Tanya Jawab Teori Minimalis (8)

246. Pertanyaaan: Bagaimana jika sebuah materi/benda memasuki ruang hampa materi? Dalam ruang hampa materi ada elementer clear wave tu tidak?
Jawaban: Setiap benda (yang bermasa) mematuhi hukum fisika. Menurut Fisika Konvensional ada beberapa fase: padat, cair dan gas yang memiliki kepadatan massa berbeda. Gas dianggap memiliki kepadatan massa paling kecil. Menurut TM yang memiliki kepadatan massa paling kecil adalah elementer clear wave. Menurut Fisika konvenional jika sebuah benda berada dalam ruangan hampa akan “menguap” menjadi gas. Saya akan bertanya: Apakah molekul, atom, atau inti atom dan electron jika berada diruang hampa materi (ruang semu) akan “menguap”menjadi bagian yang lebih sederhana, misalny quark, lepton atau guon?
Menurut TM jawabannya bukan menguap melainkan melakukan aktivitas keluar dengan maksud “menarik”  materi lain untuk “dilahap”,  sejeni “discharging”, sebab  menurut TM versi 3setiap yang bermassa memancarkan elementer clear wave. Tujuannya untuk “menggapai” body/energy disekitarnya agar dapat melakukan charging atau gradasi. Itulah sebabnya mengapa ruang semu akan menjadi ruang nyata jika dimasuki benda (materi bermassa) sebab setiap benda, termasuk elektron memancarkan elementer clear wave, namun radiusnya sangat kecil, semakin  tinggi kepadatan massanya radius pancarannya akan semakin besar.
Elementer clear wave memiliki jarak jangkau tertentu, jadi daerah yang tak terjangkau oleh elementer clear wave  sesuatu benda tak terdapat elementer clear wave, daerah ini “benar-benar” hampa materi, secara Fisika Konvenional daerah ini  tak terjangkau oleh gravitasi sesuatu benda. Dari sini maka dapat dikatakan daerah disekitar Blackhole itu tidak benar-benar hampa materi, sebab disitu terdapat elementer clear wave yang sangat kuat.
Dalam biosfera seekor singa waktu melakukan perburuan banyak menguras energy, tujuannya untuk mendapatkan energi baru, jika berhasil menangkap buruannya dia dapat melahapnya, jika kehabisan energinya dia akan mati dan justru menjadi santapan binatang lainnya atau diserap oleh tumbuh-tumbuhan. Dalam suatu perjuangan mempertahankan existensi siapa yang paling sesuai dengan kondisi saat itu akan memenangkan pertarungan itu, ini yang disebut strugle for live, berlaku untuk setiap ciptaan Tuhan YME, bukan yang kuat yang menang, melainkan siapa yang paling cocok dengan kondisi saat terjadinya pertarungan. Yang menentukan bukan sekedar kekuatan yang bertarung melainkan faktor lainnya ikut berperan. Faktor lain itu diantaranya internal energi yang tersisa, kondisi lingkungan, strategi, dan masing-masing memiliki keunggulan dan kelemahan. Inti atom jauh lebih perkasa dari electron, namun  elektron yang  bergerak dengan kecepatan sangat tinggi sanggup menghancurkan inti atom; manusia sanggup membunuh singa, tetapi “tak” berdaya menghadapi virus.247. Pertanyaan: Anda tak konsisten, dulu anda mengatakan disekitar Blackhole terdapat ruangan hampa materi, sekarang anda mengatakan disekitar blackhole terdapat elementer clear wave yang sangat kuat intensitasnya, padahal anda mengakatan elementer cleare wave adalah partikel elementer. Kacau!
Jawaban: Anda benar-benar kritis. Terima kasih atas perhatian anda terhadap TM. Saya tak bermaksud melakukan debat kusir, namun anda perlu memaklumi bahwa TM usianya masih sangat muda dan dalam taraf pertumbuhan. Pada TM v.1 dan TM v.2 belum disinggung masalah graviton. Kata ananda Sudaryanto bangsa Jawa suka berkotak-katik mathuk. Pada TM v.1 saya diperingatkan agar tak mengkotak-katik Alam Gaib. Saya kembangkan TM dengan memasukkan Sub Alam Transien dan Sub Alam Biologi. Dalam tjtm saya ditanya masalah graviton, saya lalu mengkotak-katik apa itu graviton hingga saya perkenalkan elementer clear wave.
Konsekweninya: saya harus : “mengkoreksi” anggapan saya dan merubah anggapan bahwa disekitar Blackhole terdapat “materi” yang dipancarkan oleh Blackhole dalam bentuk elementer clear wave. Memang agak kontroverial: disatu sisi Bh menyerap setiap partikel bermasa, disisi lain dia memancarkan elementer clear wave yang bermassa.
Jika graviton diketemukan maka anggapan saya yang terakhirlah yang benar, namun sebelum graviton diketemukan anggapan saya yang lama masih dapat dianggap  benar. Itulah sebabnya saya belum memposted TM veri 3.
Bagaimana menurut anda: apa itu gravitasi dan mungkinkah graviton diketemukan?

248. Pertanyaan: Jelaskan mengapa dapat terjadi: sesuatu (misalnya Bh) yang melahap setiap materi yang ada dalam jangkauan gravitasinya kok dapat memancarkan sesuatu ke-sekelilingnya?
Jawaban: Lebih mudah saya jelaskan dengan fenomena nyata. Tetangga kita ada yang melahap/mencuri kekayaan Indonesia, sementara itu mengekport keluar hasil dari barang curian itu (termasuk ke Indonesia) untuk memperoleh divisa. Bintang memiliki kemampuan untuk “melahap” energi semu dengan suhunya yang sangat tinggi, sementara itu dia memancarkan cahaya yang juga berupa energi semu agar dapat menuju ke kesimbangan prima. Bh mempunyai kemampuan melahap sesuatu yang bermasa, sementara itu dia memancarkan elementer clear wave dengan maksud untuk mendapatkan sumber energi baru. Inilah hakekat dari hukum Ekologi akibat adanya ekosystem. Setiap body membutuhkan energy untuk melakukan aktivitas. Energy itu dapat diperoleh dari luar (sekitarnya) dengan modal energy yang dimiliki bahkan jika perlu memanfaatkan sebagian dari bodynya untuk diubah menjadi energy. Setiap benda/makluk hidup agar dapat  tetap mempertahankan keberadaannya dan tumbuh membutuhkan energy. Jika tak dapat memperolehnya dari luar/sekitarnya, maka akan “mengubah” sebagian dari “tubuhnya” untuk dijadikan energy sebab setiap saat dia harus “memancarkan” energynya keluar untuk  mempertahankan keberadaannya dan untuk mendapatkan energy dari luar atau berburu energy.

249. Pertanyaan: Saya sangat bangga pada saat “menyaksikan” pernyataan bangsa asing yang “mengagumi” Bhinneka Tuanggal Ika”. Bagaimana dengan anda?
Jawaban: Bukan sekedar bangga, melainkan bersyukur saya dilahirkan sebagai bagian dari bangsa Indonesia. Nenek moyang kita pantas untuk memperoleh “pujian” dari siapa saja, namun kita harus malu, sebab bangsa kita seakan mengalami degradasi atau erosi.
Saya pernah berdiskusi dengan Bapak Janawara, seorang pakar budaya Jawa karena saya katakan kelemahan huruf Jawa ialah huruf hidup jika dipangku akan menjadi huruf mati, saya khawatir……… itu perlambang karakter orang Jawa bila disanjung/mendapat pujian akan mati konyol..
Dia bertahan bahwa filosofi aksara Jawa itu sangat tinggi dan harus dilestarikan.. Karena saya tak bergitu faham aksara Jawa, kami akhiri diskusi itu, namun ada pesan mendalam dari diskusi itu: sebagai bangsa Jawa saya harus berhati-hati dalam “menghadapi” pujian.
Dalam Fiksi Blackhole saya berobsesi suatu saat Pancasila akan di ambil sebagai filosofi dunia, bukan tanpa alasan, sebab saat inipun bangsa lain telah memanfaatkan berbagai filosofi nenek moyang kita, misalnya :a. nglurug tanpa bala, ngalahake tanpa ngasorake. Budaya luar dapat masuk ke Indonesia dengan mudah lewat “perdagangan” bebas: makanan,barang mewah, kebebasan bergaul dan lain-lain. b.wani ngalah duwur wekasane, menyusun strategi sering dianggap kalah, misalnya dalam beradu argumen, sebaliknya yang ngotot dan merasa menang justru akhirnya terseyok-seyok. , c. kalah okol,  menang akal, tanpa menggunakan diplomasi mustahil mencapai tujuan hanya berdasar kenekatan tanpa perhitungan  alias bonek.
Saya ajak anda selalu waspada dalam  menerima pujian, tanda penghargaan, uang atau apa saja dari fihak lain.

250.Pertanyaan: Saat ini paling tidak ada dua kubu: Saint dan Ilmu Penciptaan dan menurut anda “perbedaan adalah anugrah Tuhan YME yang harus disyukuri. Apa perbedaan dan persamaan kedua kubu itu dan apakah perbedaan itu perlu disyukuri?
Jawaban:
Saya akan menjawab menurut sudut pandang minimalis, bukan saint maupun religi.

Perbedaannya:

1.Saint:
a.Saint mengekploitasi Sub Alam nyata/fisika dan biologi dengan bantuan fikiran dan logika, informatika dan tehnologi untuk memberikan kenikmatan hidup sesaat bagi individu hinggga menisbikan kejidupan abadi.
b.Saint cenderung materialistis dan beranggapan alam semesta ini “muncul” dengan sendirinya tanpa ada yang menciptakan. Big Bang memang “diakui” sebagai permulaan/munculnya Alam Semesta, namun tetap saja Alam Semesta ini dianggap muncul dengan sendirinya akibat adanya hukum fisika.
c.Kebenaran hanya diukur berdasarkan hasil/bukti yang dapat diakses oleh pancaindra atau dapat diterima oleh logika/fikiran.
d.keyakinan yang tak dilandasi logika dianggap menghalangi kecerdasan manusia.

2.Ilmu Penciptaan:
a.Mengekploitasi Sub Alam Gaib untuk menyakinkan manusia adanya Alam Baka yang menjanjikan kebahagiaan abadi.
b.Keyakinan adanya dosa dapat dimanfaatkan untuk “mengatur manusia” agar perbuatan manusia selama hidup ini dapat terkendalikan hingga manusia berbeda dengan makluk hidup lainnya,misalnya hewan.
c.Tuhan YME diyakini sebagai pencipta seluruh Alam Semesta sehingga manusia harus patuh kepada setiap perintah Nya dan menjauhi larangannya atau membebaskan diri dari “penjara” duniawi.
d. Fikiran dianggap dapat menyesatkan (dark energy), kenikmatan hidup yang hanya sementara dapat menjadikan manusia lupa akan kebahagiaan hidup abadi.
Tentu saja masih banyak perbedaan lainnya.

Persamaannya:
a.Masing-masing menganggap dirinya paling benar hingga sulit untuk “mengakui” kebenaran fihak lainnya.
b.Masing-masing tak mau menelusuri secara “terperinci” bagaimana Alam Semesta ini terjadi, tak membedakan fenomena Alam Semesta yang tak mungkin diakses oleh manusia dan yang masih mungkin terakses oleh kemampuan manusia.
c.Sebenarnya kedua kubu tak menyadari bahwa Ciptaan Tuhan YME banyak yang tak diketahui oleh manusia, baik lewat fikiran, keyakinan atau pancaindra.
d.Kedua kubu adalah ciptaan Tuhan YME yang diberi kesempatan untuk “mempertahankan” keberadaannya.

Yang perlu kita syukuri ialah: keberadaan dua kubu tersebut dapat dimanfaatkan untuk saling mengisi hingga manusia dapat menjadi cerdas namun tak ta’abur/sombong.

