Teori Paralogika

01.Pertanyaan: Saya ingin tahu lebih mendalam tentang paralogika yang saya anggap sebagai sesuatu yang sangat kontroversial, menganggap sebagai “penyatu antara yang logis dan tak logis”. Menurut saya sangat tak masuk akal antara yang tak logis dan logis disatukan.
Jawaban: Pertanyaan anda memberikan inspirasi kepada saya untuk menyusun sebuah teori agar dibuktikan atau disangkal kebenarannya  oleh mereka yang berminat. Teori itu saya namakan teori paralogika.Karena teori ini merupakan gagasan saya maka saya namakan teori Ibnu Somowiyono disingkat teori Som Wyn. Penamaan ini bukan dimaksud untuk mematenkan teori ini melainkan sekedar pertanggungan jawab saya terhadap gagasan saya.Perincian teori Som Wyn:

1.Live bio body  merupakan sebuah system terpadu (individu) yang  terdiri dari bio body yang merupakan interaksi clear body (0qq) dan trans body(#0#0#0valid) dengan spirit yang merupakan interaksi antara trans body(#0#0#0valid) dengan soul (#0#0#0invalid).

2.System ini (live biobody) memiliki consciousness system yang terjadi akibat adanya real link (ikatan nyata), disamping itu masing-masing memiliki partial consciousness, yaitu consciousness dari bio body dan consciousness dari spirit.

3.Live bio body mengalami bioritmik, artinya memiliki siklus/putaran periodik sehingga ada saat aktif dan saat istirahat, hal ini lebih dikarenakan sifat bio body yang sangat rentan/sensitive terhadap berbagai pengaruh lingkungan dan waktu, lain halnya spirit memiliki consiousnes  tinggi dan sangat laten.

4.Manusia saat ini memiliki rational consiousness tinggi sehingga  pada kondisi conscious lebih dikuasai/didomonasi oleh faktor y (rational) , karena tubuh  sedang dalam kondisi  aktif (tak sedang beristirahat).  Dalam kondisi consious ini  otak mengendalikan hampir seluruh aktifitas tubuh. Sebaliknya dalam keadaan istirahat, otak tak terlalu aktif sehingga menurunlah rational consciusness memungkinkan faktor x (irrational)  menjadi dominan. Pada saat unconscious ini biobody dikendalikan oleh spirit lewat sumsum tulang pelakang.
Catatan: Menurut saint sumsum tulang belakang mengatur organ tubuh yang tak sepenuhnya dikontrol oleh otak, misalnya: detak jantung, pernafasan,kerja kelenjar tubuh yang mengatur metabolisme biobody. Inilah sebabnya dalam kondisi unconsious manusia tetap dapat bertahan hidup. Kondisi ini disebut kondisi bawah sadar atau unconscious.

5.Jika Spirit “keluar” dari biobody atau reallink terputus maka biobody hanya dikontrol oleh sumsum tulang belakang (bandingkan sebuah komputer yang ditinggalkan oleh usernya, tetap dapat “aktif” menerima “perintah” dari internet lewat modem atau router)

6.Selama biobody dalam keadaan steady/siap pakai, maka sewaktu-waktu spirit dapat “kembali” melakukan reallink atau menggunakan kembali biobody sehingga system live biobody menjadi conscious lagi.
Bahayanya jika pada saat “kosong”  ini ada spirit lain yang melakukan reallink pada biobody yang sedang linglung (tak terkontrol oleh otak) dan “sedang terputus reallinknya dengan spirit, akan terjadi suatu ketidak wajaran pada system, hal ini dapat kita saksikan sebagai penyimpangan kepribadian, kepribadian ganda, kesurupan, dan fenomena “irrational” lain yang tak logis atau unreal logic.

7.Selama “berkelana” meninggalkan biobody spirit tetap dalam condisi conscious dan dapat melakukan virtuallink*)dengan otak dan seluruh bagian tubuh, sehingga dalam keadaan unconscious manusia dapat mengalami hal yang irrational sebagai yang dialami oleh spirit dalam “petualangannya” diluar rieallink dengan otak karena masih memiliki  virtuallink*).

8.Jika biobody tetap kosong/belum ada spirit lain yang menguasainya dan “sehat”/steady/siap pakai  maka”spirit lama” dapat kembali melakukan reallink sehingga system live biobody menjadi consious lagi. Jika memory cukup kuat apa yang terekam selama spirit berkelana diluar biobody dan selalu melalukan virtuallink*) dalam petualangan itu akan teringat/ dapat dipanggil lagi hingga  dapat diproses oleh otak walaupun hal itu sangat bertentangan dengan kenyataan/realitas yang dapat diakses lewat pancaindra dalam kehidupan nyta (real live).Inilah yang dinamakan paralogika, atau logika bawah sadar. Jadi logika bawah sadar dapat dipanggil dan ikut diproses oleh otak dalam keadaan sadar untuk diproses. Jika kemampuan paralogika tak dapat memilahkan antara yang logis dan tak logis maka system akan menjadi kacau, ini berakibat fatal, misalnya stress, sakit jiwa,gila dll. Sebaliknya jika kemampuan paralogis tinggi maka manusia dapat memanfaatkannya untuk berbagai keperluan, misalnya memberikan inspirasi untuk “menciptakan” sesuatu yang “baru”(mengarang, melukis, menggagas sesuatu yang tak lazim dalam suatu periode yang sedang berlaku, memprediksikan dll). Kemampuan ini tak dimiliki sembarang orang!

9.Informasi yang masuk pada saat manusia dalam keadaan conscious sebagian besar lewat pancaindra, namun untuk “mengolahnya” diperlukan “pertolongan” dari energi semu, yaitubright wave lewat bathin dan dark wave lewat otak. Semua masukan ini diproses oleh otak dalam keadaan consious. Dalam keadaan unconsious pancaindra beristirahat, fikiran/otak juga beristirahat, bathin demikian juga yang tetap sadar adalah spirit dan mengendalikan organ tubuh yang tetap aktif (detak jantung,pernafasan,kelenjar dan organ yang tak dikendaliikan sepenuhnya oleh otak). Semua dikendalikan lewat sumsum tulang belakang.

10. Jika biobody :”rusak”atau dalam kondisi tak siap pakai, maka realling terputus, spirit akan meninggalkannya, namun untuk sementara masih terjadi virtuallink*). Kehebatan virtuallink*) ialah dapat dilakukan oleh setiap organ tubuh yang masih tetap “conscious”, yang dinamakan consciousnes  sub partial, hingga bagian-bagian biobody yang masih berfungsi masih  tetap dapat bertahan “hidup” untuk sementara. Kondisi ini dapat dipertahankan jika persaratan dan kebutuhan masing2 organ tubuh dipenuhi, misalnya kebutuhan bioenergi, lingkungan, suhu, isolasi terhadap bahaya/serangan dari luar dll.
Masing-masing bagian memiliki consciousnes yang berbeda.  Jika virtuallink*) juga terputus  berarti bagian-bagian tersebut tak terkontrol lagi hingga akan tercerai berai dan bergeser padaconscious individual baru, yaitu berupa sel mati (mayat atau fosil), organisme yang lebih sederhana, molekul (air,nitrogin,oksigin dll) yang secara alami mengalami daur ulang.

11. Apakah spirit juga akan terurai menjadi trans energi dan soul? Menurut TM spirit memiliki consciousnes tinggi dan sangat laten, artinya selalu dalam keadaan conscious sehingga sangat sulit untuk  terpisah atau dipisahkan, bahkan menurut beberapa keyakinan/religi yang sanggup memisahkannya hanyalah Tuhan YME.

Ada beberapa kemungkinan: Jika spirit terurai, menurut TM maka transbody akan tetap di universe (sebab trans body merupakan konsentrasi dari  trans energy yang tak mungkin meninggalkan universe), sedakan  soul tak mungkin diketahui kemana dan dimana keberadaannya, karena soul  merupakan fenomena invalid yang tak terjangkau oleh kemampuan manusia.

a.Beberapa keyakinan mengajarkan bahwa soul yang terbebas dari transbody akan segera  menuju ke alam abadi.
b. Ada yang meyakini soul tetap patuh dan taat pada Tuhan YME hingga sabar menanti di alam penantian hingga peradilan  “akhir zaman” atau kiamat.
c. Ada juga keyakinan yang menyatakan spirit dapat nglambrang di Sub Alam Transien menanti kesempatan untuk mendapatkan biobody baru agar dapat melakukan reincarnasi.

12. Teori paralogika menginformasikan  adanya kesempatan yang diberikan oleh Tuhan YME kepada manusia untuk  hidup didunia dan universe yang sangat pendek namun kesinambungan :
a. lewat  informatika yang sifatnya pewarisan pada jenis.
b. lewat spiritualisme yang sifatnya individual, berdasar kemampuan spirit untuk tetap exist/conscious tanpa menggunakan biobody.

Kenyataan bahwa semakin lama manusia semakin cerdas, karena generasi lama mewariskan pengalaman selama hidupnya lewat informatika kepada generasi berikutnya,dapat membuktikasn adanya kesinambungan hidup lewat sistem informatika yang merupakan penghubung antara waktu dan antar tempat, sedangkan adanya reincarnasi baru dapat dibuktikan jika manusia telah sanggup mendeteksi spirit berkat kemajuan tehnologi informatika.

02. Pertanyaan: Apakah yang dimaksud dengan virtuallink dan reallink? Apa pula yang dimaksud system consciousness, partial consciousness dan sub partial consciousness?
Jawaban: Saat anda menghadapi sebuah komputer secara langsung terjadi reallink antara anda sebagai user dengan komputer yang anda gunakan, tetapi jika anda melakukan koneksi lewat internet dan mengakses data-data (dowload) atau mengirim data (upload) yang diluar komputer anda maka anda melakukan virtuallink*).
Saya menggunakan komputer sebagai model (penyederhanaan manusia karena  masih terlalu dini untuk memanfaatkan robot sebagai model manusia).
System consciuosness ialah kesadaran keberadaan suatu system sebagi sebuah individu. Contoh mobil terjadi dari Sub system energy, Sub sytem body dan Sub system control. Mobil sendiri merupakan sebuah system (individu) dan dapat berfungsi karena kerjasama antara ketiga  sub system  tersebut. Tiap sub system memiliki partial consciousness, terbentuk dari  individu/sparepart yang lebih sederhana dari mobil.  System energy dapat dipandang sebagai partial/bagian dari seluruh syatem (mobil), System energy terdiri bagian yang membentuknyadan memiliki sub partial consciousness, demikian seterusnya hingga jika dijabarkan dapat  mengarah ke molekul, atom, electron dll yang masing-masing memiliki consciousness dan dapat bertindak sebagai individu. Individu dapat saling kerjasama membentuk satu kesatuan yang lebih komplek hingga merupakan individual baru yang memiliki consciiosness baru.
*)Catatan/koreksi : dalam hal link antara biobody dan spirit lewat media semu lebih tepat digunakan istilah unreallink (hubungan semu), sedangkan pada manusia dan komputer melalui sarana gelombang elekctro magnetik lebih tepat digunakan istilah virtual link (hubungan maya). Baca pertanyaan dibawah ini (no 3) sebagai koreksi penggunaan istilah virtuallink yang rancu dengan unreallink.

03. Pertanyaan: Anda tak konsisten, dalam diskusi sebelumnya anda membedakan antara virtual/maya dan semu/unreal.  Pada penjelasan terhadap pertanyaan saya sebelumnya anda menyatakan bahwa dalam kondisi unconsious terjadi vertual link, bukan unreallink. Ini sangat membingunkan, mencampur adukkan antara maya dan semu. Saya kira dalam kondisi unconsciouse lebih tepat digunakan istilah unreallink, bukan virtuallink. Maaf jika tak berkenan dihati anda.
Jawaban: Terima kasih atas koreksi anda.. Anda sangat kritis dan teliti, namun maafkan menurut saya akan lebih baik saya mengoreksi kesalahan itu tanpa mengganti pada teks aslinya tetapi menunjukkan bahwa itu merupakan kesalahan dan menunjukkan bagaimana yang benar (saya beri tanda *) ). Itu suatu sikap keterbukaan saya untuk mempertanggung jawabkan kesalahan yang terlanjur saya buat dan mulai dengan istilah yang benar

04.Pertanyaan: Mengapa anda menamakan teori anda:
a. Teori Minimalis, yang artinya sederhana, padahal menurut saya teori ini makximalis karena dapat menjelaskan berbagai masalah yang belum dapat dijelaskan dengan teori lainnya.
b. Teori Keranjang sampah: padahal menurut saya banyak yang tak mungkin saya temukan dikeranjang sampah, sebab banyak yang merupakan gagasan baru
c. Formula Supernatural Modern: yang berkonotasi jelek yaitu: paradikma  yang digunakan oleh kaum teroris.
d. Teori Paralogika: yang menginformasikan tentang live biobody yang menurut saya sangat logis  dan menurut anda tak bertentangan dengan keyakinan dan religi artinya  tidak sesat,  padahal saat ini paralogika berkonotasi tak logis atau sesat.

Jawaban: Terima kasih atas kesediaan anda untuk mengkritisi gagasan saya. Saya mengakui bahwa saya seorang yang kontroversial hingga banyak yang menganggap saya . sinthing, suka nglenik, sesat dan berbagai “gelar” yang tak disukai oleh orang waras.
Saya ganti bertanya: Sekarang ini orang menamakan zaman apa? Kata orang sekarang ini zaman edan, jadi……….kalau saya dituduh edan itu namanya saya mengikuti zaman, yang waras malah ketinggalan zaman.

Orang Timur mengatakan nama itu sarat dengan arti, tetapi Orang Barat mengatakan what is in the name, menisbikan nama.
Saya ini orang Timur (walau banyak yang menuduh saya tidak timur lagi)  jadi saya berusaha memberikan nama yang penuh arti! Namun orang boleh beranggapan nama yang saya berikan kepada gagasan saya bertentangan dengan kenyataan (yang berlaku saat ini). Menurut Teori Salah Kaprah gagasan Ananda Jaya Suprana, yang merupakan penggagas dan pendiriMusium Rekord Indonesia (Muri) sebenarnya banyak sekali terjadi kesalahan dalam berbahasa yang sudah terlanjur mapan dan diterima serta dimengeri oleh masyarakat dan dibiarkan apa adanya (tak dikoreksi). Mengapa: sulit untuk dikoreksi karena dapat menimbulkan gejolak dalam masyarakat.

