Mungkinkah manusia pindah dari galaksi Bimasakti ke galaksi lainnya?

Pertanyaan: Aku penggemar fiksi ilmiah. Ada fiksi ilmiah yang menceriterakan pemindahan manusia hidup dari suatu tempat ketempat lainnya dengan cara memasuki suatu ruangan lalu menghilang dan tiba-tiba telah berada ditempat yang lain. Dapatkah cara ini digunakan untuk memindahkan manusia dari galaksi Bimasakti ke galaksi lainnya?
Jawaban: Yang cucu harus ketahui manusia bukanlah sekedar benda, melainkan living organisme. Teori Paralogika menginformasikan bahwa living organisme terdiri dari organisme yang merupakan interaksi antara materi dengan cahaya (STW) dengan spirit yang merupakan interaksi antara astral body dengan nyawa (soul). Spirit hanya akan bertahan dalam organisme selama organisme dalam kondisi memenuhi persyaratan tertuntu.
Dalam Fiksi Blackhole, Max Freud menciptakan Capsule Sub Pra Natural ( CSPN =CeeSPeeN=Ci:spi:n). Cispin adalah kendaraan yang tak memiliki massa hingga sanggup bergerak melebihi kecepatan cahaya. Hal ini berdasar formula F=ma gagasan Newton. Sayangnya: Cispin hanya sanggup membawa spirit yang juga tak bermassa.
Max Freud menghepnosis Young Kopernikus hingga spiritnya dapat menaiki Cispin sementara tubuhnya dipelihara dilaboratium agar sewaktu Spirit Young kembali organismenya masih dapat digunakan lagi oleh Spirit Young yang baru melanglang meninggalkan organisme. Fiksi ini berdasar Teori Paralogika yang menyatakan ada dua jenis living organisma: whiteblank Body (WB) dan RB).
Ekperiment ini merupakan persiapan memindahkan manusia ke galaksi lainnya berdasar Scientific Spiritualisme (SS).  Menurut fisika,  berdasar MS, untuk memindahkan massa dibutuhkan energi fisika sangat besar, juga kendaraan bermassa kecepatannya sangat lambat serta rentan terhadap pengaruh gaya gravitasi dari benda yang memiliki massa  besar. Jadi hampir mustahil memindahkan manusia sebagai living organisme dengan kendaraan bermassa keluar dari tata surya, apalagi ke galaksi lain.
Living organisme membutuhkan lingkungan biosfera, sebab tanpa lingkungan biosfera tak mungkin terjadi organisme yang  dibutuhkan  spirit dalam tingkatan living organisme.. Itulah sebabnya sebelum mengirimkan manusia kesuatu planet tertentu harus diketahui kondisi planet tersebut apakah memungkinkan terjadi kehidupan yang bertubuh organisme.
Menurut Teori Paralogika, sendainya ada planet yang memiliki biosfera maka dengan sendirinya disitu terjadi organisme. Spirit dapat melanglang kemana saja, tetapi spirit tak memiliki sarana komunikasi dengan pusat pengendalian dan juga tak memiliki sarana navigasi. Masalah ini terpecahkan dengan diciptakannya Cispin. Dengan Cispin yang memiliki sarana navigasi dan telekominasi maka Cispin dapat dikendalikan oleh spirit untuk menuju bagian alam semesta yang diinginkan. Setelah mencapai tujuannya spirit dapat membangun living organisme. Proses ini mirip  dengan reincarnasi ( dalam NR), tetapi melalui proses SS.
Yang dikisahkan dalam Fiksi Blackhole  berdasar  SS sangat berbeda dengan proses fiksi ilmiah berdasar MS yang tak mengakui adanya spirit dan  energi semu (eter).
