Tanya Jawab Teori Minimalis (7)

232. Pertanyaan: Bagaimana komentar anda tentang kekejaman Yahudi di Palestina? Apakah kekejaman itu diizinkan Tuhan YME?
Jawaban: Setiap yang dapat terjadi pasti diizinkan oleh Tuhan YME. Tanpa izin Nya tak mungkin sesuatu dapat terjadi. Namun jika Dia menghendaki apapun dapat segera terjadi! Sesuai dengan teori minimalis Tuhan YME memberi kesempatan kepada setiap ciptanan Nya untuk mengurusi dirinya. Namun Dia tetap memegang hak mutlaknya.
Kita harus yakin pasti ada hikmah dari setiap kejadian, betapun buruknya. Tuhan YME memberikan pilihan : Sithik eding, genti genten atau ti ji ti beh.
Perang terjadi karena tak digunakan  pilihan pertama: sithik eding! Pilihan kedua harus di yakini, suatu saat fihak yang “berperang” difihak unggul, namun pasti dilain kali akan terseok. Ini dapat dilihat dari perang dunia ke dua, mula-mula Nazi/Jepang difihak unggul, akhirnya justru dikalahkan oleh sekutu.
Saya ingatkan pada bangsa Yahudi, dulu mereka akan dimusnahkan oleh Nazi dan Tuhan  YME telah menyelamatkannya hingga dapat memperoleh sejengkal tanah untuk “berpinjak dan selembar langit untuk bernaung” hingga dapat mendirikan negara Israel, mengapa sekarang mereka bertindak sebagai perilaku Nazi/Hitler, membantai bangsa lain? Kalau ini tak segera dihentikan, maka tinggal menunggu saatnya mereka akan bernasib seperti Nazi/Hitler. Adalah kuwajiban mereka yang telah menyelamatkan bangsa Yahudi untuk ikut bertanggung jawab “mengembalikan”/  menggiring kembali bangsa Yahudi kewilayah “pemberian mereka”, sebaliknya menjadi kuwajiban kita semua untuk “menjamin” mereka dapat hidup “terlindungi” dari ancaman bangsa lain sepanjang mereka dapat hidup damai dan saling menghormati.

233. Pertanyaan: Dapatkah anda jelaskan apa itu gradasi dan charging?
Jawaban: Perhatikan FSN: E = – x + y.
Agar lebih dimengerti saya misalkan x = 0, hingga  E = y, secara mathematika  dikatakan E = f(y) atau E merupakan fungsi dari y yang nilainya dari sedikit diatas nol hingga mendekati tak berhingga, berupa pecahan dan bilangan bulat.  Persamaan itu dapat ditulis: E = y bulat + y pecahan=  dark body rapuh + internal energy = unstabe db + ie = stable db.
Penambahan nilai udb disebut gradasi atau peningkatan  nilai body sedangkan pertambahan ie disebut charging atau penambahan ie..
Jika ie menjadi bulat akan terjadilah body hingga terjadilah gradasi body. Jika tak tersisa ie akan terjadi udb sedangkan jika masih tersisa akan terjadi sdb dengan nilai body lebih tinggi.
Dua body atau  energy dapat berinteraksi dan bergabung menjadi sebuah body atau energi lebih tinggi nilai variable atau  factornya. Yang harus diingat: nilai body dan nilai energy tak ada kaitannya dengan intensitas melainkan qualitas atau jenisnya, Nilai ini dapat dimanfaatkan sebagai “alamat” sebuah file yang memuat perihal/data-data body maupun energy yang bersangkutan.
Sebagai contoh: E1=y1 bulat  +  y1 pecahan  bergabung dengan E2= y2 bulat + y2 pecahan menghasilkan E3=E1 + E2=  (y1 + y2) bulat + (y1 pecahan + y2 pecahan). Sesuai dengan kenyataan penggabungan  pecahan  dapat menghasilkan pecahan lain, bilangan bulat dan pecahan baru atau hanya bilangan bulat saja.Nilai pecahan yang terjadi dari penggabungan pecahan  dapat lebih kecil dari pembentuknya jika sebagian dijadikan bilangan  bulat, bahkan nilai pecahannya dapat menjadi nol jika tak tersisa harga pecahan. Penggabungan bilangan bulat pasti menghasilkan bilangan bulat lain yang nilainya lebih tinggi. Bilangan bulat dapat pecah/dipecah menjadi beberapa pecahan, yang artinya: sebuah body dapat pecah atau dipecah menjadi energy atau body lain yang nilainya lebih kecil. Fenomena ini disebut degradasi . Sebuah body yang melepaskan energy dikatakan discharging, sedang yang mengambil energy dari luar dikatakan charging. Body yang mengalami peningkatan nilai dikatakan gradasi yang menurun nilainya dikatakan degradasi.
Manfaat internal energy adalah untuk menyatukan body dan melakukan setiap aktivitas body.
Jumlah seluruh energy yang dimiliki sebuah body (termasuk yang telah menyatu menjadi body dan internal energy) dinamakan absolute energy sesaat.