Kembali kepada penamaan atas gagasan saya:
a. Teori Minimalis: mula-mula saya maksudkan sekedar menjelaskan kepada pembaca agar dapat mengikuti fiksi saya berjudul Blackhole  karena fiksi ini berlatar belakang abad ke 30.
Saya tak mengira TM akan berkembang menjadi teori yang dapat digolongkan dalam bidang informatika dan menurut anda dapat digunakan untuk menjelaskan berbagai fenomena yang belum dijelaskan oleh teori lainnya. Saya perlu mengoreksi pernyataan anda ini, TM tak mungkin menjelaskan sesuatu yang invalid, TM hanya sanggup menjelaskan sesuatu yang valid, oleh karena itu saya sangat beruntung :”mendapatkan” FSM hingga dapat digunakan untuk membedakan antara yang valid dan yang invalid.
TM bukan keyakinan/religi maupun saint sehingga tak memilik referensi hingga boleh dibilang “ngawur”. Dalam kondisi conscious saya sendiri tak memahami mengapa saya dapat :”menginformasikan” sesuatu tanpa didasari “fikiran yang ilmiah ” atau “keyakinan yang telah mapan”, sehingga saya dihujani “gelar” sebagai yang saya sebutkan diatas.
Untung saya punya dalih: Karena sekarang zaman edan jadi saya merasa harus  berani menghadapi  zaman ini dan tak ikut-ikutan edan, saya berusaha tetap waras, yang konsekwensinya malah dituduh edan.  Untuk mengajar anak kecil kita harus berlaku  seperti anak kecil, untuk mengajar orang sinthing kita harus berlaku seperti orang sinthing, tetapi kita jangan menjadi anak kecil atau orang sinthing. Menurut saya saat ini manusia tak seimbang dalam penggunaan kemampuan yang diberikan oleh Tuhan YME, yaitu hatinurani (bathin), fikiran dan pancaindra, malah satu kemampuan dinisbikan, yaitu kemampuan paralogika.
b.Teori Keranjangsampah: Daripada saya berpolemik dengan mereka yang menganggap gagasan  saya sudah ketinggalan zaman, sudah masuk kekeranjang sampah,sudah dikuburkan…… lebih baik saya mengakuinya, namun ternyata gagasan-gagasan saya itu memang banyak yang telah dicetuskan oleh nenek moyang kita, jadi bukan merupakan gagasan baru walau terus terang sebelumnya saya tak pernah belajar mengenai hal itu. Saya tak kecewa melainkan justru “heran” mengapa tanpa belajar dan membaca gagasan lama yang telah dikuburkan saya “sanggup” mengaksesnya. Saya akui banyak juga gagasan saya itu diilhami oleh gagasan lama, namun saya tak secara sirious mempelajarinya. Alam semu justru diilhami oleh penemuan terbaru yang disebut anti matter. Keseimbangan prima diilhami oleh fenomena photon. TM yang menyatakan Universe merupakan suatu sistem tertutup diilhami oleh “teori” mutakhir yang menyatakan Universe dalam kondisi mengembang. Graviton diilhami oleh penemuan anti matter yang dikaitkan dengan adanya ruang kosong materi (vacum tube) yang menyebabkan tekanan negatip terhadap lingkungannya.
Gagasan saya sebagian besar berdasar pada segala sesuatu yang saya dapatkan dari alam (lingkungan), bukan dari literatur atau teori-teori ilmiah atau keyakinan yang telah mapan. Pengakuan saya bahwa TM adalah teori keranjang sampah lebih dimaksudkan untuk menyatakan: yang dibutuhkan silakan dimanfaatkan, yang tak dibutuhkan apalagi yang merugikan dibuang saja di keranjang sampah. Mengapa? Sebelum dilenyapkan akan lebih baik “disimpan dulu” digudang,kerajnjang sampah atau recyclebin. siapa tahu lain kali dibutuhkan.
d. Formula Supernatural Modern: Saya telah banyak menceriterakan bagaimana saya mendapatkan formula ini.  Pemberian nama FSM memang menjadi tanggung jawab saya sepenuihnya, tetapi tulisan  E= -x dan y saya dapatkan lewat fenomena unconscious saat saya sedang mengantuk dan tanpa saya sadari menekan tut keyboard. Anda boleh percaya atau tidak (believe or not). Saya tak tahu kalau saat ini Formula Supernatural Modern berkonortasi dengan paradigma yang digunakan oleh teroris.
Saya tak bersedia mengubah nama hanya karena FSM berkonotasi “negatip”, sebab nama itu memilik arti yang sangat cocok dengan manfaat dari tulisan E=-x + y, ialah formula untuk menjelaskan berbagai fenomena di Universe.
Saya berpendapat  teror tidak selalu buruk, tergantung dari digunakan untuk tujuan apa dan bagaimana cara melakukannya.Saitan  justru menggunakan cara yang “smart” tetapi menurut religi berusaha menjerumuskan dan menghancurkan manusia. Konsep adanya neraka juga “menakut-nakuti” agar manusia takut berbuat dosa.
Pada zaman perjuangan fisik para gerilyawan juga melakukan teror terhadap tentara penjajah, tujuannya agar musuh takut dan bersedia melakukan negoisasi lewat jalan diplomasi.
Atas dasar itu mungkin saja FSM dainggap teror bagi “peradaban materialistik” yang kini telah mapan, atau dicurigai dapat mengakibatkan  goyahnya sendi keyakinan dan religi yang telah mapan. Tapi saya akan berusaha meyakinkan bahwa justru FSM dapat memberikan nuansa baru baik dalam saint maupun religi lewat konsep adanya Alam nyata dan Alam Semu.
d.Teori Paralogika: Para logika selama ini dicampur adukkan dengan unlogis atau tak logis. Beberapa psycholog menyamakan paralogis sebagai penalaran yang menyimpang dari logika bahkan dianggap sesuatu yang tak logis dan mengaitkan dengan falacy dan penyakit jiwa. Banyak sekali istilah dan contoh yang digunakan untuk memojokkan istilah paralogika dan dfikaitan dengan kesesatan berfikir. Sophis bahkan dianggap sebagai paralogia yang dengan sengaja menyesatkan pengikutnya.
Saya membedakan antara paralogis dengan unlogis. Para artinya berbeda dengan, atau kurang, mendekati sama dengan, jadi bukan hanya berarti unlogis. Kemampuan paralogika justru merupakan kemampuan yang bukan hanya menerima yang logis melainkan dapat menerima yang yang kurang maupun yang tidak l;ogis disamping yang logis.
Saat ini manusia sangat membanggakan  logika dan menisbikan sesuatu yang dipandang tak logis. Jika mau jujur sebagian besar keyakinan dan religi cenderung irrational karena sulit dibuktikan,  sebaliknya saint diagung-agungkan sebagai puncak dari hasil penalaran atau logika. Ini yang menjadikan saint seakan bertentangan dengan keyakinan/religi hingga tak mungkin disatukan. Menurut saya keduanya sangat dibutuhkan manusia dan dapat saling mengimbangi/mengisi.
Saya membuat teori paralogika untuk menjelaskan mengapa manusia dapat memiliki kemampuan paralogis. Manusia adalah live biobody yang mengalami bioritmis, Biobody tak dapat terus menerus aktif, ada saatnya harus beristirahat. Pergantian ini dapat bersifat periodik atau instant/sesaat, misalnya karena keletihan atau adanya kesibukan fisik termasuk otak. Dalam saat biobody dalam keadaan sadar (conscious) hampir seluruh akitivitas hidup dikendalikan oleh otak yang pada saat ini sangat rationil (berbeda dengan leluhur kita yang belum banyak memanfaatkan fikiran,melainkan menggunakan bathin/perasaan.) Pada saat tidur atau istirahat fungsi otak digantikan oleh spirit yang mengendalikan lewat sumsum tulang belakan, hingga live biobody tetap hidup, karena organ tubuh yang tak sepenuhkan dikendalikan oleh otak tetap berfungsi, misalnya pernafasan, detak jantung, berbagai kelenjar tubuh dsb.
Dalam teori paralogika diinformasikan spirit memiliki consciousness sangat tinggi dan laten hingga dapat melakukan berbagai aktivitas sendiri tanpa biobody. Spirit juga dapat melakukan reincarnasi.
Saat ini manusia sangat materialistis sehingga live biobody dianggap sekedar mesin atau robot organis (robot yang tubuhnya sel untuk membedakan robot yang tubuhnya molekul). Anggapan ini justru tak logis sebab mesin itu tak pernah mengalami pertumbuhan sedangkan live biobody tumbuh dari sepasang sel. Pada saat “istirahat” mesin tak membutuhkan energi sedangkan live biobody tetap membutuhkan bio energy disamping clear energy.
Teori paralogis menginformasikan bahwa disamping unsur mekanistik live biobody memiliki unstur vitalistik yang tak dimiliki mesin atau robot.
Agama dan spiritual alamiah meyakini adanya soul tetapi tak pernah menjelaskan secara rational apakah soul itu, sebab keyakinan memang tak perlu dibuktikan. Menurut TM dan teori paralogika soul termasuk fenomena invalid yang tak kan terjangkau oleh kemampuan logika manusia maupun kemampuan meyakini secara rational.
Lain halnya spirit. Kita dapat membedakan mayat dan manusia yang masih hidup. identik dengan penalaran itu suatau saat manusia akan dapat membedakan antara cahaya (gelombang electro magdetik) dan gelombang electro magnit yang berinteraksi dengan sesuatu yang invalid dengan membedakan perbedaan karakter/sifat dari kedua fenomena itu.
Hal ini mungkin dianggap penyesatan oleh mereka yang telah mapan dan mengkultuskan logika atau mereka yang telah mapan dalam keyakinannya.

05.Pertanyaan: Kemampuan apa saja yang dimiliki manusia? Organ apa yang digunakan dam bagaimana cara mengembangkan kemampuan tersebut?
Jawaban: Sesuai dengan TM manusia secara garis besarnya memiliki dua kemampuan, yaitu kemampuan  supernatural yang sanggup mengakses alam semu dan kemampuan naturalyang sanggup mengakses alam nyata.
Kemampuan supernatural terdiri dari:Kemampuan Bathiniah yang sanggup mengakses Sub Alam Gaib,  b Kemampuan Berfikir yang sanggup mengakses Sub Alam Metafisika, c. Kemampuan paralogika yang sanggup mengakses Sub Alam Transien, d. Kemampuan Mengindra yang sanggup mengakses Sub Alam Fisika dan e. Kemampuan Parapurna yang sanggup mengakses Sub Alam Biologi. Disamping itu ada kemampuan paranormal  yang overlab, dapat mengakses seluruh Alam Semesta. Kemampuan paranormal positif dapat mebeda-bedakan berbagai fenomena sesuai dengan Sub Alamnya, sedangkan yang negatif mencampur adukkannya sehingga menjadi tak normal.
Sangat sulit untuk menjelaskan kemasmpuan itu apalagi menunjukkan organ apa yang dimanfaatkan apalagi bagaimana cara meningkatkan serta penggunaanya. Manusia ini merupakan live biobody yang sangat kompleks dibumi ini.
TM menggunakan komputer sebagai model “penyderhanaan manusia”, agar dapat dipelajari oleh mereka yang telah terjerusmus dalam materialisme. Robot lebih mendekati manusia tetapi terlalu dini untuk digunakan sebagai model.
Harus diingat: kemampuan manusia sangat  terbatas hingga tak mungkin mengakses fenomena invalid, misalnya alam abadi, nothing, dan soul apalagi Tuhan YME.

