Mengapa TM dimasukkan dalam teori informatika?

Pertanyaan: TM dipandang sebagi ilmu klenik modern karena tak termasuk dalam agama maupun saint. Anda tetap ngotot TM termasuk dalam teori atau sistem informatika. Saya khawatir TM akan “menyeret” informatika kedalam ilmu klenik, sehingga akan dilarang oleh mereka yang memandang ilmu klenik sebagai ilmu sesat. Atas dasar apakah anda memasukkan TM dalam sistem informatika? Apa manfaat TM?
Jawaban: Informatika adalah sarana untuk “mengabarkan” kepada orang yang tadinya tidak tahu atau belum tahu menjadi tahu. Suatu informasi akan keluar dari relnya jika memaksa yang diberi tahu untuk mempercayainya, apalagi menteror (menakut-nakuti) yang tak mempercayai informasi yang “dipaksakan” harus dipercayai. Informasi seharusnya tak memberikan janji, lebih-lebih janji palsu yang  merugikan bagi yang mempercayai informasi yang pada akhirnya akan merugikan juga bagi yang memberikan informasi karena tak dipercaya lagi. Yang memberikan informasi tak punya kewajikan  untuk membuktikan secara ilmiah/saintific tentang kebenaran informasi yang diberikan kepada fihak lain. Agar tak mendapatkan informasi yang merugikan, siapa saja yang akan memanfaatkan suatu infomasi berhak, bahkan berkewajiban untuk menyeleksi manfaat dari informasi untuk kepentingan diri dan lingkungannya, bukan melarang atau “membuktikan kebenarannya dengan mencoba-coba”  berbagai informasi, sebab ini akan berakibat tertipu hingga tak percaya lagi pada setiap informasi yang diterima. Dalam era informasi, siapa yang menutup diri pada informasi akan tergilas oleh kemajuan peradaban manusia.
TM tak menjanjikan sesuatu apa lagi memaksa untuk mempercayai  sesuatu yang diinformasikan lewat TM.. TM sekedar memberikan inspirasi untuk dibuktikan kebenaran atau kebohongan nya oleh mereka yang menganggap TM sebagai ilmu klenik. Saya selalu siap menerima kritik baik yang membangun atau yang akan meruntuhkan TM. Tunjukkan dimana letak kesesatan TM.
Keampuhan sebuah informasi adalah: tanpa menjanjikan sesuatu apalagi memaksa mempercayainya dengan menakut-nakuti/mengancam  mereka yang tak mempercayainya, disisi lain  tanpa pembuktian telah digunakan oleh mereka yang membutuhkan.
Manfaat TM telah banyak saya uraikan dalam tulisan saya sebelumnya. Mula-mula TM hanya upaya untuk memberikan informasi agar pembaca dapat memahami fiksi Blackhole yang sangat kontroversial hingga tak laku jual.
Ketika saya “menerima anugrah” FSM E= – x + y, TM dapat saya jelaskan lebih terperinci sehingga dengan berfikir (mengotak-atik FSM) , kemudian saya yakini kebenarannya saya masukkan dalam teori informatikan atas dasar yang saya sebutkan diatas.
Saya sangat berterima kasih kepada semua yang sudi membaca tulisan dan gagasan saya, lebih-lebih yang memberikan opini, mengkritisi hingga yang berusaha mengoreksi atau “menguji” ketangguhan TM.
Harus dibedakan antara target TM dan idealisme TM.
Target TM adalah mereka yang tak mengakui keberadaan dan kebesaran Tuhan YME dengan beradu argumentasi.
Idealisme TM adalah : Memuliakan Tuhan YME dengan “menjauhkan” Nya dari setiap perbuatan manusia  untuk menjadikan Nya “pembenaran” tindakan yang sepintas baik/benar , tetapi sebenarnya tidak mulia.

2 CommentsChronological   Reverse   Threaded

ibnusomowiyono
ibnusomowiyono wrote on Aug 19, ’10, edited on Aug 21, ’10
1.Informasi yang menjanjikan sesuatu yang “menggiurkan” bagi yang menuruti informasi yang diberikan, lebih-lebih yang tak sesuai dengan kebutuhan sipenerima infomasi, dapat digolongkan sebagai propaganda atau iklan.
2. Informasi yang menakuti atau mengancam si penerima informasi jika tak menuruti informasi yang diterimanya dapat digolongkan sebagai teror mental.
3, Setiap penerima informasi harus sanggup memilih informasi yang dibutuhkan, mempertimbangkan risiko menggunakan informasi tersebut, berfikir dan berusaha mencari kebenaran informasi yang diterima dari berbagai sumber yang telah memanfaatkan informasi itu, mengerti manfaatnya bagi dirinya (yang mungkin berbeda dengan manfaat bagi orang lain) sehingga tak sekedar ikut-ikutan. Jika telah diyakini manfaat suatu informasi bagi dirinya, barulah memanfaatkan informasi tersebut.
4. Setiap pemberi informasi tak berkewajikan menjamin kebenran informasi, atau membuktikan kebenaran informasi tersebut, namun harus diingat jika ternyata informasi itu tak sesuai dengan kenyataan hingga merugikan yang menerima informasi, maka akibatnya dia akan kehilangan kepercayaan dari orang yang merasa dirugikan akibat pemanfaatan informasi tersebut.
5. Informasi harus jujur agar dapat dipercaya. Seharusnya seseorang yang membutuhkan informasi lebih menekankan kebutuhan akan suatu informaasi dan mencari tahu kebenaran sebuah informasi dari pada sekedar mempercayai sumbernya. Dalam kenyataan orang lebih melihat sumber informasi dari manfaat sebuah informasi.