251. Pertanyaaan: Saat ini sedang hangat dibicarakan dukun kecil Ponari dan Batu Petir yang sanggup menyembuhkan berbagai penyakit. Bagaimana pendapat anda?
Jawaban: Menurut TM ada dua fenomena: Jagad Cilik yang dapat terakses oleh kemampuan manusia dan Jagad Gede yang tak terakses oleh kemampuan manusia. Disatu sisi manusia dianugerahi fikiran yang memerlukan bukti nyata sedangkan disisi lain manusia dianugerahi keyakinan yang sanggup menerima sesuatu yang gaib yang tak dapat diterima oleh akal.
Bukti nyata berbeda dengan bukti berdasar logika. Jika batu Ponari dan Batu petir “ternyata” sanggup menyembuhkan berbagai penyakit hingga banyak orang mempercayainya, betapapun itu tak logis, maka seharusnya kita tak secara apriori  maido (tak percaya) maupun menerima/mempercayai dan gumun/heran. Akan lebih bijaksana kita “mengamankan” agar kejadian itu “bermanfaat” dan tidak sebaliknya menjadi “bencana”.
Menurut saya harus dicari suatu cara agar Ponari dan batu petir tak menjadi bencana, melainkan anugrah. Boleh dicoba:
a. Batu tersebut direndam dalam tempat air yang besar, lalu air itu dibagi-bagikan kepada yang memerlukan, sehingga tak perlu terjadi “strugle for live” bagi yang menginginkannya, yang akibatnya sangat fatal.
b.Biarkanlah yang percaya dapat “menolong” dirinya sendiri demi kesembuhan, sementara itu  ahli pengobatan modern menguak rahasia kandungan batu itu, siapa tahu terdapat unsur yang memang dapat mengurangi rasa sakit (untuk sementara), sebaliknya mereka yang menyakini kebesaran Tuhan YME meyakinkan mereka yang sembuh bahwa batu yang telah menyembuhkan itu adalah anugrah Tuhan YME hingga mereka semakin yakin akan kebesaran Nya.

252. Pertanyaan: Apa itu jenglot? Dapatkah anda menjelaskannya ?
Jawaban: Saya minta anda mengakses http://www.google.co.id. Cari: jenglot. Disitu dapat anda peroleh  keterangan tentang  jenglot. Jengklot merupakan fenomena misteri yang terjadi diIndonesia dan Maleisia,  bentuknya menyerupai “mayat” manusia yang ukurannya sangat kecil, mukanya sangat seram, rambutnya panjang.
“Katanya” semakin lama jenglot semakin kecil dan pernah diselidiki di lab sebuah perguruan tinggi terkemuka di Jogya dan terbukti jengkol memiliki DNA sangat mirip dengan manusia.Jenglot dianggap sebagai vampire karena makanannya darah. Jenglot dipercaya dapat memberikan “manfaat” bagi yang memeliharanya.
Jika itu benar, maka jenglot merupakan fenomena yang sulit dijelaskan lewat science dan pasti ditentang oleh agama. TM hanya sekedar “menerawang” fenomena berbagai sub alam sesuai dengan dimensi masing-masing.
Karena jenglot membutuhkan makanan darah (bioenergi), dan memiliki wadag maka jenglot termasuk makluk hidup yang berquanta, atau live bio body. Jika DNA nya mirib manusia, mungkin saja jenglot sejenis primata, misalnya kera/siamang. Yang perlu diselidiki, apakah jenglot termasuk live biobody atau sekedar biobody (tak bernyawa). Jika jenglot itu bernyawa pastilah melakukan aktivitas sebagai makluk hidup, misalnya bernafas,bergerak,tumbuh dan melakukan aktivitas reproduksi, sedangkan jika terbukti tidak bernyawa jenglot tak ubahnya sebagai mayat atau fosil.
Manusia memiliki akal jadi apa saja dapat dimanfaatkan oleh manusia untuk mendapatkan manfaat bagi dirinya. Jenglot dapat dimanfaatkan manusia untuk mendapatkan sesuatu misalnya uang atau  “kesaktian”.Kita tak perlu heran sebab manusia dapat memberikan energi relative kepada apa saja, misalnya uang, tempat yang dikeramatkan, seorang pemimpin yang goblog tetapi dipercaya dapat mendatangkan keuntungan. Ini sudah terbukti, ada seseorang yang “memelihara” jenglot dan memamerkan dengan memungut uang. Ternyata banyak yang ingin menyaksikan, jadi jenglot itu dapat mendatangkan keberuntungan bagi pemiliknya.
Jika jenglot itu termasuk dalam katagori fosil sebenarnya harus menjadi objek penelitian bagi kemajuan ilmu pengetahuan,  dilain fihak menjadikan kuwajiban bagi mereka yang ingin mengagungkan Tuhan YME meyakini dan meyakinkan umat Nya bahwa jenglot itu sekedar ciptaan Nya untuk memberikan kesempatan kepada manusia untuk mengungkap berbagai fenomena Alam Semesta.

253.Pertanyaan: Dalam sebuah diskusi mathematika mengenai Deret Fourier anda menyamakan sebuah informatika sebagai sebuah fungsi dan menganggap waktu sebagai sekwen/urutan. Saya ingin mendapatkan penjelasan lebih lanjut.
Jawaban: Deret Fourier dapat menguraikan sebuah fungsi yang kontinue dan memiliki nilai batas menjadi fungsi dasar, fungsi sinusoidal. Manfaatnya luar biasa, sebab manusia memerlukan pengertian dasar dalam memahami fungsi lain yang sangat kompleks. Dilain fihak manusia akan sanggup membuat  sesuatu yang teramat rumit dengan menyusunnya dari unsur dasar yang sangat sederhana (minimalis).
Sebuah informasi juga terdiri dari susunan kode-kode dasar, misalnya dalam sistem tulisan berupa huruf, pada sistem gambar terdiri dari titik dengan berbagai intensitas dan warna, dalam sistem analog terdiri dari grafik dasar, dalam digital berupa pulsa nol dan satu, dalam matematikan terdiri dari angka-angka dan operator/simbul.
Kode-kode dan fungsi dasar itu harus dikenali/difahami  oleh seseorang agar dia dapat membaca sebuah informasi. Seorang pengarang sebelum membuat karyanya harus menguasai sesuatu bahasa.
Kalau anda ingin mempelajari teori dawai maka sebelumnya anda harus memahami dimensi yang dibutuhkan dalam teori tersebut serta fungsi  mathematika yang menjadi dasar perhitungan untuk menjelaskan teori tersebut.
TM memandang waktu sebagai sekwen/urutan dari terbentuknya sebuah informasi, jika sekwen diputar balikkan maka akan hilanglah arti sebuah informasi. Contoh sederhana: kata tuhan jika dipenggal dan diputar baliknya artinya sangat berbeda. Suku kata, apalagi huruf dapat dianggap sebagai unsur dasar sedangkan waktu pengucapannya merupakan urutan. Sebuah informasi dapat direkam dan diputar ulang, artinya akan sama sepanjang unsur dasar dan urutannya sama.
Sering kali sebuah informasi dipotong, diedit dan disusun kembali dengan sekwen yang berbeda bahkan ditambah dengan unsur baru sehingga “berbeda” dengan aslinya, ini namanya manipulasi. System digital membuat orang lebih  mudah memanipulasi dari pada dalam  sitem analog.  Namun memanipulasi hanya mungkin terjadi sesudah pembuatan informasi aslinya, hukumnya: akibat selalu datang setelah sebab.
254. Pertanyaan: Jelaskan bedanya microcosmos / macro cosmos dan jagad cilik / jagad gede.
Jawaban: Jagad konotasinya adalah bumi atau earth, sedangkan   cosmos konotasinya alam. Dahulu orang mengira ciptaan Tuhan YME hanyalah jagad, kemudian akibat perkembangan kecerdasan manusia disadari bahwa bumi hanyalah bagian dari alam atau alam semesta. Saat ini saint menganggap bigbang adalah permulaa/ terjadinya Alam Semesta, sedangkan TM menyatakan bahwa bigbang adalah “kelahiran” Sub Alam Fisika.
Materialisme menganggap Alam Semesta muncul begitu saja tanpa permulaan/ asal dan akhir.Dikoreksi dengan bukti-bukti adanya bigbang, namun manusia (saint) masih meragukan adanya penciptaan yang yang dilakukan oleh Tuhan YME. Bigbang diperkirakan sekedar perubahan dari nothing menjadi something, tanpa diciptakan,dan dianggap sebagai konsekwensi kepatuhan terhadap hukum fisika. Difihak lain itu dianggap bukti adanya penciptaan.
TM berusaha mengkritisi dua kubu yang bertolak belakang itu, karena tak mungkin dikompromikan, karena TM meyakini bahwa perbedaan adalah karunia Tuhan YME yang harus disyukuri karena dapat saling mengisi, membiarkan yang berbeda tetap berbeda sebab akan disatukan oleh persamaan yang ada. Persamaan itu ialah mengakui bahwa Universe memiliki awal dan tak statis, selalu berubah atau dikuasai dimensi waktu.
TM membedakan dua fenomena yang berlaku di Universwe yang dapat dimanfaatkan untuk menjelaskan “perbedaan” itu. Bagi yang meyakini bahwa sesuatu pasti ada yang menciptakan dapat menggunakan fenomena Jagad Gede yang  tak terjangkau oleh kemampuan manusia. Berbagai teori penciptaan menjelaskan apa itu penciptaan hingga orang tak perlu “berfikir” melainkan meyakini. Bagi yang “menolak” adanya proses penciptaan dapat menggunakan fenomena Jagad Cilik karena masih dapat ditelusuri sebab dan akibat, segala sesuatu tak segera diyakini harus difikirkan dan dicari bukti-buktinya.
Istilah Jagad Cilik  berkonotasi  sekedar bumi tempat manusia berada, sedangkan Jagad Gede  berkonotasi dengan Alam Semesta.
Micro Cosmos adalah bagian kecil dari Macro Cosmos. Manusia, molekul, atom dapat dianggap sebagai bagian dari Micro Cosmos sedangkan Bumi, Matahari, Ruang Angkasa adalah bagian dari Macro Cosmos.
Dalam Fisika:  microcosmos dijelaskan dengan mekanika kwantum sedangkan macrocosmos dijelaskan dengan teori relativitas. Sedang dilakukan usaha untuk menyatukannya menjadi satu teori yang dapat menjelaskan keduanya, yang disebut sebagai theory of Every thing.

255. Pertanyaan: Saat ini manusia telah membuat terowongan raksaksa di Eropa dan Amerika untuk “membuktikan” teori bigbang. Akan berhasilkah percobaan itu? Bagaimana tanggapan anda tentang percobaan itu?
Jawaban: Semoga percobaan itu berhasil karena sangat besar manfaatnya bagi kemajuan ilmu pengetahuan. Jika benar titik dgn masssa yang teramat kecil (partikel Heliyum)  dapat menjadi “benda” dengan massa sangat besar karena diputar dengan kecepatan mendekati cahaya maka a. terbuktilah teori relativitas Einstein (yang sebenarnya telah terbukti dengan diciptakannya bom hidrogen dan reaksi inti.)  b. dapat dikumpulkan data-data sebagai “tiruan” fenomena bigbang. c, dapat “diciptakan” sejenis Blackhole, yaitu materi dengan kepadatan massa sangat tinggi hingga dapat dimanfaatkan untuk menyelidiki fenomena gravitasi dan untuk menemukan graviton dan masih banyak lagi yang mungkin tak pernah diperkirakan sebelumnya.
Penjelasan saya ini sekedar memberikan informasi bahwa percobaan itu sangat penting sehingga dipertaruhkan sesuatu yang sangat mahal, yaitu  kiamat bumi atau kerusakan lingkungan.

