Lebih dulu mana medan magnet atau medan listrik?

Pertanyaan: Interaksi elektro magnet menyatakan medan magnet tetap tak mungkin menimbulkan medan listrik sedangkan medan listrik tetap dapat menimbulkan medan magnet tetap. Lebih dulu mana terjadinya kedua medan magnet itu?
Jawaban: Lebih dulu mana telor atau ayam? Tergantung sudut pandangnya. Menurut teori telor yang menyatakan : sudah jelas lebih dulu telor, sebab teori ini menyatakan : “Omne vivum ex ovo” atau  semua kehidupan berasal dari telor.
Menurut sudut pandang TM pasti lebih dulu medan magnet, sebab medan listrik baru terjadi setelah terjadinya guanta bulat, sebelum mencapai quanta bulat belum teryadi muatan listrik, yang berarti belum ada medan listrik. Medan magnet terjadi saat terjadinya dipole.
Yang perlu eyang jelaskan adalah: dipole yang telah mengalami keseimbangan prima (quntumm) dapat bergabung membentuk dipole yang memiliki quanta lebih tinggi, dipole yang belum  seimbang (eteric)  juga dapat bergabung membentuk eteric  dengan faktor lebih tinggi. Penggabungan atau penyatuan quantum nengasilkan quanta. Ini dapat merupakan rantai terbuka hingga memancarkan medan magnet keluar atau rantai tertutup yang tak memancarkan medan magnet keluar.. Eteric  yang bergabung juga dapat membentuk rantai tertutup maupun rantai terbuka. Rantai tertutup eteric tetap memancarkan medan magnet keluar, karena antara x dan y belum sama. Atas dasar ini maka eyang menyatakan medan magnet terbentuk lebih dulu (saat terjadinya dipole) dari medan listrik, sebab medan listrik dinamis maupun statis baru  “lahir” setelah terjadinya ranpai terutup quantum eteric ( penyatuan rantai tertutup quantum dan rantai tertutup eteric) Silakan baca Model Atom Minimalis!
Medan listrik dapat terjadi karena perubahan medan magnet. Perubahan ini dapat terjadi karena quantum eteric berputar sehingga terjadi medan listrik dinamis. Quantum eteric juga memiliki muatan listrik statis yang menyebabkan terjadinya medan listrik statis, Medan listrik juga dapat terjadi akibat terpurtusnya rantai tertutup quantum menjadi rantai terbuka. Untuk memutuskan rantai tertutup dibutuhkan external energi. Ini dapat digunakan menjelaskan mengapa untuk memecahkan inti atom dibutuhkan elektron atau hydron  perkecepatan sangat tinggi yang menghanmtam inti atom. Elektron yang bergerak dengan berkecepatan  sangat tinggi  yang dapat menghasilkan energi yang jauh lebih besar dari energi elektron atau hydron  dalam keadaan diam. Hal ini dapat dijelaskan berdasar  timbulnya kinetik energi sebesar (1/2)mv^2 yang sanggup mengatasi internal energi yang mengikat pembentuk neutron (gaya tarik magnet antar quantum) Juga dapat dijelaskan dengan teori relativitas yang menyatakan partikel yang bergerak mendekati kecepatan cahaya massanya akan bertambah sesuai dengan Formula Einstein.

Iklan

Tentang Akung Ibnu

Kakek dengan duabelas cucu yang masih senang menulis. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat.
Pos ini dipublikasikan di Teori Minimalis. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s