06. Pertanyaan: Apa yang dimaksud dengan: a. interaksi. b.mekanistik dan vitalistik c. link d.monolistik dan dualistik. e.consciousness. f. sophis. g. falacy.
Jawaban: Semua telah dijelaskan sesuai dengan arti yang berlaku saat ini. Anda dapat mencari lewat http://www.google.com  kata/istilah  yang anda maksudkan. Cobalah perhatikan mungkin ada yang tidak sesuai dengan apa yang saya maksudkan dalam TM, sebab mungkin saja penjelasan saya menggunakan pengertian baru karena yang berlaku saat ini merupakan  fenomena “salah kaprah”, hingga saya gunakan dengan arti yang berbeda.
Saya akan “mendefinisikan” istilah tersebut menurut TM.
a. Interaksi adalah saling mempengaruhi hingga menghasilkan “sesuatu yang berlainan dengan”  karakter semula masing-masing. Dua system atau lebih yang melakukan interaksi akan membentuk suatu system baru yang lebih kompleks. Dalam proses  reaksi kimia, reaksi antara dua materi atau lebih membentuk materi baru yang berbeda sifatnya dengan materi pembentuknya..Dalam teori paralogika clear body berinteraksi dengan transbody membentuk biobody, keduanya fenomena valid  menghasilkan fenomena valid namun berbeda karakternya. Trans body yang valid dapat berinteraksi dengan soul yang invalid menghasilkan system baru yang disebut spirit yang berbeda karakternya dengan karakter masing-masing sebelumnya. Bright body dan bright body berinteraksi membentuk trans body. Biobody dan spirit berinteraksi membentuk live biobody.
b. Mekanistik: interaksi yang difahami oleh manusia sedangkan vitalistik adalah interaksi yang tak mungkin  difahami oleh manusia., misalnya terjadinya spirit atau live trans body, livebright body,holly body, live dark body dan talent body. (Perhatikan didepan holly body dan talent body tak perlu dicantumkan kata live, karena keduanya adalah immmortal)
Interaksi antara fenomena valid dengan fenomena valid  yang menghasilkan fenomena valid dinamakan real mekanistik, sedangkan yang menghasilkan feneomena invalid  dinamakanunreal mekanistik.  Misalnya terjadinya  #0#0#0 invalid dari interaksi antara #0#00 dan #00#0
c. Link: hubungan, sambungan. Dalam suatu system dapat terjadi link antara sub system yang membentuk sebuah system yang lebih komples. Dua buah system juga dapat melakukan link tanpa melakukan interaksi maupun melakukan interaksi. Reallink ialah link nyata, artinya tak melalui suatu media penghantar lain sedangkan unreallink ialah link semu, membutuhkan media semu. Live biobody yang terdiri dari spirit dan biobody memiliki real link pada saat conscious dan berubah menjadi unreallink saat unconscious.
d. Monolistik: pandangan yang hanya menganggap universe hanya terdiri dari partikel/materi, sehingga menganggap Sub Alam Fisika sebagai Universe. Dualistik: pandangan yang memandang Universe terdiri dari Alam Semu yang belum terdapat materi bermassa namun terisi energi,body dan wave yang belum bermassa ,disamping Alam Nyata. Dalam pandangan monolistik bagian yang tak terisi oleh materi disebut ruang hampa (vacum), sedangkan dalam pandangan dualistik tak ada ruang hampa yang ada adalah ruang yang belum terisi materi bermasa.
e. Conscious: kesadaran akan kebesadaan: Menurut TM yang dibekali oleh Tuhan YME kesadaran akan keberadaan bukan hanya live biobody maupun makluk hidup lainnya, tiap ciptaan Nya dibekali kesadaran akan keberadaan. Benda/materi justru memiliki kesadaran sangat kuat tetapi rapuh, dalam keadaan memiliki internal energy materi sangat sulit dihancurkan, tetapi pada saat tak memiliki internal energy akan pecah dengan sendirinya. Trans body sebaliknya kesadaran akan keberadaannya sangat lemah, hingga sangat mudah dipengaruhi oleh lingkungan. Trans body “menyebar” bebas keseluruh universe tanpa saling menghalangi dan mudah dimanfaatkan oleh lingkungannya.Spirit memiliki consciousness sangat tinggi dan laten hingga sanggup melakukan penetrasi dan mempengaruhi apa saja, baik biobody maupun benda, dapat melakukan reincarnasi.
Soul diperkirakan memiliki consciousness super  tinggi dan super  laten, hingga sanggup berinteraksi dengan trans body yang kemampuan conscious nya rendah membentuk spirit yang memiliki consciousness  tinggi dan laten. Ini dikuatkan oleh keyakinan dan religi bahwa roh sanggup  mempertanggung jawabkan setiap “perbuatannya” saat diberi kebebasan memilih patuh pada perintah Nya atau memilik jalannya sendiri saat di Alam Fana pada saat “kembali” ke Alam Abadi,
f.Sophis:  Sikap hidup yang tak lagi peduli dengan kehidupan nyata karena walaupun spirit masih melakukan interaksi dengan biobody dan membentuk live biobody namun individu tersebut  berusaha menggantikan reallink dengan unreallink. Sophis “dituduh” sebagai sesat oleh saint  yang mengkultuskan logika dan dianggap berlebihan oleh religi yang memandang sebagai menyia-nyiakan hidup nyata.
Teori Paralogika memandang Sophis sebagai hidup dalam alam  bawah sadar hingga menggunakan  unreal logik, atau logika semu.
Sophis dapat digunakan oleh Teori paralogika sebagai bukti bahwa disamping logika sadar (real logig) yang sepenuhnya dikenadikan oleh otak, ada logika bawah sadar (unreal logig) yang dikendalikan oleh spirit lewat sumsum tulang belakang yang mengatur detak jantung, pernafasan dan organ-organ tubuh vital lainnya (misalnya kelenjar tubuh yang sangat berperan dalam berbagai proses metabolisme).
FSM yang formulanya E = – x + y dapat dimanfaatkan untuk menjelaskan paralogika pada saat semua variablenya tak sama dengan nol E#0,  x#0 dan y#0, bahkan juga menjelaskan pada saat itu terjadi link antara z yang juga #0 dengan E= -x +y. Variable x dan y bernilai sedikit diatas nol hingga sedikit dibawah tak berhingga.
x mewakili fenomena irrational sedang y mewakili fenomena irrationil.
Saat nilai x mendekati nilai y  (tetapi belum benar-benar nol)  maka terjadilah “goyangan” antara  x dan y disekitar E=0 secara periodik, sehingga merupakan fungsi periodik yang menimbukan gelombang transversal yang berupa trans wave (gelombang electro magnetik).
Fenomena ini dapat saya gunakan untuk memberikan informasi yang sama melalui cara yang berbeda:
a. Untuk dapat diterima oleh real logig, kita asumsikan x  sebagai kutub selatan (kutub minus) dan y kutub utara(kutub plus) sebuah magnit. Jika terjadi osilasi kutub magnit akan terjadi gelombang elektro magnetik.
b.Untuk dapat diterima oleh unreal logig menjelaskannya berdasar getaran energi gaib (bathin) dan energi metafisik (fikiran).
g.Fallacy: suatu kesimpulan yang tak sesuai dengan argumentasinya., sehingga menyimpang dari real logis, namun  menurut teori paralogi  masih mungkin memenuhi persyaratan unreal logis.
A sama dengan B, C sama dengan B, kesempulam C=A. Secara matematis  kesimpulan/perhitungan ini benar, kesimpulan ini secara realitas belum tentu benar. Ini membuktikan bahwamathematika merupakan fenomena semu hingga menerima adanya unreal logic. Bandingkan dengan realita ini: manusia memiliki sepasang kaki, dan sepasang tangan, kera memiliki sepasang  kaki dan sepasang tangan. Kesimpulan manusia adalah kera atau sebaliknya kera adalah manusia. Kesimpulan ini dikatakan fallacy, tak memenuhi real logik., tetapi masih memenuhi unreal logis. Mengapa demikian? Ada persamaan antara kera dan manusia. Untuk membuktikan bahwa manusia bukan kera harus dicari perbedaannya disamping persamaannya. Itulah sebabnya menurut teori paralogi yang logis dan tak logis bukan seperti hitam dan putih melainkan terdiri dari berbagain  gradien (spektrum).
Contoh lain: Lima orang merupakan suatu kelompok yang seorang  jahat lalu semua dianggap  jahat sangat bertentangan dengan  real logis, akan berbeda jika yang empat orang jahat dan yang seorang  tak jahat akan lebih mendekati kenyataan bahwa kelompok itu jika kelompok penjahat, walau semuanmya tak jahat (ada satu orang yang tak jahat).

Mimpi dapat digolongkan fenomena paralogika , hingga memungkinkan mengakses fenomena rational hingga yang irrational.Saat bangun, jika mimpi itu dapat diingat, maka ada dua kemungkinan: orang yang kemampuan paralogikanya tinggi akan sanggup membedakan antara real logic dan unreal logic, yang kemampuan paralogikanya rendah tak sanggup membedakan kedua jenis logika itu sehingga menimbulkan masalah bagi diri dan lingkungannya, perilakunya tak wajar/tak realistis.

07.Pertanyaan: Apa bedanya logic, rational dan realistik?
Jawaban: Silakan cari dulu lewat http://www.google.com istilah tersebut agar anda dapat membandingkan dengan pengertian menurut TM dan teori paralogika.
Pengertian lewat TM dan teori paralogika:
a. logic:  hubungan antara sebab dan akibat atau hubungan antara argumen(alasan,permasalahan,persoalan)) dengan kesimpulan(hasil analisa, hasil perhitungan). Dalam FSM E= -x + y  hanya mungkin dicari logikanya bila hasil perhitungannya valid, yaitu memang benar formula ini berlaku karena menghasilkan  ruas kanan sama dengan ruas kiri. Jika hasilnya tak sama atau invalid maka logic tak berlaku. Jadi logika hanya berlaku saat FSM menghasilkan nilai yang valid. Dengan kata lain ada kaitan antara akibat dan sebab.  TM plus menginformasikan adanya formula z # -x  + y dimana z dinamakan zeros sesuatu yang tak mungkin terakses oleh kemampuan manusia baik lewat fikiran maupun keyakinan, apalagi pancaindra.
Teori Paralogika mengembangkan TM plus dengan konsep interaksi  antara E dan z, antara yang memenuhi logika dan yang tak memenuhi logika, ini menjadikan Teori Paralogika (TP)dualistik  dan  vitalistik hingga menginformasikan adanya spirit yang merupakan interaksi vitalistik antara trans body yang valid dan soul yang invalid.
Konsekwensi dengan adanya  interaksi vitalistik dari spirit yang vitalistik dan biobody yang mekanistik maka terjadilah live biobody yang teramat kompleks.

b.rational: masuk akal, erat kaitannya dengan kerja otak. Saat ini manusia jika dalam keadaan sadar (conscious) sangat dipengaruhi oleh aktivitas otak hingga memiliki rational consciousness tinggi. Dalam kondisi unconscious otak beristirahat hingga tubuh dikendalikan sumsum tulang belakang yang dikendalikan oleh spirit. Kemampuan spirit sangat berlainan dengan sekedar otak, saat ini otak lebih banyak mengakses masukan dari indra yang hanya sanggup mengakses alam nyata, bukan melalui bahin dan fikiran yang  mampu mengakses alam semu disamping alam nyata. Spirit mampu mengakses alam semu terutama Sub Alam Transient. Alam semu belum mengenal adanya massa dan ruangan nyata, spirit juga tak memiliki massa hingga sanggup kerkelana ke seluruh univers tanpa suatu halangan apapun. Spirit juga sanggup mengakses alam nyata dengan memanfaatkan biobody. Jika  mendapatkan kesempatan maka spirit sanggup “mengendalikan” otak manusia, hingga perbuatan manusia dalam keadaan conciousness pun sanggup dikuasainya. Ini dapat disaksikan dalam realitas adanya fenomena kesurupan, kepribadian ganda, orang gila dll yang secara psychologis dianggap sekedar ketidak beresan biobody saja.
Spirit dapat secara langsung memasuk live biobody hingga terjadi reallink atau dengan memanfaatkan biobody untuk mempengaruhi biobody lain (unreallink). Fenomena ini sangat paradox, yang reallink justru sulit diterima akal (irrational)  sedangkan yang unreal malah sangat rational. Mengapa? Karena saat ini otak manusia lebih banyak mengakses fenomena disekitarnya lewat indra, hingga realita menjadi dasar logis dan unlogis (paralogis). Yang realistik dianggap logic yang tak realistik dianggap paralogic (unlogic).
Fenomena kesurupan termasuk dalam reallink  karena spirit benar-benar terhubung langsung dengan biobody malah dianggap irrational sedangkan “mencuci otak dengan indokrinasi”termasuk unreal link (karena memerlukan media indokrinasi) malah dianggap rational.
Jadi………………tak mengherankan jika paralogika dituduh sebagai menyesatkan  ratio/kerja otak sebab  dianggap bertentangan dengan realita.Saat ini terjadi salah kaprah mencampur adukkan ratio dan realita. Padahal menurut TM.realita itu fenomena alam nyata sedangkan ratio/pemikiran termasuk dalam alam semu, sebagaimana fikiran juga termasuk fenomena semu. Saat ini yang tak sesuai dengan realita dianggap irrational,  walaupun itu hasil dari pemikiran yang termasuk dalam wilayah rational.
Menurut TM fenomena  gaib  yang irrational dan fenomena metafisikyang rational termasuk dalam alam semu sedangkan realita termaasuk dalam alam nyata. Jadi sebenarnya kerja otak bukan hanya mengolah data nyata yang masuk lewat indra, melainkan juga yang semu baik yang rational maupun yang irrational untuk dieksekusi untuk melakukan tindakan/perbuatan.
c.realitas/kenyataan adalah sesuatu yang terakses oleh pancaindra dan sanggup diolah oleh kerja otak sebagai prosesor untuk diekseksi guna melakukan tindakan/ perbuatan. Seharusnya otak juga sanggup mengolah yang semu yang masuk lewat akal dan bathin, tetapi saat ini otak lebih dikuasai oleh sesuatu yang realistis, dan menisbiikan yang semu dan tak terakses oleh pancaindra.
Teori paralogika menginformasikan : manusia memiliki kemampuan paralogika yang mengakui adanya energi semu dan energi nyata yang dapat diakses dan diolah oleh otak, untuk mengambil suatu keputusan untuk diujudkan dalam tindakan/pertbuatan.
Mereka yang kemampuan paralogikanya tinggi dapat memilah-milah antara yang rational dan irrational walaupun merupakan sesuatu yang gradiensi (berangsur) dan merupakan sebuah spektrum  dari logika semu hinggake logika nyata.

09.Pertanyaan: Bagaimana caranya meningkatkan kemampuan paralogika?
Jawaban:  Menurut TM setiap ciptaan Tuhan YME dibekali dengan consciousnes, dari ciptaan yang paling sedermana hingga yang paling rumit (kompleks). Kesederhanaan bukanlah kekurangan, melainkan juga merupakan kelebihan hingga sebenarnya tiada yang sempurna, jadi kita harus sadar bahwa masing-masing punya kelebihan dan kekurangan hingga saling membutuhkan.
Dalam sejarah peradaban manusia sering kali ada kelompok manusia yang beranggapan paling superior hingga beranggapan  paling hebat: paling pandai,paling benar, paling dicintai oleh Tuhan YME, hingga menyepelekan/merendahkan, atau bahkan menindas yang lainnya. Manusia juga menganggap dirinya paling hebat sebab merasa paling cerdas,paling mulia  diantara makluk lainnya, hingga merasa berhak mengatur dunia dan tak pernah menyadari bahwa hidupnya sangat tergantung  dari ciptaan Nya yang lain.
Sebagian manusia yang merasa dirinya  paling superior beranggapan semua yang disediakan oleh Tuhan YME boleh diperlakukan semaunya, termasuk manusia lainnya. Semua yang berada  diluar “individu dan kelompoknya” harus patuh padanya dengan berbagai cara, memaksakan keyakinan lewat  kekuasaan hingga senjata. Inilah yang merupakan biang keladi ketidak tenteraman dunia  hingga sampai menimbulkan berbagai peperangan.Mereka yang menentang dan menghalangi kehendak mereka  yang superior akan dilenyapkan. Berlakulah hukum: kill or to be killed.
Menurut TM manusia merupakan ciptaan Tuhan YME yang sangat kompels justru karena dikaruniai keyakinan, fikiran untuk mengakses  fenomena  semu , dan indra untuk mengakses alam nyata, tetapi menisbikan kemampuan paralogika yang sanggup mengakses Sub Alam Transien.
Saat ini terjadi pertentangan  antara kubu saint yang membuat manusia merasa  superior akibat menguasai tehnologi hingga dapat nencapai kenikmatan duniawi dan kubu keyakinan yang merasa superior karena “mempunyai” Tuhan YME sebagai Sang Maha Pengatur.  Kemampuan tehnologi membuat manusia berhak membuat hukum untuk mengatur kehidupan manusia (dalam TM berdasar MoTH atau Moralitas Tertib Hukum buatan manusia) sedangkan yang lain akan menerapkan hukum ciptaan Tuhan YME yang dapat membimbing seluruh  umat manusia secara individual dan jenis dapat mencapai kebahagiaan abadi. Mengapa hal ini dapat terjadi? Masing-masing kelompok tak menyadari adanya kemampuan paralogika bahkan menganggap paralogika sebagai sesuatu yang menyesatkan.

