Apa yang dimaksud fenomena supernatural dan natural menurut TM?

Pertanyaan: Bapak sering “mendefinisikan” atau menggunakan suatu kata yang telah dibakukan dan telah dimengerti secara umum atau disiplin keilmuan  berbeda dari difenisi atau makna asalnya. Hal itu dapat  menimbulkan kesalah fahaman. Saya rasa lebih baik digunakan kata baru sehingga tak terjadi kerancuan atau menjadikan suatu kata menjadi ambigus. Sebagai contohnya: metafisika, supernatural,natural,gaib…….dll. Kali ini saya ingin tahu apa yang dimaksud fenomena supernatural dan natural menurut TM.
Jawaban: Terima kasih atas saran ananda. TM termasuk dalam sistem informatika. Penggunaan kata lama dengan arti yang berbeda atau bergeser dari arti asalnya dimaksud untuk lebih mudah menyusun suatu gagasan  atau memberikan informasi, sebagai konsekwensinya “terpaksa” menggunakan kata-kata yang telah tersedia dan memanfaatkanya  dengan arti yang agak berbeda atau sama sekali berbeda.
Untuk mengatasi kesalah fahaman saya telah membuka blog  Rasabahasa dan Kedaikata sehingga dapat menjelaskan makna atau definisi suatu kata yang telah dikenal  atau telah dibakukan yang berbeda atau bergeser dari makna dan arti aslinya.
Saya masih mempertimbangkan sistematika penyusunan kata-kata yang terkait dengan TM, atas dasar korelasi (hubungan maknanya hingga dikelompokkan berdasar maknanya/  berdasar rasa bahasa, seperti yang telah saya lakukan), atau berdasar abjad huruf  awalnya sebagai sistem kamus. Secara tehnis penyusunannya  jauh lebih mudah menggunakan sistem kamus, namun memerlukan pendefinisian khusus untuk tiap kata karena dua kata atau lebih berada dalam wilayah/urutan yang mungkin letaknya tak berdekatan.
Saya akui bahwa blog itu, Rasabahasa dan Kedaikata  saya telantarkan akibat setiap saat “muncul” kata atau istilah baru yang dimanfaatkan oleh TM.
Bagi mereka yang setiap saat membaca tulisan/gagasan saya, pasti lambat laun akan mengerti apa yang saya maksudkan dengan penggunaan kata lama yang bergeser artinya atau memiliki arti baru. Namun bagi yang ingin segera mengetahui saya persilakan bertanya lewat situs saya/ tamu atau topik yang sedang saya bicarakan.

Fenomena Supernatural  ialah fenomena semu yang hanya dapat terakses oleh hati/batin  dan fikir.  Batin dan fikir juga sesuatu yang semu yang sanggup mengakses fenomena  Suternatural. Selama ini batin dianggap ada di dada dan fikir ada dalam otak. TM  menyatakan bahwa fikiran dan batin itu sesuatu yang semu dan tak terdapat didalam dada maupun otak. Cobalah belah dada atau otak, kita tak akan menemukan batin/hati maupun fikiran. TM menganggap batin dan fikir adalah fenomena semu yang tak mungkin terakses oleh pancaindra atau alat bantu fisika yang dibuat oleh manusia  hingga saat ini. Kerja fikiran dan batin merupakan fenomena supernatural.
Fenomena Natural ialah fenomena nyata yang terakses oleh pancaindra atau peralatan fisik hasil rekayasa manusia hingga saat ini. Pancaindra sendiri  adalah nyata: mata, telinga,hidung,lidah dan kulit adalah organ tubuh yang nyata yang hanya sanggup mengakses fenomena natural. Yang terakses oleh pancaindra juga nyata atau fenomena natural, misalnya cahaya (STW), suara yang merupakan getaran gas, bau yang berupa gas, sentuhanyang berupa gaya/tekanan, zat cair yang mengalami proses kimia.
Suatu saat ananda pasti akan mengerti alasan mengapa saya  menggunakan kata dan istilah yang telah baku dan dimanfaatkan oleh berbagai disiplin ilmu pengetahuan, sebab saya menggagas TM memang dimaksud untuk menjelaskan fenomena yang sulit dijelaskan oleh disiplin ilmu yang telah ada, namun erat kaitannya dengan disiplin ilmu tersebut.
TM adalah jendela untuk meneropong fenomena alam semesta, bukan pintu untuk memasuki alam semesta guna mengekplorasi dan mengekpoitasinya.
Ambil contoh: kita saksikan burung dan pesawat terbang, keduanya dapat terbang, hingga baik fisika maupun TM menyaksikan fenomena yang sama yaitu objek terbang, tetapi keduanya berbeda,yang   satu burung yang lainnya pesawat terbang. TM dan fisika menyebut keduanya sama, fenomena objek terbang, yang satu dinamakan burung yang lain dinamakan burung. TM membedakan yang satu dapat terbang karena memiliki spirit, yang lainnya dapat terbang karena  digerakkan oleh mesin. Fisika menekankan pada fenomena terbang yang menggunakan prinsip aerodinamika dan pemanfaatan  energi. Jadi sudut pandang fisika dan TM berbeda pada objek terbang  yang namanya sama,burung dan pesawat terbang. Ini sekedar contoh bahwa suatu  yang memang sama hingga disebut dengan  kata/istilah yang sama, tetapi berbeda sudut pandangnya.

Iklan

Tentang Akung Ibnu

Kakek dengan duabelas cucu yang masih senang menulis. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat.
Pos ini dipublikasikan di Teori Minimalis. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s