234. Pertanyaan:  Yakinkah anda bahwa graviton itu ada. Atas dasar apa?
Jawaban: Jakin sekali! Jika hingga saat ini manusia belum sanggup “menemukan” itu disebabkan dimensi graviton diluar batas yang ditentukan oleh ilmu pengetahuan. (10 pangkat minus 15 m) hingga menganggap photon tak memiliki massa.
Jika manusia dapat membuktikan adanya photon, maka suatu saat manusia pasti dapat membuktikan adanya graviton, sebab keduanya merupakan fenomena Sub Alam Fisika, walaupun tak terpisah dari fenomena semu sebagai halnya photon yang merupakan bagian dari gelombang electro magnetik. Menurut TM graviton merupakan bagian dari fenomena gravitasi yang berupa wave sebagaimana halnya photon merupakan bagian dari symmetrical transwave.
Matahari memancarkan cahaya (photon) karena matahari belum sepenuhnya mencapai keseimbangan prima,  sebaliknya benda yang tak memancarkan cahaya (misalnya dark matter, planit dan Blackhole) memancarkan energi garvitasi untuk  keluar dari keseimbangan prima. Hukum yang “mengaturnya” adalah Hukum Ekologi Universe.

235.Pertanyaan: Dapatkah anda mernjelaskan fungsi photon dan graviton??
Jawaban : Saya akan menjelaskan berdasarkan TM. Menurut TM materi terjadi karena keseimbangan prima dari trans body.  Sebelum terjadi keseimbangan prima terjadi praclear body dan praclear wave (symmetrical trans wave).
TM menjelaskan terjadinya materi dengan konsep yang berbeda:
(a) fenomena Paska Bigbang, dengan konsep symetrical trans wave dengan bayangan trans simitri,  sedangkan
(b) fenomena Pra Bigbang  dijelaskan dengan konsep bayangan super simitri dan unsur premordial.
Fenomena Paska Bigbang:
Bayangan trans symmetry (pra clear body) jika menyatu dengan praclear wave akan menjadi 0qq (clear body), misalnya  elementer clear body, clear energy, electron, proton, molekul, gas, benda cair, benda padat dll materi yang bermassa.
Setiap benda terdiri dari atom,  benda (system) yang sebagian  atomnya telah seimbang namun belum menyeluruh, akan memancarkan sebagian symmetrical transwave kesekitarnya dan memanfaatkan  sebagian symmetrical wave lainnya menjadi bagian dari quanta karena bergabung dengan  bayangan trans simitrinya. Benda yang memanfaatkan symmetrical transwavenya untuk bergabung dengan  bayangan trans simitri menjadi photon stabil akan mengalami  gradasi, massanya akan bertambah besar. Jika symmetrical transwavenya semua telah diubah jadi quanta maka benda tersebut tak akan memancarkan gelombang electro magnetik (symmetrical trans wave), disisi lain  setiap benda yang memiliki massa  akan  memancarkan   elementer clear wave yang dipancarkan kesekitarnya. Gw dapat berinteraksi dengan gw dari quanta lain hingga terjadi  graviton yang menyebabkan  benda saling tarik menarik. Mengapa: karena graviton adalah “jalan keluar menuju  ketidak seimbangan”, hingga menimbulkan “kekosongan ruang nyata”, dianatara dua ujung elementer clear wave. Disekitar benda yang memiliki gravitasi sangat kuat (misalnya Blackhole) bahkan terjadi kekosongan ruang akibat setiap materi bermassa yang berada dalam jangkauan elementer clear wave dari Bh terseret menempel bahkan masuk kedalam Bh. Kekosongan  terjadi karena terbentuknya selaput  graviton disekitar sebuah benda yang dipengaruhi gravitasi benda lain namun sanggup  bertahan (karena pengaruh gaya lain) tak tersedok oleh gaya gravitasi tersebut. Kekosongan juga dapat  terjadi  akibat benda terseret  oleh benda lain yang memilki gravitasi sangat kuat dan menjadi bagian dari yang menyeretnya.
Kesimpulam: Photon adalah media transisi menuju keseimbangan prima sedangkan graviton adalah media transisi keluar dari  keseimbangan prima.
Benda  yang memancarkan  symmetrical tran wave (gelombang electro magnetik)  akan mengalami proses panjang karena dalam memancarkan gelombang electro magnetik terjadi proses degradasi terus menerus disamping proses discharging. Namun harus diiingat sebagian dari symmetrical trans wave yang diubah jadi bayangan trans symmetry akan menyebabkan gradasi dan charging. Symmetrical transwave menghasilkan photon yang dapat “diserap” dan dimanfaatkan oleh quanta disekitarnya untuk melakukan aktivitas diantaranya menaikkan quantannya. Benda yang memancarkan elementer clear wave juga akan mengalami degradasi dan discharging, namun jika sebuah benda berhasil menyerap benda lain maka akan mengalami gradasi dan charging.

236. Pertanyaan: Dalam keadaan yang serba sulit dan penuh ketidak pastian seperti sekarang, masih ada seorang yang memikirkan sesuatu yang tak ada manfaatnya sebagai saudara lakukan. Saudara berobsessi atau sedang bermimpi?
Jawaban: Saya sedang mensyukuri karunia Tuhan YME sekaligus mengagungkan Nya. Saya mensyukuri karena diberi kesempatan untuk berbuat sesuatu “yang menurut saya” bermanfaat untuk saya wariskan kepada generasi sesudah saya.  Betapapun buruk dan runyamnya keadaan saat ini, yang anda katakan sebagai tiada kepastian, saya yakin Tuhan YME akan “menyelamatkan” peradaban manusia hingga saya yakin pada abad ke 30 manusia masih survive, bahkan telah dapat mengatasi masalah polusi dan krisis energi. Hal ini dapat anda baca dari fiksi saya  berjudul Blackhole.
Tulisan saya dan obsessi saya justru menunjukkan bahwa dalam usia hampir tiga perempat abad saya tak gentar dan tetap  optimis dalam menghadapi hari depan, dan memberikan inspirasi kepada anak-anak muda dan generasi sesudah saya bahwa hidup ini berkesinambungan, jika saya tak dapat menikmati hasil jerih payah saya, biaralah generasi sesudah saya yang menikmatinya.
Anda boleh mencemooh  saya berbuat yang tidak bermanfaat, namun saya yakin saya melakukan sesuatu yang bermanfaat, keyakinan saya didasari pengalaman hidup, ilmu yang  telah saya  pelajari (fisika,mathematika dan kelistrikan) serta  pemikiran sebatas kemampuan saya.
Terima kasih atas kritik anda!

