Bedanya natural knowlede (pengetahuan fenomena nyata) dan supernatural knowhow ( informasi fenomena semu )..

Pertanyaan: Saya menjadi bingung dan ragu akan  kebenaran Formula Einstein E=mc2 karena secara mathematika saat m= 0 pasti didapatkan E=0, padahal  anda telah sanggup membuktikan  bahwa cahaya,medan magnet, medan listrik,informasi, ilmu pengetahuan dll  tidak memiliki massa tetapi memiliki energi. Anehnya  anda meyakini kebenaran Formula Eintein.
Anda benar-benar ambigious alias plinplan. Omongan dan tulisan anda sulit dipercaya. Anda terlah berhasil menyesatkan saya hingga saya hampir tak mempercayai formula yang telah teruji kebenarannya akibat percaya adanya energi semu. Hanya orang bodoh dan sesat yang mempercayai adanya energi semu. Mekanika Quantum sudah terbukti kebenarannya dan sangat bermanfaat bagi manusia. Saat ini para ilmuwan sedang berupaya menyatukan Mekanika Quantum dengan Teori Relativitas tetapi anda membuat teori yang sangat kontradiksi dan menjadikan goyahnya kepercayaan terhadap Ilmu Pengetahuan yang telah mapan. Anda benar-benar bodoh, sesat dan terkutuk.
Jawaban: Terima kasih atas cercaan anda terhadap  saya. Saya bersyukur kepada Tuhan YME karena saya lahir,dibesarkan dan diberikan kesempatan hidup dizaman “demokrasi” dan :”liberalisasai” bukannya zaman kesewenang-wenangan yang membelenggu kebebasan berfikir manusia. Kalau saja anda seorang penguasa yang otoriter pasti telah melenyapkan saya karena berani berpendapat lain dari pendapat anda.
Anda tidak bertanya kepada saya, jadi tak perlu saya menjawabnya. Namun karena saat ini disamping anda mungkin banyak orang yang merasa telah saya buat bingun  bahkan saya sesatkan, maka saya perlu memberikan penjelasan kepada mereka, bukan kepada anda.
1. Teori saya bukannya agama yang memberikan petunjuk kepada umatnya dan harus dipatuhi untuk memperoleh kebahagiaan abadi.
2. Teori saya bukannya Saint (pengetahuan yang ilmiah) maupun sains (ilmu pengetahuan yang telah tersusun secara sistematis)
3. Formula Supernatural Modern  (FSM) bukanlah gagasan saya, tetapi saya akui bahwa Formula Supernatural Som Wyn (FSSW) memang merupakan pengembangan dari FSM yang harus saya pertanggung jawabkan, sebab  FSSW  merupakan hasil pemikiran saya.
4. Saya tak mampu membuktikan adanya energi yang tak bermassa, namun fisikalah yang mengakui adanya ruang kosong  yang tak terisi materi yang bermassa. Fisika juga mengakui adanya ruang hampa (materi) yang  dapat dilewati oleh cahaya tanpa menjadikan ruang hampa menjadi terisi materi. Yang lewat ruang hampa itu adalah gelombang elektromagnet dan photon, menurut fisika keduanya memiliki sifat yang berbeda. Tetapi  pada saat itu juga ruangan tetap tak terisi oleh partikel walau ruangan itu dilalui cahaya. Secara nyata jalan akan menjadi crowded saat dilalui kendaraan, walau jika kendaraan telah lewat jalan menjadi kosong (tak ada kendaraan, kecuali jika ada kendaraan yang mogok.. Kendaraan memerlukan ruangan dan dapat mogok  sedang cahaya tak butuh ruangan dan tak akan mogok diruang hampa yang dilaluinya, hingga jalan yang dilewati cahaya tetap kosong saat cahaya masih  ada dalam ruangan itu maupun setelah ditinggalkan oleh cahaya. Kendaraan dapat bertabrakan, sedang cahaya tak mungkin bertabrakan. (Catatan: cahaya dapat berinterferensi sesuai dengan sifat gelombang. sebalinya photon dapat berinerakci dengan partikel.)
5. Saya justru menunjang dipertemukannya Mekanika Quantum dengan Teori Relativitas untuk mewujudkan Teori Tunggal yang sanggup menjelaskan setiap fenomena alam semesta, sepanjang masih mungkin dipertemukan. Dua teori yang harus dipertemukan sering kali masing-masing harus :mengorbankan “ayat2” atau phasal yang memang tak mungkin disatukan/dipertemukan sehingga harus tetap dibiarkan berbeda.
6. Saya memang bodoh hingga saya  harus belajar terus tetapi bukan hanya membaca/mempelajari ayat yang tertulis, melainkan juga yang tidak atau belum tertulis namun “merangsang”/menyentil untuk berfikir kemudian baru menyakini dan memanfaatkan sebagai bekal mencapai target (tujuan/idealisme/cita-cita).
7. Saya tak pernah menyangkal Formula E=mc2 bahkan meyakini kebenaran dan manfaatnya, namun hanya saat m#0, sedangkan saat m=0 saya menggunakan FSM untuk menjelaskannya. Saya juga menyatakan bahwa E=mc2 ibarat mata uang, saat seluruhnya berujud m, maka jumlah energinya=0, saat semuanya berujud energi maka massanya nol. Tanda = pada Formula Eintein  dapat membingungkan penafsirannya, sebab dapat diartikan ruas kiri ada saat ruas kanan juga ada. Akan lebih mudah difahami jika tanda = digantikan dengan tanda equivalent, yang artinya sebanding.. Artinya sejumlah massa (m)  jika diubah (seluruhnya) menjadi energi akan menghasilkan energi sebesar  mc2. Ini dapat diartikan  antara m dan E saling dapat “dipertukarkan”, seperti dolar dengan rupiah. Kalau sudah jadi rupiah dolarnya nol, kalau jadi dolar rupiahnya nol.
FSM E = – x + y dapat menjelaskan dengan gamblang dan mudah difahami, Saat x = y maka E = 0. Kalau x # y, maka E#0. E disini bukannya energi monolistik (quantum)  melainkan energi dualistik yang terdiri dari energi x (kutub selatan monopole) dan y (kutub utara monopole). Dalam fisika tak dikenal adanya monopole atau dipole yang nilai x#y. Fisika hanya mempelajari fenomena natural dimana tak diakui adanya energi semu  hingga tak mungkin menerima Formula Supernatural Modern E = – x + y dan hanya mengakui kebenaran dan pemanfatan foermula E=mc2. Semua yang tak memenuhi formula ini dikatakan sebagai anomali.
Fisika adalah ilmu nyata.Science about Nature dengan dasar Formula Einstein dan Mekanika Quantum sedangkan Teori Minimalis adalah Information about Super Natural dengan dasar Formula Supernatural Modern.
E=mc2 bersifat  monolistik tak mengakui adanya dipole yang kutubnya tak seimbang, sedangkan E= -x + y bersifat dualistik yang mengakui adanya dipole yang seimbang dan dipole yang belum/tak seimbang, bahkan mengakui adanya monopole weber yang tak dikenal dalam fisika.
9 CommentsChronological   Reverse   Threaded