256. Pertanyaan:Membaca TM yang menyatakan bahwa graviton merupakan media transisi keluar dari keseimbangan prima, saya ingin bertanya: Apakah setiap benda/materi  bermasa suatu ketika akan menjadi tak bermassa akibat selalu memancarkan elementer clear wave yang dan  jika bertemu menjadi graviton yang segera pecah menjadi pra clear body dan pra cler wave?
Jawaban: Identik dengan bintang yang memancarkan cahaya suatu ketika akan kehabisan cahayanya dan menjadi sebuah planit. Sebuah benda akan berhenti memancarkan elementer clear wavenya karena kwantanya menjadi bulat, lalu benda itu akan menjadi rapuh/tak stabil.Yang harus diingat setiap body dapat melakukan gradasi dan degradasi, charging dan discharging. Benda yang kehilangan internal energinya akan rapuh, maka akan melakukan degradasi, memecah sebagian dari body menjadi energy, jika ini dilakukan terus menerus dan tak dapat “melahap” energi dari luar, maka benda itu akan mukswa (berubah menjadi body semu atau energy semu.

257.Pertanyaan: Apakah anda mengikuti siaran di TV terakhir saat polisi “menghalau” para “pasien” Ponari agar pergi dari tempat praktek “dukun” cilik itu? Pagaimana tanggapan anda?

Jawaban: Ya, kebetulan saya menyaksikan. Saya sangat terharu, walau saya sering menyaksikan kejadian yang hampir serupa, misalnya pengusiran pedagang kaki lima.Saya dapat memaklumi betapa sulit kedudukan aparat, disatu sisi mereka menjalankan tugas disisi lain mereka dianugrahi hati nurani. Tetapi jika menggunakan filosofi “tepo seliro” yang artinya betapa “pahitnya” jika petugas itu diperlakukan sebagai yang dilakukannya terhadap mereka yang mencari kesembuhan, maka mereka pasti berusaha menggunakan cara-cara yang berbeda dengan saat menghadapi mereka yang jelas melanggar hukum.
Mencari kesembuhan merupakan hak setiap orang yang sedang menderita sakit, itu berlaku untuk mereka yang sedang bergelimangan harta atau yang tak punya apa-apa. Saat ini zamannya serba instant, segera memetik hasilnya, sehingga walaupun tersedia upaya lain yang lebih rasional , secara medis, psychologis, dan religius, namun membutuhkan waktu, tak dapat segera dirasa hasilnya. Jika ada yang sanggup “menghilangkan” rasa sakit untuk sementara saja  orang akan berduyun-duyun datang. Yang perlu diwaspadai adalah penyalah gunaan “penyembuhan” untuk menipu/merugikan orang lain, tak hanya yang dilakukan dukun, orang pinter, bahkan yang “memanfaatkan” agama atau ilmu kedokteran.
Saya ingin bertanya kepada kak Seto yang ingin melindungi hak anak: Apakah kak Seto juga berusaha melindungi hak anak yang bergelimangan duit (misalnya artis-artis cilik) yang sering mbolos untuk melakukan kegiatan diluar sekolah? Saya akan bertanya pada agamawan yang menyatakan “Ponari” sebagai agen setan : Apakah beliau juga melarang orang-orang yang memanfaatkan “ayat suci yang teramat dimuliakan” untuk praktek sejenis perdukunan? Saya juga akan bertanya kepada para pasien Ponari dan mengharap kejujuran untuk menjawabnya: Apakah kalian  merasa tertipu?  Saya akan bertanya kepada Ponari: Bersediakah dikau  menyerahkan batu petir mu  kepada laboratorium untuk diselidiki “misteri” yang terkandung didalamnya  sementara dia dapat bersekolah dengan tenang. Saya juga bertanya kepada para ahli: “Sanggupkah paduka menyingkap misteri batu ajaib itu dan secara jujur mengakui bahwa
ilmu pengetahuan paduka terbatas dalam fenomena Jagad Cilik dan tak sanggup mengungkap Fenomena Jagad Gede? Marilah kita syukuri perbedaan sebagai anugrah Nya dan bukan sebaliknya menjadi pangkal sengketa

258. Pertanyaan: Bagaimana pendapat anda tentang keanehan pohon beringin yang dapat “mengeluarkan air” dari batangnya dan cepat-cepat ditebang oleh pemiliknya agar tak mengakibatkan kemusrikan bagi yang menyaksikan keanehan itu?
Jawaban:  Pemilik itu mungkin bertindak atas kemauannya sendiri, namun mungkin karena “tekanan” dari “lingkungan ” yang  mengatas namakan rakyat bahkan mengatas namakan tuhan.
Kasus ini perlu diusut, sebab jika penebangan pohon “ajaib” itu atas kemauan pemilik pohon, maka tak ada yang dapat dipersalahkan, namun jika itu merupakan “paksaan” dari fihak lain/penguasa, apalagi berupa teror, maka  sangat memprehatinkan sebab semakin lama negeri/bangsa ini semakin “semrawut”, banyak orang yang “merasa kuat” berlaku adigang-adigung, memaksakan kehendaknya pada yang lemah, sebaliknya yang lemah tak sabar menanti “gilirannya” untuk menjadi kuat  dan menempuh jalan putus asa dan memilih  “mati dari pada sengsara” Itu mengingkari “kodrad” bahwa setiap ciptaan Nya seharusnya mempertahankan eksistensinya bukan “menghancurkan” dirinya apalagi  dengan  “mengajak”/memaksa mereka yang tak tahu apa-apa/tak berdosa (innocent) untuk ikut jadi korban kemarahan/ keputus asaannya.

259. Pertanyaan: Andaikata anda mendapatkan “keajaiban”, misalkan tanpa sengaja anda mengetikkan formula Super Natural Modern, lalu dilarang oleh penguasa atau kelompok tertentu untuk tak mempublikasikan atau “mempengaruhi” orang lain/masyarakat apa yang anda lakukan?
Jawaban: Saya tak mau konyol melawan kekuatan yang jelas tak sebanding dengan kemampuan saya. Itulah sebabnya saya menggunaan “kendaraan”  informasdi dan bukan ilmu pengetahuan atau keyakinan/religi. Saat ini setiap orang berhak memberikan informasi, sebaliknya bagi yang menerima informasi berkewajiban untuk memilih informasi yang dibutuhkan dan membuang yang tak diperlukan.
Andaikata pohon ajaib itu milik saya, maka saya akan memanfaatkan keajaiban itu untuk kepentingan saya tanpa merugikan fihak lain atau lingkungan. Saya akan “mengamankan” karunia Tuhan YME itu agar tak dirampas / ditebang oleh orang lain. Bagi saya (orang lain boleh berbeda), semua yang terjadi (termasuk keajaiban) pasti diizinkan oleh Tuhan YME. Dalam pengalaman hidup saya hampir tiga perempat abad saya menjumpai hal-hal yang dapat dinalar, namun banyak yang tak masuk nalar atau irrasionil. Saint berusaha untuk memanfaatkan nalar, sebaliknya keyakinan tak usah dinalar. Kenyataannya keduanya  disatu sisi saling berbenturan disisi lain dimanfaatkan  untuk bersama-sama menindas yang tak dapat dinalar dan melanggar keyakinan yang telah baku.
Keajaiban dipandang oleh nalar dan keyakinan sebagai musuh yang harus dihabisi, karena keajaiban itu diluar nalar dan keyakinan.
Pepatah Jawa mengatakan: Aja gumunan lan gampang percaya,ning ya aja gampang maido utawa “nggeguyu” sing ora lucu mung merga  aneh. (Jangan mudah heran dan cepat percaya, sebaliknya jangan mudah mentertawakan sesuatu yang taklucu karena ajaib/aneh.)
Saya yakin Tuhan YME dapat memberikan kesempatan kepada siapa saja bahkan apa saja untuk melakukan hal yang ajaib. Seekor kucing yang melintas dijalan raya dapat menjadikan bencana, disisi lain saya pernah dicaci maki oleh awak pesawat Herkules di La, gara-gara ketika pesawat akan lepas landas saya nekat turun karena map saya tertinggal diruang tunggu, hingga keberangkatan pesawat raksaksa itu tertunda Tiba-tiba mereka berbalik gara-gara “keajaiban” itu Hercules tak mengalami musibah gara-gara kekosongan udara secara tiba-tiba. Saya dan kucing itu bukan sesuatu yang ajaib, namun :kejadian itulah yang membawa keajaiban.
Dalam TM dibedakan antara Fenomena Jagad Cilik yang dapat ditelusuri oleh akal/dan keyakinan manusia dan Fenomena Jagad Gede yang tak mungkin diakses oleh kemampuan manusia.
Setiap fenomena seharusnya dianalisa dulu sebagai fenomena Jagad Cilik, baru jika terbukti telah mentog, barulah kita serahkan sepenuhnya kepada Nya, dengan demikian menjadikan manusia menjadi cerdas namun tidak takabur.
Kejadian timbulnya air dari pohon atau bebatuan sebenarnya dapat dianalisa lewat fenomena Jagad Cilik, sebagai halnya mata air yang timbul diatas bebatuan atau oase dipadang pasir. Rakyat harus dijadikan cerdas agar dapat menerima fenomena itu secara ilmiah, bukan malah ditenggelamkan dalam kemusrikan.
Saat ini banyak kejadian ajaib: misalnya : Bartu Ajaib Ponari, manusia akar, pohon ajaib, lumpur Lapindo, Panas bumi yang tiba-tiba timbul dilantai sebuah rumah, fenomena kesurupan dll. Semua itu “aneh” namun nyata, Semua itu merupakan anugrah Nya untuk dipelajari, bukan untuk “ditumpas” atau dipandang sebagai musrik.
Mensitir anjuran Bapak Siswono, pemimpin yang  cerdas harus mensiasati hidup  agar bangsa ini dapat memanfaatkan setiap karunia Nya dan tak “menyerahkannya” kepada bangsa asing. Janganlah para pemimpin meliciki rakya hingga rakyat menjadi bodoh melainkan membuat rakyat menjadi cerdas dan tak diperbodoh oleh bangsa dan peradaban bangsa lain.

260. Pertanyaan: Hari ini saya menyaksikan di RCTI anak perempuan yang mukanya sangat mirip dengan kera, namun  perilakunya normal sebagai anak perempuan biasa. Dapatkah Teori Minimalis menjelaskan fenomena itu?
Jawaban: Manusia termasuk  live biobody terjadi dari penyatuan unsur xyz, dimana secara mathematika minimalis dijelaskan dengan formula/ persamaan E=-x + y dan z#-x +y. Persamaan pertama berkaitan dengan energy  yang dapat dimanfaatkan untuk menjelaskan segala sesuatu yang dapat terjangkau oleh kemampuan manusia (feeling, akal dan pancaindra) sedangkan yang kedua diluar energy yang tak mungkin terakses oleh kemampuan manusia, misalnya nyawa   (Soul), dan nothing.
Sebenarnya banyak yang ujudnya (quantanya) manusia tetapi isinya (spiritnya) bukan manusia, misalnya koruptor, iblis, monster dan sebagainya karena saat ini “difinisi” manusia cenderung diukur dari ujudnya, sesuatu yang dapat terakses oleh pancaindra. Itulah sebabnya dirasa sangat aneh jika ujudnya kera isinya manusia. Akan lebih mengherankan jika ternyata DNA nya kera, tetapi memiliki kemampuan sebagai manusia.
TM mengajarkan: Aja gumunan lan gampang percaya,ning aja gampang maido lan nggeguyu sing ora lucu. Saat ini ilmu kedokteran sudah maju sehingga untuk merubah ujud jauh lebih mudah dari pada merombak isi. TM tak dapat menjelaskan faktor z, namun TM Plus memanfaatkan z sebagai pembeda antara yang hidup dan tak lagi hidup (misalnya fosil), sebab z itu invalid, tak mungkin terakses oleh kemampuan manusia.