237. Pertanyaan: Jelaskan perbedaan symmetrical trans wave dan elementer clear wave.
Jawaban.  Saya menjelaskan berdasarkan teori minimalis
a. Symmetrical trans wave merupakan sejenis trans wave yang belum memiliki massa dan menimbulkan photon dalam fase E=0. Gelombang itu termasuk gelombang transversaldan dipancarkan oleh benda yang masih memiliki bagian yang belum mengalami keseimbangan prima. Gelombang ini akan /dapat hilang saat telah berinteraksi denganbayangan trans inergi-nya dan berubah menjadi photon yang mermasa, hal ini terjadi karena photon bersatu dengan pra clear body/clear energy  untuk membentuk clear body/clear energy.
Dalam ruang semu (hampa materi) kecepatannya c. Ada yang dapat melebihi c jika frequensinya sangat tinggi hingga tak menimbulkan photon, misalnya sinar X tertentu (menurut Farady dalam Fiksi Blackhole karena terbukti  ada sejenis sinar X yang tak terserap/ atau bahkan  dipancarkan  oleh Blackhole).
b. Elementer clear wave, sejenis sinar alpa dan beta yang memili massa sangat kecil, merupakan gelombang longitudinal dan dipancarkan oleh setiap benda yang memiliki massa, semakin besar massa benda yang memancarkan semakin kuat intensitasnya, satu diantaranya adalah gravitasi, contoh benda yang memancarkan elementer clear wave sangat kuat adalah Blackhole. Kecepatan gw dibawah c, menjadikan ruang semu yang dilaluinya menjadi ruang nyata karena gw memiliki massa. (Bedakan dengan symmetrical trans wave yang hanya menimbulkan photon sesaat). Elm.cw yang bertemu dengan elm.cw lain dalam arah berlawanan akan saling berinteraksi menimbulkan graviton yang untuk sesaat masih memiliki massa sangat kecil, namun kemudian berubah menjadi energi semu akibat keluar dari keseimbangan prima hingga tak memerlukan ruangan. Lenyapnya graviton ini menyebabkan “kekosongan materi” untuk kemudian diisi oleh bagian eml.cw berikutnya. Jika pengosongan itu beralaku terus menerus akibatnya akan terasa terhadap benda yang memancarkan elm.cw sebagai gaya tarik menarik gravitasi. Jika materi itu bergerak saling mendekat maka keduanya akan bertemu untuk saling “melahapnya”.. Penyatuan itu dapat berlansung mulus atau berupa benturan, tergantung besarnya kinetik energi yang dimilili kedua benda tersebu.

