). f1(t) adalah komponen irrationil  transwave sedangkan f2(t) adalah komponen rational dari transvave. Kedua komponen ini merupakan pembentuk transwave yang jika mengalami fase E=0 akan menimbulkan photon. Pada saat keseimbangan prima berlaku x1 + f1(t) = y1 + f2(t) = quanta. Inilah Formula bayangan trans simitri. Jadi disini akan terlihat saat terjadi keseimbangan prima akan terjadi  quanta yang  terdiri dari   irrational pra clear body (bright body) yang besarnya x1 plus   rational pra clear wave  (irrational symetrical trans wave) yang merupakan fungsi waktu f1(t)  yang mengalami keseimbangan prima dengan rational  pra clear body (dark body) plus  rational pra clear wave ( rational symmetrical trans wave).
Jika photon berinteraksi dengan pra clear body yang membentuknya maka akan memberikan keseimbangan hingga terbentuklah clear body yang bermassa dan lenyaplah symmetrical transwave digantikan dengan bayangan trans symetri yang tak lain adalah photon dalam keadaan stabil dan menyatu dengan quanta.
Jika photon berinteraksi dengan quanta lainnya akan  mengakibatkan perubahan quanta itu. Jika photon meninggalkan quanta tertentu maka juga akan menyebabkan perubahan quanta. Quanta yang berdegradasi atau bergradasi akan memancarkan atau mengisap photon. Bahkan pergeseran koordinat ruangwaktu dari quanta atau bagian quanta membutuhkan atau melepaskan photon.
Quanta dalam teori minimalis tak ada kaitan secara langsung dengan massa, melainkan “sekedar” kompleksitas pembentuk materi. semakin tinggi quanta berarti semakin kompleks bagian pembentuknya. Mamun untuk menjelaskan hubungan antara photon dalam fenomena cahaya dan foton yang telah menyatu dengan quanta dapat digunakan formula photon  dengan integral  f1(t)dt ditambah integral dari f2(t)dt., dari penjabaran ini akan dapat dibuktikan hubungan antara energi cahaya (photon )dalam cahaya berbanding lurus dengan konstata plank kali  frekwensi gelombang electro magnetik yang menyebabkan timbulnya photon.

129. Pertanyaan: Apa yang bakal terjadi jika Bh yang merupakan pusat dari galaksi Bimasakti memancarkan cayaha lagi?
Jawaban: Sehatusnya anda juga bertanya: Bagaimana nasib solar system jika matahari tak bersinar lagi? Kita semua tak tahu, namun jika kita meyakini kebesaran Tuhan YME, semua akan aman-aman saja sebab semua telah direncanakan. Soal padamnya matahari akibat kehabisan energi cahaya akan digantikan oleh Blachole yang telah kekurangan gaya gravitasi hinggga memancarkan cahaya lagi. Yang perlu dikhawatirkan ialah saat matahari mengalami supernova dan  kondisi kekurangan gaya gravitasi Bh untuk mempertahankan keseimbangan galaksi Bimasakti. Sekali lagi kita harus yakin bahwa Tuhan YME telah menciptakan Hukum Ekologi Universe dengan dua Sub Alam nya: Semua kejadian diatas hanya akan terjadi di Sub Alam Fisika dan hanya  berpengaruh sedikit pada Sub Alam Semu,dan tak akan mengusik Alam Abadi. “Sorga adalah cita-cita setiap manusia, sebab tak sekedar abadi namun bahagia abadi.”