ibnusomowiyono
ibnusomowiyono wrote on Aug 6, ’10, edited on Aug 7, ’10
Fisika menganggap alam semesta terdiri dari ruangan hampa (materi) yang tak berisi apapun dan ruangan yang terisi oleh materi, sedangkan TM menyatakan semua ruangan di alam semesta terisi oleh energi, body dan wave. Dengan FSM: E=-x + y dapat dibedakan antara: energi semu (E#0) dan energi nyata (E=0), bahkan dapat dijelaskan adanya :
1. Energi gaib (E=-x<0) yang dapat terakses lewat bathin.
2. Energi metafisika (E=y>0) yang dapat terakses lewat fikiran,.
3. Energi transien (E#0, x>0 dan y>0) yang dapat terakses oleh kemampuan paralogika. Jika x>y energi transien berada diwilayah irrasionil, jika x

tough2slf
tough2slf wrote on Aug 6, ’10

Saya menjadi bingung dan ragu akan kebenaran Formula Einstein E=mc2 karena secara mathematika saat m= 0 pasti didapatkan E=0, pa 

Lalu apa masalahnya apabila m=0….tidak adanya Energi…..Salah…

Apa bedanya angka 1 dengan angka 0 ….tidak ada…ke-2nya menempati ruangan 1 byte …bedanya hanya pada bentuk saja …berakibat 0=1….tidak ada yang namanya KOSONG – MINUS atau SEMU..Selalu masih ada energi bagaimanapun kecilya kekuatannya….serta ada sisa partikel materi sekecil apapun bentuknya…