238.Pertanyaan: Anda semakin nggladrah  menjelaskan Photon dan graviton dengan teori minimalis ,seakan anda bermaksud untuk menandingi teori dawai yang sudah jelas kebenarannya. Coba jelaskan mengapa sesuatu yang anda katakan semu (de/db dan be/bb) jika dalam keadaan keseimbangan penuh menjadi bermassa dan yang anda katakan nyata (bermassa) jika kehilangan keseimbangan primanya menjadi semu.
Jawaban: Jangan bersyakwa sangka saya bermimpi atau berobsesi untuk “menandingi” teori dawai, itu bagaikan anda  membandingkan bumi dengan langit, TM itu bagaikan bumi atau bahkan debu, sedangkan teori dawai itu langit ketujuh yang tiada tara luasnya. TM sekedar informasi, bukan ilmu pengetahuan, namun bila anda ingin mengetahui kedua fenomena itu, photon dan graviton, saya akan mecoba menjelaskan statement saya yang menyatakan photon adalah media transisi menjuju ke keseimbangan prima dan graviton adalah media transisi keluar dari keseimbangan prima, saya akan “menjelaskan” lewat teori minimalis, namun sekali lagi bukan dengan maksud “menandingi” teori dawai yang jelas bukan tandingtannya.
Saya akan meminjam teori lama Weber tentang sebatang magnit dipole, jika sebuah magnit dibelah akan menghasilkan dua buah makgnit yang masing masing memiliki sepasang kutub yang sama kuatnya.. Teori ini telah lama ditinggalkan (tetapi bukan diruntuhkan sebagaimana upaya meruntuhkan  teori Darwin).
Saya akan bertanya kepada anda, jika sebuah magnit dibagi menjadi satu trilyun atau lebih, apa yang terjadi? Magnit-magnit (dipole) yang sangat kecil dengan sepasang kutub magnit yang sama kuatnya, yang disebut manikul. Karena anda telah lama meninggalkan teori Weber versi lama pasti anda akan menjawab  manikul itu tak ada, yang ada adalah atom. Magnit yang sangat kecil dan atom itu menurut saya identik dengan sebuah atom,keduanya memiliki sepasang kutub magnit, bedanya atom berupa inti yang dikelilingi alectron (yang menyebabkan medan magnitt) sedangkan “manikul” weber merupakan sepasang magnit yang teramat kecil dengan  kutub utara dan kutub selatan yang sama kuatnya yang  secara minimalis dikatakan E=0., karena  kutub selatan adalah x-nya dan kutub utara adalah y nya. Seandainya kekuatan kutub s # kekuatan kutub u apa yang terjadi? Menurut logika kalau s#u pasti x#y atau E#0.
Jika seandainya “atom” dipreteli/dipisahkan inti dan electron yang mengelilinginya, atau diperoleh  manikul yang  memiliki kutub utara dan kutub selatan yang tak sama kuatnya, atau bahkan dipisahkan menjadi kutub utara dan kutup selatan ( menjadi monopole u dan monopole s sesuai dengan teori Weber baru dalam fiksi Bh)) , apa yang terjadi? Secara Fisika itu tak mungkin, karena Fisika hanya mempelajari sesuatu yang dalam keadaan keseimbangan prima, misalnya atom terdiri dari inti dan electron yang seimbang.
Secara mathematik dapat dijelaskan: Sebuah bilangan bulat dapat dipecah menjadi pecahan yang nilainya sama  atau  tak sama. Sebaliknya dua buah nilai pecahan dapat digabungkan menjadi sebuah bilangan bulat atau bilangan bulan plus sisa pecahan lain.
TM mengasumsikan dark energy sebagai sebuah monopole u yang tak ada dalam fisika dan dinamakan  energi rational, sementara brighy energy diasumsikan  berupa sebuah monopole s yang irrational. Jika kedua monopole bergabung, akan terjadi sebuah dipole yang belum tentu seimbang yang diasumsikan sebagai trans energy atau trans body. Jika keduanya telah seimbang barulah terjadi manikul sesuangguhnya yang dapat berupa  sebuah atom, inti, electron bahkan berupan elementer clear body atau elementer clear energy.
Pada saat akan terjadi keseimbangan prima haruslah terjadi proses transisi dengan ditengarai terjadinya symmetrical trans wave (gelombang electro magnetik). Dalam proses transisi inilah timbul photon yang hanya muncul saat E=0. Diruangan hampa materi (ruang semu) kemuncunulan photon akan segera lenyap kecuali jika “dihentikan” oleh bayangan trans simetrinya (pra cleare energy/pra clear body). Photon yang  bergabung  dengan  pra clear energy akan  menjadi clear energy. Diruangan nyata photon akan diserap oleh quanta lain untuk berbagai keperluan/aktivitas. Ingat: bio body membutuhkan cahaya, clear body juga membutuhkan untuk meningkatkan  energi/quantanya.
Dua buah benda bermassa jika bertuburakan akan terjadi benturan hingga benda itu akan pecah menjadi beberapa bagian , serpihan dan energi (panas), mekanik (gaya) dll. Jika sebuah inti atom bertabrakan dengan inti atom lain, misalnya helium atau electron berkecepatan tinggi, maka inti atom itu dapat pecah menjadi atom dengan nomor atom lebih rendah, dan serpihan yang radioaktive (isotop)  serta berbagai energi lainnya, misalnya sinar alpa, sinar beta bahkan sinar gamma.
Bagaimana jika yang bertrabrakan itu  bukannya  clear body/clear energy melainkan elementer clear wave yang merupakan partikel elementer (komponen dasar) materi yang bermassa? Jika dua elementer clear wave yang bertabrakan maka elementer clear wawe akan pecah menjadi pra clear body/ pra clear energy dan symmetrical transwave bahkan mungkin terjadi asymmetrical body/energy dan assymetrical transwave. Saat tabrakan itulah terjadi graviton dalam waktu yang sangat singkat. Jadi graviton itu terjadi hanya dalam waktu sangat singkat untuk kemudian tak terlacak lagi oleh ilmu fisika saat ini.
Maaf jika keterangan ini ” seakan bertentangan” dengan “teory dawai” yang berusaha menjadikan satu quantun teori dengan teori relativitas yang selama ini dianggap saling kontroversial, untuk menjadi satu  teori yang disebut teori segalanya. Sebelum upaya itu terujud, teori minimalis dapat “dimanfaatkan” sebagai teori alternative, untuk sekedar memuaskan mereka yang haus akan informasi. Sekali lagi kami tegaskan TM hanyalah sekedar informasi, bukan ilmu pengetahuan atau saint  melainkan  sekedar pemuas dahaga pengetahuan.