Bagaimana caranya meningkatkan kemampuan paralogika?
Selama paralogika dianggap sesat maka berarti meningkatkan kemampuan paralogika dapat dikonotasiklan sebagai meningkatkan kesesatan.  Saya tak bermaksud  meningkatkan kesesatan oleh karena itu saya terlebih dulu harus memberikan pengertian (bukan dogmatik, dengan cara memaksakan untuk meyakini atau melarang dengan dalih menyimpang dari dogma suatu keyakinan. Melarang jauh lebih mudah dari memberikan pengertian. Larangan harus ditegakkan dengan kekuatan/power, memberikan pengertian membutuhkan kesabaran, ketelatenan dan keiklasan dan kejujuran. Ada yang menempuh cara memberikan pengertian lewat indoktrinasi agar lebih efektif. Pada sistem indoktrinasi yang diindoktrinasi bersifat pasif. sehinggga tak terjadi interaktif. Indoktrinasi sanggup mencuci otak sedangkan memberi pengertian diharapkan dapat  merubah keyakinan lewat penalaran. Mencuci otak jauh lebih mudah dari “merubah” keyakinan.
Saya memilih menempuh jalan rational dari pada  jalan irrational untuk meningkatkan kemampuan paralogika. Saya akan berusaha memberikan pengertian bahwa kemampuan paralogika bukanlah membawa kesesatan melainkan justru “menghindari” kesesatan.Saya yakin jika manusia sanggup mengakses spirit maka akan terbutki bahwa teori paralogika bukanlah momong kosong.
Menurut saya mimpi bukanlah sekedar fenomena mekanistik, melainkan fenomena vitalistik. Manusia bukanlah komputer maupun robot organik. yang sepenuhnya dapat difahami oleh manusia melainkan, melainkan ciptaan Tuhan YME yang sangat rumit yang selain bersifat dualistik mekanistik juga mengandung unsur vitalistik. Mansuia dikaruniahi fikiran cerdas, bathin yang lembut tetapi jangkauan pancaindra  sangat terbatas serta fisiknya sangat lemah.
Manusia membutuhkan “kebutuhan hidup” yang teramat kompleks, disamping bioenergi manusia membutuhkan trans energi bahkan membutuhkan bright energy dan dark energy.
Secara rieel” manusia butuh kenikmatan duniawi : makanan, kedudukan,kekuasaan, materi dll yang tersedia di alam nyata. Manusia juga membutuhkan kepuasan bathin yang hanya tersedia di alam semu, di Sub Alam Gaib,:manusia juga membutuhkan kepuasan fikir yang tersedia di alam semu di Sub Alam Metafisika.
Karena kebutuhan manusia sangat kompleks maka seharusnya manusia menggunakan semua kemampuannya untuk  mengakses dan memanfaatkan  seluruh yang tersedia di universe, baik yang termasuk dalam alam nyata maupun alam semu. Tentu saja yang valid, bukan yang invalid. Yang invalid sepenuhnya merupakan rahasia Tuhan YME yang tak mungkin terjangkau oleh kemampuan manusia melalui indra, fikiran bahkan keyakinan.
Teori paralogika berusaha memperluas kemampuan manusia yang selama ini terabaikan, yaitu kemampuan paralogika yaitu  kemampuan untuk mengakses fenomena transien yang merupakan pertemuan antara alam gaib dan alam fikir. Susahnya saat ini paralogika dianggap sesat!

10. Pertanyaan: Apa manfaat mimpi dan bagaimana mimpi dapat terjadi?
Jawaban: Karena Saint saat ini  bersifat monolistik dan mekanistik maka mimpi dianggap sebagai akibat kondisi  kerja otak. Saint telah sanggup membedakan kondisi otak yang tegang /stress (over aktif), aktive/normal, istirahat dan tidur dengan mendeteksi gelombang listrik otak.
Saya akan menjelaskan kembali apa yang pernah saya uraikan pada blog ini, agar anda tak perlu mencari bagian yang saya maksudkan.
Teori Paralogika tak menyangkal analisa saint tersebut, namun menginformasikan bahwa manusia jauh lebih rumit dari sekedar biobody yang hanya terdiri dari materi sebagai halnya robot dan komputer. Teori paralogika menginformasikan bahwa live biobody terjadi akibat interaksi  semi vitalistik antara biobody  dan spirit.  Biobody  merupakan interaksi antara trans body  yang  semu dan clear body yang nyata. Spirit merupakan interaksi vitalistik antara trans body yang valid dan soul yang invalid.
Setiap live biobody mengalami bioritmik yang disebabkan oleh biobody yang rentan terhadap pengaruh lingkungan dan waktu.
Setiap live biobody mengalami kondisi conscious dan unconscious.  Dalam kondisi consciouse live biobody dikebdalikan oleh otak, sedangkan dalam kondisi unconscious dikendalikan oleh sumsum tulang belakang. Otak dapat diibaratkan sebagai cpu yang bertugas memproses semua masukan, lewat indra, bathin dan fikiran.  Saat cpu tak berfungsi/istirahat live biobody dikendalikan oleh spirit yang selalu dalam keadaan conscious.
Spirit memiliki energi (energi semu) hingga sanggup melakukan aktivitas. Spirit dapat melakukan reallink dengan biobody dalam keadaan biobody conscious, dan melakukan unreal link pada saat biobody dalam keadaan unconscious.
Mimpi termasuk dalam fenomena biobody unconscious sehingga yang terjadi adalah unreallink antara spirit dan biobody. Kondisi ini menyebabkan spirit bebas meninggalkan biobody untuk melakluklan petualangan di alam semu. Karena spirit tak mengikut  sertakan biobody dalam petualangannya  maka biobody dikontrol lewat unreallink lewat sumsum tulang belakang.
Mimpi merupakan fenomena bawah sadar hingga memiliki kemampuan mengakses unreallogig. Dalam mimpi manusia dapat mengalami hal yang tak realistik, misalnya sanggup terbang, sanggup melakukan sesuatu yang tak mungkin dilakukan dalam alam nyata, mengalami sesuatu yang sangat indah atau sebaliknya, sangat menakutkan.
Pada saat terbangun, biobody kembali dalam keadaan conscious hingga hanya sanggup mengakses real logig. Jika mimpi terekam oleh memory, dapat dipanggil oleh otak dan ikut diproses untuk dieksikusi dan dimanfaatkan untuk melakukan suatu tindakan/perbuatan.
Mimpi dapat diibaratkan sebagi “pemberian” vaksin kepada otak agar otak dapat menjadi sehat berfikir karena dilatih untuk membedakan antara kenyataan dan yang semu. Orang yang tidak pernah bermimpi justru sangat berbahaya, sebab tak memiliki daya tahan terhadap kenyataan yang sering tak dapat diterima oleh akal sehat. Banyak sekali fenomena di alam nyata dan merupakan kenyataan namun terasa sebagi mimpi buruk atau mimpi indah. Kebahagiaan dan kesedihan sering kali terjadi secara tiba-tiba dan tak dapat kita perkirakan, sehingga kita sering tak sanggup menerima sebagai real logig.
Bagi mereka yang masih dapat bermimpi, lebih-lebih yang ikut diproses oleh otak, akan memiliki kemampuan untuk bertahan terhadap berakhirnya mimpi indah dan sebaliknya dapat memanfaatkan mimpi buruk sebagai “latihan” menghadapi kenyataan buruk.

11.Pertanyaan: Menurut Som Xiang dalam fiksi Bh: consciousness is a kind of energy. Menurut TP soul  memiliki super consciusness, berarti soul memiliki energi. Pada TM anda katakan soul bukan tergolong energi . Jadi terdapat kekisruhan pemikiran anda pada TM, TP dan fiksi Bh. Anda tak konsisten dengan teori-teori anda dan fiksi anda.
Jawaban: Bacalah dengan teliti:…………..  pada TP ………….soul diperkirakan memiliki super consciousness…… Kata diperkiraan  tak boleh dinisbikan, sebab soul termasuk fenomena invalid yang tak mungkin terjangkau oleh kemampuan manusia. Menurut TM terdapat energi semu dan energi nyata yang dikuasai oleh dimensi waktu yang valid dan yang invalid. TM plus memanfaatkan soul sebagai pembeda yang hidup dan yang mati dan tak mempermasalah apakah itu soul termasuk juga tak mempermasalahkan soul memiliki energi atau tidak.TM tak pernah menyatakan soul memiliki atau tak memiliki energi, melainkan soul bukan termasuk energi (yang dimaksud inergi yang valid) .Saint hanya mengakui adanya energi nyata, TM menginformasikan adanya energi semu disamping energi nyata. Jadi……..  pernyataan Xiang dalam fiksi Bh  tak bertentangan dengan TM, TM plus atau TP,  karena mungkin saja ada jenis energi lain yang belum dikuasai waktu atau abadi. Energi abadi inilah yang dimiliki oleh soul, hingga juga invalid (tak dapat diakses oleh kemampuan manusia.
Menurut TP soul diperkirakan memiliki consiousness super  yang  tak tergantung dari ruang nyata, ruang semu dan dimensi waktu.  Sekali lagi soul adalah fenomena invalid, jadi bukan inergi (valid), tetapi mungkin saja memiliki energi abadi yang juga invalid. Lain halnya spirit memiliki unsur valid hingga memilki energi semu disamping energi abadi yang mungkin dimiliki oleh soul. (Harap dibedakan antara abadi dan immortal).

12.Pertamyaan:
Dalam Wikipedia saya menemukan istilah logika alamiah dan logika ilmiah tetapi saya anggap sekedar difinisi, saya ingin tahu apakah anda dapat menjelaskan dengan cara yang mudah saya mengerti.
Jawaban: Jika anda tahu tentang komputer maka anda pasti memahami apakah fungsi/manfaat  sebuah system, misalnya Window 97,98, XP, Linux dll. Anda juga tahu  fungsi/manfaat program aplikasi :Wordstar, Corel Draw, Cakewalk, dll. Bayangkan/imaginasikan: System  sebagai  logika alamiah sedangkan Program Aplikasi adalah Logika ilmiah.
Sebelum diprogram dasar (system) cpu tak mungkin menerima progral aplikasi. Logika alamiah  manusia berbeda dengan logika alamiah binatang sebab berbeda struktur biobodynya. Logika ilmiah manusia dapat berkembang  luar biasa akibat kesanggupan otak manusia menerima logika alamiah, logika alamiah  binatang tak mungkin berkembang sehebat logika ilmiah manusia karena logika alamiahnya berbeda. Komputer berkembang sangat cepat akibat revolusi tehnologi dan informatika, Biobody (termasuk human body) berjalan sangat lambat namun pasti karena mengalami  evolusi biologi.. Semua atas izin Tuhan YME, tanpa izin Nya semua itu tak mungkin terjadi.

13. Pertanyaan: Apakah perbedaan hakiki dari informasi dan spirit?
Jawaban: Informasi dapat terakses langsung oleh pancaindra atau melalui tehnologi informatika. Contohnya yang terakses secara langsung: tulisan, gambar, suara dll. Sistem ini sangat dibatasi oleh ruang, namun dapat bertahan terhadap waktu/ sebagai penghubung waktu dengan sarana penyimpanan dengan berbagai media, baik yang fisik maupun non fisik.  Perkembangan tehnologi informatika memungkinkan informasi dapat dikirim lewat sarana gelombang electro magnetis sehingga dapat digunakan sebagai penghubung antar ruang.
Kesimpulan informasi dapat “dikuasai”oleh manusia dengan tehnologi informatika hingga terakses oleh pancaindra.
Lain halnya spirit justru sanggup “menguasai” manusia, contoh dalam agama: setan,iblis dll, dapat meruntuhkan keimanan manusia, bahkan menurut TM bio body dikendalikan oleh spirit. Sementara ini manusia belum sanggup mengakses spirit, namun kemajuan tehnologi akan sanggup mengaksesnya karena spirit memiliki komponen valid yaitu symetrical trans wave.
Komputer yang canggih akan sanggup membedakan symetrical trans wave murni yang tak membawa sinyal informasi dengan yang telah memuat informasi, baik dalam bentuk analog maupun digital. Suatu saat komputer akan sanggup membedakan antara symetrical transwave yang bermuatan informasi  karena bersifat pasif dan dapat dikuasai manusia dan yang berinteraksi dengan soul menjadi spirit  yang bersifat aktif dan justru dapat menguasai manusia. Hal ini diinformasikan oleh Teori Paralogika.
Saat ini dinegara Barat ada SMS yang dikirim dari liang kubur. Mengapa? Ada situs yang bersedia menerima pesan dari orang yang masih hidup dan menitipkan pesan dengan judul: SMS dari liang kubur. SMS itu dikirim kealamat tertentu (teman dan sanak keluarga) pada saat tertentu setelah orang yang menitipkan pesan itu meninggal. Orang yang usil dapat saja mengirim SMS dengan mengatas namakan seseorang kepada alamat tertentu dengan judul SMS dari liang kubur. Kita tak mungkin membedakan antara SMS yang dipesankan lewat situs yang dititipi SMS yang dibuat saat orang belum meninggal dan SMS yang dibuat setelah orang itu meninggal (oleh orang-orang usil). Orang usil itu memiliki spirit yang menurut TM dalam keadaan unconscious spirit lain dapat mempengaruhinya, entah itu setan atau……….memang benar-benar spirit orang yang telah meninggal yang meminjam bio body orang usil itu. Selama ini ada orang yang mampu menjadi mediator antara manusia yang masih hidup dengan spirit yang telah meninggalkan bio body.
Kesimpulan: Perbedaan hakiki antara informasi dan spirit adalah: informasi dapat dikuasai oleh manusia sedangkan spirit dapat menguasai manusia. Perbedaan ini sangat penting untuk membedakan antara informasi dan spirit.

14. Pertanyaan: Apakah hubungan antara spirit dan informasi?
Jawaban: Informasi sangat dibutuhkan oleh spirit untuk peningkatan kemampuannya. Seorang bayi yang baru dilahirkan telah membawa kemampuan untuk mempertahankan existensinya dengan kesanggupannya dapat bernafas dan mencari tetek ibunya, menangis untuk mendaspatkan perhatian dari orang tua dan lingkungannya.. Pada saat itu bayi bagaikan sebuah komputer yang telah membawa program dasar siap untuk menerima program terapan.Bio body bayi tumbuh karena mengkonsumsi makanan, sedangkan spirit membutuhkan masukan non materi, diantaranya adalah informasi. Kemampuan sebuah komputer untuk menerima program dasar sangat tergantung dari “kecanggihan” komputer/hardware nya., demikian kemampuan biobody sangat menunjang kebutuhan spirit.  Bio body hewan tak mungkin sanggup menunjang aktivitas spirit manusia, sebaliknya bio body manusia akan tak efektip jika dimanfaatkan spirit hewan karena program dasarnya. berbeda. Jadi erat kaitannya antara spirit dengan biobody dan kemampuan memanfaatkan informasi yang berupakan warisan dari generasi sebelumnya. Semakin canggih biobody semakin butuh spirit yang berpengalaman untuk memanfaatkannya. Itulah sebabnya spirit butuh berreincarnasi agar sanggup mengimbangi evolusi bio body. Teori Darwin mempelajari evolusi bio body sedangkan teori Som Wyn menginformasikan evulosi spiritual.

ibnusomowiyono
ibnusomowiyono wrote on Jan 12
Saya membedakan antara tuhan, Tuhan dan Tuhan Yang Maha Esa:
1. “tuhan” adalah perspektif/buatan/rekayasa/anggapan manusia terhada “kekuatan” yang memberikan kenikmatan duniawi, misalnya: berhala, matahari sampai dengan uang dan rakyat. Dalam hal ini jika manusia tak ada, maka ” tuhan” juga tak ada. Sebenarnya “tuhan” menjadi sangat perkasa karena memperoleh energi relatif (bukan energi mutlak) dari yang mempertuhannya. Contohnya: selembar uang kertas tak sangup membeerikan energi untuk merebus segelas air hingga masak. Karena uang dipercaya sebagai alat bayar, maka jika dibelikan satu tabung LPG dapat untuk “memasak” berhari-hari.
2. “Tuhan” juga perspekif manusia terhadap yang menuntun manusia mendapatkan kehidupan yang baik dan menjanjikan kepada yang “mempercayainya” dan mentaati semua petunjuk Nya serta menjauhi larangan Nya” akan mendapatkan kebahagian abadi bukan sekedar kenikmatan duniawi. “Tuhan” belum ada saat manusia belum mengenal religi.”
3. Tuhan YME bukan hanya memberikan kenikmatan atau menjanjikan kebahagiaan, melainkan menyediakan segalanya, memberikan kesadaran,memberikan kesempatan untuk memilih dan memanfaatkan segala yang disediakan Nya bagi yang berani menanggung risiko pilihannya. Tanpa manusia dan peradabannya……………….. Tuhan YME ada walau tak dapat dibuktikan secara “nyata” atau indrawi , dapat saya yakini lewat “:bathin ,fikir, kemampuan paralogika dan pancaidra dalam ujud ciptaan Nya. Hakekat dari Tuhan YME saya sarikan dalam Teori Paralogika atau Teori Som Wyn.
Menurut saya yang harus menanggung risiko (akibatnya) adalah:
a. Bagi yang menuruti kehendaknya sendiri adalah yang melakukan perbuatan itu..
b. Bagi yang patuh pada perintah Nya dan menjauhi larangan Nya, akan ditanggung oleh yang dipatuhinya (diantaranya Tuhan).
Tuhan YME tak pernah memaksa melainkan memberikan pilihan, jadi Dia can do no wrong.

tough2slf
tough2slf wrote on Oct 22, ’09
Rupanya “keyakinan” mas Ibnu dan saya sejalan ..:)Walaupun frekewensi telah sama….walaupun E >E yang diminati….bila tidak dapat restu dariNYA…tidak akan terjadi…Kun vaya Kun..

