Dapatkah quantum dipecah menjadi energi semu?

Pertanyaan: Formula E=mc2 telah terbukti dapat dimanfaatkan untuk memecah inti atom dan menghasilkan energi sangat besar hingga dapat dimanfaatkan untuk membuat bom atom dan reaktor nuklir.  Apa manfaat Formula E = – x + y?
Jawaban:
1. Apakah manusia puas dengan senjata dan reaktor nuklir? Jika manusia telah puas dengan pemanfaatan materi/partikel dan energi fisika, maka FSM tak ada manfaatnya. Namun FSM paling tidak telah memberikan inspirasi untuk menjelaskan apa itu photon dan apa itu graviton yang hingga saat ini masih merupakan rahasia.
2. Apakah manusia puas dengan sarana komunikasi dan transportasi yang sangat lambat untuk mengarungi alam semesta dengan membatasi diri pada kecepatan cahaya c? Jika manusia hanya ingin berkutat di bumi dan planet disekitarnya dan tak ingin mencapai galaksi lainnya yang jaraknya jutaan tahun cahaya, maka FSM tak ada manfaatnya. Namun FSM telah memberikan inspirasi adanya sarana komunikasi dan transportasi yang memungkinkan manusia sampai kegalaksi lain.
3. Apakah manusia puas dengan Teori Bigbang yang dianggap sebagai nongolnya alam semesta dari titik singular yang entah dari mana datangnya hingga  manusia menjadi tak menyadari/ apalagi meyakini adanya Sang Maha Perencana dan pencipta, yaitu Tuhan YME?
FSM mendukung sepenuhnya teori penciptaan,walau tak menyangkal teori kebetulan.
Dengan FSM: dapat dijelaskan bagaimana alam semesta ini diciptakan oleh Nya  dari nothing hingga menjadi something melalui proses panjang (evolusi dan revolusi), hingga mengoreksi Teori Big Bang. Big bang  bukan nongolnya alam semesta melainkan kelahiran Sub Alam Fisika. Sebelum Big bang alam semesta telah diciptakan Nya, namun belum dalam ujud materi.
3 CommentsChronological   Reverse   Threaded

ibnusomowiyono
ibnusomowiyono wrote on Aug 9, ’10, edited on Aug 10, ’10
Fisika adalah ilmu pengetahuan (Science) yang mempelajari materi. Mula-mula dari ujud benda, tingkat ujudnya (padat, cair.gas), sifat masing-masing tingkat ujud) , mempelajari bagian yang membentuknya, hukum yang berlaku dan mengaturnya………………..
sehingga tersusun secara sistematis dan mudah dipelajari.
Setiap benda pasti memiliki massa yang sifatnya saling tarik menarik, tetapi ada fenomena dimana dua benda dapat saling tolak menolak. Sifat ini dipelajari hingga dapat dimanfaatkan untuk berbagai kepertluan manusia. Tingkat ujud benda juga dapat berubah karena pengaruh dari kekuatan luar (misalnya: energi panas, energi mekanik). Sebuah benda akan hancur jika tak mempunyai energi/gaya untuk mempertahankan diri dari pengaruh luar.
Sebuah benda dapat dipecah/dibagi menjadi bagian yang lebih kecil hingga massa dari bagian-bagian itu akan semakin kecil. Ibaratnya sebuah bilangan jika dibagi terus menerus hasilnya akan semakin kecil hingga suatu saat hanya berupa pecahan. Jika pecahan itu dibagi terus menerus akan menghasilkan pecahan yang nilainya mendekati nol (tetapi tak pernah menghasilkan nilai nol).
Benda yang massanya besar dapat ditimbang dengan kalibrasi kasar, semakin kecil massanya memerlukan timbangan yang lebih peka hingga pada suatu saat tak ada timbangan yang sanggup mendeteksi berat sebuah massa walau sebenarnya partikel yang sangat kecil uitu tetap memiliki massa hingga membutuhkan ruang (nyata. Karena tak ada timbangan yang mampu untuk menimbang massa yang sangat kecil, lalu dianggap tak memiliki massa. Quantum adalah bagian terkecil dari benda yang massanya mendekati nol dan dipandang sebagai energi.
Mekanika Quantum mempelajari quantum hingga quantum dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan dari yang primitip hingga super modern. Tanpa adanya quantum kita tak akan sanggup menikmati hidup yang teramat singkat ini.
Mekanika quantum menyatakan quantum adalah bagian terkecil dari semua yang terdapat di alam semesta hingga tak ada bagian yang lebih kecil dari quantum.
Atas dasar ini : quantum tak mungkin dibagi-bagi. TM sepenuhnya mendukung pernyataan itu, tetapi meragukan jika isi alam semesta semata-mata hanya terbentuk dari quantum. Mengapa? Menurut TM quantum terjadi akibat keseimbangan dipole magnet. Ini dinyatakan oleh Formula Supernatural Modern E=-x + y. E adalah jumlah energi yang dimiliki dipole yang berkutub x dan y, hingga untuk harga x>0 dan y>0 dapat menghasilkan nilai E>0 (energi rasionil) atau E<0 (energi irrasionil) disamping E=0 (energi fisika). Quanta yang tersusun dari quantum memiliki E=0.
Fisika hanya mengenal dipole magnet baik menurut teori weber yang menyatakan bahwa manikul merupakan bagian terkecil dari magnet yang memancarkan medan magnet, maupun teori atom Bohr yang menyatakan atom terjadi dari inti atom yang diputari elektron hingga menghasilkasn medan magnet.
Fisika mempelajari fenomena nyata, padahal dalam kenyataan tak ada monopole atau dipole yang kutubnya besarnya berbeda, hingga secara fisika quantum tak mungkin dipecah menjadi energi x dan y.
TM menginformasikan Alam Semesta, bukan hanya terdiri dari Sub Alam Fisika yang nyata tetapi juga berbaur dengan Sub Alam Gaib, Sub Alam Metafisika yang tak nyata (semu).
Masing-masing Sub Alam telah dipelajari oleh “disiplin” ilmu pengetahuan secara sistematis. Sub Alam Transien tak mendapat perhatian secara khusus, padahal fenomena transien memiliki cakupan yang sangat luas, itulah sebabnya TM menfokuskan pada Sub Alam ini.
Untuk menginformasikan adanya Sub Alam Transien dibutuhkan Formula Supernatural Modern, Matematika Minimalis dan Peta Energi yang terdapat di alam semesta.
Jika anda mempelajari TM, MM dan Pemetaan energi pertanyaan anda akan terjawab, bahwa quantum dapat “bergeser” posisinya dalam peta energi dari energi fisika menjadi energi non fisika (energi semu). Quanta dapat pecah menjadi quanta lebih rendah+ energi fisika+ energi transien , maka quantum tak mungkin lagi dipecah lagi karena quantum adalah energi fisika paling dasar. Tetapi menurut TM quantum dalam peta energi dapat bergeser menjadi energi semu dari energi nyata. Hal ini tak akan melanggar hukum kekekalan energi dalam alam semesta.