239: Pertanyaan: Jelaskan graviton ada atau tidak !
Jawaban: Secara individual graviton “umurnya teramat pendek”, namun secara jenis “hidupnya berkesinambungan” sebab graviton selalu terjadi kapan saja diantara dua materi yang bermasa, sehingga walaupun graviton hanya timbul dan hilang dalam sekejap, akan digantikan oleh graviton lain sehingga “jalur yang dilewatinya” akan selalu terisi/dilewati  oleh graviton, namun karena elementer clear wave merupakan gelombang longitudinal yang merupakan fungsi waktu dan  memiliki intensitas dan  frekwensi tertentu maka adafase nol yang menyebabkan  gelombang ruang  hampa/ kosong/ semu pada  jalur yang dilaluinya.Sebuah berkas dapat terisi jalur dengan phase atau frequensi yang tak sama.  (bandingkan dengan cahaya yang memiliki spectrum).  Jika kita perhatikan sebuah berkas, maka seakan berkas itu sebagai sebuah dawai yang bergetar, melilit, merenggang, mengkerut akibat “ulah graviton pada spectrum masing-masing”. Jadi TM justru membantu menjelaskan teori dawai yang sangat rumit, namun TM lebih sesuai dengan Teori Baku (Titik) karena dapat diekperimenkan, dan tak terlalu rumit untuk dimengerti.TM sangat mendukung dan menyakini  suatu saat graviton pasti diketemukan.
Akan lebih mudah saya jelaskan fenomena graviton dengan fenomena di layar sebuah TV. Pada saat sebuah electron menabrak layar TV terjadilah titik cahaya, sesaat kemudian bintik itu hilang atau digantikan oleh bintik berikutnya yang mungkin intensitasnya tak sama atau letaknya bergeser karena setiap saat berkas elektron digerakkan/dipengaruhi/diatur oleh kumparan pembangkit magnit. Dengan cara demikian dapat terjadi “gambar” dilayar TV. Jadi: pancaran titik akibat benturan sebuah electron dengan layar TV dapat saya asumsikan sebagai sebuah graviton yang timbul dalam sesaat kemudian lenyap. Gambar yang terjadi dilayar TV itu ibaratnya urutan timbulnya graviton atau lapisan graviton mengelilingi sebuah benda bermassa jika dalam pengaruh gravitasi kuat dari benda lain.. Jika manusia sanggup membuat alat untuk mendeteksi graviton,sebagai mana layar TV yang berpendar akibat adanya lapiswan pospor didinding dalam TV,  berarti  graviton telah diketemukan.  Prinsipnya sangat simple : menemukan materi yang dapat dipengaruhi oleh graviton, sebagaimana mana adanya materi yang dapat terpengaruh oleh photon atau layar TV yang dapat berpendar saat ditabrak electron.

240. Pertanyaan: Dibagian mana dari Bh terdapat pusat gavitasinya? Apakah gravitasi dipancarkan dari pusat gravitasi sebuah benda?
Jawaban: Terlalu muskil memperkirakan pusat gravitasi Bh. Untuk memperkirakan pusat gravitasi bumi saja sangat sulit. Akan lebih sederhana menentukan pusat gravitasi sebuah kelereng yang bentuknya benar-benar bulat dan terdiri dari sejenis molekul atau bahkan atom dengan bobot atom sama dan terdistribusi merata/homogin dalam kelereng, dengan mathematika dapat “dibuktikan” pusat gravitasinya dititik pusatnya, sebab pusat gravitasi kelereng identik dengan titik berat kelereng. Pusat gravitasi bumi belum tentu ada dipusatnya, tergantung dari bentuknya karena tak sempurna sebagai sebuah kelereng (benar-benar bulat) dan bumi terjadi dari bagian yang beraneka ragam materi. (massanya berbeda).
Gravitasi dipancarkan oleh setiap bagian (yang bermassa) dari sebuah benda besarnya tergantung dari kepadatan massanya, semakin tinggi kepadatan massa semakin tinggi pancaran gravitasinya.