0=code untuk tak terhingga ….akibatnya 0=YME…

Angka 1, 2, 3 dst adalah ciptaan manusia belaka yang diperlukan untuk membantu melakukan perhitungan
kalau untuk keperluan berhitung … ok saja …tetapi kalau ada yang mengatakan bahwa 0=kosong itu ibaratnnya dengan mengatakan bahwa Alam Semesta = kosong

Yang penting bukan angka2nya tetapi “yang dihasilkan angka2 tersebut” ….Bagi yang pernah belajar programing dengan DOS atau menggunakan program Windows maka rangkaian angka,abjad menghasilkan warna tertentu dsb…

Berdasarkan pernyataan bahwa
1) alam semesta terdiri dari rangkaian angka maka Pythagoras menemukan segitiga Pythagoras
2) bahwa emas dapat didapatkan dari logam lain, maka timbullah ilmu Kimia hasil perkembangan dari percobaan para ahli Alkimia

Peningkatan Pengetahuan adalah satu2nya cara untuk memahami rahasia Alam …dan itu memerlukan waktu yang panjang serta perjuangan yang gigih …tidak tercapai dengan mimpi di siang hari bolong atau membakar menyan saja lho 🙂

ibnusomowiyono
ibnusomowiyono wrote on Aug 6, ’10, edited on Aug 7, ’10
Dalam sirkit listrik yang memanfaatkan sebuah swicth(skaklar), angka 1 artinya ada arus karena switch tertutup sedangkan angka 0 artinya tak ada arus karena swith terbuka. Dua kondisi ini jelas berbeda secara ekstrim, seperti kondisi “tak ada” dengan kondisi “ada” , kondisi isi dan kondisi kosong. Jika angka 1 digunakan untuk menyatakan tak ada arus, maka nilai 0 berarti ada arus.
Dalam Teori Minimalis E=0 artinya dalam suatu dipole kutub selatan (x) = kutub utara (y), atom netral dapat dipandang sebagai sebuah dipole yang dalam keadaan seimbang hingga menyebabkan medan magnet yang tetap besarnya. Electron yang berputar pada orbitnya menimbulkan medan magnet yang sama dengan dipole magnet yang kutubnya selalu seimbang. Dalam Fisika tak dikenal adanya dipole yang kutubnya tak seimbang.
Fisika adalah ilmu nyata. hingga mula-mula hanya memanfaatkan sistem analog, karena saat itu manusia fikirannya belum secerdas sekarang yang sanggup menggunakan logika fikir. Pancaindra mampu membandingkan dua objek dan fenomena atas dasar sistem analog, bukan sistem digital.
Sistem digital menggunakan logika fikir, yang hanya memanfatkan kondisi ekstrim: no or yes. Sistem analog menggunakan logika nyata, sesuatu harus dibandingkan seluruh unsurnya, sesuatu dikatakan sama jika unsurnya tak ada yang berbeda.
TM menggunakan kemampuan paralogika hingga tak hanya menggunakan sistem digital maupun hanya sistem analog secara terpisah, melainkan kombinasi kedua sistem tersebut, sehingga kodenya adalah E=0 dan E#0 (bukan 0 dan 1,angka-angka dari 1 hingga 9 dan bilangan diatas nya). Paralogika tak hanya mengenal no or yes, melainkan juga mengenal sekian persen no dan sekian persen yes, tak hanya mengenal hitam dan putih, 100% hitam dan 100% putih, tetapi mengenal berbagai gradasi dari hitam kearah putih, bahkan mengenal berbagai spektrum warna yang jumlahnya hampir tak terbatas.
Menurut TM jika swith terbuka pasti arus terputus atau tak ada arus ini artinya arus = 0, kalau switch tertutup pasti ada arus artinya arus # 0, tetapi besarnya arus bukan hanya satu melainkan dapat bervariasi, dari yang paling lemah (tapi bukan no) hingga yang kuat. Grafik arus sebagai fungsi waktu dimanfaatkan sebagai grafik energi semu terhadap waktu.
Gelombang pembawa dapat dimodulasi dengan signal digital maupun signal analog. Yang dapat dimodulasi hanyalah Amplitudo, Frequensi dan Phasa, namun sebenarnya kini telah dilakukan modulasi campuran karena keterbatasan band frequensi gelombang pembawa. Mungkin juga sudah diterapkan sistem sinyal campuran, digital dan analog seperti yang dinyatakan dalam FSM E= – x + y yang menghasilkan kondisi seimbang (E=0) dan kondisi tak seimbang E#0.
Hanya terdapat satu kemungkinan kondisi seimbang yaitu saat nilai x = y = q, sedangkan dalam keadaan tak seimbang banyak sekali kemungkinannya.. Pada saat kondisi seimbang nilai x selalu sama dengan nilai y untuk berbagai nilai q,. Kondisi saat inilah yang disebut sebagai kondisi nyata yang menyebabkan terjadinya massa. Hubungan antara besarnya massa (Q) dan energi fisika(q) dinyatakan oleh Formula E= mc2, sedangkan E= – x + y hubungan antara jumlah energi (E) dengan penyusun energi (monopole Weber) yaitu x dan y. Saat E=0 sistem berujud massa yang jika diubah menjadi energi disika akan menghasilkan energi fisika sebesar mc2.