ibnusomowiyono
ibnusomowiyono wrote on Aug 11, ’10
Sebuah benda terdiri dari molekul, molekul terdiri dari atom, atom terdiri dari inti atom dan electron…………………bagian yang paling kecil adalah quantum yang menurut fisika tak lain dari energi dasar. Peralatan fisika tak mungkin mengukur massa quantum, namun secara teoritis seharusnya quantum juga memiliki massa, sebab tak dapat diketahui kapan/pada dimensi massa seberapa quantum kehilangan massanya atau ukuran yang membedakan antara partikel dengan energi fisika..
Bedakan antara nol dan pecahan yang nilainya mendekati nol. Nol hanya didapat dari penjumlahan bilangan yang besarnya sama dengan tanda berlawanan. Nol tak dapat dicapai dengan membagi-bagi bilangan hingga sekecil apapun, kecuali pecahan dengan nilai mendekati nol.
Jika atom kekurangan elektron akan menjadi ion dan ion ini tetap merupakan clear body dengan quanta lebih rendah dari atom. Electron juga clear body yang quantanya lebih rendah dari inti atom. Inti atom jika pecah menghasilkan bagian-bagian yang quantanya lebih rendah dari quanta ini atom sebelumnya dan menimbulkan energi. Energi yang terjadi adalah energi fisika dan energi transien. Energi fisika memiliki massa betapapun kecilnya, sedangkan energi transien benar-benar tak memiliki massa. Harus dibedakan antara yang memiliki massa walaupun teramat kecil hingga nilainya mendekati nol karena x=y hingga dalam kondisi seimbang (E=0) dengan yang tidak memiliki massa karena x#y hingga E#0
TM menyatakan dengan tegas bahwa quantum memiliki massa betapapun kecilnya. Hal ini dapat dijelaskan dengan FSM: E = – x + y dan kenyataan tak ada dipole magnet yang kutubnya berbeda. Atom juga menyebabkan medan magnet seperti monokul weber yang kutubnya sama.
Untuk membedakan antara energi fisika dengan energi transien sangat sederhana: Energi fisika membutuhkan media fisik untuk berpindah atau memindahkannya, sedangkan energi transien dapat berpindah atau dipindahkan lewat media non fisik (dalam istilah fisika disebut kosong atau vacum) maupun media fisik.

ibnusomowiyono
ibnusomowiyono wrote on Aug 11, ’10
Formula Einstein E=mc2 bagaikan dua sisi mata uang atau dua sistem mata uang. Kalau kita punya rupiah dapat kita tukar menjadi dolar sesuai dengan kurs yang berlaku, Kalau seluruh rupiah kita dolarkan maka kita tak memiliki rupiah, yang kita miliki adalah dolar yang nilainya sama dengan rupiah yang kita tukarkan. Kalau kita pecah clear body sebesar m secara sempurna , maka akan diperoleh energi fisik sebesar mc2. Jadi E berharga mc2. Ini artinya saat semua berujud massa maka energinya menjadi nol, saat semua berujud energi maka massanya nol.
Formula ini hanya berlaku saat m#0, sebab jika tak ada massa maka tak mungkin didapatkan energi. Kenyataan dalam ruangan hampa (tiada massa) medan magnit, meda listrik dan cahaya dapat tetap ada. Energi macam apa yang sanggup menjalar diruang hampa? Ini dapat dijelaskanm oleh TM dengan menggunakan FSM. Menurut TM seluruh universe terisi energi, tak ada bagian yang kosong. Bagian yang kosong itu karena belum terisi energi nyata atau energi fisika melainkan terisi energi semu, diantaranya adalah energi transien. Energi inilah yang sanggup memindahkan medan magnet, medan listrik dan cahaya.
Iklan

Tentang Akung Ibnu

Kakek dengan duabelas cucu yang masih senang menulis. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat.
Pos ini dipublikasikan di Teori Minimalis. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s