241.Pertanyaan: Saya sangat tertarik dengan statement anda tentang photon dan graviton, jika statement anda itu benar  maka yang akan menjadi  teori segalanya adalahTeori Baku. Jika anda dapat mengexperimentkan dan menemukan graviton anda akan mendapatkan hadiah nobel.
Jawaban: Saat ini bukan zamannya seseorang menemukan sesuatu sebagai jatuhnya buah aple, untuk menemukan gaya tarik gravitasi. Saat ini  setiap penemuan harus dilakukan lewat percobaan,perhitungan dan melalui jalur/metoda yang telah ditetapkan sesuai dengan disiplin sesuatu ilmu pengetahuan, maka  saya tak pernah bermimpi atau berobsesi mendapatkan hadiah sekecil apapun sebab tujuan saya sekedar mewariskan sesuatu yang bermanfaat untuk diwariskan kepada generasi sesudah saya. Namun saya akan membantu memberikan informasi bagaimana untuk “mendeteksi” adanya graviton.
Saat ini gelombang electro magnetik “memenuhi” ruang disekitar kita, sebagian digunakan untuk “kendaraan” bagi menyebarkan  informasi dan komunikasi, misalnya tv, internet, hp, pemantauan jarak jauh dll.  Jaringan  pembawa komunikasi/informasi tersebut bagaikan sarang laba-laba. Gelombang electro magnetik dalam TM dinamakan symetrical transwave  dan termasuk dalam gelombang semu sehingga bebas bergerak dan tak bertabrakan satu dengan yang lain, walaupun sering saling mengganggu akibat terjadinya interferensi.  Gelombang ini dipancarkan oleh transmiter dan diterima oleh sebuah receiver berdasar azas resonansi. Transmiter dan receiver dapat terletak didua tempat terpisah misalnya pemancar dan penerimanya, dapat pada tempat yang sama, misalnya radar atau sebuah alat dapat bertindak sebagai transmiter dan receiver, misalnya HP.
Dilain fenomena:
Sebenarnya sebelum “disibukkan” oleh lalu lintas gelombang electro magnetik, ruangan ini telah “dipenuhi “oleh elementer clear wave, diantaranya adalah “gaya gravitasi”.  Elementer cw dipancarkan oleh setiap materi yang bermassa, semakin tinggi kepadatan massa suatu benda akan semakin kuat pancaran elementer cw. Pancaran elm cw terbatas pada suatu wilayah disekitarnya, semakin jauh kekuatannya semakin lemah. Jika dalam wilayah jangkauannya terdapat benda lain yang bermassa yang juga memancarkan elm cw, maka akan terjadi interaksi yang menyebabkan kedua benda tersebut saling tarik menarik. Terjadinya tarik menarik ini menurut TM disebabkan oleh timbullnya “graviton”yang setiap saat pecah menjadi pra clear energy dan pra clear wave yang tak memiliki massa hingga tak membutuhkan ruangan..
Koordinat ruang waktu terjadinya graviton ditentukan oleh terjadinya interaksi kedua komponennya. Interaksi ini akan menjadikan ruang nyata menjadi ruang semu untuk sesaat.
Fenomena tarik menarik dua benda yang elm cwnya saling bertemu dijelaskan lewat TM sebagai berikut.
ELm cw ibaratnya seutas tali (dawai) ajaib yang “dilemparkan” keluar untuk mencari “mangsanya”, banyaknya  dawai itu tergantung dari massa  suatu benda.  Panjang dan jangkauan dawai terrgantung dari kepadatan massa, semakin tinggi kepadatan massa semakin panjang dawainya.
Pada saat ada benda lain yang juga memiliki dawai berada dalam jangkauan dawai itu,  kedua dawai itu akan saling bertemu. Bagian dawai yang overlap harus “dihilangkan” agar tak terjadi goncangan atau geseran, bagian ini akan berubah menjadi graviton. Setelah kedua dawai itu terhubung, maka sambungannya akan mukswa  sebagai akibat timbulnya graviton yang segera berubah menjadi pra clear energy dan pra clear wave. Dawai itu akan” berkurang panjangnya”, maka terasalah adanya gaya tarik gravitasi antara kedua benda itu. Jika kedua benda itu karena suatu sebab tetap bertahan pada tempatnya, maka kedua benda itu harus terus menerus menyediakan/mengeluarkan energi (discharging) untuk mempertahankan panjang dawai yang digeogoti oleh graviton. Jika satu diantara benda itu dapat bergerak maka akan ditarik oleh benda yang lain hingga kedua benda itu  akan saling berbenturan, pecah, menempel  atau justru menyatu.. Jika keduanya menyatu, maka akan terjadi gradasi, jika pecah terjadi degradasi. Karena dawai itu berupa gelombang longitudinal, maka dawai itu akan selalu bergetar (merenggang dan merapat), pada ujung sambungan selalu lenyap akibat menjadi graviton, ujung yang lain mensuply energy. Dawai itu jumlahnya tergantung massa benda sedangkan panjangnya ditentukan oleh kepadatan massa benda.Inilah sebabnya mengapa Bh memiliki jangkauan gravitasi  sangat jauh, karena kepadatan massanya sangat tinggi.
Bagaimana menentukan koordinat ruang waktu timbulnya graviton?
Akan lebih mudah dijelaskan dengan saat kita mengangkat benda (memisakan dari bumi). Pada saat jaraknya sangat kecil, maka graviton akan terjadi pada celah itu, semakin besar jarak kedua benda maka “selaput graviton” akan terangkat keatas mengikuti benda yang massanya lebih kecil. Semakin berat benda yang diangkat  “selaput graviton” akan semakin menjauh dari permukaan benda yang diangkat. Andaikata benda itu massanya sama dengan bumi dan keduanya dalam jangkauan gaya gravitasi masing-masing komponennya, maka “selaput graviton” berada kira-kira dipertengahan jarak antara kedua benda itu. Ini dengan syarat media diantara keduanya bebas/tak terhalang oleh benda lain dan dalam kondisi homogin. Benda yang bebas (tak dipengaruhi oleh gravitasi benda lain) tak akan memilki selaput graviton, hingga tak membutuhkan discharging, namun juga tak dapat melakukan charging,apalagi gradasi, sebaliknya setiap benda yang dipengaruhi gravitasi benda lain memiliki selaput graviton, hingga harus bergerak dan bergabung dengan benda lain atau harus melakukan discharging bahkan degradasi