Mungkin itu sebabnya yang mengikuti keyakinan Kristen menggambarkan Tuhan terpancang disalib….Tuhan yang menangung sebab akibat yang telah mendapat restuNYA agar menjadi kenyataan….setiap suka duka di Alam Semesta….

Siapakah yang menanggung suka duka TUHAN…..?

ibnusomowiyono
ibnusomowiyono wrote on Oct 22, ’09
Ada yang memilih (a). mendapatkan sesuatu/keinginan atas dasar menggunakan energi untuk mencapainya atau menaklukkan dengan memanfaatkan energi yang kuat dan (b). memanfaatkan prinsip resonansi yang cukup menggunakan energy secara efisien. Pilihan yang saya sebutkan itu baru merupakan faktor y yang sepenuhnya kita miliki, masih ada faktor x yang berada dilingkungan kita (termasuk target yang akan kita capai) dan faktor z yang sepenuhnya merupakan otoritas Tuhan YME.Sepert yang pernah saya katakan sebelumnya yang “dapat kita pilih dan kuasai hanyalah faktor y”, kedua faktor lainnya dapat “kita siasati”. Jika kita yakin akan kebesaran dan keagungan Nya, kita tak akan ragu dalam setiap upaya/ikhtiar/langkah kita, Dia akan “memberikan” yang paling cocok bagi diri kita, jadi jika kita belum mendapatkan sesuatu yang kita inginkan itu berarti kita belum pantas untuk “mendapatkannya”. Janganlah kita putus asa, terus berjuang…….. sampai kita pantas untuk mendapatkan keinginan kita, ini bukan berarti kita tak mengakui otoritas /ekuasaannya. Sekali lagi: kita akui atau tidak kita akui kekuasaan Nya adalah mutlak, namun keagungan Nya tetap…….. memberikan pilihan kepada setiap ciptaan Nya dan tak pernah memaksakan kehendak Nya. Maaf, ini keyakinan saya, mungkin keyakinan orang lain tak seperti keyakinan saya. Perbedaan seharusnya kita sukuri…………………………………………. Biarkanlah yang berbeda tetap berbeda yang sama masih banyak, diantaranya semua mengangungkan Nya dengan cara masing-masing.

ibnusomowiyono
ibnusomowiyono wrote on Oct 22, ’09
Tuhan YME memiliki”hak mutlak” (mensitir ucapan cucu saya, Wicaksono Prabowo yang belajar di Amerika Serikat) hingga tak memerlukan “pemberian hak dari siapapun dan apapun”, lain halnya dengan seorang presiden mendapatkan hak prerogatip dari rakyatnya, seorang raja mendapatkan kekuasaan/haknya memerintah akibat budaya yang berlaku disuatu masyarakat yang meyakini hak turun temurun, bahkan sering kali memanfaatkan “legenda” raja adalah tititsan dewa atau menerima wahyu dari Tuhan YME.
Otoritas Tuhan YME tak akan hilang karena diterima atau tak diterima oleh ciptaan Nya. Kebesaran Agungnya justru dapat dibuktikasn dengan tak pernah memaksakan kehendak Nya, walau sebenarnya Dia sanggup melakukannya dan tak mungkin ada yang sanggup menghalangi Nya. Jadi siapapun yang memaksakan kehendaknya dan menegakkan kekuasaan atas dasar otoiritas, atau memerintah secara otoriter, tak sesuai dengan prinsip pengagungan terhadap Nya, atau menjadikan Nya sebagai”suri tauladan agung”, akibatnya kekuasaan bersifat “sementara” dan tak akan bertahan terhadap waktu dan lingkungan.

tough2slf
tough2slf wrote on Oct 20, ’09
Kadang2 resonansi sudah tepat…ibaratnya tinggal digapai saja….tapi tidak kesampaian…?Apakah ini berarti bahwa pada akhirnya “otorisasi” dari Tuhan adalah mutlak untuk mendapatkan apa yang diinginkan..ataukah memang “bukan sesuatu yang layak diterima”…?

ibnusomowiyono
ibnusomowiyono wrote on Oct 20, ’09
Benar sekali, penggunaan Formula E=mc2 sangat flexible untuk memecahkan materi menjadi bagian yang lebih sederhana ( dalam TM dinamakan degradasi) sehingga dapat “dikeluarkan” energy yang tersimpan dalam materi untuk dimanfaatkan, misalkan memecah inti atom dengan menembakkan elektron dengan kecepatan sangat tinggi hingga pukulannya melebihi kekuatan “ikat” inti atom. ( external energi > internal energy). Dalam filosofi: kita hanya akan sanggup memecahklan masalah jika kemampuan kita melebihi rumitnya masalah yang akan kita pecahkan.
Formula E= – x + y menginformasikan terbentuknya materi dari non materi. Menurut TM massa terbentuk saat E= 0 atau x = y = q = quanta (dalam saint disubut quantum)..
TM menjelaskan dengan model magnit, Setiap magnit permanen (dipole) pasti memiliki kutub utara dan kutub selatan yang sama. Sebuah atom yang terdiri dari inti dan electron yang mengitarinya dapat dipandang sebagai dipole. Pada kondisi stabil putaran dan obit electron akan tetap, sehingga berperilaku seperti magnit dipole.Dalam sebuah system magnit permanen seluruh atom baja gerakan elektron tertata rapi hingga memancarkan medan magnit dengan kekuatan tetap, sedangkan atom besi lunak tak teratur, namun mudah diatur oleh external energy.
Jika inti atom pecah akibat pukulan/gaya luar yang melebih gaya ikat nya (dalam TM ekternal energi melebih internal energinya), maka atom akan terdegradasi atau pecah menjadi bagian yang lebih sederhana dan memancarkan sinar alpha,beta dan gamma dan…………ada bagian yang belum diakui oleh saint tetapi diinformasikan oleh TM) juga terpancar energy semu yang tak memiliki masa. Sinar gamma sebenarnya juga tak memiliki massa!
Jika putaran electron mengelilingi inti atom berubah-ubah kecepatannya atau orbitnya berubah-ubah/bergeser maka akan terjadi medan listrik sebagaimana jika magnit diputar diantara stator sebuah generator listrik, perubahan medan magnit akan menimbulkan medan listrik.
Semakin tinggi putaran generator semakin tinggi frequensi perubahan medan magnit, akan semakin tinggi frequensi medan listrik, hasilnya adalah gelombang electro magnetik. Jika putaran berhenti tak akan terjadi perubahan medan magnit, akibatnya tak timbul medan listrik.
Penjelasan ini atas dasar Formula Super Natural Modern. Jika x = y, maka dikatakan system dalam keseimbangan prima atau E = 0, system tak akan memancarkan gelombang elektro magnetik. Dalam Universe planit termasuk system yang telah mengalami keseimbangan prima sedangkan matahari yang memancarkan cahaya termasuk system yang belum mencapai keseimbangan prima.Mungkin ini berbeda dengan penjelasan saint yang dapat membuktikan bahwa semua itu akibat adanya reaksi nuklir. perubahan hidrogin menjadi helium. TM tak menyangkal, tetapi mengkritisi: Cobalah telaah: System periodik unsur/ atom dalam kimia. Hidrogin itu memiliki sifat kusus hingga terdapat berbagai jenis hidrogin. Mengapa: karena hidrogin adalah system yang belum sepenuhnya mengalami keseimbangan prima.
Andaikata ada dua planit bertabrakan dan memancarkan cahaya: apakah itu disebabkan oleh reaksi nuklir fusi? Listik yang dibangkitkan oleh generator listrik yang digerakkan tenaga angin dapat juga menghasilkan cahaya. Cahaya belum tentu berasal dari reakti nuklir, menurut TM cahaya adalah akibat ketidak seimbangan sebuah sistem atau osilasi variable x dan y dalam FSM.
Setiap gelombang (wave) memiliki frequensi. sehingga memungkinkan terjadinya resonansi. Dua system yang beresonansi akan dapat berinteraksi secara efisien. Fenomena resonansi ini dapat dimanfaatkan untuk menghancurkan atau “mencaplok”sebuah system lain dengan energi yang sangat efisien, lain halnya dengan “pukulan materi terhadap materi lainnya yang membutuhkan kekuatan besar seperti yang anda sebutkan E luar harus > E dalam system. Dalam fenomena resonansi tak ada keharusan E luar > E dalam, yang dibutuhkan adalah yang akan dicapai memiliki frequensi sama dengan yang digunakan untuk mencapai. Dalam filosofi: resonansikan kemampuanmu dengan cita-citamu!
Jika kita menafsir seorang gadis kita boleh memilih menggunakan rumus Einstein E = mc2 atau rumus FSM E= -x + y, gadis itu dipaksa secara kekuatan fisik (tampang,uang,kedudukan) atau didekati dengan kekuatan non fisik (semu) yaitu bathin dan fikiran yang diresonansikan dengan bathin dan fikiran “target”. Sekali lagi tergantung target dan kemampuan kita,

tough2slf
tough2slf wrote on Oct 19, ’09
Teor E=Mc2 sangatlah fleksibel….dapat disesuaikan dengan yang ingin dimilikiMisalkan para suhu martial art menterjemahkannya dengan melatih jasmani agar

Energi = Bobot atau kekerasan x (kecepatan pukulan)2 anda > Bobot benda yang dipukul

secara umum

Energi = bobot pengetahuan x (kecepatan merangkainya/mendapatkannya sehingga berbentuk)2

Jadi apabila anda berkehendak memiliki sesuatu menjadi kenyataan maka

E anda haruslah > E yang dikehendaki

Mungkin yang dimaksud dengan E= -x+y adalah tingkat frekwensi yang sama …. yaitu keadaan frekwensi anda dengan frekwensi benda yang diminati berada ditingkat yang sama maka baru “klop”…..seperti mencari saluran radio atau TV…begitu…?

Rupanya ada 2 teori….. A.Einstein mewajibkan bobot harus lebih kuat sedangkan TM mewajibkan berada di frekwnesi yang sama

Saya cendrung berpendapat mencari frekwensi benda yang diminiati terlebih dahulu dan kalau sudah ketemu menaklukannya…kasarnya memakannya…Ibaratnya seperti Amuba yang menelan amuba yang lebih lemah …he…he..

 

ibnusomowiyono
ibnusomowiyono wrote on Oct 19, ’09, edited on Oct 19, ’09
Harus dibedakan antara E pada Formula Einstein E=mc2, dimana E adalah Energi sedangkan pada FSM E = – x + y, dimana E adalah Equilibrium.
Pada saat m = 0 akan menghasilkan E = 0. Cahaya belum memiliki massa, sehingga m = 0 akan menghasilkan E = 0, padahal kenyataannya cahaya memiliki energi, jadi E#0. Ini juga diakui oleh Saint dan tehologi informatika. Apakah Formula Eintein salah? Jelas tidak, sebab telah terbukti dapat dimanfaatkan untuk membuat bom atom dan hidrogin serta reaktor nuklir. Yang salah adalah anggapan bahwa Universe hanya terisi materi (quantum) yang bermassa sehingga formula E=mc2 itu memang benar sepanjang kita asumsikan tak pernah ada fenomena semu atau sesuatu yang tak bermassa..
TM mengkritisi Teori Big Bang yang menyatakan bahwa Big Bang merupakan terjadinya Universe dengan menyatakan bahwa Big Bang adalah “kelahiran Sub Alam Fisika”

tough2slf
tough2slf wrote on Oct 19, ’09

Besdanya: keinginan adalah fenomena dalam kesadaran sedangkan mimpi fenomena bawah sadar. 

Tepat dan jelas sekali definis anda tersebut diatas …hidup mas ibnu …he..he…Akan tetapi bagaimana orang dalam keadaan sadar dapat bermimpi…yaitu meginginkan sesuatu yang semu….tak bermasa….?

Perihal “membedakan antara yang nyata (memiliki massa) dan yang semu (belum bermasa)..”

Ngomong2 mengenai masa saya jadi teringat teori Albert Einstien E=MC2 yaitu…Energi=Masa x Kecepatankwadrat.

Dengan kata lain mereka mereka yang mimpi ibaratnya mempunyai Kekuatan tanpa adanya keberadaan Masa dan Kecepatan Time Frame …kalau diterjemahkan menjadi “Kekuatan semu atau apabila E= 0 x 0 = 0 …(Arupa) ….begitu…?”

ibnusomowiyono
ibnusomowiyono wrote on Oct 18, ’09
Ketika menyaksikan pertunjukan di TV mengenai pemburu hantu, banyak penonton menganggap tayangan itu benar-benar terjadi, tetapi sebagian menganggap itu sekedar trik (rekaan). Dalam mimpi segalanya dapat terjadi, jadii apa yang ditayangkan di TV itu mungkin sekali “terjadi”, tetapi dalam realita “sulit” atau bahkan tak mungkin terjadi.
Mimpi adalah fenomena ketidak sadaran (bawab sadar) dan “sangat kecil kemungkinan untuk diujudkan) sedangkan keinginan adalah fenomena dalam kondisi sadar, namun mungkin dapat menjadi kenyataan atau tak pernah menjadi kenyataan. Memang ada kesamaannya antara keinginan dan mimpi tetapi ada perbedaannya. Mimpi dapat juga menjadi kenyataan, keinginan sering tak menjadi kenyataan. Besdanya: keinginan adalah fenomena dalam kesadaran sedangkan mimpi fenomena bawah sadar.
Dalam TM nyata (reeal) “didifinisikan”sesuatu yang “memiliki masa” hingga membutuhkan ruangan, betapapun kecilnya, yang tak/belum bermasa dan tak membutuhkan ruang nyata dikatakan tak nyata atau semu. Pancaindra dan peralatan fisik hasil rekayasa manusia sanggup membedakan antara yang semu dan nyata.
Sesuatu yang nyata belum tentu ada disekitar kita, yang nyata itu mungkin terdapat digalaksi lain dan mungkin tak ada dibumi kita.
TM berbasis pada energi, bukan berbasis filosofi tetapi juga bukan sekedar mempermasalahkan kwantum (materi yang bermassa), TM bersifat dualistik, membedakan antara yang nyata (memiliki massa) dan yang semu (belum bermasa)..

tough2slf
tough2slf wrote on Oct 18, ’09
Maaf saya kurang jelas perihal “dapat dibedakan dengan kenyataan oleh mereka yang memiliki kemampuan para logika positip, sedangkan bagi yang kemampuan paralogikanya negatif akan merasa tulisan dan karya itu suatu kenyataan.”…apa bedanya…?Bagaimana kalau kata “mimpi” diganti dengan kata “Keinginan” dan kata “nyata” dengan “ada” atau “berbentuk” kalau bahasa sansekerta “arupa” dan “rupa” agar lebih jelas.

