Apa beda energi dengan materi/partikel ? Apa beda energi dengan gaya dan Usaha?

Perrtanyaan: Menurut anda Sains dan fisika berbasis materi dan partikel sedangkan Teori Minimalis berbasis energi. Apakah dalam TM dikenal adanya gaya dan usaha?
Jawaban: TM membedakan berbagai jenis energi, yaitu: energi gaib atau energi terang (bright energi), energi metafisika/energi fikiran atau dark energi, energi transien atau trans energi, energi fisika/clear energy  atau energi nyata(real energy), dan  bioenergy atau energi organisme. Sains dan fisika hanya mempelajari energi nyata dan menisbikan bentuk energi lainnya.
Energi bermanfaat untuk melakukan aktivitas sedangkan body memerlukan energy untuk melakukan aktivitas. Body merupakan penyatuan dari enery, penyatuan energy fisika menghasilkan clear body yang tak lain berujud benda/materi , partikel merupakan bagian yang lebih kecil dari benda. Fisika menganggap quantum merupakan bagian dasar dari partikel atau materi. Jika materi dipecah-pecah akan menghasilkan materi yang lebih kecil, misalnya molekul, atom, inti atom.electron, quark,lepton, guon dll. Inti atom jika dipecah akan menghasilkan energi fisika dan atom yang bobot atomnya lebih kecil.
TM menyatakan bahwa semuanya bermula dari nothing (0#00 dan 00#0) yang tak terakses oleh kemampuan manusia. Tuhan YME memberikan garis batas, didalam “lingkaran” pembatas diberikan dimensi waktu, sehingga berubahlah nothing menjadi energi semu (#0#00 dan #00#0). Energi semu bergabung menjadi body semu. Hal ini saya jelaskan dengan menggunakan Formula Supernatural Modern (FSM) E=-x + y.Catatan: Sebelum “mendapatkan FSM saya berasumsi mula-mula hanya diciptakan energi negatip, energi negatip yang bergabung sesamanya akan menjadi energi positip. Teori Minimalis versi ke 1 ini saya koreksi dengan TM versi 2 atas dasar FSM.

Energi semu sejenis yang bergabung akan membentuk body semu. Body semu hanya akan stabil jika menyisakan energi. Energi ini disebut internal energi yang bermanfaat untuk mempertahankan keutuhan body disamping melakukan aktivitas.
Pada FSM dinyatakan bahwa hanya Tuhan YME yang sanggup merubah atau memberikan nilai variable x dan y pada E= – x +y sedangkan manusia hanya sanggup memberikan nilai matematis pada variable x dan y.
Karena menurut TM Tuhan YME memberi kesempatan kepada ciptaan Nya untuk mengurusi diri, jenis dan lingkungan masing-masing, maka saya kembangkan FSM menjadi Formula Supernatural Som Wyn (FSSW), dimana x dan y dapat mengurusi dirinya dan berubah nilainya sesuai dengan berlakunya dimensi waktu (t)  yang diberlakukan di Universe oleh Tuhan YME.
Tanpa mengurangi keberadaan dan kebesaran Nya berjalannya waktu memberikan kesempatan energi berubah-ubah ujudnya dari energi semu menjadi energi nyata (energi  fisika), kemudian menjadi partikel dan materi.

Kiranya telah terjelaskan pertanyaan anda mengenai perbedaan antara Fisika dengan Teori Minimalis. Walau basisnya berbeda saya yakin keduanya akan bertemu pada satu titik, yaitu
diwilayah energi dan body transien. Fenomena transien adalah pertemuan antara fenomena nyata dengan yang semu.

Energy dapat berubah-ubah, perubahan ini tidak berjalan tiba-tiba (instant) atau berangsur hingga pada saat berjalannya perubahan itu timbul fenomena gelombang yang tak lain perubahan bentuk atau inntensitas energi secara periodik dan cepat.

Energi adalah besaran skalar yang tak memiliki arah hingga dapat diperkurangkan atau dijumlahkan tanpa memperhatikan arahnya, sedangkan gaya adalah vektor yang memiliki arah disamping “besar”.

Baik energi maupun gaya dapat dimanfaatkan untuk melakukan usaha, bedanya energi melakukan usaha dalam hitungan waktu sedangkan gaya melakukan usaha dalam hitungan jarak yang ditempuhnya.

a.Jika kita merebus air dengan energi pamas, mula-mula suhunya akan naik, molekul air akan mengembang (bertambah besar) yang diakhiri dengan penguapan. Uap air jika didinginkan akan kembali menjadi molekul air dengan melepas energi panasnya..
b. Jika kita memasukkan elektroda dalam air dan diberikan beda tegangan (DC) maka molekul air akan terelektrolisa menjadi atom hidrogin dan atom oksigin. Apa yang akan terjadi jika kedua atom ini disatukan kembali? Akan terjadi lagi penyatuan  oksigen dan hidrogen kembali menjadi air sambil melepaskan energi. Energi apakah yang dilepaskan?
Teori Minimalis membedakan energi panas sebagai energi nyata sedangkan energi medan listrik sebagai energi transien. Jadi penggabungan oksigen dengan hidrogen akan melepaskan energi transien, atau  energi nyata? Apakah ledakan termasuk fenomena transien? Ledakan itu sudah berupa gaya yang memiliki arah yang menurut fisika disebabkan oleh timbulnya panas. Perubahan energi transien menjadi energi nyata tak dijelaskan oleh fisika, karena fisika tak mengakui adanya energi semu. TM tak hanya membatasi diri pada fenomena semu, tetapi juga mempelajari fenomena nyata sebagai yang dipelajari lewat fisika, sehingga TM  mengenal adanya gaya disamping energi lewat energi nyata, sehingga gaya dimasukkan dalam fenomena fisika (misalnya ledakan). Fisika sebaliknya menganggap medan listrik termasuk fenomena fisika walau medan listrik tak memiliki massa. Fisika berbasis materi dan hingga saat ini tak mengakui adanya energi semu. sebaliknya TM yang berbasis energi menyerahkan fenomena nyata pada fisika.
Gaya adalah konsekensi dari berlakunya dimensi massa dan dimensi ruang nyata disamping dimensi waktu. Ini dipelajari lewat fisika yang berbasis lima dimensi: dimensi waktu, dimensi massa dan tiga dimensi ruang nyata.