261.Pertanyaan: Menurut TM yang ada di alam abadi itu soul dan nothing. Apakah disitu tak ada Tuhan Yang Maha Esa? Apakah di Universe tak ada soul dan nothing?
Jawaban: Tuhan YME itu bukan bagian atau penghuni Universe maupun Alam Abadi melainkan semuanya (Universe maupun Alam Abadi) berada dalam genggaman Nya.
Pada saat diciptakannya Universe seluruh nothing telah berubah menjadi unsur semu, tetapi soul tetap tak mengalami perubahan sebab soul bukan nothing maupun energi. Ingat 0#00 diubah jadi #0#00, 00#0 diubah jadi #00#0 sedangkan #0#0#0 invalid tetap berupa #0#0#0 invalid.
262. Pertanyaan: Apa bedanya metafisika dan supernatural? Apa yang dimaksud paralogika, paranormal, penyihir, pesulap?
Jawaban: Saya akan menjelaskan menurut TM. Metafisika Ilmu yang mempelajari kecerdasan manusia karena memiliki kemampuan mengakses dark energy atau energi metafisik yang valid, memenuhi formula Super Natural Modern. Supernatural adalah kemampuan manusia untuk mengakses energi semu, baik bright energy yang valid, dark energy yang  valid maupun trans energy yang valid. Yang tak valid atau invalid tak mungkin terakses oleh kemampuan manusia.  Kemampuan ini berkat manusia dikaruniai feeling, thingking disamping pancaindra.  Pancaindra hanya mungkin mengakses clear energy dalam jangkauan yang sangat terbatas namun dapat dibantu dengan alat-alat fisik berkat bantuan kemampuan supernatural manusia untuk menciptakan alat-alat bantu fisik.  Paralogika atau logika bawah sadar ialah kemampuan manusia untuk mengakses  energy transien yang merupakan keseimbangan antara bright energy yang irrational dan dark energy yang rational. Logika hanya mampu mengakses dark energy yang rational dan sulit untuk mengakses yang irrational (gaib). Paranormal dapat memanfaatkan energy rational maupun irrational. Penyihir
sanggup memanfaatkan bright energy dan trans energy, namun tak memiliki kemampuan berfikir yang cerdas hingga tak dapat menciptakan alat bantu fisik yang rationil, yang diciptakan adalah alat bantu fisik yang irrational. Pesulap memiliki kemampuan memanipulasi energy nyata untuk mengelabui pancaindra.

263. Pertanyaan: Apakah apakah paralogika itu bermanfaat? Saat ini paranormal dianggap sesat dan tak rational hingga dipandang sebagai ilmu hitam. Bagaimana pendapat anda?
Jawaban. Itu dari sudut agama/keyakinan yang irrational dan saint yang rational. TM menjelaskan yang rationil,irrationil dan yang nyata, namun yang valid, memenuhi FSM.Menurut TM tak ada ilmu putih atau hitam, tergantung dari pemanfaatannya. Jika digunakan untuk kebaikan ( tidak merugikan diri sendiri atau lingkungan), dapat dipandang sebagai sarana kebaikan sedangkan jika digunakan untuk merugikan diri sendiri atau lingkungan walau itu mengatas namakan suatu keyakinan atau ilmu pengetahuan dapat dianggap sebagai sumber kejahatan. Yang sesat itu yang merugikan diri sendiri dan lingkungan!
Paralogika atau logika bawah sadar dapat dimanfaatkan oleh berbagai kebutuhan, yang saat ini sedang dikembangkan ialah intuisi yang menggabungkan antara yang rasional dan yang irrational. Jika mau jujur psychologi juga memanfaatkan kemampuan paralogika disamping feeling ,thinking dan indra. Informasi dapat diseleksi kebenarannya dengan memanfaatkan paralogika, pertimbangan atas dasar logika dan feeling. Nenekmoyang kita memiliki para logika yang sangat tinggi, namun akibat terdesak oleh logika dan keyakinan saat ini para logika dianggap sebagai sekedar lelucon.

264 Pertanyaan: Setelah mengikuti tulisan-tulisan anda saya berkesimpulan: Anda bukan seorang ilmuwan, melainkan penganut faham teori penciptaan. Anda sangat ketinggalan ilmu pengetahuan dan jelas seorang Newtonian dan terbelenggu dalam teori Fisika Konvensional ibarat katak dalam tempurung. Dilihat dari  sudut pandang religi anda juga tak mengerti apa itu religi dan pernyataan anda bahwa Tuhan YME tak ada di Alam Semesta apalagi di Alam Abadi sangat bertentangan dengan religi, lalu dimana Dia, Jika tak dapat menjawab  keberadaan Nya berarti anda seorang Atheis.
Jawaban: Terima kasih atas kritik anda! Saya minta maaf jika telah “melukai” hati anda dan fihak-fihak lain yang merasa dirugikan dengan tulisan-tulisan saya. Sesuai dengan keyakinan saya: kebijaksanaan minimalis, untuk tidak merugikan diri sendiri dan lingkungan maka saya akan mengintrospeksi diri dan mencari dimanakah sesuatu yang merugikan lingkungan itu, sebab jelas kalau saya tak mungkin bermaksud merugikan diri sendiri.
Yang perlu saya sanggah ialah tuduhan bahwa saya seorang Atheis. Saya memang tak menganut satu diantara agama yang tersedia/diakui di Indonesia ini, tetapi saya menyakini keberadaan dan keagungan Nya lewat falsafah bangsa saya, yaitu ke Ke-Tuhan-an Yang Maha Esa. Banyak cara untuk mengagungkan Nya, diantaranya dengan perbuatan. Tuduhan bahwa saya bukan ilmuwan melainkan penganut faham penciptaan itu saya akui sepenuhnya, oleh karena itu saya mengingatkan bahaya materialisme yang jelas  menisbikan keberadaan dan kebesaran Nya. Tuduhan bahwa saya seorang Newtonian saya akui, namun saya tak menyanggah teori relativitas, namun sekedar mengkritisinya.
Mungkin saya ibarat katak dalam tempurung, namun mungkin juga anda yang ibarat katak dalam tempurung, silakan pembaca menilainya. Masalah jawaban  dimana Tuhan YME berada itu diluar kemampuan saya karena saya anggap invalid, tak terjangkau oleh kemampuan manusia. Itu bukan berarti Dia tak ada, sebab saya mengasumsikan semua ada dalam genggamban Nya. Apakah anda tak sependapat dengan keyakinan saya ini?

265. Pertanyaan: Anda pernah membandingkan manusia dengan sebuah komputer, komputer itu tak ada manfaatnya tanpa pengguna. Lalu siapa yang menggunakan manusia? Apakah Tuhan YME atau setan?
Jawaban: Saya tak membandingkan komputer dengan manusia melainkan memanfaatkan komputer untuk “menjelaskan” manusia yang teramat rumit dengan perangkat yang mudah dimengerti oleh manusia/peradaban saat ini.. Komputer itu sekedar ciptaan/rekayasa manusia, sedangkan manusia itu ciptaan Tuhan YME. Manusia jauh lebih rumit dari sekedar komputer, perkembangannya  komputer sangat cepat hingga dapat dimasukkan dalam proses revolusi, sedangkan manusia mengalami proses yang sangat panjang melalui evolusi.
Jangan bandingkan Tuhan YME dengan setan, yang sebanding dan  tak berlebihan jika setan disetarakan dengan soul (nyawa) atau spirit.
User yang dapat memanfatkan biobody adalah soul, atau spirit (termasuk setan). Jika komputer tak berguna lagi akan merupakan sampah yang sulit didaur ulang, maka tak demikian dengan biobody (bangkai) Sedemikian sempurna rencana Tuhan YME dalam menciptakan segalanya, tak gegabah sebagai yang dilakukan oleh manusia. Manusia seharusnya memikirkan sebab dan akibat dalam setiap perbuatannya.
Tuhan YME memberikan kesempatan mencari hubungan sebab dan akibat kepada manusia melalui Fenomena Jagad Cilik hingga saya berani “mengkotak-katik”, bukan hanya  fenomena sesudah bigbang saja, melainkan fenomena sebelum bigbang yang masih memenuhi FSM juga saya kotak-katik, sedangkan  Fenomrna Jagad Gede sepenuhnya hak mutlak Nya ,akan sia-sia mengungkap Fenomena Jagad Gede, baik sesudah maupun sebelum bigbang. Bagi saya bigbang bukan batas antara yang valid dan invalid, melainkian FSM..

266. Pertanyaan: Dapatkah Spirit memanfaatkan/mengganggu komputer? Apakah virus yang menyerang sebuah komputer termasuk spirit?
Jawaban: Spirit itu hanya memiliki energi semu (trans energy), agar dapat memanfaatkan/mengganggu  komputer spirit memerlukan biobody yang berupa manusia. Manusia yang jahil dan menciptakan viruslah yang diperbudak  spirit jahat untuk “memanfaatkan dan mengganggu komputer”. Spirit yang baik membantu manusia untuk menciptakan program yang bermanfaat.
Namun memang ada kemungkinan spirit menggunakan clear body dan clear energi untuk mempengaruhi kerja sebuah komputer, misalnya suhu dan tegangan listrik, kelembaban dll yang ada disekitar komputer.
Spirit juga dapat mempengaruhi kerja hardware maupun software secara langsung karena komputer termasuk dalam magig body. Hal ini akan lebih terasa jika kita melakukan koneksi/hubungan jarak jauh denggunakan sarana simetrical transwave, sebab  keduanya (spirit dan gelombang electro magnetik) adalah fenomena transien yang dapat saling berenteferensi.
Suatu saat manusia akan sanggup “mendeteksi” spirit dengan “sejenis” komputer yang memiliki clock sangat tinggi. Inilah suatu harapan bagi manusia untuk memanfaatkan energi semu!.

ibnusomowiyono
ibnusomowiyono wrote on May 23, ’09
Teori evolusi Darwin ditentang oleh agama. terutama agama Islam sehingga Harun Yahya berusaha untuk meruntuhkan teori ini dengan membuktikannya secara “ilmiah” Dilain fihak psychologi Sigmund Freud “aman-man saja”, padahal Sigmud Freud mengatakan manusia hanya memiliki hazrad atau nafsu, untung agama menjanjikan kebahagiaan abadi sehingga manusia takut pada dosa yang berakibat fatal bagi kehidupan abadi.
Andaikata manusia tak lagi takut pada dosa, maka manusia tak ada ubahnya sebagai binatang. Jika teori Darwin dianggap menyinggung martabat manusia, Sigmun Freud justru dianggap petunjuk agar manusia tetap takut pada dosa, hingga tak dapat disamakan dengan hewan.
Lalu apa yang dimaksud hazrad atau nafsu? Nafsu selalu dikonotasikan dengan sesuatu yang buruk yang berakibat kesengsaraan. Dalam kenyataan nafsu itu diperlukan, kalau nggak ada nafsu birahi lelaki dan perempuan tak akan melakukan hubungan sex, akibatnya jenis manusia akan punah. Fikiran yang mendorong manusia untuk melakukan sesuatu yang menguntungkan dirinya juga didorong oleh nafsu. Kalsu tak memiliki nafsu makan, itu artinya tak lagi punya nafsu untuk tetap hidup. Yang harus diwaspadai ialah jika nafsu telah membelenggu dan memperbudak manusia sehingga manusia tak takut kepada apa dan siapa saja termasuk tak takut pada akibat dosa. Bagaimana upaya untuk “mengendalikan” nafsu? Baik hati nurani dan fikiran merupakan mekanisme untuk mengendalikan nafsu. Max Freud dalam fiksi Blackhole mengajarkan Psychologi Minimalis yang menyatakan bahwa membiasaakan diri berkeyakinan dan berfikiran untuk tidak merugikan diri sendiri dan lingkungan akan menyebabkan manusia tanpa sadar melakukannya sesuatu yang bermanfaat untuk diwariskan kepada generasi berikutnya, bukan karena takut sangsi hukum yang diciptakan manusia maupun.akibat dosa.