SBY berkeinginan dipilih jadi presiden —–> faktanya memang terpilih nyata berbentuk ujud seorang presiden (Rupa)
Pailul berkeingin dipilih jadi presiden —> faktanya tidak terpilih nyata berbentuk ujud seorang presiden (Arupa)

Intinya harus mengetahui kapan keinginan bisa menjadi kenyataan (Rupa) atau tidak (Arupa) liwat introspeksi pengenalan diri seperti mengetahui tingkat pengetahuan, moral, ketegaran apa sudah memadai untuk mencapai apa yang diinginkan

Kenyataan banyak Caleg yang kalah perlu perawatan “kejiwaan” karena tidak mengerti diri sendiri dan tidak memperhitungkan kemauan Tuhan

ibnusomowiyono
ibnusomowiyono wrote on Oct 18, ’09
Tuhan YME melebihi segalanya, Dia telah merencanakan dengan sangat cermat sebelum menciptakan Universe dan menyertakan hukum untuk mengaturnya, yaitu hukum Ekologi Universe agar ekosystem Universe tetap terpelihara., jadi Dia bukan sekedar pencipta melainkan Perencana Agung.
Dia sanggup mengerjakan sendir dan dapat mengurusi semua ciptaan Nya, tanpa bantuan dan siapapun, namun atas kebijaksanaan Nya masing-masing ciptaan Nya “diberikan kesempatan”, bukan dipaksa untuk mengurusi dirinya. Namun dalam “hal-hal yang sangat penting” Dia tetap “mencampuri” urusan Universe.
Sebagai contoh: Sub Alam nyata terisi oleh clear body dan bio body yang membutuhkan ruangan dan energi yang jumlahnya sangat terbatas dalam tiap bagian ruangan (misalnya bumi), maka ada kemungkinan terjadi “pemanfaatan” dan ekploitasi “bumi” yang berlebihan sehingga melanggar hukum Nya dan menimbulkan kerusakan dan ketidak seimbangan ekosystem. Jika tak dikorekasi maka akan terjadilah “bencana” bagi bagian ini. Ada kemungkinan tak ada satupun kekuatan yang dapat “mengoreksinya” kecuali Dia sendiri. Dalam hal demikian barulah dia mencampuri urusan bagian dari Universe ini. Mengapa Dia perlu turun tangan? Kehancuran suatu bagian dari universe akan berakibat pada bagian lainnya. Pelanggaran terhadap hukum Nya oleh suatu umat dapat menyengsarakan umat lainnya yang tak ikut melanggar hukum Nya, itulah sebabnya Dia perlu bertindak untuk “mengoreksi” dan jika perlu “mendaur ulang” agar tak terjadi penyimpangan atas hukum Nya. yang dapat mengganggu keseimbangan ekosystem Universe.
Dalam hal bencana alam, sering terjadi mereka yang patuh pada hukum Nya justru ikut menjadi korban, yang jelas melanggar hukum Nya malah “selamat”. Seakan fenomena ini bertentangan dengan penjelasan saya diatas. Mengapa? Karena manusia hanya mampu mengakses sesuatu yang valid, sedangkan yang invalid tak mungkin terakses oleh kemampuan manusia. Itu merupakan rahasia yang hanya diketahui Nya.
Dalam masalah bencana gempa, seharusnya kita dekati dengan fenomena valid, yaitu “kenyataan” bahwa Indonesia terletak dibagian bumi yang rawan gempa, sehingga kita harus mewaspadainya. Disamping terletak didaerah gempa Tuhan YME merlimpahkan kekayaan alam yang berlimpah terhadap umat yang hidup dibagian bumi yang rawan gempa ini, Antara gema dan kekayaan yang melimpah inilah yang harus dicari hubungannya. Janganlah kita “merasa” tahu kehendak Nya atau menjadi sangsi atas kebesaran Nya.
Adalah “kekurangan” manusia : jika menerima berkah “tak merasa”, kalau “mendapatkan musibah” sangat merasa. Ini menyebabkan manusia hanya “bersukur” dalam ucapan, tetapi tak sampai dalam lubuk hati yang sangat dalam dan pemikiran yang sangat jernih untuk kemudian diujudkan dalam perbuatan yang membuktikan rasa sukur itu.Ini mungkin dapat membedakan antara mimpi dan kenyataan hingga kita dapat mensukuri bahwa pancaindra kita memiliki keterbatasan sehingga kita dapat menikmati kehidupan yang hanya singkat ini.
Kemampuan paralogika positip dapat membedakan antara mimpi dan kenyataan. Segala sesuatu yang dapat terakses oleh pancaindra dan peralatan fisik buatan manusia merupakan kenyataan, sedangkan yang tak terakses belum tentu tak ada atau sekedar omong kosong..
Dizaman “primitif” diinformasikan nenek moyang kita sanggup mengakses sesuatu yang tak terjangkau oleh pancaindra. Manusia saat ini akan “mentertawakan” hal itu, tetapi coba fikir, apakah mereka (setiap manusia) tahu proses terjadinya gambar dan suara di TV dan komputer, Mereka setiap saat melihat orang berbicara sendirian, tapi tak menuduhnya dia gila, karena orang itu menggunakan hp. Apakah mereka tahu bagaimana proses terjadinya komunikasi lewat sarana gelombang elektro magnit yang tak terakses oleh pancaindra.? Jadi…………… bukti itulah yang menjadikan seseorang bahwa yang dialami itu nyata, bukanlah sekedar mimpi.
Misalkan: anda bermimpi indah, waktu bangun anda masih teringat mimpi anda karena terekam dalam memory otak. Apakah anda anggap yang anda saksikan dalam mimpi itu suatu kenyataan? Tergantu kemampuan paralogika anda.
Jika anda memiliki kemampuan paralogika positip, anda tulis mimpi itu atau dibuat naskah sinetron dan ditayangkan dalam tv. Hasil tulisan atau hasil karya anda itu termasuk mimpi ataukah kenyataan?
Saat ini berbagai sarana dapat dimanfaatkan untuk mewujutkan mimpi kita, namun jika kita lakukan dengan jujur (tak melakukan manipulasi), isi tulisan dan karya anda itu tetap dapat dibedakan dengan kenyataan oleh mereka yang memiliki kemampuan para logika positip, sedangkan bagi yang kemampuan paralogikanya negatif akan merasa tulisan dan karya itu suatu kenyataan.
Terima ksih atas pertanyaan dan tanggapan ananda Budhi, dengan demikian ada inspirasi saya untuk tetap menulis.
Jika tulisan saya tak berkenan dihati ananda , saya mohon maaf.

tough2slf
tough2slf wrote on Oct 17, ’09
Koq mirip2 doktrin trinitas sejati : manusia – alamsemesta – Tuhan atau EGO-ID-SuperEgoKetika lagi asyik didepan didepan PC saya mengandaiakan doktrin diatas sebagai PC – Software – Aku ….. dengan kata lain Tuhan mengunakan server site scriptNYA membentuk program Alam Semesta dimana Aku dsb merupakan bagiannya?
Berarti Tuhan sebagai Super Programer dapat pula men DEBUG program Alam Semesta apabila program tersebut kena virus atau tidak berkenan dihatiNYA

Virusnya siapa….Tuhan sebagai seorang Demokrat tulen melepaskan sifat Baik & Buruk ke Alam Semesta ..dengan kata lain virusnya iya kita kita ini juga bila tidak dapat melakukan keseimbangan antara mimpi & kenyataan 😦

Masalahnya pancaindra manusia merupakan alat yang dijinakan – bayangkan saja apabila kemampuan mata dibuat setara mikroskop elektronik, kuping dapat mendengar diatas 21 SN dsb…..anda akan kewalahan melihat mikroba2 melayang didepan mata, tidak bisa tidur mendengar dentuman menggeledek dari ledakan bintang2 yang baru lahir atau lagi ditelan oleh sebuah black hole

Dimanakah batas mimpi dan kenyataan …?

ibnusomowiyono
ibnusomowiyono wrote on Oct 17, ’09, edited on Oct 17, ’09
Pertanyaan ananda Budhi dapat dijawab atas dasar kemampuan paralogika positip.
Dalam kenyataan (real live) masa depan “ada ditangan kita sendiri”, namun kita harus ingat ada tiga faktor yang ikut menentukan : faktor y yang ada didalam diri kita, faktor x yang ada dilingkungan kita dan faktor z yang sepenuhnya menjadi hak mutlah Tuhan YME. Faktor y lah yang harus diutamakan agar kedua faktor lainnya dapat diatasi. Tuhan YME memberikan sesuatu yang terbaik/paling cocok atas perjuangan seseorang sepanjang orang itu tak merugikan diri sendiri dan lingkungannya., sedangkan faktor lingkungan akan teratasi sepanjang kita tak merugikan lingkungan lebih-lebih jika bermanfaat bagi lingkungan.
Dalam religi massa depan sepenuhnya ditangan Tuhan YME, kita hanya dapat mencita-citakan dan berusaha mencapainya sesuai dengan keyakinan kita, Tuhan YME lah yang menentukan segalanya..
Tanpa kemampuan paralogika positip kita akan mencampur adukkan antara mimpi/cita-cita dan kenyataan! Jika kita anggap mimpi sebagai kenyataan, kita diperbudak oleh mimpi, masa depan kita menjadi diluar diri kita. Jika kita anggap kenyataan sebagai mimpi kita bagaikan sekedar menantikan kematian, hidup tanpa perjuangan.

tough2slf
tough2slf wrote on Oct 15, ’09
saya ada pertanyaan “katanya masadepan ada ditangan kita sendiri” adapula yang berkata “semua telah diaturNYA”
Yang benar itu yang mana…?
terimakasih

ibnusomowiyono
ibnusomowiyono wrote on Oct 15, ’09
Maaf Sdr Budi, jika dalam kondisi conscious justru saya tak mampu melanjutkan tulisan saya yang semakin lama semakin “ngoyo woro” tak masuk akal, bahkan jika saya membaca tulisan saya dalam kondisi conscious penuh saya merasa tulisan itu diluar kemampuan saya. Saat saya menghadapi komputer belum tentu saya mendapatkan inspirasi untuk menulis, yang menolong saya justru adanya pertanyaan dari para pembaca. Jadi……… agar saya dapat “tergugah” saya butuh masukan, paling tidak pertanyaan dari pembaca.
Atas perhatian anda saya ucapkan terima kasih.

tough2slf
tough2slf wrote on Aug 10, ’09
Lanjutkan ..he..he..

ibnusomowiyono
ibnusomowiyono wrote on Aug 10, ’09
Ananda Budhi terima kasih atas opini anda terhadap :pemikiran saya. Ada yang berpendapat bahwa tak perlu “berdiskusi” dengan orang yang tak sefaham karena dianggap tak bermanfaat, tetapi bagi saya yang menyakini bahwa perpedaan itu “indah” maka justru saya sangat menghormati mereka yang tak sefaham dengan saya sepanjang diantara kami masih saling
bersedia untuk berdiskusi.
Waktu saya kecil orang tua saya mencari jalan pintas, jika terjadi perbedaan pendapat hingga menimbulkan sengketa kami dianjurkan untuk “jothakan”, tak usah saling bicara. Kami mula-mula menerima “dogma” ini. Saat kami ditinggalkan kedua orang tua, kakak tertua menggantikan kedudukan orang tua. Dia sangat berwibawa, semua sangat patuh hingga tak berani “menyangkal pendapat dan perintahnya.” Didepannya saya patuh, tetapi begitu tak terawasi saya menjadi sangat liar.
Jadi ketaatan saya adalah sekedar munafik.
Kakak-kakak saya lainnya “memaksakan kehendaknya” hingga saya kehilangan kemerdekaan. Saya menangis dan meratapi nasib saya sebagai seorang anak yatim piatu. Semua terperangah, sangat haru dan ikut menangis. Sejak itu saya “bebas” sebeba-bebasnya. Kebebasan itu bukan menjadikan saya gembira dan semakin liar, saya sadar bahwa mereka sangat mencintai saya, hingga memberi kesempatan kepada saya untuk memilih: semau gue atau patuh. Saya tak memilih semua, saya memilih saya akan mematuhi tetapi saya meminta mereka dapat meyakinkan saya, tidak memaksakan kehendaknya.
Pernah kemenakan saya BJ Basuki menjadi media penghubung antara saya dan kakak-kakak saya. Basuki memberi kesempatan kepada saya untuk bertanya yang ingin saya ketahui, dia akan menjelaskan dan saya berhak untuk berpendapat lain atau “ngeyel”/ beradu argumen.
Saya menjadi tukang ngenyel, anehnya pretasi saya melejet hingga kakak-kakak yang tadinya terkesan kecewa menjadi sangat banggga terhadap saya. Saya katakan bahwa itu berkat “metoda” yang digunakan oleh Basuki cocok dengan yang saya inginkan, yaitu memberi pengertian bukan melarang atau menggunakan kekuasaan untuk memaksakan kehendaknya.

tough2slf
tough2slf wrote on Aug 10, ’09
Mas ibnu anda memang jempolanBerbeda pendapat memang lumrah tapi gaya mas dar yang maaf menurut saja rada gaya Gde Rumongso dan mau benar sendiri … tidak mau berbeda pendapat….memang tidak cocok untuk diskusi yang memerlukan pengetahuan yang memadai dan keterbukaan pikiran

Jangan hal tersebut menjadi kendala bagi mas Ibnu melemparkan isue pembuka pikiran dikemudian hari

ibnusomowiyono
ibnusomowiyono wrote on Aug 8, ’09, edited on Aug 8, ’09
Perbedaan harus disukuri dan dinikmati sepanjang tak menjadi pangkal sengketa. Untuk itu marilah kita gunakan pilihan sithik eding, tak mencari menang atau benar sendiri. Jika terjadi kesalah fahaman saya akan dengan senang hati meminta maaf, sebab barang siapa meminta maaf itu sebenarnya telah memberikan maaf. Tentu saja tak sekedar dalam ucapan melainkan sampai ke lubuk hati yang paling dalam.Mungkin saja kita belum tahu dimana letak kesalahan itu, tetapi yang jelas kita menjadi tahu bahwa ada yang pendapatnya tak sama dengan kita. Agar tak menjadi sengketa, biarkan yang berbeda tetap berbeda.
Ananda Budhi maafkan jika saya terkesan “menggurui”, mungkin sebagai mantan guru saya terbiasa bergaya demikian, bedanya saya tak berhak memberi pernilaian atas pendapat kalian masing-masing karena semuanya kalian peroleh dari pengalaman hidup masing-masing bukan dari pelajaran yang saya berikan.
Mudah-mudahan ananda Sudarjanto juga membaca tulisan ini sehingga semua dengan iklas “mengakhiri” polemik ini.

tough2slf
tough2slf wrote on Aug 7, ’09

karena ada larangan agama saya untuk memikirkan spirit dan soul ini. 