Tepri Minimalis berbasis sebelas dimensi energi dan dinyatakan oleh Formula Supernatural Modern (FSM) E = – x + y dan satu dimensi non energi  yang dinyatakan oleh Formula Som Wyn (FSW)  z # – x + y.

1 CommentChronological   Reverse   Threaded

ibnusomowiyono
ibnusomowiyono wrote on Jul 26, ’10, edited on Jul 27, ’10
Universe mengenal dimensi waktu yang dibutuhkan oleh setiap ciptaan Nya untuk melakukan usaha. Barang siapa dan apa saja yang menyia-nyiakan waktu dengan tak melakukan usaha berarti menyia-nyiakan kesempatan yang diberikan oleh Tuhan YME.
Dalam Fisika Usaha dapat dilakukan dengan energi fisika atau dengan gaya karena disamping dimensi waktu dikenal dimensi massa dan dimensi ruang. dU = Edt atau dU = Fds ini berlaku saat E dan F konstant dalam yang sangat pendek dt. Jika E atau F merupakan funsi waktu, maka U = integral E(t)dt atau U = integral F(t)ds. Dalam Fisika dikenal adanya edimensi waktu t dan dimensi ruang/jarak s. Dimensi ruang terjadi karena timbulnya massa akibat keseimbangan prima dari dipole weber dengan kutub x dan y.Di Sub Alam transien belum ada dimensi massa dan dimensi ruang (nyata) sehingga usaha hanya dapat dilakukan dengan energi. U = integral E(t)dt. Dengan menggunakan FSM: U = intergral dari – x(t)dt + y(t)dt. Jika integral x(t)dt = in tegral y(t)dt maka U = 0. Dalam keadaan keseimbangan prima seakan tak dibutuhkan lagi energi untuk melakukan usaha dalam sebuah sistim keseimbangan prima, sehingga berakibat clear body mudah pecah kembali menjadi energi nyata dan energi semu serta clear body dengan quanta lebih rendah. Agar sitem tetap bertahan dibutuhkan internal energi. Manfaat dari internal energi adalah untuk mempertahankan keberadaan clear body dan penyerapan/pemanfatan energi luar (external energy) untuk berbagai aktivitas, diantaranya charging (peningkatan energi) dan gradasi (peningkatan quanta).

Ada formula yang sangat penting dalam fisika, yaitu E= m*c^2 yang menyatakan hubungan antara massa (clear body) dengan energi. Jika massa berkurang karena pecah akan timbul massa yang lebih rwendah bobot atomnya disertai keluarnya energi fisika dan energi transien.
Formula Supernatural Modern dapat menjelaskan hubungan antara energi gaib dan energi metafisika dalam membentuk energi transien. Jika nilai variable x berbeda besar dengan variable y maka dibutuhkan usaha sangat besar untuk mencapai keseimbangan prima. Semakin dekat nilai x dan y semakin kecil usaha untuk mencapai keseimbangan prima. Usaha ini hanya mungkin dilakukan dengan energi, bukan dengan gaya. Pada saat keseimbangan prima telah tercapai, maka terjadilah massa yang memerlukan ruangan. Untuk memindahkan massa dari satu koordinat ruang ke koordinat lain dibutuhkan gaya.
Hubungan antara usaha, gaya, massa, jarak yang ditempuh, kecepatan dan percepatan dipelajari dalam Fisika. Dalam fisika dikenal adanya energi fisika yang berkaitan langsung dengan waktu, bukan terkait langsung dengan dimensi ruang. sedangkan gaya berhubungan langsung dengan massa, gravitasi,percepatan, tekanan dan dipelajari dalam mekanika..
Menurut TM energi fisika adalah energi semu yang telah mengalami keseimbangan prima sehingga x = y atau jumlah energinya menjadi nol. Ini bukan berarti materi (massa) tak memiliki energi, melainkan terjadi keseimbangan energi, sehingga dalam sistem tak terjadi usaha.. Massa dapat pecah menjadi energi fisika dan energi transien. sebaliknya energi fisika dan energi transien dapat membentuk massa. Hubungan antara massa dan energi fisika dan energi transien dinyatakan oleh Formula E= m*c^2.

Iklan

Tentang Akung Ibnu

Kakek dengan duabelas cucu yang masih senang menulis. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat.
Pos ini dipublikasikan di Teori Minimalis. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s