ibnusomowiyono
ibnusomowiyono wrote on May 23, ’09
Trima kasih atas koreksi anda. Menurut Prof Damarjati S. sebenarnya tak ada terang dan gelap, adanya terang dan gelap hanyalah persepsi manusia. Dalam ilmu pengetahuan: yang dikenal adalah arus listrik, yang mengalir lewat penghantar, padahal kenyataannya yang mengalir itu electron. Ini namanya salah kaprah. Jayaprana, memperkenalkan teori salah kaprah, misalnya nggodog wedang……………………….. juga mengkritisi istilah: kembali ke- sisi Tuhan YME yang terkesan selama hidup manusia telah “keluar dari sisi Nya”, dan terkesan Tuhan YME dipersonifikasikan sebagi sesuatu yang memiliki batas, padahal yang benar semua berada dalam genggaman Nya karena Dia tak memiliki batas………… Dia Maha Besar, tiada terbatas keagungan dan kekuasaa Nya Lain saya lain Jayaprana: menurut saya hasil pemikiran dapat dikritis dan dibuktikan secara impiris, namun keyakinan tak perlu dibuktikan tinggal dilaksanakan. Penyelewengan suatu keyakinan untuk mencapai kekuasaan adalah wajar, sebab kekuasaan dapat menjadikan yang salah menjadi benar.
Saya menganut ilmu kotak-katik, namun sering dianggap tak mathuk, malah mungkin bertentangan dengan kenyataan yang kini sedang berlaku.
Mengapa saya menamakan dark energi sebagai energi fikiran? Ini erat kaitannya dengan latar belakang pendidikan saya dalam bidang ilmu nyata (bukan ilmu semu), yang menyatakan komposisi universe saat ini adalah dark energi mendominasi universe edan merupakan 70 % dari isi universe. Jadi bertolak dari asumsi ilmu pengetahuan saat ini saya menganggap dark energi sebagai energi fikiran, sedang energi keyakinan/gaib tak terjangkau oleh fikiran saya.
Maafkan jika saya “berkeberatan” untuk menamakan dark energi sebagai energi gaib, sebab konsekwensinya sangat berat, diantaranya bertentangan dengan istilah pengetahuan dan akan menuai protes dari mereka yang meyakini bahwa keyakinan/agama adalah cahaya yang memberikan bimbingan untuk mencapai kebahagiaan abadi dan fikiran hanya memberikan kenikmatan hidup sesaat, walau dapat berkesinambungan.
Biarkan yang berbeda tetap berbeda, kata orang barat : what is in the name, sebaliknya orang timur,khususnya Jawa: nama memiliki makna yang sangat penting.
Fikiran yang rational dan bathin yang irrational sama pentingnya namun sulit dipertemukan, malah menurut TM jika keduanya bersatu dalam kesimbangan prima malah kehilangan maknanya, karena menjadi sekedar quanta/materi, karena pada saat x dan y benar-benar sama timbulah E=-x + y = 0 yang tak lain adalah sekedar materi yang nyata.

sudarjanto
sudarjanto wrote on May 23, ’09
Tuhan sebenarnya memerintahkan manusia untuk berfikir,dalam banyak ayat ayat Al Quran menantang manusia untuk berfikir,bahkan mencela manusia yang tidak berfikir,jadi kalau berfikir dianggap (Dark Energi) menyesatkan ini adalah kesalahan ulama terdahulu yang dengan ambisi politiknya mmengeluarkan dogma dogma yang melarang umatnya untuk berfikir agar bisa tunduk dan diatur oleh penguasa,Pikiran menurut saya adalah bright energy sedangkan nafsu adalah dark energy.
Marilah kita kembali pada jaman sebelum tahun 1000 masehi,umat Islam menjadi pelopor pengetahuan karena kebebasan berfikir yang diberikan Allah adalah tidak terbatas,hanya satu yang dilarang yaitu memikirkan zatnya
Namun sesudah dibukukannya Hadis (yang sebenarnya telah dilarang oleh Nabi Muhammad sewaktu masih hidup) maka Islam mengalami kemunduran karena para ulama mulai menduakan aturan AlQuran dan Hadis jadi dasar Hukum,dan para ulama sibuk dengan mencari dan mempelajari Hukum untuk bisa mengatur umatnya disinilah permainan politik terjadi.
Sepertinya manusia dituntun untuk menyiapkan diri dalam menghadapi kematian saja,dengan menambahkan berbagai ritual tambahan yang berlebihan tentunya dengan maksud tersembunyi yaitu agar manusia tidak sempat berfikir.
Akibatnya umat Islam menjadi mundur,hanya elite elite ulama saja yang boleh memikirkan hukum agama dan menentukan Halal dan haram suatu perbuatan.Padahal didalam Islam Tuhan tidak menghendaki adanya pengkultusan terhadap manusia walau Nabi sekalipun.
Diantara makhluk ciptaanNya mungkin hanya Manusia yang diberi kemampuan untuk berfikir,inilah kelebihan yang membedakan manusia dengan malaikat dan jin dan binatang
Jadi menurut saya kemampuan berfikir adalah suatu pancaran energi dari Allah(bright energy) sedangkah nafsu yang membawa kepada kebodohan adalah (dark energy).
Demikian pendapat saya Nuwun

ibnusomowiyono
ibnusomowiyono wrote on Mar 23, ’09
Tulisan anda amat bagus. Sebenarnya manusia jauh lebih rumit dari kompeter, namun kompter dapat dimanfaatkan untuk lebih mudah dimengerti oleh peradaban saat ini.
Komputer dapat mengakses informasi dari bagian bumi lainnya lewat modem atau router, maka manusia sanggup mengakses informasi dari luar bumi lewat sumsum tulang belakang. Menurut penyelidikan ilmiah sumsum tulang belakang sanggup “mengendalikan” organ tubuh vital yang tak secara langsung dikontrol oleg otak: misalnya : detak jantung,pernafasan,kerja kelenjar dll yang pada saat otak beristirahat tetap berjalan, Pancaindra hanya sanggup mengakses materi/energi nyata, sedangkan hati nurani dan para logika dapat mengakses energi semu. Jantung adalah bagian dari “system energy”, bagian lainnya misalnya pencernaan makanan, paru-paru,hati,limpa dll yang teramat rumit.
Sepuluh “yang” sulit dipatuhi oleh manusia dapat diringkaskan menjadi “tak merugikan diri sendiri dan lingkungan!”
Otak dapat diibaratkan CPU yang sebenarnya dapat mengolah data-data yang datang dari pancaindra, hati nurani dan para logika, namun saat ini, akibat materialisme dalam keadaan sadar otak tak dilatih untuk mengolah data dari hati nurani maupun paralogika dan lebih dominan yang masuk lewat pancaindra. Meditasi sangat bermanfaat untuk melatih otak bekerja secara seimbang, tak hanya sanggup digunakan untuk berfikir logis melainkan “mendengar” suara hati nurani dan suara bawah sadar.

tough2slf
tough2slf wrote on Mar 22, ’09
Alangkah baiknya apabila kata2 tersebut diucapkan setiap orang, karena kebanyakan apabila tidak dapat menjawab bereaksi dengan negatip seakan akan terpojok sedangkan maksud bertanya adalah untuk mendapatkan jawaban yang belum dapat saya dapatkanSayapun sangat berterimakasih apabila anda berkenan memberi komentar pembetulan atas pembahasan di http://www.tough2slf.net78.net/index.php?p=1_105_Agama danhttp://www.tough2slf.net78.net/index.php?p=1_103_Meditasi ..terimakasih sebelumnya
.

ibnusomowiyono
ibnusomowiyono wrote on Mar 22, ’09
Saya sangat menghargai mereka yang bertanya, namun saya tak berjanji untuk sanggup menjawab tiap pertanyaan yang ditujukan kepada saya. Akan lebih baik justru anda mengkritisi agar saya dapat mengoreksi kesalahan saya. Sekali lagi saya ucpkan terima kasih anda sudi membaca tulisan saya.

tough2slf
tough2slf wrote on Mar 21, ’09
Apa lagi yang dibutuhkan oleh anda yang sudah menguasai ilmu sampai tingkat guru….?
Saya malah diomelin oleh bp Sudarjanto karena bertanya terus …:(

ibnusomowiyono
ibnusomowiyono wrote on Mar 21, ’09
Saya lega ada anak muda yang memahami TM, sebab banyak dari mereka yang tak dapat menjawab pertanyaan: “Apakah itu informasi?” padahal mereka belajar dalam bidang informatika, bahkan ada yang sarjana IT. Tapi saya maklum, saat belajar fisika dan mathematika dulu saya tak tahu manfaat kedua ilmu itu, baru setelah saya “membutuhkannya” saya baru sadar manfaatnya.

tough2slf
tough2slf wrote on Mar 20, ’09

246. Pertanyaaan: Bagaimana jika sebuah materi/benda memasuki ruang hampa materi? Dalam ruang hampa materi ada elementer clear wave tu tidak?
Jawaban: Setiap benda (yang bermasa) mematuhi hukum fisika. Menurut Fisika Konvensional ada beberapa fase: padat, cair dan gas yang memiliki kepadatan massa berbeda. Gas dianggap memiliki kepadatan massa paling kecil. Menurut TM yang memiliki kepadatan massa paling kecil adalah elementer clear wave. Menurut Fisika konvenional jika sebuah benda berada dalam ruangan hampa akan “menguap” menjadi gas. Saya akan bertanya: Apakah molekul, atom, atau inti atom dan electron jika berada diruang hampa materi (ruang semu) akan “menguap”menjadi bagian yang lebih sederhana, misalny quark, lepton atau guon?
Menurut TM jawabannya bukan menguap melainkan melakukan aktivitas keluar dengan maksud “menarik”  materi lain untuk “dilahap”,  sejeni “discharging”, sebab menurut TM versi 3 setiap yang bermassa memancarkan elementer clear wave. Tujuannya untuk “menggapai” body/energy disekitarnya agar dapat melakukan charging atau gradasi. Itulah sebabnya mengapa ruang semu akan menjadi ruang nyata jika dimasuki benda (materi bermassa) sebab setiap benda, termasuk elektron memancarkan elementer clear wave, namun radiusnya sangat kecil, semakin  tinggi kepadatan massanya radius pancarannya akan semakin besar.
Elementer clear wave memiliki jarak jangkau tertentu, jadi daerah yang tak terjangkau oleh elementer clear wave  sesuatu benda tak terdapat elementer clear wave, daerah ini “benar-benar” hampa materi, secara Fisika Konvenional daerah ini  tak terjangkau oleh gravitasi sesuatu benda. Dari sini maka dapat dikatakan daerah disekitar Blackhole itu tidak benar-benar hampa materi, sebab disitu terdapat elementer clear wave yang sangat kuat.
Dalam biosfera seekor singa waktu melakukan perburuan banyak menguras energy, tujuannya untuk mendapatkan energi baru, jika berhasil menangkap buruannya dia dapat melahapnya, jika kehabisan energinya dia akan mati dan justru menjadi santapan binatang lainnya atau diserap oleh tumbuh-tumbuhan. Dalam suatu perjuangan mempertahankan existensi siapa yang paling sesuai dengan kondisi saat itu akan memenangkan pertarungan itu, ini yang disebut strugle for live, berlaku untuk setiap ciptaan Tuhan YME, bukan yang kuat yang menang, melainkan siapa yang paling cocok dengan kondisi saat terjadinya pertarungan. Yang menentukan bukan sekedar kekuatan yang bertarung melainkan faktor lainnya ikut berperan. Faktor lain itu diantaranya internal energi yang tersisa, kondisi lingkungan, strategi, dan masing-masing memiliki keunggulan dan kelemahan. Inti atom jauh lebih perkasa dari electron, namun  elektron yang  bergerak dengan kecepatan sangat tinggi sanggup menghancurkan inti atom; manusia sanggup membunuh singa, tetapi “tak” berdaya menghadapi virus.