Mas Dar yang larang juga bikinan manusia koq dipikirin …. atau lagi “ngeles”…tidak ada salahnya bila terus terang mengatakan “Nggak tak tahu” daripada bersembunyi dibelakang “agama” ….mas Ibnu dan saya juga tidak tahu semuanya..tapi tidak malu bertanya…nanti sesat dijalan..”
Selayaknya mas Dar telah berdiri dimuka gerbang “jalan sunyi”…kenapa masih ragu menapak maju …contohlahi mas Ibnu
Beliau sudah berani mengotak ngatik “PAKEM” mencari KEBENARAN.
Spiritnya mas Dar siapa sih…katanya susah dideteksi dengan komputer..koq sekarang tahu bahwa spiritnya melarangnya….hopo tumon…sangat kontroversial..hmmm…interesting…Kalau yang dimaksud Spirit = Allah iya nggak ketemu. secara kasat mata, akan tetapi dapat ketemu bila mas Dar sering berbincang dengan “hati nuraninya”
Itu ibaratnya sama saja seperti anda mau mencari source dari server site script ….sampai botak nggak ketemu..
Semua yang ada di bumi & alam semesta adalah AKIBAT dan tidak ada yang dapat menyebut dirinya SEBAB atau Source

Kehidupan juga merupakan AKIBAT ….Apakah Komputer dapat berkerja tanpa perangkat Listrik PSU..tanpa SoftWare..tanpa BIOS…tanpa INTEL/AMD …dsb.

Dimanakah Spiritnya dan Soulnya….apakah PLN….apakah Manusia …

Kembali ke MEDITASI

ibnusomowiyono
ibnusomowiyono wrote on Aug 2, ’09, edited on Aug 4, ’09
Ananda Sudaryano saya perlu mengklarifikasikan agar tak terjadi kesalah fahaman:
1. Soul memang sesuatu yang invalid sehingga tak mungkin terakses oleh kemampuan manusia. Sebagai contoh: 7 = -2 +
5 adalah invalid, lain halnya 7 = -2 + 9 adalah valid.
2. Spirit andalah interaksi antara soul dan trans body, yang mungkin terdeteksi adalah trans bodynya sama halnya dengan mendeteksi medan magnit, medan listrik atau foton. Spirit memiliki sifat yang berbeda dengan sekedar trans body, hal ini dapat dipelajari lewat data yang ada dalam file yang memuat sifat/karakter spirit (misalnya saitan,iblis,hantu,jin dan sejenisnya yang didapat berdasar penjelasan keyakinan/religi) dan file yang memuat sifat-sifat trans body yang didapat dari bidang informatika,fisika cahaya, virus komputer dan fenomena non fisik. Dengan cara membandingkan karakternya akan dapat diperoleh bukti bahwa spirit memang ada dan berbeda dengan sekedar trans body/trans energy dan trans wave.. Manusia lalu membuat model spirit lalu dibuat animasi tentang spirit. Model ini dipelajari dan dibuat model matematikanya, dihitung secara matematis hingga dapat diketahui berapa frekwensi gelombang transien yang sanggup berinteraksi dengan sesuatu yang tak mungkin terdeteksi oleh komoputer, hasilnya mungkin sangat mengejutkan sebab komputer dapat mendeteksi dan membedakan antara sifat setan,iblis,hantu dan berbagai jenis spirit, membuat animasinya secara ilmiah (bukan sekedar illusi atau rekayasa). Sekali lagi yang terdeteksi bukanlah soul melainkan spirit dengan berbagai karakternya. Menurut TM spirit adalah fenomena Sub Alam Transien namun dengan bebas dapat berkeliaran dimana saja termasuk di Sub Alam Fisika dan Sub Akam Biologi.
3. Spirit memang bukan bagian dari Sub Alam Fisika, Sub Alam Metafisika maupun Sub Alam Gaib, melainkan dari Sub Alam Transien hingga harus diakses lewat fenomena transien. Saya meragukan jika Tuhan YME melarang mempelajari Sub Alam Transien, buktinya saat ini sebagian dari Sub Alam Transieni telah dimanfaatkan oleh manusia, terutama dalam bidang informatika dan komunikasi. Tanpa gelombang electro magnetik tak mungkin dibuat TV, Radio, HP dan Magib Body lainnya yang sangat bermanfaat bagi kenikmatan hidup sementara.
4.Malaekat menurut TM plus termasuk hollybody (makluk suci) yang merupakan fenomena Sub Alam Gaib. Malaikat tak memiliki unsur clearbody yang bermassa, hingga sanggup menjelajahi seluruh Universe tanpa dapat terhalangi oleh apa saya, karena malaekat tak membutuhkan ruang nyata.
Bedanya dengan makluk hidup lainnya malaekat bersifat immortal (tak mungkin mati) kecuali atas kehendak Nya. TM mendapatkan informasi ini justru dari keyakinan dan religi.
5. Yang perlu kita yakini bahwa tanpa dilarangpun manusia tak mungkin mengakses rahasia yang hanya diketahui oleh Nya, usaha untuk mengungkap sesuatu yang invalid akan sia-sia, sebaliknya mengungkap sesuatu yang valid merupakan tantangan buat manusia. Perbedaan antara saint dan TM ialah saint bersifat monolistik hingga tak mengakui adanya Sub Alam Transien, walau sebenarnya saint telah merambah ke Sub Alam Transien dan memanfaatkan fenomena tarnsien. TM justru menginformasikan bahwa Sub Alam Transien sangat perlu untuk melengkapi saint, TM menginformasikan adanya alam semu dan alam nyata sehingga bersifat dualistik. Keduanya masih bersifat mekanistik.
TM plus membedakan antara sesuatu yang hidup dan yang mati, sehingga menginformasikan adanya soul dan sperit yang jelas dapat membedakan antara yang hidup dan yang mati. TM plus tak mempermasalahkan apakah itu soul karena sudah jelas merupakan fenomena invalid, tetapi TM plus mencoba menguak misteri spirit lewat kemampuan paralogika. TM plus bukan lagi bersifat mekanistik melainkan juga vitalistik. Pengungkapan vitalistik justru menjadikan TM plus sejalan bahkan sebagaii pendukung keyakinan dan religi yang menentang saint karena saint menganggap bahwa soul/nyawa tak ada, hidup dipandang hanyalah sekedar proses mekanistik belaka sehingga berujung pada atheisme.
TM, TM plus, teori paralogika dan FSM berusaha menginformasikan bahwa ciptaan Tuhan YME bukan hanya materi (yang memiliki massa hingga membutukan ruangan nyata) melainkan jauh lebih hebat, disamping yang memiliki massa dan dapat terakses oleh pancaindra ada yang belum bermassa dan hanya terakses oleh fikiran atau keyakinan, bahkan Tuhan YME juga menciptakan asesuatu yang tak mungkin terakses oleh kemampuan manusia diantaranya adalah nothing dan soul. Itulah cara saya mengagungkan Dia dengan berusaha untuk memberikan informasi itu kepada mereka yang materialistik. Ini mertupakan dukungan kepada keyakinan, ilmu penciptaan, spiritualisme dan religi.
Saya memasukkan TM dalam bidang informatika sebab bidang ini memberikan keleluasan untuk berekpresiasi dan berapresiasi hingga memungkinkan manusia memilik kebebasan berfikir dan mengemukakan ide-ide baru atau menggali warisan nenek moyang kita,. Saya memberikan kesempatan kepada fihak lain untuk mempercayai atau tak mempercayai kepada gagasan saya, bahkan siapapun dapat memberikan kritik, sanggahan, atau bahan-bahan agar teori gagasan saya dapat berkembang dan menyesuaikan diri dengan kebutuhan.
Jawaban untuk ananda Budhi “apa yang saya cari hingga saya menggagas teori paralogika.
Intinya: Saya yakin setelah berfikir dan mengamati hidup hampir tiga perempat abad bahwa:Tuhan YME memberikan kesempatan untuk memilih hingga ada kesempatan untuk memilih hidup berkesinambungan lewat spiritualisme dan informatika disamping hidup sekedar untuk kenikmatan hidup yang teramat pendek lewat saint dan tehnologi atau pencapaian kebahagiaan abadi lewat petunjuk agama/religi.
Inilah cara untuk dapat hidup berkesinambungan:
1. Secara informatikan setiap karya/perbuatan manusia akan tercatat dalam sejarah peradaban manusia, sebab manusia/seseorang bukan hanya meninggalkan nama melainkan juga meninggalkan yang lain-lainnya, diantaranya :budaya,cara berfikir, ilmu pengetahuan dan karya-karya lainnya.
2. Secara spiritual versi TM: spirit adalah laten dan dapat melakukan hidup berkesinambungan secara individual. Ini sangat penting bagi saya dan mereka yang sudah terjerumus dalam materialisme agar saya dan mereka yang sudah terlanjur tak peduli terhadap generasi berikutnya tak hanya memikirkan hidup saat ini saja hingga menggunakan aji-aji mumpung dengan menguras dan menghancurkan dunia yang akan segera ditinggalkan, sebab mungkin saja saya dan mereka yang “bernasib seperti saya” akan mengalami akibat dari perbuatan ini pada kehidupan berikutnya.
Keyakinan ini merupakan pedoman untuk saya dan mereka yang egoistik dan terbiasa melakukan aji-aji mumpung tanpa memikirkan hari esok atau hari kemudian, agar tetap menjaga kelestarian lingkungan.

sudarjanto
sudarjanto wrote on Aug 2, ’09
Masalah spirit dan soul itu tidak mungkin dideteksi pake komputer saya karena itu diluar alam,spirit saya melarang memikirkan itu karena pencarian ini akan sia sia,dia tidak sama dengan alam dan bukan bagian dari alam,kalau tough2slf tidak punya spirit hanya soul saja maka silahkan melanjutkan mendiskusikan pak Ibnu maaf pal saya mundur dari diskusi ini karena ada larangan agama saya untuk memikirkan spirit dan soul ini.

tough2slf
tough2slf wrote on Aug 2, ’09

menurut saya ini 

ke-1 itu kan anda yang bilang …ke-2 apa ada fatwa dari Tuhan yang melarang …?
Yang penting pembuktian secara ilmiah…jangan teori saja…itu Klenik..
Manusia itu ciptaan Tuhan lho….Super Computer… masa kemampuannya seperti PC XT dengan DOS saja…
Bukan berarti menjadi Gde Rumongso tetapi Gede Kemampuan kalau mau berpikir dan bernalar secara benar.

sudarjanto
sudarjanto wrote on Aug 2, ’09
Nah menurut saya ini bedanya spirit itu hanya dimiliki manusia,karena binatang hanya memiliki soul dan biobody sehingga timbulklah livebody,Malaikat hanya memiliki Clearbody dan soul,Jin hanya memiliki transbody dan soul sehingga tidak bisa dilihat dan diraba adapun robot maupun komputer hanyalah biobody plus energy apakah soul dan spirit sama dengan energilistrik atau medan magnit tentunya tidak karena energi listrik tidak bisa menghidupkan biobody binatang,bicara masalah spirit dan soul ini sangat tabu dibicarakan dan dipikirkan karena ini dilarang ini urusan Tuhan.

ibnusomowiyono
ibnusomowiyono wrote on Aug 2, ’09
Clear body memiliki massa, trans body belum/tak memiliki massa. Wadag itu terjadi dari clear body (benda/partikel) sedangkan trans body adalah bukan partikel (contohnya sinar,medan magnit,medan listrik) Trans body tak memiliki massa hingga tak membutuhkan ruang nyata. Dalam Fisika, jika suatu ruangan telah ditempati oleh partikel/benda, jika ada partikel lain atau benda lain memasuki ruangan akan mendapat reaksi dari partikel yang telah ada sebelumnya sesuai dengan hukum fisika, sebaliknya trans body tak akan mendapatklan reaksi mekanistik dari partikel yang ada karena trans body tak memerlukan ruangan(nyata).
TM plus membedakan antara materi/partikel/benda dengan sel/organisme/biobody, perbedaan ini ini diakui oleh saint, tetapi saint tak sanggup mengungkapkan bahwa biobody itu memiliki unsur transien, karena saint tak pernah mengakui adanya alam semu dengan Sub Alam Transiennya. Soul menurut TM plus dapat membedakan antara biobody dan live biobody.
Soul tak mungkin berinteraksi dengan benda ( tak mungkin sebuah benda memilik nyawa), tetapi soul dapat berinteraksi dengan biobody karena biobody memiliki unsur trans body yang belum mencapai keseimbangan prima. Trans body belum memiliki keseimbangan prima hingga sanggup berinteraksi dengan soul membentuk spirit.
Jadi perlu dibedakan antara soul dan spirit. Soul tak mungkin terdeteksi oleh kemampuan manusia karena invalid (tak memenuhi FSM), tetapi spirit suatu saat akan terdeteksi lewat kecanggihan tehnologi informatika karena spirit memiliki unsur trans body. Cahaya yang terdeteksi oleh mata sangat sempit band frekwensinya, tetapi dengan pertolongan alat bantu fisika yang diciptakan dengan bantuan fikiran manusia, cahaya diluar jalur yang dapat terdeteksi oleh mata dapat terdeteksi, bahkan manusia sanggup memanfaatkan hampir semua gelombang electro magnetik untuk berbagai keperluan,terutama dalam bidang informatika dan telekomunikasi. Jika manusia sanggup mendeteksi seluruh gelombang electro magnit, bahkan menciptakan gelombang ini dan memanfaatkan untuk “membawa informasi” maka mungkin sekali spirit akan terdeteksi. Selama ini dikenal adanya modulasi amplitudo (AM),modulasi frekwensi (FM) dan modulasi phasa (PhM) baik dengan signal digital maupun sinyal analog, tetapi mungkin sekali soul tak memodulasi melainkan melakukan interaksi sebab soul bukanlah sesuatu yang valid.
Kesimpulan: Bukan spirit yang akan memasuki kehidupan abadi, melainkan roh (soul yang telah memiliki idealisme untuk mencapai kebahasgiaan abadi). Sekali lagi, jangan campur adukkan sperit, soul dan roh.
Marilah kita terus mengikuti perkembangan Tehnologi Informatika!