Kita harus belajar dari membaca, tetapi yang dibaca bukan hanya yang tertulis sebab disekeliling kita banyak yang tak tertulis tetapi dapat menambah pengetahuan kita. Membaca harus dengan berfikir dulu sebelum menyakini dan berusaha mewujudkannya. Benar bahwa untuk dapat memahami rahasia alam membutuhkan waktu sangat lama, sehingga tak cukup dengan waktu yang tersedia dalam satu kehidupan, inilah pentingnya sistem informasi yang merupakan penghubung antar ruang dan antar waktu. Bagi yang mempercayai bahkan dikenal adanya proses reincarnasi. Informasi merupakan sarana penghubung antar ruang dan antar waktu bagi jenis (kelompok) sedangkan spirit adalah penghubung antar ruang dan antar waktu secara individual.
Mimpi dapat kita biarkan berlalu (terutama mimpi buruk yang menimbulkan rasa tak nyaman), tetapi mimpi baik dan menimbulkan harapan dapat kita gunakan untuk memberikan inspirasi dan motivasi untuk mewujudkannya. Jika kita mau jujur segala yang belum dapat kita ujutkan/kita capai tiada ubahnya bagaikan mimpi atau sekedar angan-angan.
Menurut saya membakar kemenyan atau dupa punya tujuan tertentu yang tak sekedar mistik atau irrasional melainkan dapat bersifat rasional, sepanjang tak melupakan kenyataan hidup. Mengapa? Membakar meyan,dupa,ratus atau menggunakan parfum dapat menghilangkan bau tak sedap yang tak diiingkan seseorang , hingga konsentrasi dalam berdoa atau melakukan meditasi tidak terganggu. (Tentu saja tergantung dari jenis dupa/parfum ,kondisi sekeliling dan orang yang memanfaatkannya). Lain halnya membakar ganja dan menghisap asapnya…………………justru dapat “melupakan” kenyataan hidup, bukan menjadikan mimpi jadi kenyataan melainkan menjadi kenyataan menjadi mimpi.
Mungkin ada yang menganggap bakar kemenyan, melakukan ritual, berdoa, meditasi sebagai hal yang irrasionil, andaikata itu benar, maka seharusnya kita memahami bahwa yang irrasionil itu tak kurang manmfaatnya dengan yang rasionil, tergantung dari tujuannya.
Sepanjang tak merugikan diri dan lingkungan biarkan yang berbeda tetap berbeda, ini akan menciptakan kedamaian, bukan ketegangan.

tough2slf
tough2slf wrote on Aug 7, ’10

bakar kemenyan, melakukan ritual, berdoa, meditasi sebagai hal yang irrasionil, 

Tentu ritual tak bisa disama ratakan ….bakar menyan disini ….adalah pada praktek dukun …tanpa memperdalam ilmu pengetahuan selanjutnya …..blind faith…

Mas Ibnu coba pemikiran anda dilempar ke forum Internasional …bukan untuk semata mata mencari pembenaran…tetapi mendapatkan suatu keadaan yang belum diketahui selama ini

Sementara ini saya anggap SEMU = tidak benar /tidak ada —-> yang diakibatkan karena kendala pengetahuan belum sampai…