247. Pertanyaan: Anda tak konsisten, dulu anda mengatakan disekitar Blackhole terdapat ruangan hampa materi, sekarang anda mengatakan disekitar blackhole terdapat elementer clear wave yang sangat kuat intensitasnya, padahal anda mengakatan elementer cleare wave adalah partikel elementer. Kacau!
Jawaban: Anda benar-benar kritis. Terima kasih atas perhatian anda terhadap TM. Saya tak bermaksud melakukan debat kusir, namun anda perlu memaklumi bahwa TM usianya masih sangat muda dan dalam taraf pertumbuhan. Pada TM v.1 dan TM v.2 belum disinggung masalah graviton. Kata ananda Sudaryanto bangsa Jawa suka berkotak-katik mathuk. Pada TM v.1 saya diperingatkan agar tak mengkotak-katik Alam Gaib. Saya kembangkan TM dengan memasukkan Sub Alam Transien dan Sub Alam Biologi. Dalam tjtm saya ditanya masalah graviton, saya lalu mengkotak-katik apa itu graviton hingga saya perkenalkan elementer clear wave.
Konsekweninya: saya harus : “mengkoreksi” anggapan saya dan merubah anggapan bahwa disekitar Blackhole terdapat “materi” yang dipancarkan oleh Blackhole dalam bentuk elementer clear wave. Memang agak kontroverial: disatu sisi Bh menyerap setiap partikel bermasa, disisi lain dia memancarkan elementer clear wave yang bermassa.
Jika graviton diketemukan maka anggapan saya yang terakhirlah yang benar, namun sebelum graviton diketemukan anggapan saya yang lama masih dapat dianggap  benar. Itulah sebabnya saya belum memposted TM veri 3.
Bagaimana menurut anda: apa itu gravitasi dan mungkinkah graviton diketemukan?

248. Pertanyaan: Jelaskan mengapa dapat terjadi: sesuatu (misalnya Bh) yang melahap setiap materi yang ada dalam jangkauan gravitasinya kok dapat memancarkan sesuatu ke-sekelilingnya?
Jawaban: Lebih mudah saya jelaskan dengan fenomena nyata. Tetangga kita ada yang melahap/mencuri kekayaan Indonesia, sementara itu mengekport keluar hasil dari barang curian itu (termasuk ke Indonesia) untuk memperoleh divisa. Bintang memiliki kemampuan untuk “melahap” energi semu dengan suhunya yang sangat tinggi, sementara itu dia memancarkan cahaya yang juga berupa energi semu agar dapat menuju ke kesimbangan prima. Bh mempunyai kemampuan melahap sesuatu yang bermasa, sementara itu dia memancarkan elementer clear wave dengan maksud untuk mendapatkan sumber energi baru. Inilah hakekat dari hukum Ekologi akibat adanya ekosystem. Setiap body membutuhkan energy untuk melakukan aktivitas. Energy itu dapat diperoleh dari luar (sekitarnya) dengan modal energy yang dimiliki bahkan jika perlu memanfaatkan sebagian dari bodynya untuk diubah menjadi energy. Setiap benda/makluk hidup agar dapat  tetap mempertahankan keberadaannya dan tumbuh membutuhkan energy. Jika tak dapat memperolehnya dari luar/sekitarnya, maka akan “mengubah” sebagian dari “tubuhnya” untuk dijadikan energy sebab setiap saat dia harus “memancarkan” energynya keluar untuk  mempertahankan keberadaannya dan untuk mendapatkan energy dari luar atau berburu energy.

249. Pertanyaan: Saya sangat bangga pada saat “menyaksikan” pernyataan bangsa asing yang “mengagumi” Bhinneka Tuanggal Ika”. Bagaimana dengan anda?
Jawaban: Bukan sekedar bangga, melainkan bersyukur saya dilahirkan sebagai bagian dari bangsa Indonesia. Nenek moyang kita pantas untuk memperoleh “pujian” dari siapa saja, namun kita harus malu, sebab bangsa kita seakan mengalami degradasi atau erosi.
Saya pernah berdiskusi dengan Bapak Janawara, seorang pakar budaya Jawa karena saya katakan kelemahan huruf Jawa ialah huruf hidup jika dipangku akan menjadi huruf mati, saya khawatir……… itu perlambang karakter orang Jawa bila disanjung/mendapat pujian akan mati konyol..
Dia bertahan bahwa filosofi aksara Jawa itu sangat tinggi dan harus dilestarikan.. Karena saya tak bergitu faham aksara Jawa, kami akhiri diskusi itu, namun ada pesan mendalam dari diskusi itu: sebagai bangsa Jawa saya harus berhati-hati dalam “menghadapi” pujian.
Dalam Fiksi Blackhole saya berobsesi suatu saat Pancasila akan di ambil sebagai filosofi dunia, bukan tanpa alasan, sebab saat inipun bangsa lain telah memanfaatkan berbagai filosofi nenek moyang kita, misalnya :a. nglurug tanpa bala, ngalahake tanpa ngasorake. Budaya luar dapat masuk ke Indonesia dengan mudah lewat “perdagangan” bebas: makanan,barang mewah, kebebasan bergaul dan lain-lain. b.wani ngalah duwur wekasane, menyusun strategi sering dianggap kalah, misalnya dalam beradu argumen, sebaliknya yang ngotot dan merasa menang justru akhirnya terseyok-seyok. , c. kalah okol,  menang akal, tanpa menggunakan diplomasi mustahil mencapai tujuan hanya berdasar kenekatan tanpa perhitungan  alias bonek.
Saya ajak anda selalu waspada dalam  menerima pujian, tanda penghargaan, uang atau apa saja dari fihak lain.

250.Pertanyaan: Saat ini paling tidak ada dua kubu: Saint dan Ilmu Penciptaan dan menurut anda “perbedaan adalah anugrah Tuhan YME yang harus disyukuri. Apa perbedaan dan persamaan kedua kubu itu dan apakah perbedaan itu perlu disyukuri?
Jawaban:
Saya akan menjawab menurut sudut pandang minimalis, bukan saint maupun religi.

Perbedaannya:

1.Saint:
a.Saint mengekploitasi Sub Alam nyata/fisika dan biologi dengan bantuan fikiran dan logika, informatika dan tehnologi untuk memberikan kenikmatan hidup sesaat bagi individu hinggga menisbikan kejidupan abadi.
b.Saint cenderung materialistis dan beranggapan alam semesta ini “muncul” dengan sendirinya tanpa ada yang menciptakan. Big Bang memang “diakui” sebagai permulaan/munculnya Alam Semesta, namun tetap saja Alam Semesta ini dianggap muncul dengan sendirinya akibat adanya hukum fisika.
c.Kebenaran hanya diukur berdasarkan hasil/bukti yang dapat diakses oleh pancaindra atau dapat diterima oleh logika/fikiran.
d.keyakinan yang tak dilandasi logika dianggap menghalangi kecerdasan manusia.

2.Ilmu Penciptaan:
a.Mengekploitasi Sub Alam Gaib untuk menyakinkan manusia adanya Alam Baka yang menjanjikan kebahagiaan abadi.
b.Keyakinan adanya dosa dapat dimanfaatkan untuk “mengatur manusia” agar perbuatan manusia selama hidup ini dapat terkendalikan hingga manusia berbeda dengan makluk hidup lainnya,misalnya hewan.
c.Tuhan YME diyakini sebagai pencipta seluruh Alam Semesta sehingga manusia harus patuh kepada setiap perintah Nya dan menjauhi larangannya atau membebaskan diri dari “penjara” duniawi.
d. Fikiran dianggap dapat menyesatkan (dark energy), kenikmatan hidup yang hanya sementara dapat menjadikan manusia lupa akan kebahagiaan hidup abadi.
Tentu saja masih banyak perbedaan lainnya.

Persamaannya:
a.Masing-masing menganggap dirinya paling benar hingga sulit untuk “mengakui” kebenaran fihak lainnya.
b.Masing-masing tak mau menelusuri secara “terperinci” bagaimana Alam Semesta ini terjadi, tak membedakan fenomena Alam Semesta yang tak mungkin diakses oleh manusia dan yang masih mungkin terakses oleh kemampuan manusia.
c.Sebenarnya kedua kubu tak menyadari bahwa Ciptaan Tuhan YME banyak yang tak diketahui oleh manusia, baik lewat fikiran, keyakinan atau pancaindra.
d.Kedua kubu adalah ciptaan Tuhan YME yang diberi kesempatan untuk “mempertahankan” keberadaannya.

Yang perlu kita syukuri ialah: keberadaan dua kubu tersebut dapat dimanfaatkan untuk saling mengisi hingga manusia dapat menjadi cerdas namun tak ta’abur/sombong.

251. Pertanyaaan: Saat ini sedang hangat dibicarakan dukun kecil Ponari dan Batu Petir yang sanggup menyembuhkan berbagai penyakit. Bagaimana pendapat anda?
Jawaban: Menurut TM ada dua fenomena: Jagad Cilik yang dapat terakses oleh kemampuan manusia dan Jagad Gede yang tak terakses oleh kemampuan manusia. Disatu sisi manusia dianugerahi fikiran yang memerlukan bukti nyata sedangkan disisi lain manusia dianugerahi keyakinan yang sanggup menerima sesuatu yang gaib yang tak dapat diterima oleh akal.
Bukti nyata berbeda dengan bukti berdasar logika. Jika batu Ponari dan Batu petir “ternyata” sanggup menyembuhkan berbagai penyakit hingga banyak orang mempercayainya, betapapun itu tak logis, maka seharusnya kita tak secara apriori  maido (tak percaya) maupun menerima/mempercayai dan gumun/heran. Akan lebih bijaksana kita “mengamankan” agar kejadian itu “bermanfaat” dan tidak sebaliknya menjadi “bencana”.
Menurut saya harus dicari suatu cara agar Ponari dan batu petir tak menjadi bencana, melainkan anugrah. Boleh dicoba:
a. Batu tersebut direndam dalam tempat air yang besar, lalu air itu dibagi-bagikan kepada yang memerlukan, sehingga tak perlu terjadi “strugle for live” bagi yang menginginkannya, yang akibatnya sangat fatal.
b.Biarkanlah yang percaya dapat “menolong” dirinya sendiri demi kesembuhan, sementara itu  ahli pengobatan modern menguak rahasia kandungan batu itu, siapa tahu terdapat unsur yang memang dapat mengurangi rasa sakit (untuk sementara), sebaliknya mereka yang menyakini kebesaran Tuhan YME meyakinkan mereka yang sembuh bahwa batu yang telah menyembuhkan itu adalah anugrah Tuhan YME hingga mereka semakin yakin akan kebesaran Nya.

252. Pertanyaan: Apa itu jenglot? Dapatkah anda menjelaskannya ?
Jawaban: Saya minta anda mengakses http://www.google.co.id. Cari: jenglot. Disitu dapat anda peroleh  keterangan tentang  jenglot. Jengklot merupakan fenomena misteri yang terjadi di Indonesia dan Maleisia,  bentuknya menyerupai “mayat” manusia yang ukurannya sangat kecil, mukanya sangat seram, rambutnya panjang.
“Katanya” semakin lama jenglot semakin kecil dan pernah diselidiki di lab sebuah perguruan tinggi terkemuka di Jogya dan terbukti jengkol memiliki DNA sangat mirip dengan manusia. Jenglot dianggap sebagai vampire karena makanannya darah. Jenglot dipercaya dapat memberikan “manfaat” bagi yang memeliharanya.
Jika itu benar, maka jenglot merupakan fenomena yang sulit dijelaskan lewat science dan pasti ditentang oleh agama. TM hanya sekedar “menerawang” fenomena berbagai sub alam sesuai dengan dimensi masing-masing.
Karena jenglot membutuhkan makanan darah (bioenergi), dan memiliki wadag maka jenglot termasuk makluk hidup yang berquanta, atau live bio body. Jika DNA nya mirib manusia, mungkin saja jenglot sejenis primata, misalnya kera/siamang. Yang perlu diselidiki, apakah jenglot termasuk live biobody atau sekedar biobody (tak bernyawa). Jika jenglot itu bernyawa pastilah melakukan aktivitas sebagai makluk hidup, misalnya bernafas,bergerak,tumbuh dan melakukan aktivitas reproduksi, sedangkan jika terbukti tidak bernyawa jenglot tak ubahnya sebagai mayat atau fosil.
Manusia memiliki akal jadi apa saja dapat dimanfaatkan oleh manusia untuk mendapatkan manfaat bagi dirinya. Jenglot dapat dimanfaatkan manusia untuk mendapatkan sesuatu misalnya uang atau  “kesaktian”.Kita tak perlu heran sebab manusia dapat memberikan energi relative kepada apa saja, misalnya uang, tempat yang dikeramatkan, seorang pemimpin yang goblog tetapi dipercaya dapat mendatangkan keuntungan. Ini sudah terbukti, ada seseorang yang “memelihara” jenglot dan memamerkan dengan memungut uang. Ternyata banyak yang ingin menyaksikan, jadi jenglot itu dapat mendatangkan keberuntungan bagi pemiliknya.
Jika jenglot itu termasuk dalam katagori fosil sebenarnya harus menjadi objek penelitian bagi kemajuan ilmu pengetahuan,  dilain fihak menjadikan kuwajiban bagi mereka yang ingin mengagungkan Tuhan YME meyakini dan meyakinkan umat Nya bahwa jenglot itu sekedar ciptaan Nya untuk memberikan kesempatan kepada manusia untuk mengungkap berbagai fenomena Alam Semesta.

