Mungkinkah sebuah dipole mengalami peningkatan faktor x dan y nya?

Pertanyaan: Menurut bapak setelah terjadi dipole  maka x dan y menjadi kutub magnet dan  bersifat natural sehingga terjadi gaya tolak  antara sesama kutub sejenis. Mengpa dengan penggabungan (+) atau penyatuan (X) dua dipole atau dua eter nilai x dan y dapat berubah? Bukankah peningkatan nilai x dan y hanya dapat terjadi saat x dan y masih memiliki sifat supernatural sebagai monopole?
Jawaban: Ananda memang sangat cerdas dan mengikuti tulisan dan  gagasan saya dengan seksama dan sangqat kritis.
Setelah menjadi dipole maka sesama x  (x dengan x) dan sesama y (y dengan y) akan saling menolak, tetapi antara x dan y saling menarik. Apa yang terjadi pada penggabungan dan penyatuan dipole bukanlah peningkatan nilai x dan y secara individu sebagai monopole, melainkan dua dipole tersebut masing-masing memiliki kutub magnet x dan y dengan faktor tertentu. Kutub magnet yang berbeda saling menarik hingga dapat bergabung atau menyatu. Penyatuan dan penggabungan dipole sepenuhnya bersifat natural , bukan lagi bersifat supernatural.
Atas dasar ini maka Teori Revolusi Som Wyn menyatakan bahwa dua eter dengan faktor yang komplementer dan bernilai tinggi dapat langsung menjadi  paket quantum fisika  dengan quanta tinggi; ini disebut Proses Revolusi, sedangkan penggabungan quantum  fisika secara berangsur disebut proses evolusi.
Teori Revolusi Som Wyn dapat menjelaskan bahwa manusia merupakan hasil revolusi alam semesta karena terjadi dari eter berfaktor tinggi menjadi materi yang memiliki quanta tinggi, materi berquanta tinggi sangat kompleks, sehingga dengan berinteraksi dengan STW menghasilkan organisme yang teramat komplek. Organisme yang sangat komplek ini bagaikan sebuah komputer canggih dan hanya dapat dimanfaatkan oleh user yang memiliki kecerdasan tinggi, itulah manusia.

2 CommentsChronological   Reverse   Threaded

tough2slf
tough2slf wrote on Oct 20, ’10
Let’s suppose the universe is X².

There are two groups of people with different and MUTUALLY EXCLUDING EXPLANATIONS for existence of universe.
A group says the origin of universe is (X)
The other group says it is (-X)
So, one group explains it as (X).(X) = X², and the other as (-X). (-X) = X²
That means ((X).(X)) = ((-X).(-X)) = X²

Now, how do YOU know (not by faith, please) the unique and true solution?

ibnusomowiyono
ibnusomowiyono wrote on Oct 22, ’10
TM menyatakan bahwa isi universe bukan hanya (-x) atau (x), melainkan x (energi gaib) dan y ( energi metafisika). Kedua energi ini bebas berubah nilainya, ini termasuk fenomena Supernatural. X dan y merupakan monopole yang tak terakses oleh kemampuan manusia.
Setelah berinteraksi sesuai dengan FSM E = – x + y , maka terjadilah dipole dengan keseimbangan E. Dengan memberikan nilai E tertentu maka x dan y disebut kutub magnet : x = kutub selatan magnet tetap dan y kutub utara magnet tetap. Dipole memiliki sifat natural yang nilai satu dengan yang tak bebas lagi tergantung dari nilai keseimbangannya E.
Telah “direncanakan” oleh Nya bahwa kutub magnet yang sma saling tolak menolak sedangkan kutub yang berbeda saling tarik menarik. Ini merupakan dasar dari interaksi natural. Saat E#0 yang terjadi adalah eter, saat E=0 yang terjadi adalah partikel.
Syarat dari sebuah dipole adalah berlakunya FSM. Jika persamaan dalam FSM tak terpenuhi, maka nilai x dan y tetap bebas dan dapat saling berpacu “sesukanya” sehingga dikatakan sebagai invalid (tak memenuhi FSM). Fenomena ini termasuk Fenomena Supernatural.

The solution is FSM. E = – x + y and Minimalis Mathematic,
0 + 0 = 0 it is the basic of Quantum Theory or Quantum Mechanic.
0 X 0 = 0.
#0 + #0 = #0 but may be #0 + #0 = 0 when the two #0 is complement, it is the basic of Theory Revolution of Som Wyn.
#0 X #0 = #0 it is the basic of Theory Eter
0 + #0 = #0 it is the basic of Theory Matter and anti matter
0 X #0 = 0 it is the basic of Theory Eteric Quantum.

Iklan

Tentang Akung Ibnu

Kakek dengan duabelas cucu yang masih senang menulis. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat.
Pos ini dipublikasikan di Teori Minimalis. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s