ibnusomowiyono
ibnusomowiyono wrote on Aug 20, ’10
Informatika adalah suatu system atau jaringan/network untuk menyebar luaskan informasi. Menurut TM informatika merupakan penghubung antar ruang dan antar waktu. Informasi tak memiliki massa tetapi memiliki energi sehingga membutuhkan media untuk menyimpan agar dapat menghubungkan antar waktu dan memindahkan agar dapat tersebar diberbagai ruang/tempat. Hingga saat ini seakan yang ada hanyalah media fisik, namun sebenarnya ada media non fisik yang jauh lebih efisien dalam menyimpan dan memindahkan informasi.
Bidang informatika sangat luas meliputi: media yang digunakan, metoda yang digunakan, tujuan dan manfaat bagi pemberikan informasi maupun yang menerima informasi, tehnik dan teknologi yang dibutuhkan, dll, sehingga informasi dapat dimanfaatkan untuk sesuatu yang berguna untuk menyampaikan kebenaran sesuai dengan kenyataan dan kebutuhan bersama atau dimanipulasi untuk tujuan tertentu yang merugikan bagi sipenerima informasi yang pada ujungnya juga merugikan si pemberi informasi,
Sebagai contoh: sejarah seharusnya disajikan secara lugas tanpa dilakukan “perubahan”dari peristiwa yang pernah terjadi, walau masih mungkin dipadatkan (dihilangkan bagian-bagian yang tak akan memutuskan kesinambungan suatu informasi dari massa lalu hingga saat berikutnya) Menurut TM waktu adalah urutan suatu kejadian sihingga sejarah harus tersusun sesuai urutan waktu kejadiannya. Karena rekaman dapat diedit, maka sering dimanipulasi untuk suatu kepentingan yang menulis/mengeditnya.
Secara ideal suatu informasi harus lugas (menyebarkan kenyataan tanpa direka yasa), namun bidang informatika yang sangat luas memungkinkan informasi dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan, sehinga secara luas informasi dapat meliputi: propaganda, iklan, kampanye,hiburan,pendidikan, penyebaran ilmu pengetahuan, dakwah, komunikasi, publikasi…………. dan seabreg bidang informatika.
Kita dapat memperoleh informasi dari berbagai media, misalnya media cetak, media electronik, media pergaulan/sosial, media pendidikan formal dan tak formal, media dakwah, media penerangan dll.
Internet merupakan gudang informasi sekaligus sarana komunikasi. Kita dapat mengases apa saja dan memilih apa yang kita butuhkan. Sangat sulit untuk membedakan antara yang memberikan petunjuk yang benar dan yang menyesatkan sehingga dibutuhkan kemampuan paralogika positif dalam memperoleh informasi dari media ini.Internet terbuka untuk siapa saja yang perlu memberikan informasi dan yang mencari informasi. Disini banyak informasi yang sumbernya tak jelas sehingga kita akan lebih mudah “memilih” yang kita butuhkan, mencari kebenarannya dengan kemampuan paralogika positif hingga dapat membedakan antara yang rasional dan irrasional, antara yang realistik dan semu, antara yang valid dan yang invalid. Ada kalanya kita butuh yang irrasionil atau yang sensasional sekedar melepas kejenuhan. Ada kalanya kita butuh menambah pengetahuan. Ada kalanya kita butuh bertanya tentang hal yang belum kita fahami. Semua tersedia dimedia ini.
Media ini juga tersedia untuk mengemukakan gagasan, rencana massa depan, obsessi, mimpi, cita-cita/idealisme. menawarkan jaza dan dagangan, mencari kebutuhan ( fisik dan non fisik), mencari teman, mencari jodoh, mengemukakan pendapat dan kritik………………..
Membatasi isi dari internet bagaikan membendung ombak, apapun tak akan sanggup membendungnya kecuali “batu karang”
yaitu keyakinan. Gempuran ombak justru akan memperkokoh batu karang, bukan menghancurkannya. Jika kita telah meyakini sesuatu kebenaran , kita tak usah ragu dalam menghadapi “kotoran” yang ikut masuk dalam media internet, sebab kita memiliki kebebasan untuk memilih.
TM saya masukkan dalam internet karena media ini dapat digunakan untuk menyebar informasi dan melakukan komunikasi secara cepat antara pemberi informasi dan yang menerima informasi. Dengan bebas saya dapat melempar gagasan dan obsessi saya dimedia ini dan siapa saja dapat merespion gagasan saya secara cepat. Kita dapat beradu argumentasi untuk saling menambah wawasan. Jika tak mencapai titik temu paling tidak kita menjadi sadar bahwa tak semua sependapat dengan kita, sehingga kita tak akan merasa benar sendiri.
Iklan

Tentang Akung Ibnu

Kakek dengan duabelas cucu yang masih senang menulis. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat.
Pos ini dipublikasikan di Teori Minimalis. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s