253.Pertanyaan: Dalam sebuah diskusi mathematika mengenai Deret Fourier anda menyamakan sebuah informatika sebagai sebuah fungsi dan menganggap waktu sebagai sekwen/urutan. Saya ingin mendapatkan penjelasan lebih lanjut.
Jawaban: Deret Fourier dapat menguraikan sebuah fungsi yang kontinue dan memiliki nilai batas menjadi fungsi dasar, fungsi sinusoidal. Manfaatnya luar biasa, sebab manusia memerlukan pengertian dasar dalam memahami fungsi lain yang sangat kompleks. Dilain fihak manusia akan sanggup membuat  sesuatu yang teramat rumit dengan menyusunnya dari unsur dasar yang sangat sederhana (minimalis).
Sebuah informasi juga terdiri dari susunan kode-kode dasar, misalnya dalam sistem tulisan berupa huruf, pada sistem gambar terdiri dari titik dengan berbagai intensitas dan warna, dalam sistem analog terdiri dari grafik dasar, dalam digital berupa pulsa nol dan satu, dalam matematikan terdiri dari angka-angka dan operator/simbul.
Kode-kode dan fungsi dasar itu harus dikenali/difahami  oleh seseorang agar dia dapat membaca sebuah informasi. Seorang pengarang sebelum membuat karyanya harus menguasai sesuatu bahasa.
Kalau anda ingin mempelajari teori dawai maka sebelumnya anda harus memahami dimensi yang dibutuhkan dalam teori tersebut serta fungsi  mathematika yang menjadi dasar perhitungan untuk menjelaskan teori tersebut.
TM memandang waktu sebagai sekwen/urutan dari terbentuknya sebuah informasi, jika sekwen diputar balikkan maka akan hilanglah arti sebuah informasi. Contoh sederhana: kata tuhan jika dipenggal dan diputar baliknya artinya sangat berbeda. Suku kata, apalagi huruf dapat dianggap sebagai unsur dasar sedangkan waktu pengucapannya merupakan urutan. Sebuah informasi dapat direkam dan diputar ulang, artinya akan sama sepanjang unsur dasar dan urutannya sama.
Sering kali sebuah informasi dipotong, diedit dan disusun kembali dengan sekwen yang berbeda bahkan ditambah dengan unsur baru sehingga “berbeda” dengan aslinya, ini namanya manipulasi. System digital membuat orang lebih  mudah memanipulasi dari pada dalam  sitem analog.  Namun memanipulasi hanya mungkin terjadi sesudah pembuatan informasi aslinya, hukumnya: akibat selalu datang setelah sebab.
254. Pertanyaan: Jelaskan bedanya microcosmos / macro cosmos dan jagad cilik / jagad gede.
Jawaban: Jagad konotasinya adalah bumi atau earth, sedangkan   cosmos konotasinya alam. Dahulu orang mengira ciptaan Tuhan YME hanyalah jagad, kemudian akibat perkembangan kecerdasan manusia disadari bahwa bumi hanyalah bagian dari alam atau alam semesta. Saat ini saint menganggap bigbang adalah permulaa/ terjadinya Alam Semesta, sedangkan TM menyatakan bahwa bigbang adalah “kelahiran” Sub Alam Fisika.
Materialisme menganggap Alam Semesta muncul begitu saja tanpa permulaan/ asal dan akhir.Dikoreksi dengan bukti-bukti adanya bigbang, namun manusia (saint) masih meragukan adanya penciptaan yang yang dilakukan oleh Tuhan YME. Bigbang diperkirakan sekedar perubahan dari nothing menjadi something, tanpa diciptakan,dan dianggap sebagai konsekwensi kepatuhan terhadap hukum fisika. Difihak lain itu dianggap bukti adanya penciptaan.
TM berusaha mengkritisi dua kubu yang bertolak belakang itu, karena tak mungkin dikompromikan, karena TM meyakini bahwa perbedaan adalah karunia Tuhan YME yang harus disyukuri karena dapat saling mengisi, membiarkan yang berbeda tetap berbeda sebab akan disatukan oleh persamaan yang ada. Persamaan itu ialah mengakui bahwa Universe memiliki awal dan tak statis, selalu berubah atau dikuasai dimensi waktu.
TM membedakan dua fenomena yang berlaku di Universwe yang dapat dimanfaatkan untuk menjelaskan “perbedaan” itu. Bagi yang meyakini bahwa sesuatu pasti ada yang menciptakan dapat menggunakan fenomena Jagad Gede yang  tak terjangkau oleh kemampuan manusia. Berbagai teori penciptaan menjelaskan apa itu penciptaan hingga orang tak perlu “berfikir” melainkan meyakini. Bagi yang “menolak” adanya proses penciptaan dapat menggunakan fenomena Jagad Cilik karena masih dapat ditelusuri sebab dan akibat, segala sesuatu tak segera diyakini harus difikirkan dan dicari bukti-buktinya.
Istilah Jagad Cilik  berkonotasi  sekedar bumi tempat manusia berada, sedangkan Jagad Gede  berkonotasi dengan Alam Semesta.
Micro Cosmos adalah bagian kecil dari Macro Cosmos. Manusia, molekul, atom dapat dianggap sebagai bagian dari Micro Cosmos sedangkan Bumi, Matahari, Ruang Angkasa adalah bagian dari Macro Cosmos.
Dalam Fisika:  microcosmos dijelaskan dengan mekanika kwantum sedangkan macrocosmos dijelaskan dengan teori relativitas. Sedang dilakukan usaha untuk menyatukannya menjadi satu teori yang dapat menjelaskan keduanya, yang disebut sebagai theory of Every thing.

255. Pertanyaan: Saat ini manusia telah membuat terowongan raksaksa di Eropa dan Amerika untuk “membuktikan” teori bigbang. Akan berhasilkah percobaan itu? Bagaimana tanggapan anda tentang percobaan itu?
Jawaban: Semoga percobaan itu berhasil karena sangat besar manfaatnya bagi kemajuan ilmu pengetahuan. Jika benar titik dgn masssa yang teramat kecil (partikel Heliyum)  dapat menjadi “benda” dengan massa sangat besar karena diputar dengan kecepatan mendekati cahaya maka a. terbuktilah teori relativitas Einstein (yang sebenarnya telah terbukti dengan diciptakannya bom hidrogen dan reaksi inti.)  b. dapat dikumpulkan data-data sebagai “tiruan” fenomena bigbang. c, dapat “diciptakan” sejenis Blackhole, yaitu materi dengan kepadatan massa sangat tinggi hingga dapat dimanfaatkan untuk menyelidiki fenomena gravitasi dan untuk menemukan graviton dan masih banyak lagi yang mungkin tak pernah diperkirakan sebelumnya.
Penjelasan saya ini sekedar memberikan informasi bahwa percobaan itu sangat penting sehingga dipertaruhkan sesuatu yang sangat mahal, yaitu  kiamat bumi atau kerusakan lingkungan.

256. Pertanyaan:Membaca TM yang menyatakan bahwa graviton merupakan media transisi keluar dari keseimbangan prima, saya ingin bertanya: Apakah setiap benda/materi  bermasa suatu ketika akan menjadi tak bermassa akibat selalu memancarkan elementer clear wave yang dan  jika bertemu menjadi graviton yang segera pecah menjadi pra clear body dan pra cler wave?
Jawaban: Identik dengan bintang yang memancarkan cahaya suatu ketika akan kehabisan cahayanya dan menjadi sebuah planit. Sebuah benda akan berhenti memancarkan elementer clear wavenya karena kwantanya menjadi bulat, lalu benda itu akan menjadi rapuh/tak stabil.Yang harus diingat setiap body dapat melakukan gradasi dan degradasi, charging dan discharging. Benda yang kehilangan internal energinya akan rapuh, maka akan melakukan degradasi, memecah sebagian dari body menjadi energy, jika ini dilakukan terus menerus dan tak dapat “melahap” energi dari luar, maka benda itu akan mukswa (berubah menjadi body semu atau energy semu.

257.Pertanyaan: Apakah anda mengikuti siaran di TV terakhir saat polisi “menghalau” para “pasien” Ponari agar pergi dari tempat praktek “dukun” cilik itu? Pagaimana tanggapan anda?

Jawaban: Ya, kebetulan saya menyaksikan. Saya sangat terharu, walau saya sering menyaksikan kejadian yang hampir serupa, misalnya pengusiran pedagang kaki lima.Saya dapat memaklumi betapa sulit kedudukan aparat, disatu sisi mereka menjalankan tugas disisi lain mereka dianugrahi hati nurani. Tetapi jika menggunakan filosofi “tepo seliro” yang artinya betapa “pahitnya” jika petugas itu diperlakukan sebagai yang dilakukannya terhadap mereka yang mencari kesembuhan, maka mereka pasti berusaha menggunakan cara-cara yang berbeda dengan saat menghadapi mereka yang jelas melanggar hukum.
Mencari kesembuhan merupakan hak setiap orang yang sedang menderita sakit, itu berlaku untuk mereka yang sedang bergelimangan harta atau yang tak punya apa-apa. Saat ini zamannya serba instant, segera memetik hasilnya, sehingga walaupun tersedia upaya lain yang lebih rasional , secara medis, psychologis, dan religius, namun membutuhkan waktu, tak dapat segera dirasa hasilnya. Jika ada yang sanggup “menghilangkan” rasa sakit untuk sementara saja  orang akan berduyun-duyun datang. Yang perlu diwaspadai adalah penyalah gunaan “penyembuhan” untuk menipu/merugikan orang lain, tak hanya yang dilakukan dukun, orang pinter, bahkan yang “memanfaatkan” agama atau ilmu kedokteran.
Saya ingin bertanya kepada kak Seto yang ingin melindungi hak anak: Apakah kak Seto juga berusaha melindungi hak anak yang bergelimangan duit (misalnya artis-artis cilik) yang sering mbolos untuk melakukan kegiatan diluar sekolah? Saya akan bertanya pada agamawan yang menyatakan “Ponari” sebagai agen setan : Apakah beliau juga melarang orang-orang yang memanfaatkan “ayat suci yang teramat dimuliakan” untuk praktek sejenis perdukunan? Saya juga akan bertanya kepada para pasien Ponari dan mengharap kejujuran untuk menjawabnya: Apakah kalian  merasa tertipu?  Saya akan bertanya kepada Ponari: Bersediakah dikau  menyerahkan batu petir mu  kepada laboratorium untuk diselidiki “misteri” yang terkandung didalamnya  sementara dia dapat bersekolah dengan tenang. Saya juga bertanya kepada para ahli: “Sanggupkah paduka menyingkap misteri batu ajaib itu dan secara jujur mengakui bahwa
ilmu pengetahuan paduka terbatas dalam fenomena Jagad Cilik dan tak sanggup mengungkap Fenomena Jagad Gede? Marilah kita syukuri perbedaan sebagai anugrah Nya dan bukan sebaliknya menjadi pangkal sengketa

258. Pertanyaan: Bagaimana pendapat anda tentang keanehan pohon beringin yang dapat “mengeluarkan air” dari batangnya dan cepat-cepat ditebang oleh pemiliknya agar tak mengakibatkan kemusrikan bagi yang menyaksikan keanehan itu?
Jawaban:  Pemilik itu mungkin bertindak atas kemauannya sendiri, namun mungkin karena “tekanan” dari “lingkungan ” yang  mengatas namakan rakyat bahkan mengatas namakan tuhan.
Kasus ini perlu diusut, sebab jika penebangan pohon “ajaib” itu atas kemauan pemilik pohon, maka tak ada yang dapat dipersalahkan, namun jika itu merupakan “paksaan” dari fihak lain/penguasa, apalagi berupa teror, maka  sangat memprehatinkan sebab semakin lama negeri/bangsa ini semakin “semrawut”, banyak orang yang “merasa kuat” berlaku adigang-adigung, memaksakan kehendaknya pada yang lemah, sebaliknya yang lemah tak sabar menanti “gilirannya” untuk menjadi kuat  dan menempuh jalan putus asa dan memilih  “mati dari pada sengsara” Itu mengingkari “kodrad” bahwa setiap ciptaan Nya seharusnya mempertahankan eksistensinya bukan “menghancurkan” dirinya apalagi  dengan  “mengajak”/memaksa mereka yang tak tahu apa-apa/tak berdosa (innocent) untuk ikut jadi korban kemarahan/ keputus asaannya.

