Hamil Lima Bulan, Bangun Perut Kempis. Mimpi atau Sungguhan ?

Pertanyaan: Beberapa waktu yang lalu saya menyaksikan TV yang memberitakan adanya seorang ibu muda yang mengandung 5 bulan dan selalu dalam pengawasan Puskesmas serta dinyatakan kondsisinya normal, ketika bangun tidur perutnya telah kempis padahal dia tidak mengalami keguguran. Benarkah kejadian itu atau hanya sensasi? Cobalah analisa menurut teori anda.
Jawaban: Ada ungkapan: Aja gumunan lan gampang percaya ning ya aja gampang maido apa meneh nggeguyu sing ora lucu merga kowe ora ngerti..(Jangan mudah heran dan mempercayai sesuatu yang aneh namun jangan mudah  mencemoohkan sesuatu yang kita tak tahu.)
Suatu fenomena yang langka seringkali dijadikan sensasi sehingga menimbulkan berbagai opini akibat perbedaan  sudut pandang dan kepentingan, namun jarang yang menggunakan fenomena itu sebagai kesempatan yang diberikan Tuhan YME untuk diperhatikan, dipelajari dan di analisa sehingga menjadikan manusia semakin cerdas namun tidak menjadi takabur.
1. Agama menyatakan bahwa segala yang dikehendaki Nya pasti dapat terjadi, jadi bagi yang percaya adanya mujijat tak ada gunanya mencari sebabnya karena itu telah menjadi kehendak Nya.
2. Saint akan mencari sebab dari setiap akibat dan berusaha mengungkapkan setiap fenomena dengan memberikan bukti nyata tetapi jika bukti belum didapatkan maka akan dikatakan sebagai paradox atau penyimpangan.
3. Paranormal “dengan” mudah menyatakan suatu kesimpulan tanpa didasari bukti nyata dan tak mengingat akibat dari kesimpulan yang diambilnya, misalnya: santet atau ulah makluk jahat/ jim setan dan sebangsanya..
4. Para pembuat berita sensasi atau penulis fiksi akan menjadikan fenomena itu sebagai bahan membuat berita/ceritera , semakin aneh semakin laku dijual.
5.  Saya, sebagai penggagas teori minimalis dan teori paralogika mendapat kesempatan menggunakan fenomena itu untuk menguji kebenaran teori saya.
Oleh karena itu saya ucapkan terima kasih kepada anda yang meminta opini saya tentang fenomena yang saya katagorikan sebagai mukswa (istilah minimalis), muksa (istilah spiritual), mukjijat (istilah agama), vanished (istilah saint), dll…… yang pada dasarnya merupakan fenomena hilangnya “benda” yang mula-mula dapat terakses oleh pancaindra atau alat fisik hasil rekayasa manusia menjadi tak terakses lagi tanpa melalui proses yang wajar.
Agar dapat memahami informasi yang saya berikan, sebaiknya anda membaca teori minimalis dan teori paralogika.

Inilah informasi tentang “hilangnya” benda (termasuk janin):
Kita gunakan Formula Supernatural Modern: E = – x + y dan Formula Som Wyn: z # – x + y
E : Jumlah energy dalam suatu sistem body, atau nilai penyimpangan dari keseimbangan prima.
x : variable irrational energy (bright energy).
y : variable rational energy( dark energy)
z : soul (nyawa).
Menurut teori minimalis, universe merupakan suatu system tertutup sehingga jumlah  energy tetap yang berubah hanya jenisnya.
Pada dasarnya terdapat dua jenis energy dasar :
a.Energi semu (unreal energy) yang terdiri dari energi gaib ( E ‘ = x , karena x# 0 dan y= 0)), enegi metafisik (  E ‘ = y, karena  x  = 0 dan y # 0 )  dan E’ < 0 (energi irasional atau irrational energy)) dan E’ > 0 (energi rasional atau rational energy), yang tak memiliki massa hingga tak membutuhkan ruangan akibat belum mengalami keseimbangan prima (prime equilibrium karena  x # y dan menghasilkan E’ #  0
b.Energi nyata (real energy atau  energi fisika)  yang telah memiliki massa hingga membutuhkan ruang (nyata) karena telah mengalami keseimbangan prima atau x = y= q (quanta) hingga  menghasilkan E = 0.
c. Pra clear energi : E’ mendekati  0  atau unreal energy mendekati keseimbangan prima
atau E  “melebihi” 0  atau berlebihan keseimbangan (over equilibrium), hingga terbentuknya pra clear wave sesuai hukum Ekologi Universe ( hukum keserasian antara isi dan wadah atau penghuni dengan rumah), maka berlakulah kondisi:  E^ = E’ + dE/dt ( transisi memasuki keseimbangan prima) atau E+ dq/dt ( transisi keluar dari keseimbangan prima).
E^ : Energi aktif  (energi yang memancarkan gelombang)  karena memancarkan radiasi symetrical trans wave (STW) maupun radiasi elementer clear wave (ECW).
dE/dt adalah  STW  sedangkan dq/dt adalah elementer  ECW, keduanya merupakan fungsi waktu hingga mengalami fase E dan E’ dalam waktu sangat pendek.