242. Pertanyaan: Saya sangat terkesan dengan teori minimalis anda karena dalam teori anda terdapat sesuatu yang terlewatkan dari teori dawai, yaitu tentang “kesadaran” akan existensi yang seharusnya diperhitungkan dalam teori dawai. Selain kesadaran akan existensi semua telah diformulakan/dijelaskan dalam teori dawai secara rinci.Belum ada  tatanan/aturan khusus dalam bidang informatika, mana yang dilarang dan yang dibolehkan, namun sebagai tanggung jawab moral seharusnya anda tak memberikan informasi yang “menyesatkan” sehingga pembaca bingung antara yang anda sebutkan dalam teori anda dan kebenaran saint. Anda banyak mencomot istilah saint untuk menjelaskan teori anda, sehingga akan terjadi kerancuan. Saya mohon anda menggunakan istilah baru (tak sekedar mencomot) sebagai yang telah anda laikukan yang belum digunakan oleh saint.
Jawaban: Terima kasih atas perhatian dan kritik anda. Jika anda membaca teori minimalis secara cermat, saya menyatakan bahwa teori minimalis bukan agama maupun saint, melainkan sekedar informasi, saya ibaratkan jendela untuk sekedar  “mengamati” Universe, sedangkan saint saya yakini sebagi pintu keluar untuk mengexploitasi Sub Alam Fisika.
Sebagai contoh: Saya dapat melihat sekuntum mawar diluar melalui jendela, warnanya merah, bentuknya sangat indah, tetapi bunga itu mengalami proses kuncup,mekar dan layu.
Istri sya ingin memetik bunga itu untuk ditaruh dijambangan. Saya jelaskan pada istri saya bahwa bunga itu akan segera layu, namun dia ingin tetap memetiknya. Saya keluar melalui pintu keluar dan menghampiri bunga itu: ternyata bunga iru baunya harum dan mempunyai madu hingga dikerubungi lebah, disamping durinya runcing, tangkainya kuat hingga saya harus membuat suatu cara untuk dapat memetik bunga itu.Cara memeitik itulah yang dijelaskan oleh saint lewat teori dawai, sedangkan “mengagumi dan mengetahui bahwa bunga itu tak abadi” diinformasikan oleh teori minimalis. Benar saya “mencomot” istilah saint, karena objecknya memang sama, misalnya yang saya lihat itu namanua bunga mawar, warnanya merah, mengalami proses sama, saya tak akan menyebut adanya lebah dan duri yang harus diperhatikan dalam memetik mawar.
Jika ada sebuah istilah yang sama namun digunakan dengan maksud yang berbeda bahkan seolah kontradiksi, itu karena berbeda sudut pandangnya. Jika ternyata terdapat perbedaan persepsi antara teori minimalis dan saint itu adalah karunia Tuhan YME, tak usah kita besar-besarkan, justru dimanfaatkan untuk saling mengisi, sebalinya persamaannyalah yang harus dikembangkan untuk saling mendukung.

243.Pertanyaan: Dalam teori Dawai dikatakan ada 11 dimensi, sedangkan dalam teori Minimalis dikatakan hanya ada 3 dimensi. Mana yang benar?
Jawaban: Terus terang kecerdasan saya tak sampai untuk  mempelajari apalagi merngerti teori dawai secara mendetail, hingga tak mengerti apa yang dimaksud dimensi dalam teori dawai, namun sebenarnya kita tak usah heran bahwa dalam fisika konvensional saja dikenal adanya dimensi turunan  yang diturunkan dari tiga dimensi yang disebut oleh TM ( waktu, ruang dan massa). Jadi dimensi yang disebutkan oleh TM  merupakan dimensi dasar dalam fisika (konvensional). Dimensi (turunan) terbentuk dari penggabungan tiga dimensi dasar hingga terjadi berbagai dimensi:  dimensi panjang, luas, isi, berat/gaya, kecepatan, percepatan, vektor, skalar, phasor, tensor, tegangan listrik, muatan listrik, medan listrik, medan magnit…….dll yang jumlahnya sangat banyak sekali. Namun……………. agaknya (saya tak dapat memastikan) sebelas dimensi yang dimaksud dalam teori dawai tak sama/identik dengan dimensi turunan dalam fisikan (konvensional).

