Apa bedanya reincarnasi alamiah dan reincarnasi ilmiah?

Pertanyaan: Menurut eyang (dalam uraian apakah manusia dapat berpindah dari Bimasakti ke galaksi lain ) saya baca tulisa: ……………..setelah sampai ke galaksi lain maka spirit akan memanfaatkan organisme baru yang terdapat digalaksi itu, proses ini seperti reincarnasi, tetapi bukan reincarnasi alamiah melainkan reincarnasi ilmiah. Apa bedanya kedua jenis reincarnasi itu?
Jawaban: Silakan baca tulisan eyang: Mungkinkah manusia membuat telor yang dapat menetas menjadi ayam. Dalam tulisan ini eyang mengupas bahwa suatu saat (dan mungkin sekarangpun dapat) berkat Revolusi Rekayasa Genetika, manusia akan sanggup membuat telor tiruan yang dibuahi dengan sperma tiruan dan menghasilkan zigote tiruan. Jika zigote ini sesuai dengan zigote alami maka mungkin sekali akan dimanfaatkan oleh spirit untuk dikembangkan oleh spirit sebagai living organisme. Dalam kasus ini spirit memanfaatkan zigote hasil rekayasa genetika, bukan memanfaatkan zigote alami melainkan zigote tiruan, sehingga kasus ini dinamakan reincarnasi ilmiah karena memanfaatkan organisme hasil rekayasa genetika.
Perlu dicatat: Penjelasan eyang ini justru peringatan agar manusia tak menjadi takabur / sombong seandainya manusia  dapat membuat zigote ilmiah yang dapat menetas menjadi ayam, janganlah beranggapan manusia sanggup menciptakan makluk hidup yang hanya dapat dilakukan oleh Tuhan YME. Manusia hanya sanggup membuat zigote tiruan dengan meniru zigote alamiah selanjutnya yang mengembangkan menjadi ayam adalah spirit. Spirit adalah interaksi antara astral body dengan soul yang tak mungkin dibuat oleh manusia.
Penjelasan ini agak berbeda dengan penjelasan pada “Mungkinkah manusia……………”
Spirit yang berpindah ke galaksi lain “dikendalikan” dari bumi dengan tetap menjaga organisme yang sedang ditinggalkannya agar dapat dimanfaatkan untuk melakukan “komunikasi” dengan spirit yang sedang melakukan petualan mencari daerah yang memiliki.biosfera.
Jika ditemukan biosfera maka spirit akan memanfaatkan zigote alami yang terdapat ditempat baru itu dan mengembangkannya menjadi living organisme yang dapat dimanfaatkan untuk mengekporasi galaksi baru ini. Spirit akan “melaporkan” ke bumi segala sesuatu tentang keadaan  “bumi baru” digalaksi lain itu. Data-datanya akan direkam dan dipelajari oleh pusat penelitian antariksa. Untuk ini dibutuhkan hubungan lewat gelombang gaib atau gelombang metafisika” yang kecepatannya melebihi kecepatan STW.
2 CommentsChronological   Reverse   Threaded

be2ny
be2ny wrote on Nov 6, ’10
wah pemikiran eyang ini bisa dikategorikan sebagai kelompok liberal..he..he….

ibnusomowiyono
ibnusomowiyono wrote on Nov 7, ’10
@ be2ny :Benar, eyang seorang penganut berfikir bebas dan berkeyakinan bebas, atau liberal dalam berfikir dan berkeyakinan, tetapi eyang bukan seorang atheis! Eyang sangat menyakini keberadaan Tuhan YME dan kebesaran Nya, sehingga eyang berusaha untuk memuliakan Nya dengan cara eyang sendiri, yaitu filosofi Ketuhanan Yang Maha Esa yang merupakan filosofi bangsa kita.
Iklan

Tentang Akung Ibnu

Kakek dengan duabelas cucu yang masih senang menulis. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat.
Pos ini dipublikasikan di Teori Minimalis. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s