Segala sesuatu ciptaan YME = benar….jadi tidak mungkin “tidak benar /tidak ada atau semu”

ibnusomowiyono
ibnusomowiyono wrote on Aug 8, ’10
Dalam pengertian sederhana semu (abstrak) adalah sesuatu yang tak dapat terakses oleh pancaindra dan peralatan fisika, sedangkan nyata dapat terakses oleh pancaindra atau peralatan fisik. Virus dapat “dianggap” semu sebelum diketemukan alat untuk mengaksesnya. TM mendifinisikan: energi semu adalah energi yang belum/tidak memiliki massa hingga tak membutuhkan ruangan, sedangkan energi nyata adalah energi yang telah memiliki massa (betapapun kecilnya) sehingga membutuhkan ruangan (nyata). Jadi TM tak mengenal istilah benar dan salah, tetapi nyata dan semu. TM khususnya Teori Paralogika memanfaatklan kemampuan paralogika yang sanggup mengakses fenomena transien yang merupakan spektrum dari keseimbangan antara energi gaib dan energi metafisika dari wilayah irrasional (tak masuk akal) hingga wilayah rasional (masuk akal).
Logika fikir hanya mengenal benar(true) atau false (salah), atas dasar inilah sitem binary disusun yang menghasilkan sistem digital. Logika nyata membutuhkan bukti nyata, misalnya dua gambar dikatakan sama (persis) jika seluruh unsurnya persis sama atau analog. Logika nyata melahirkan sistim persamaan dan perbedaan hingga melahirkan sistem analog.
Sistem analog dapat diubah menjadi sistem digital melalui proses encoder, sebaliknya sistem digital dapat diubah menjadi sistem analog melalui proses decoder. Signal analog yang sama akan menghasilkan signal digital berbeda jika encodernya berbeda.
Sarana internet saat ini terbuka bagi siapa saja dibumi ini, lebih-lebih satu bahasa dengan bahasa lainnya dapat diterjemahkan secara automatis (walau hasilnya sering agak berbeda), jadi jika ada orang lain atau bangsa lain menganggap perlu untuk menyangkal gagasan saya atau mendapat penjelasan dan pertanggungan jawaban atas gagasan saya silakan menulis di buku tamu pada situs saya. Dengan senang hati saya akan melayaninya (saya akan merahasiakan identitas seseorang yang ikut dalam tanya jawab jika diinginkan, namun jika tak disebutkan untuk merahasiakan identitasnya akan saya sajikan apa adanya.
Jika tak terjadi persesuaian pendapat janganlah menjadikan pangkal sengketa. Setiap orang berhak “merasa” benar, namun sepanjang tidak apriori menganggap pendapat orang lain salah maka namanya masih mensyukuri perbedaan.
Dalam perdagangan bebas yang lemah akan terpinggirkan oleh yang kuat , hingga banyak yang menentang libelarisme. Saya pecinta kemerdekaan, sehingga walau saya lemah, saya tetap percaya diri : Daganganku begini naifnya ,……..daganganmu begitu hebatnya …… pada akhirnya yang menentukan adalah pembeli. Kata Gossen: Kalau sudah mencapai puncak kemuasan/kenikmatan, maka orang akan jenuh dan mencari sesuatu yang lain. Kata Stephen Hawking, sesuatu yang berbeda itu memiliki nilai tambah.

tough2slf
tough2slf wrote on Aug 8, ’10

pada akhirnya yang menentukan adalah pembeli. 

Kembali ke hukum A.Einstein E= M C2

Mungkin ada yang belum mengetahui bahwa E(nergi) dan M(assa) merupakan saudara kembar yang dapat bertukar “lakon” dan dapat bersifat “dormant” ….ada tetapi tidak kelihatan…

Para Suhu telah mengetahui bahwa Alam Semesta merupakan Pusat Energi yang maha besar dan liwat pelatihan pernapasan dapat diserap untuk dihimpun dalam tubuh dalam bentuk otot (matter) atau kekuatan (energi) tidak kasat mata ….dan bila diperlukan dapat dilepaskan lagi bersamaan dengan kecepatan tinggi (C2) dalam pertarungan atau penyembuhan

Matter/Massa = bentuk Energi lain

Dengan kata lain Matter = konsentrasi Energi

Dimana ada Energi disitu ada Matter ———> maaf seribu maaf…..tidak ada yang namanya SEMU di Alam Semesta

Tentu ilmu pengetahuan tidak akan berhenti berkembang …. akan ada ilmuwan lain yang dapat membuktikan bahwa pengetahuan yang lama sudah “out of time” …..