130. Pertanyaan: Atas dasar apa anda menyatakan bahwa bintang yang telah mati, termasuk Blackhole, dapat hidup lagi. Dari mana datangnya enegi hingga dapat dipancarkan lagi?
Jawabab: Atas dasar Teori Minimalis yang menyatakan Alam Semesta merupakan sebuah system tertutup, hingga jumlah energinya tetap yang berubah hanya bentuknya. Tak tepat istilah mati jika sebuah bintang tak bersinar lagi, bahkan juga tak benar jika bintang itu dikatakan tak bernergi. Blackhole tak memencarkan cahaya, tetapi terbukti Blackhole “memancarkan” energi gravitasi sangat besar. Jadi bintang yang tak bersinar tetap memiliki energi hanya bukan berupa symetrical transwave melainkan energi gravitasi.
Tiap-tiap body tersusun dari energy yang telah/sedang menyatu. Agar tetap menyatu dibutuhkan internal energi. Jika internal energinya hilang, karena dipancarkan keluar atau diubahnya menjadi bagian body, hingga tinggal tersisa body maka kondisinya akan labil dan mudah pecah atau terdegradasi menjadi body lain yang lebih “kecil”, energi untuk dimanfaatkan sebagai internal energy baru dan wave yang terpancar keluar.
Bintang “mati” adalah clear body yang kehabisan energy cahaya, namun merupakan konsentrasi energi gravitasi. Setiap clear body hanya stabil selama memiliki cukup intrenal clear energy, jika kehabisan internal clear energi bintang mati itu akan tak stabil dan dapat pecah menjadi bagian yang lebih mendasar atau terdegradasi menjadi beberapa clearbody, clear energy untuk dimanfaatkan sebagai internal energy bagi dari bagian-bagian yang terbentuk, clear wave (sinar alpha dan simar beta), symmetrical transwave (sinar gamma dan sinar x). Bagian-bagian yang terjadi mungkin sekali bersifat radioaktive atau memiliki symetrical trans wave (cahaya) hingga bagian-bagian itu memancarkan cahaya sebagai bintang-bintang yang lebih kecil. Tentu saja   absolute clear energy dari bintang-bintang baru itu lebih kecil dari absolute  clear energi bintang “mati” asalnya. Dua bintang “mati” yang bertabrakan dapat terpecah menjadi beberapa bintang “hidup” atau “menyatu” menjadi bintang baru yang memiliki absolule clear energy lebih besar dari bintang pembentuknya dan serpihan akibat tabrakan itu.
Catatan: Body labil quantanya bulat, energy quantanya pecahan, body stabil quantanya bulat plus pecahan, wave merupakan fungsi waktu.

131. Pertanyaaan: Apakah itu assymmetrical trans wave dan bagaimana terjadinya?
Jawabab: Pada saat diciptakan Alam Semu terjadilah #0#00  dan #00#0 invalid dan valid. Teori Minimalis hanya sanggup menjelaskan yang valid dengan menggunakan Formula Super Nartural E = – x + y
Jika y = 0 maka E = – x . Nilai E merupakan akibat dari perubahan dari nilai variable x hingga selalu mengikuti perubahan nilai x. Variable x berubah hingga  berlaku 0 < x < * mendekati tak berhingga berharga pecahan atau bulat, sehingga nilai E berharda 0 > E > mendekati minus tak berhingga. Jika E pecahan maka terjadilah bright energy. jika E bulat terjadilah bright body tak stabil yang mudah pecah/terdegradasi.
Sejalan dengan penjelasan diatas:
Jika x = 0 maka E = x. Nilai E merupakan akibat dari perubahan nilai y. Variable y berubah hingga berlaku 0 < y < mendekati tak berhingga berharga pecahab atau bulat. Jika E pecahan maka terjadilah dark energy, jika E bulat yang terjadi unstable dark body yang mudah pecah. Jika E bulat ditambah pecahan maka terjadi dark body yang stabil.
Saat E mendekati nilai bulat terjadilah “goncangan” antara nilai E dan y sehingga berlaku E1 + delta E = y1 + delta y atau  E1 + f1(t) = y1 + f2(t) atau E1 – y1 = f2(t) – f1(t) . Untuk nilai E1=y1 berlaku f1(t) = f2(t). Jika f1(t) dan f2(t) merupakan fungsi periodik sebagaimana gelombang electro magnetik, maka titik goyangnya adalah E1=y1 bukan E0=0 sehingga tak melalui fase E=0 sehingga tak memungkinkan terjadinya photon. Gelombang ini menurut Bob Gate merupakan gelombang metafisika, namun menurut Weber gelombang metafisika terjadi dari pulsa medan maknit monopole, sebab  gelombang metafisika tak memiliki komponen irrationil x dan hanya memilki komponen rationil y.
Assymetrical transwave juga dapat terjadi dari transwave yang tak mengalami fase E = 0 ini dapat terjadi jika x1 dan y1 berbeda jauh, saat x1 dan y1 masing-masing mendekati nilai bulat hingga masing-masing bergoyang disekitar titik tersebut (x1 dan y1) sebagaimana fenomena dark wave dan bright wave, sehingga tak dapat melintasi titik keseimbangan prima E=0. Assymetrical transwave ini tak menimbulkan photon. Menurut Faraday ada symmetrical transwave yang juga tak menimbulkan photon, yaitu jika frequnsinya sangat tinggi hinggga tak memberikan kesempatan timbulnya photon, misalnya sinar X dan radiasi cosmic. Delta x dan delta y  menentukan panjang gelombang  symmetrical transwave, semakin kecil lamda(panjang gelombang) symmetrical transwave, semakin tinggi frequensi  symmetrical transweve. Menurut Farraday pada harga tertentu terjadi anomali banyaknya photon yang timbul.

 

Iklan

Tentang Akung Ibnu

Kakek dengan duabelas cucu yang masih senang menulis. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat.
Pos ini dipublikasikan di Teori Minimalis. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s