259. Pertanyaan: Andaikata anda mendapatkan “keajaiban”, misalkan tanpa sengaja anda mengetikkan formula Super Natural Modern, lalu dilarang oleh penguasa atau kelompok tertentu untuk tak mempublikasikan atau “mempengaruhi” orang lain/masyarakat apa yang anda lakukan?
Jawaban: Saya tak mau konyol melawan kekuatan yang jelas tak sebanding dengan kemampuan saya. Itulah sebabnya saya menggunaan “kendaraan”  informasdi dan bukan ilmu pengetahuan atau keyakinan/religi. Saat ini setiap orang berhak memberikan informasi, sebaliknya bagi yang menerima informasi berkewajiban untuk memilih informasi yang dibutuhkan dan membuang yang tak diperlukan.
Andaikata pohon ajaib itu milik saya, maka saya akan memanfaatkan keajaiban itu untuk kepentingan saya tanpa merugikan fihak lain atau lingkungan. Saya akan “mengamankan” karunia Tuhan YME itu agar tak dirampas / ditebang oleh orang lain. Bagi saya (orang lain boleh berbeda), semua yang terjadi (termasuk keajaiban) pasti diizinkan oleh Tuhan YME. Dalam pengalaman hidup saya hampir tiga perempat abad saya menjumpai hal-hal yang dapat dinalar, namun banyak yang tak masuk nalar atau irrasionil. Saint berusaha untuk memanfaatkan nalar, sebaliknya keyakinan tak usah dinalar. Kenyataannya keduanya  disatu sisi saling berbenturan disisi lain dimanfaatkan  untuk bersama-sama menindas yang tak dapat dinalar dan melanggar keyakinan yang telah baku.
Keajaiban dipandang oleh nalar dan keyakinan sebagai musuh yang harus dihabisi, karena keajaiban itu diluar nalar dan keyakinan.
Pepatah Jawa mengatakan: Aja gumunan lan gampang percaya,ning ya aja gampang maido utawa “nggeguyu” sing ora lucu mung merga  aneh. (Jangan mudah heran dan cepat percaya, sebaliknya jangan mudah mentertawakan sesuatu yang taklucu karena ajaib/aneh.)
Saya yakin Tuhan YME dapat memberikan kesempatan kepada siapa saja bahkan apa saja untuk melakukan hal yang ajaib. Seekor kucing yang melintas dijalan raya dapat menjadikan bencana, disisi lain saya pernah dicaci maki oleh awak pesawat Herkules di La, gara-gara ketika pesawat akan lepas landas saya nekat turun karena map saya tertinggal diruang tunggu, hingga keberangkatan pesawat raksaksa itu tertunda Tiba-tiba mereka berbalik gara-gara “keajaiban” itu Hercules tak mengalami musibah gara-gara kekosongan udara secara tiba-tiba. Saya dan kucing itu bukan sesuatu yang ajaib, namun :kejadian itulah yang membawa keajaiban.
Dalam TM dibedakan antara Fenomena Jagad Cilik yang dapat ditelusuri oleh akal/dan keyakinan manusia dan Fenomena Jagad Gede yang tak mungkin diakses oleh kemampuan manusia.
Setiap fenomena seharusnya dianalisa dulu sebagai fenomena Jagad Cilik, baru jika terbukti telah mentog, barulah kita serahkan sepenuhnya kepada Nya, dengan demikian menjadikan manusia menjadi cerdas namun tidak takabur.
Kejadian timbulnya air dari pohon atau bebatuan sebenarnya dapat dianalisa lewat fenomena Jagad Cilik, sebagai halnya mata air yang timbul diatas bebatuan atau oase dipadang pasir. Rakyat harus dijadikan cerdas agar dapat menerima fenomena itu secara ilmiah, bukan malah ditenggelamkan dalam kemusrikan.
Saat ini banyak kejadian ajaib: misalnya : Bartu Ajaib Ponari, manusia akar, pohon ajaib, lumpur Lapindo, Panas bumi yang tiba-tiba timbul dilantai sebuah rumah, fenomena kesurupan dll. Semua itu “aneh” namun nyata, Semua itu merupakan anugrah Nya untuk dipelajari, bukan untuk “ditumpas” atau dipandang sebagai musrik.
Mensitir anjuran Bapak Siswono, pemimpin yang  cerdas harus mensiasati hidup  agar bangsa ini dapat memanfaatkan setiap karunia Nya dan tak “menyerahkannya” kepada bangsa asing. Janganlah para pemimpin meliciki rakya hingga rakyat menjadi bodoh melainkan membuat rakyat menjadi cerdas dan tak diperbodoh oleh bangsa dan peradaban bangsa lain.

260. Pertanyaan: Hari ini saya menyaksikan di RCTI anak perempuan yang mukanya sangat mirip dengan kera, namun  perilakunya normal sebagai anak perempuan biasa. Dapatkah Teori Minimalis menjelaskan fenomena itu?
Jawaban: Manusia termasuk  live biobody terjadi dari penyatuan unsur xyz, dimana secara mathematika minimalis dijelaskan dengan formula/ persamaan E=-x + y dan z#-x +y. Persamaan pertama berkaitan dengan energy  yang dapat dimanfaatkan untuk menjelaskan segala sesuatu yang dapat terjangkau oleh kemampuan manusia (feeling, akal dan pancaindra) sedangkan yang kedua diluar energy yang tak mungkin terakses oleh kemampuan manusia, misalnya nyawa   (Soul), dan nothing.
Sebenarnya banyak yang ujudnya (quantanya) manusia tetapi isinya (spiritnya) bukan manusia, misalnya koruptor, iblis, monster dan sebagainya karena saat ini “difinisi” manusia cenderung diukur dari ujudnya, sesuatu yang dapat terakses oleh pancaindra. Itulah sebabnya dirasa sangat aneh jika ujudnya kera isinya manusia. Akan lebih mengherankan jika ternyata DNA nya kera, tetapi memiliki kemampuan sebagai manusia.
TM mengajarkan: Aja gumunan lan gampang percaya,ning aja gampang maido lan nggeguyu sing ora lucu. Saat ini ilmu kedokteran sudah maju sehingga untuk merubah ujud jauh lebih mudah dari pada merombak isi. TM tak dapat menjelaskan faktor z, namun TM Plus memanfaatkan z sebagai pembeda antara yang hidup dan tak lagi hidup (misalnya fosil), sebab z itu invalid, tak mungkin terakses oleh kemampuan manusia.

261.Pertanyaan: Menurut TM yang ada di alam abadi itu soul dan nothing. Apakah disitu tak ada Tuhan Yang Maha Esa? Apakah di Universe tak ada soul dan nothing?
Jawaban: Tuhan YME itu bukan bagian atau penghuni Universe maupun Alam Abadi melainkan semuanya (Universe maupun Alam Abadi) berada dalam genggaman Nya.
Pada saat diciptakannya Universe seluruh nothing telah berubah menjadi unsur semu, tetapi soul tetap tak mengalami perubahan sebab soul bukan nothing maupun energi. Ingat 0#00 diubah jadi #0#00, 00#0 diubah jadi #00#0 sedangkan #0#0#0 invalid tetap berupa #0#0#0 invalid.

Setuju…TM dan ilmu komputer saling melengkapi dalam hal ini

Jagad besar = merupakan server side script jaitu tampilan yang kita lihat didunia atau alam semesta merupakan hasil pengolahan di server, yang tidak dapat diotak atik selain programer pemilik server dalam hal ini Tuhan

Yang ada di Alam Semesta merupakan Akibat dan bukan Sebab (Source)

Menurut penelitian terakhir para ilmuwan maka disimpulkan bahwa asal usul materi di bumi dan bumi sendiri adalah dari luar angkasa dalam bentuk yang berbeda dengan yang kita kenal…..Charles Darwin telah menyinggungnya dibukunya The Origin of Spieces ..von Daniken liwat bukunya The Chariots of the Gods

 

ibnusomowiyono
ibnusomowiyono wrote on Mar 20, ’09, edited on Mar 20, ’09
Gambar/foto jenglot dapat anda saksikan: Gunakan mesin pencari Google, cari Jenglot.
TM membedakan dua fenomena: fenomena Jagad Cilik yang dapat ditelusuri sebab dan akibat hingga masih mungkin terakses oleh kemampuan manusia, sedangkan Jagad Gede sepenuhnya atas kehendak Nya dan mustahil/akan sia-sia untuk dicari lewat kemampuan manusia.
TM sekedar informasi, bukan saint atau keyakinan. Menurut TM Bigbang bukan permulaan Universe melainkan Lahirnya Sub Alam Fisika. Banyak bukti bahwa disamping partikel (bermasa betapun kecilnya) terdapat energi semu tak bermassa yang menyebabkan manusia dapat meyakini adanya alam abadi dan mengembangkan tehnologi dan sistem informatika (IT) untuk kenikmatan hidup sesaat. Menurut TM Tehnologi berbasis materi sedangkan Informasi berbasis semu hingga dapat menciptakan Dunia Maya.

tough2slf
tough2slf wrote on Mar 18, ’09

Ponari 

Ponari – dibahas di http://tough2slf.multiply.com/journal/item/123/Menuju_Pemilu_2009_-_Satrio_PaningitJenglot- Jenglot bentuknya menyerupai “mayat” manusia yang ukurannya sangat kecil, …mayat manusia =bentuk manusia semasa hidup..alangkah baiknya apabila “lab sebuah perguruan tinggi terkemuka di Jogya dan terbukti jengkol memiliki DNA sangat mirip dengan manusia” menyebar luaskan “gambar jenglot ” agar diketahui oleh umum…bagaimana kalau dikirim ke Nat.Geography untuk penyelidikan lebih lanjut guna mengachiri “Klenik”

Hal ajaib- disebut ajaib karena yang bersangkutan tidak mampu melakukan analisa lebih dalam – Alam adalah hasil Matematika Agung…ada asap ada api… pengembangan pengetahuan satu2nya jalan untuk memecahkan permasalahan

Big Bang – kalau mengharap menemukan Tuhan maka hal itu merupakan impian saja …alam semesta yg kita kenal katanya memuai..berarti alam semesta berada didalam “ruangan” yang lebih besar lagi…demikian seterusnya…seperti susunan kotak dalam kotak yang tak terbatas…seperti ular yg mematuk ekornya….mana kepala mana ekor…dimana akhir dimana permulaan…sampai hari ini manusia masih mencari asalnya….

Iklan

Tentang Akung Ibnu

Kakek dengan duabelas cucu yang masih senang menulis. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat.
Pos ini dipublikasikan di Teori Minimalis. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s