244. Pertanyaan: Bagaimana tanggapan anda mengenai presiden baru AS, B.H.Obama? Benarkah terdapat “hubungan” bathin antara dia dengan Indonesia? Mengapa beaya pelantikannya sangat besar?
Jawaban: Terlalu dini untuk “menanggapi” seorang presiden yang baru saja dilantik, sebab bagi saya dia harus membuktikan dulu “kinerjanya” bukan berdasar janji waktu dia kampanye mapun banyaknya orang yang  mengidolakannya.
Yang sangat terkesan bagi saya  adalah pelantikannya itu “dibarengi”  dengan penarikan mundur tentara Israel dari Gaza, sehingga menghentikan (untuk sementara) tragedi kemanusiaan.
Sebagian orang terlalu berlebihan berharap presiden negeri adikuasa ini dapat membawa perubahan dari “kekerasan” menuju “kedamaian” abadi., sebagian lagi menganggap tak mungkin karena dia itu tak berbeda dengan pendahu-pendahulunya yang “dikendalikan” oleh Yahudi.
Lepas dari yang terlalu berharap/optimis dan yang terlau skeptis/pesimis, menurut saya kedamaian hanya dapat diciptakan jika manusia memilih prinsip sithik eding, tak mencari menang dan benar sendiri dan bersedia  memaafkan serta dapat menghilangkan rasa dendam dan kebencian masa lalu.
Bangsa Indonesia seharusnya menyadari, bahwa dirinya dapat menjadi panutan: Kemerdekaan Indonesia dicapai melalui perjuangan  bersenjata namun tak terlepas dari usaha diplomasi. Tanpa melalui upaya diplomasi bangsa Indonesia tak akan mendapat simpati dari mereka yang memiliki hak veto. Perjuangan bangsa Indonesia terbukti telah mengilhami bangsa lain, misalnya Aljazair, Vietnam yang disamping berjuang mati-matian dapat memperoleh kemerdekaannya karena mendapat simpati dari bangsa lain, termasuk rakyat Amerika Sendiri.
Terlalu “naif” menganggap penarikan tentara Israel dari Gaza sebagai kemenangan bangsa Palestina, sebab itu sesuatu yang”semu” dan justru menguntungkan Israel. Adalah  menjadi tanggung jawab dan  tugas Amerika dan kawan-kawannya, terutama Inggris, untuk menggiring kembali Israel kewilayah yang pertama kali “diberikan” pada Israel, sebab untuk “melenyapkan”  Negara Israel ibaratnya “melenyapkan” lokasi pelacuran dan dapat berakibat “menyebarnya” aid.
“Pemberian” lokasi Israel di sebagian bumi Plestina  disebabkan bangsa Eropa “kuwalahan” terhadap penyebaran Yahudi yang selalu membawa masalah. Jerman dengan Nazi dibawah pimpinan Hitler berusaha menumpas lan melenyapkan bangsa Yahudi. Kenyataannya tak diizinkan oleh Tuhan YME. dengan bukti tetap exis nya bangsa Yahudi hingga saat ini. Ini bukan berarti Tuhan YME memihak Yahudi, melainkan Dia telah membekali setiap ciptaannya untuk “mempertahankan” keberadaannya.Seekor cacing saja kalau terinjak berusaha mempertahankan diri.
B.H.Obama pernah tinggal di Indonesia dan memilki ayah tiri seorang Indonesia, jadi dia memiliki secuwil kenangan tentang masyarakat Indonesia. Soal bagaimana “hubungan” bathin itu tergantuntung dari dua belah fihak, bagaimana hubungan  dia dengan ayah tirinya dan lingkungannya saat itu, jika ayah tirinya itu memperlakukannya dengan baik, demikian juga lingkungannya di Indonesia tak membedakan ras dan keyakinan maka dia akan membawa kenangan manis, namun jika saat itu dia mendapatkan perlakuan diskriminatif niscaya akan meninggalkan kessan buruk baginya. Namun itu masih tergantung dari pribadi yang mengalaminya, jika dfia seorang yang baik dia akan memaafkan perlakuan jelek yang pernah diterimanya, sebaliknya jika dia dekil, betapapun diperlakukan dengan baik dia pasti tak peduli lagi dengan perlakuan baik itu.
Saya rasa beaya pelantikan itu tak berlebihan mengingat saat ini Amerika menjadi negara superpower yang banyak kawan dan lawan. Keselamatan seorang Kepala Negara membutuhkan biaya besar, misalnya sedan tahan peluru yang tak hanya dibutuhkan saat pelantikan melainkan untuk kebutuhan jangka panjang. Pengunjung yang sangat banyak dan sebagian besar orang-orang penting juga membutuhkan pengamanan extra ketat.Mereka pasti mengambil hikmah dari kejadian sebelumnya, misalnya pelemparan sepatu yang dialami Bush dan pembunuhan mantan presiden Kennedy.
Tanpa mengurangi “kehebatan” B.H. Obama menurut saya  perdamaian dunia (khususnya di Timur Tengah) hanya dapat tercapai jika manusia memilih prisisp hidup sithik edingdan menghindari pilihan yang sangat mengerikan yaitu ti ji ti beh. Untuk itu saya berharap setiap pimpinan negara di dunia “mendukung” setiap langkah kearah hidup damai tidak malah menyebar kebencian yang justru akan menyengsarakan umat manusia.

245. Pertanyaan: Bagaimana tanggapan anda tentang sindiran capres Megawati terhadap pemerintahan saat ini yang “dikatakan sebagai main Yoyo?”
Jawaban: Sama sekali tak cocok! Coba perhatikan saat seorang anak main yoyo: pada saat turun yoyo bergerak cepat, saat akan naik bergeraknya lebih lambat, bahkan sering tak mau naik lagi. Ini sangat bertentangan dengan naik turunnya harga BBM dan Sembako kapan saja (jadi tak hanya terjadi saat ini). Waktu harga naik naiknya cepat sekali, saat turun  lamban sekali bahkan tak mau turun lagi. Akan lebih cocog dikatakan sebagai gerakan bandul pintu minimalis? Apa itu pintu minimalis? Daun pintu kamar makan rumah kami dilengkapi dengan sarana yang sangat primitip jika dibuka akan menutup sendiri akibat adanya seutas tali yang melalui sebuatu roda yang dibebani dengan sebuah bandul pemberat hingga tali itu akan menarik daun pintu kearah menutup lagi. Saat pintu dibuka dengan cepat bandul akan naik , kalau daun pintu yang terbuka dilepas maka bandul akan turun berlahan sebab bandul menimalis beratnya sangat minim agar menariknya tak terlalu berat dan gerakan daun pintu waktu  menutup kembali tak menimbulkan kejutan,celakanya sering tak mau turun lagi akibat pintu terhalang oleh kotoran dilantai  atau engselnya karatan. Kalau talinya putus bandul akan melesat turun dan  menimpa semua yang ada dibawahnya. Ini sangat sesuai dengan kondisi naik turunnya harga BBM dan sembakau, kalau kontrolnya putus harga dapat turun dengan cepat,tapi barangnya menghilang………rakyat juga yang menjadi korban. Jadi saya rasa akan lebih tepat proses naik turunnya harga BBM dan sembakau diibaratkan membuka pintu yang dilengkapi bandul minimalis ketimbang permaian yoyo. Bandul minimalis  itu “alami”, sedang bermain yoyo membutuhkan kecepatan reaksi/ ketangkasan, apalagi jika yoyonya dilempar kedepan atau bahkan keatas.

Iklan

Tentang Akung Ibnu

Kakek dengan duabelas cucu yang masih senang menulis. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat.
Pos ini dipublikasikan di Teori Minimalis. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s