Jika E berinteraksi dengan E’  dan menfghasilkan E” maka dapat menghasilkan E” = 0 maupun E” # 0 tergantung dari nilai keseimbangan x dengan y dan tak bergantung besarnya x dan y.
1. Jika E ‘ = x (karena y = 0) , atau E’ = y (karena x = 0), maka E” = E + E’ pasti  menghasilkian E” # 0, sebab tak mungkin nilai 0 + # 0 menghasilkan 0, tak peduli berapa nilai x atau y. Fenomena ini disebut mukswa..
2. Jika E’ < 0,  atau E’ < 0  hasil E” juga menjadi # 0, tetapi prosesnya lebih lambat dari 1.
3. E = 0 yang berinteraksi dengan E^ dapat  menghasilkan organisme yang terdiri dari E” =  E  &  E’ +  dE/dt, jadi  Organisme = [ (E) & (E^)] =  [ (E) & ( E’ + dE/dt) ].
Living organisme, termasuk janin yang telah mendapatkan soul atau telah dimanfaatkan oleh spirit = Organisme &  spirit atau soul. Formulanya menjadi  { [ (E) & (E’ + dE/dt) ]  & z }
Harus dibedakan antara tanda + dengan tanda &. Conton 1 + 1 = 2  sedangkan 1 & 1 =  belum tentu menghasilkan 2.

Kalau janin mati, kehilangan soul atau ditinggalkan spirit janin  akan keluar sebagai organisme (tak bernyawa). Kalau janin mengalami fenomena mukswa, E akan berubah menjadi E’ # 0. Hal ini dapat terjadi akibat janin mendapatkan energi gaib ( E=x) atau energi metafisika (E= y) yang menggoyahkan keseimbangan energi fisika secara mendadak.
Janin tak akan terlahir sebagai living organisme melainkan  sebagai spirit yang sanggup untuk menggunakan oragisme lain yang diinginkan nya.
Jadi seorang ibu yang mengalami fenomena “ajaib” itu janganlah berkecil hati, anak yang tak dilahirkan dalam bentuk living organisme akibat mukswa maupun yang terlahir dalam keadaan tak bernyawa, adalah sesuatu yang dapat “dimengerti” sebab janin sangat rawan terhadap lingkungan fisik maupun non fisi. Tergantung dari keyakinan/agama kita,  janin itu suatu saat akan bereincarnasi atau telah mendapatkan kehidupan di Sub Alam transien.  Seorang ibu muda masih diberikan  kesempatan oleh Nya untuk melahirkan bayi yang lebih sempurna dari yang “mukswa” maupun yang lahir dalam keadaan tak bernyawa.
Semoga mereka yang mengalami fenomena “kehilangan janin yang dikandungnya ,baik lewat fenomena keguguran maupun fenomena mukwa diberi ketabahan dan tak putus asa untuk berusaha mendapatkan gantinya.

Iklan

Tentang Akung Ibnu

Kakek dengan duabelas cucu yang masih senang menulis. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat.
Pos ini dipublikasikan di Teori Minimalis. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s