Pengembangan Alam Semesta= c^2 = 299.792.458^2 m/detik. Sangat Fantastik.

Pertanyaan: Menurut anda  kecepatan terjadinya photon  = c^2* kecepatan terjadinya graviton, jadi pengembangan alam semesta = c^2 m/detik = 300.000.000^2 = 9*10^16 meter/detik=9*1000.000 km/detik= 9 juta km/detik. Bayangkan berapa dimensi alam semesta sekian bilion tahun yang lalu  atau  berapa ukuran alam semesta mula-mula dan berapa ukurannya sekian tahun lagi ? Siapa akan percaya dengan teori anda?
Jawaban: Saya tak pernah membuat pernyataan demikian, saya hanya “menjelaskan” perbandingan antara kecepatan terjadinya photon : kecepatan terjadinya graviton sebagai c^2 : 1  dan menyatakan bahwa  akibatnya ialah alam semesta mengembang.
Anda harus tahu TM secara menyeluruh, tak sepotong-sepotong.  TM menyatakan bahwa photon hanya timbul sesaat diruangan hampa kemudian menghilang lagi (jadi tak menghasilkan massa hingga ruang semu menjadi ruang nyata yang terisi materi) baru diruangan yang berisi materi photon mencharge clear body hingga quantanya (massanya)  bertambah disamping merubah pra clear body menjadi clear body.  TM juga menyatakan bahwa graviton hanya terjadi saat dua ECW bertemu, padahal  ECM hanya dipancarkan oleh benda bermassa, jadi tak terjadi diruang yang tak bermateri (hampa materi).Jadi saya atau anda terlalu gegabah jika menyatakan pengembangan alam semesta sebagai pernyataan anda tersebut, sebab tak setiap photon berubah menjadi massa, dan graviton tak  terjadi diseluruh alam semesta.Tetapi……….. memang menurut Teori Bigbank alam semesta mula-mula merupakan sebuah titik singular yang teramat kecil. Menurut TM bahkan alam semesta itu mula-mula  tak ada (semu) hingga tak membutuhkan ruangan (volumenya 0).
Yang perlu anda koreksi satuan c dalam persamaan E=c^2m bukanlah km/jam atau m/detik sehingga c^2 satuannya (km/jam)^2 atau (cm/det)^2, hingga tak sesuai jika dimasukkan dalam Formula Einstein.
Marilah kita cari satuan c dalam formula itu.  Agar tak bingung ubahlah c^2 dengan C, sehingga C satuannya bukan km/jam atau cm/det. Dengan mengisi satuan energi (Joule ) dan satuan massa (kg massa), maka akan didapat satuan konstanta  C adalah E (Joule) = C (Joule/kg massa). m (kg massa).  Jadi satuan C adalah Joule/kg massa, akan menghasilkan  satuan c= (Joule/kg massa) ^ (1/2) Jadi satuan c dalam formula Einstein bukan m/det atau km/jam..
Satuan pengembangan  suatu benda  bukan m/det atau (m/det)^2 melainkan m^3/det hingga   tak ada kaitannya dengan perbandingan kecepatan terjadinya photon  dengan  kecepatan terjadinya graviton yang saya nyatakan sebagai c^2 : 1 lebih cepat terjadinya photon.

Iklan

Tentang Akung Ibnu

Kakek dengan duabelas cucu yang masih senang menulis. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat.
Pos ini dipublikasikan di Teori Minimalis. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s