Akan tetapi tanpa bukti bahwa dagangan hebat/enak …tidak akan ada pembeli….Pepesan kosong tidak laku…

ibnusomowiyono
ibnusomowiyono wrote on Aug 10, ’10
Dalam kenyataan banyak buku yang bagaikan pepesan kosong (tak dapat dibuktikan kebenarannya). alias ngaya wara justru malah menjadi best seller. Tentu saja harus dengan upaya yang memerlukan waktu dan beaya, jer basuki mawa bea..
Saya menulis dalam internet karena tak punya beaya, namun saya bersyukur masih diberi waktu untuk menulis.

tough2slf
tough2slf wrote on Aug 10, ’10
Tujuan saya menganjurkan mas ibnu melemparkan gagasan ke dunia luar adalah untuk menarik perhatian pihak ke-3 …siapa tahu ada penerbit yang berminat ….malah dapat biaya …he…he..

Jangan takut bila ada yang tidak sependapat dengan anda karena pasti ada yang setuju ….hitung hitung dapat digunakan untuk menambah / memperbaiki ilmu … bukankah itu tujuan mas ibnu pula… lagi pula ulasan yang bersifat ilmiah atau semi ilmiah masih sangat kurang di Indonesia …terus terang dengan menjawab ulasan mas ibnu saya juga menarik manfaat dengan lebih mengerti ilmu pasti alam …matur nuwun….jangan bosan menulis gagasan

Sekarang kan lagi ngetrend doing bisnis di Internet yang murah meriah serta dapat menjangkau kalangan luas

Bahwa “junk food” atau “buku sci-fi” lagi ngetrend itu berkat jasa orang marketing pula

ibnusomowiyono
ibnusomowiyono wrote on Aug 15, ’10
Terima kasih atas perhatian anda pada tulisan-tulisan dan gagasan saya. Saya sangat membutuhkan “dorongan” agar tetap bersemangat untuk menulis disamping mendapatkan masukan-masukan untuk menambah wawasan saya.
Dari internet saya mendapatkan pengetahuan/informasi yang sangat luas disamping sahabat dalam dunia maya. Berbisnis lewat internet memang sangat menggiurkan, terutama bagi kaum muda, tetapi saya masih menimbang untung ruginya.
Saya tak sombong: kotak post saya dibanjiri berbagai “iklan”. hingga saya tak sempat membaca semuanya. Orang marketing memang sangat dibutuhkan dalam menjual dagangan, tetapi saya cukup tahu diri : saat ini merk lebih diperhatikan dari produknya, buku yang penulisnya terkenal lebih diincar oleh para marketing, bukan mutu dari isinya, melainkan dari siapa yang menulis.
Jadi,…………….. dengan memposted tulisan-tulisan saya di internet, saya yakin sedikit demi sedikit nama saya akan di kenal banyak orang sepanjang tulisan-tulisan saya diminati.
Saya sudah cukup tua sehingga lebih “bersabar” dalam memanfaatkan peluang, tidak seperti saat masih muda.
Saat ini banyak buku best seller yang sensasional yang sering tak memuat pesan.
Saya ingin menulis buku yang tak usah sensasional tetapi dapat memberikan informasi dan pesan massa depan manusia, diantaranya:
1. Fiksi Black hole yang berlatar belakang abad ke 30,
2. Sedikit Tentang Pengalaman Hidupku yang berbicara masalah perjuangan hidup untuk mempertahankan idealisme saya : Kemerdekaan bukan sekedar jembatan emas melainkan merupakan bagian dari kebahagiaan,
3. Basic Information of Universe yang memperluas wawasan manusia dalam “mengarungi ruang angkasa untuk mencapai bagian-bagian alam semesta yang jaraknya ribuan,jutaan bahkan billionan tahun cahaya,
4.Teori Minimalis dan Teori Paralogika yang menjelaskan macro cosmos (alam semesta) dan micro cosmos (living organisme).
5, Membuat sistem penulisan yang hemat huruf dengan memanfaatkan warna atau font khusus.
Semua telah saya lempar lewat internet dan saya tunggu reaksi dari masyarakat, baik didalam atau diluar negeri.
Kemenakan dan cucu saya meminta “mematenkan” gagasan-gagasan saya, tetapi saya katakan: saya beri kesempatan kepada siapapun untuk mengembangkan gagasan-gagasan saya, tetapi akan lebih baik menghubungi saya agar pengembangan itu tak menyimpang dari ide saya

Tentang Akung Ibnu

Kakek dengan duabelas cucu yang masih senang menulis. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat.
Pos ini dipublikasikan di Teori Minimalis. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s