tough2slf
tough2slf wrote on Aug 2, ’09

1.Pertanyaan: Saya ingin tahu lebih mendalam tentang paralogika yang saya anggap sebagai sesuatu yang sangat kontroversial, menganggap sebagai “penyatu antara yang logis dan tak logis”. Menurut saya sangat tak masuk akal antara yang tak logis dan logis disatukan.
Jawaban: Pertanyaan anda memberikan inspirasi kepada saya untuk menyusun sebuah teori agar dibuktikan atau disangkal kebenarannya  oleh mereka yang berminat.Teori itu saya namakan teori paralogika; karena merupakan gagasan saya maka saya namakan teori Ibnu Somowiyono disingkat teori Som Wyn. Penamaan ini bukan dimaksud untuk mematenkan teori ini melainkan sekedar pertanggungan jawab saya terhadap gagasan saya.
Perincian teori Som Wyn:
1.Live bio body  merupakan sebuah system terpadu (individu) yang  terdiri dari bio body yang merupakan interaksi clear body (0qq) dan trans body(#0#0#0valid) denganspirit yang merupakan interaksi antara trans body(#0#0#0valid) dengan soul (#0#0#0invalid).
2.System ini (live biobody) memiliki consciousness system yang terjadi akibat adanya real link (ikatan nyata), disamping itu masing-masing memiliki partial consciousness, yaitu consciousness dari bio body dan consciousness dari spirit.
3.Live bio body mengalami bioritmik, artinya memiliki siklus/putaran periodik sehingga ada saat aktif dan saat istirahat, hal ini lebih dikarenakan sifat bio body yang sangat rentan terhadap berbagai pengaruh lingkungan dan waktu, lain halnya spirit memiliki consiousnes sangat laten.
4.Manusia saat ini memiliki rational consiousness tinggi sehingga lebih dikuasai oleh faktor y (rational) karena otak sedang dalam kondisi  aktif (tak sedang beristirahat).  Dalam kondisi consious otak mengendalikan hampir seluruh aktifitas tubuh. Sebaliknya dalam keadaan istirahat, otak tak terlalu aktif sehingga menurunlah rational consciusness memungkinkan faktor x (irrational)  menjadi dominan. Pada saat ini biobody dikendalikan oleh spirit lewat sumsum tulang pelakang. Catatan: Menurut saint sumsum tulang belakang mengatur organ tubuh yang tak sepenuhnya dikontrol oleh otak, misalnya: detak jantung, pernafasan,kerja kelenjar tubuh. Inilah sebabnya dalam kondisi unconsious manusia tetap dapat bertahan hidup. Kondisi ini disebut kondisi bawah sadar atau unconscious.
5.Jika Spirit “keluar” dari biobody atau reallink terputus maka biobody hanya dikontrol oleh sumsum tulang belakang (bandingkan sebuah komputer yang ditinggalkan oleh usernya, tetap dapat “aktif” menerima “perintah” dari internet lewat modem atau router)
6.Selama biobody dalam keadaan steady, maka sewaktu-waktu spirit dapat “kembali” melakukan reallink atau menggunakan kembali biobody sehingga system menjadi conscious lagi. Bahayanya jika pada saat kosong ini ada spirit lain yang melakukan reallink pada biobody yang sedang linglung (tak terkontrol oleh otak) akan terjadi suatu ketidak wajaran pada system, hal ini dapat kita saksikan sebagai penyimpangan kepribadian, kepribadian ganda, kesurupan, dan fenomena “irrational” lain yang tak logis.
7.Selama “berkelana” meninggalkan biobody spirit tetap dalam condisi conscious dan dapat melakukan virtual link dengan otak dan seluruh bagian tubuh, sehingga dalam keadaan unconscious manusia dapat mengalami hal yang irrational sebagai yang dialami oleh spirit dalam “petualangannya” diluar rieallink dengan otak atas dasar virtuallink.
8.Jika biobody tetap kosong/belum ada spirit lain yang menguasainya dan “sehat” maka spirit dapat kembali melakukan reallink sehingga manusia menjadi consious lagi. Jika memory cukup kuat apa yang direkam selama spirit berkelana diluar biobody dan selalu melalukan virtual link selama petualangan itu akan teringat dan dapat diproses oleh otak walaupun hal itu sangat bertentangan dengan kenyataan/realitas yang dapat disaksikan lewat pancaindra. Inilah yang dinamakan paralogika, atau logika bawah sadar. Jadi logika bawah sadar dapat dipanggil oleh otak dalam keadaan sadar untuk diproses. Jika kemampuan paralogika tak dapat memilahkan antara yang logis dan tak logis maka system akan menjadi kacau, ini berakibat fatal, misalnya stress, sakit jiwa,gila dll. Sebaliknya jika kemampuan paralogis tinggi maka manusia dapat memanfaatkannya untuk berbagai keperluan, misalnya memberikan inspirasi untuk “menciptakan” sesuatu yang “baru”(mengarang, melukis, menggagas sesuatu yang tak lazim dalam suatu periode yang sedang berlaku, memprediksikan dll). Kemampuan ini tak dimiliki sembarang orang!
9.Informasi yang masuk pada saat manusia dalam conscious sebagian besar lewat pancaindra, namun untuk “mengolahnya” diperlukan “pertolongan” dari energi semu, yaitubright wave lewat bathin dan dark wave lewat otak. Semua masukan ini diproses oleh otak dalam keadaan consious. Dalam keadaan unconsious pancaindra beristirahat, fikiran/otak juga beristirahat, bathin demikian juga yang tetap sadar adalah spirit dan mengendalikan organ tubuh yang tetap aktif (detak jantung,pernafasan,kelenjar dan organ yang tak dikendaliikan sepenuhnya oleh otak). Semua dikendalikan oleh sumsum tulang belakang.
10. Jika biobody :”rusak”atau dalam kondisi tak siap pakai, maka realling terputus, spirit akan meninggalkannya, namun untuk sementara masih terjadi virtual link. Kehebatan virtuallink ialah dapat dilakukan oleh setiap organ tubuh yang masih tetap “conscious”, yang dinamakan consciousnes  sub partial, hingga bagian-bagian biobody yang masih berfungsi tetap dapat bertahan “hidup” untuk sementara.Kondisi ini dapat dipertahankan jika persaratan dan kebutuhan masing2 organ tubuh dipenuhi, misalnya kebutuhan bioenergi, lingkungan, suhu, isolasi terhadap bahaya/serangan dari luar dll.Masing-masing bagian memiliki consciousnes yang berbeda.  Jika virtual link juga terputus  berarti bagian-bagian tersebut tak terkontrol lagi hingga akan tercerai berai dan bergeser pada conscios individual baru, yaitu sel mati (mayat atau fosil), molekul (air,nitrogin,oksigin dll) yang secara alami mengalami daur ulang.
11. Apakah spirit juga akan terurai menjadi trans energi dan soul? Menurut TM spirit memiliki consciousnes laten, artinya selalu dalam keadaan conscious sehingga sangat sulit untuk dipisahkan, bahkan menurut beberapa keyakinan/religi yang sanggup memisahkannya hanyalah Tuhan YME.
Ada beberapa kemungkinan: Jika spirit terurai, menurut TM maka transbody akan tetap di universe (sebab trans body merupakan konsentrasi dari  trans energy yang tak mungkin meninggalkan universe), sedakan  soul tak mungkin diketahui kemana dan dimana keberadaannya, karena soul adalah merupakan fenomena invalid yang tak terjangkau oleh kemampuan manusia. Beberapa keyakinan mengajarkan bahwa soul yang terbebas dari transbody akan segera  menuju ke alam abadi, sebaliknya ada yang meyakini soul tetap patuh dan taat (takwa) pada Tuhan YME menanti peradilan  “akhir zaman” atau kiamat. Ada juga keyakinan yang menyatakan spirit dapat nglambrang di Sub Alam Transien menanti kesempatan untuk mendapatkan biobody baru untuk dapat melakukan reincarnasi.
12. Teori paralogika menginformasikan  adanya kesempatan yang diberikan oleh Tuhan YME kepada manusia untuk  hidup didunia dan universe yang sangat pendek namun kesinambungan :  a. lewat  informatika yang sifatnya pewarisan pada jenis, b. lewat spiritualisme yang sifatnya individual, berdasar kemampuan spirit untuk tetap exist tanpa menggunakan biobody.  Pewarisan secara jenis lewat sistim informatika sangat mudah dibuktikan lewat kenyataan bahwa semakin lama manusia semakin cerdas, generasi lama mewariskan pengalaman selama hidupnya lewat informatika kepada generasi berikutnya, sedangkan adanya reincarnasi baru dapat diterima jika manusia telah sanggup mendeteksi spirit berkat kemajuan tehnologi informatika.

12. Pertanyaan: Apakah yang dimaksud dengan virtuallink dan reallink? Apa pula yang dimaksud system consciousness, partial consciousness dan sub partial consciousness?
Jawaban: Saat anda menghadapi sebuah komputer secara langsung terjadi reallink antara anda sebagai user dengan komputer yang anda gunakan, tetapi jika anda melakukan koneksi lewat internet dan mengakses data-data (dowload) atau mengirim data (upload) yang diluar komputer anda maka anda melakukan virtual link.
Saya menggunakan komputer sebagai model (penyederhanaan manusia dan masih terlalu dini untuk memanfaatkan robot).
System consciuosness ialah kesadaran keberadaan suatu system sebagi sebuah individu. Contoh mobil terjadi dari Sub system energy, Sub sytem body dan Sub system control. Mobil sendiri merupakan sebuah system (individu) dan dapat berfungsi karena kerjasama antara ketiga  sub syatem  tersebut. Tiap sub system memiliki partial consciousness, membentuk individu yang lebih sederhana dari mobil.  System energy dapat dipandang sebagai partial/bagian dari seluruh syatem (mobil) dan System energy terdiri bagian yang membentuknya dan memiliki sub partial consciousness, demikian seterusnya hingga jika dijabarkan dapat  mengarah ke molekul, atom, electron dll yang masing-masing memiliki consciousness dan dapat bertindak sebagai individu. Individual dapat saling kerjasama membentuk satu kesatuan yang lebih komplek hingga merupakan individual baru yang memiliki consciiosness baru.

kalau mas ibnu adalah mas dar maka jawabannya adalah “pikere dewek”…nanya lagi…he..he…
Daripada membuat repot mas ibnu dengan istilah2, cari saja pengertiannya pakai Google
Yang menjadi pertanyaan … apa sih yang dicari..?

sudarjanto
sudarjanto wrote on Aug 2, ’09
Spirit ini pulalah yang kelak bersatu dengan sumbernya terus apa perbedaan spirit dengan soul,clearbody dan transbody karena kalau biobody ini jelas wadag yang dapat kita lihat dan kita raba

tough2slf
tough2slf wrote on Aug 2, ’09

bukan mengada-ada 

mas ibnu anda tidak mengada ada malahan pintar melempar bola …he…he…

ibnusomowiyono
ibnusomowiyono wrote on Aug 2, ’09
Trima kasih atas tanggapan ananda budhi,
Saya sendiri cuma merangkum informasi yang memang sudah ada, bukan mengada-ada, namun selalu saya ingatkan bahwa TM maupun teori paralogika hanyalah sebuah informasi jadi tentang kebenarannya harus diuji coba sesuai dengan ilmunya, janganlah bertanya kepada saya bagaimana cara melaksanakannya.
Saya sangat setuju kita harus membebaskan diri dari kebodohan dengan banyak membaca, bukan hanya membaca buku, melainkan membaca yang gumelar dihadapan kita.

tough2slf
tough2slf wrote on Aug 2, ’09

Ilmu ngrogoh sukma 

Kalau tidak salah ilmu ngrogoh sukma sudah dipraktekan oleh para Maha Pandito di Mesir yang dikemudian hari disebut “The Egyptian Mistery Rituals”
Nama nama seperti Aristides – Menippus dari Babilon – Pythagoras – Cicero termasuk yang mengikuti ritual tersebut …di Jepang maka murid2 Joe Jitsoe yg telah mencapai tingkat tinggi diperkenalkan pula dengan ilmu ini….baca Ancient Egypt oleh Paul Brunton.Para pengikut di masukkan dalam keadaan “mati suri” liwat hipnosa oleh sang Pandito dan setelah waktu tertentu di bangunkan lagi dari keadaan mat suri
Tujuan dari latihan tersebut adalah agar yang bersangkutan mengetahui bahwa “tidak ada kematian”….yaitu “Keabadian Ilahi”…Yang bersangkutan se-akan akan dihidupkan kembali dari kematian…mirip cerita kebangkitan Jesus…

Di dunia modern ini maka para ilmuwan mendapatkan hasil yang sama pada para relawan ketika melakukan percobaan listrik pada Otak yang bersangkutan.
Para relawan merasa seakan akan melayang diudara dan dapat mendengar para ahli berdebat dan melihat sekeliling ruang

Logis dan tidak logis lenyap bila Ilmu Pengetahuan ditingkatkan dan tidak berhenti di “Klenik” saja

Logis dan tidak logis = relatip, tergantung pengetahuan seseorang

Mari tingkatkan pengetahuan dan hilangkan kebodohan

ibnusomowiyono
ibnusomowiyono wrote on Aug 2, ’09, edited on Aug 2, ’09
Trima kasih atas tanggapan ananda Sudarjato.
Tujuan teori ini untuk menguatkan TM bahwa Sub Alam Transien memang ada dan merupakan persimpangan antara Sub Alam Gaib dan Sub Alam Metafisik yang merupakan bagian dari Alam Semu dengan Sub Alam Fisika dan Sub Alam Biologi yang merupakan bagian dari Alam Nyata.
Coba akses google cari astral atau astral projection Fenomena ini ada “kesamaan” dengan ilmu ngrogoh sukma dan paralogika.
Namun banyak juga perbedaannya:
1.Ilmu ngrogoh sukma mengajari bagaimana caranya melakukan hal tersebut, demikian halnya astral dianggap sebagai sesuatu yang dapat dilakukan dengan sekedar latihan.
2.Teori Paralogika adalah bagian dari TM sehingga hanya memberikan informasi tentang fenomena dimana spirit memiliki reallink dengan biobody pada saat livebiobody dalam keadaan conscious dan terjadi virtuallink pada saat live biobody dalam keadaan unconscious. Jadi paralogika tak mengajarkan ilmu untuk “ngrogoh sukma”. Jika ingin melakukannya harus belajar ilmu itu dan melakukan ikhtiar/laku yang tak semudah apa yang saat ini sedang ngetren dinegara sekular yang dinamakan astral atau astral projektion.

sudarjanto
sudarjanto wrote on Aug 2, ’09
Teori ini mungkin yang dipraktekkan dalam ilmu rogoh sukma oleh pendahulu kita dimana kita bisa mengeluarkan spirit dari biobody dan spirit inilah yang bisa menembus batas alam nyata dengan alam gaib apa benar maksudnya demikian?

Iklan

Tentang Akung Ibnu

Kakek dengan duabelas cucu yang masih senang menulis. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat.
Pos ini dipublikasikan di Teori Minimalis. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s