Eyang menulis fiksi Blakhole sebelum eyang mengembangkan Teori Minimalis menjadi Teori Paralogika dan Teori Quantum Eterik.
Eyang memprediksikan  Revolusi Spiritual Ilmiah dimana manusis sanggup meniadakan  massa  matter atau  organisme  agar dapat dipindahkan dari suatu bagian alam semesta ke bagian lain dengan sangat berhemat energi dan waktu.
Eyang bermaksud meneruskan Fiksi Blackhole  dengan menggunakan Teori Anti Matter dan Teori Quantum Eterik . Jika dalam Fiksi Blackhoe I dan II yang berpindah hanya spirit manusia dengan menggunakan cispin, maka pada fiksi Blackhole ke III akan diceriterakan upaya manusia memindahkan organisme  dengan konsep  kedua teori mutakhir itu, Teori Anti Matter dan Theori Quantum Eteric.Silakan cucu mempelajari Matematika Minimalis, apakah cucu dapat menerima kebenarannya.
1. 0 + 0 + 0 …………….. = 0 Percayakah cucu dengan kebenaran perhitungan ini?
2. 0 X 0…………………… = 0 Percahakah cucu dengan kebenaran perhitungan ini?
3. (0 + 0 + 0 + 0) +  #0 = # 0  Percayakah cucu dengan kebenaran perhitungan ini?
4. 0 X #0 = 0 atau    ( 0 +0 + 0 + …………….+ 0)  X ( #0 + #0 + #0 ………#0 ) = 0 Bagaimana ? O.K.?
5.E1#0 + E2# 0 = #0 kecuali jika terjadi proses komplementer sehingga E1  =  – E2 maka akan dihasilkan E1 + E2 = 0.  OK?
6. E#0 X E#0 = E3#0, kecuali jika E1#0 dipisahkan menjadi E1″#0 = #0 + E1’=0, E2#0 dipisahkan menjadi E2″#0 + E’2=0 lalu dilakukan penyatuan E1#0 dengan E2#0. Hasilnya adalah E”#0 X E’=0 = E3=0 OK?
Penjelasan:
a. Formula 1 dan  2 ( Mekanika Quantum versi Minimalis ).
b. Formula 3  (Teori anti matter versi Minimalis): Matter( E=0 ) dapat kehilangan massa jika digabungkan dengan eter (E#0)   yang digunakan sebagai trigger untuk meniadakan massa dari matter.
c. Formula 4 (Teori Utopis). Eter (E#0) dapat memperoleh massa jika disatukan dengan matter (E=0).
d. Formula 5 (Teori  Komplementer atau Teori Revolusi Som Wyn): Sepasang eter yang komplementer akan menghasilkan matter, E1#0 + E2#0 = E3=0, jika E1 = -E2.
d. Formula 6 ( Teori Quantum Eterik.) Eter yang digabungkan dengan eter akan menghasilkan eter (E#0 X E#0 = #0, tetapi jika sebelum penyatuan eter dipisahkan menjadi matter (bagian yang telah mengalami keseimbangan prima hingga E’=0) dan eter dengan faktor lebih kecil (E”#0) lalu  sesama E’=0 digabungkan dan sesama E”#0 digabungkan, lalu hasil penggabungan itu  E’ dan E” disatukan lagi maka akan didapatkan quantum eterik atau quanta eterik dengan E=0.
Quantum eterik ini sepintas sama dengan quantum, karena memiliki E=0, tetapi sebenarnya memiliki komponen E”#0. Quantum eterik jika digabungkan sesamanya akan menghasilkan quantum eterik yang memiliki quanta lebih besar dari quantum eterik yang digabungkan dan gabungan eternya.

Apakah cucu dapat menerima konsep Matematika Minimalis? Sebelum mempercayai fikirlah!

7 CommentsChronological   Reverse   Threaded
be2ny
be2ny wrote on Nov 2, ’10
bila ada kehidupan lain selain di bumi ini maka itu berarti ada nabi dan tuhan baru di dunia sana, gitu ya eyang.
mariposashop
mariposashop wrote on Nov 2, ’10

berhubung kita bukan satu-satunya makhluk hidup dialam semesta ini, itu sangat memungkinkan. untuk bilang bahwa tidak adanya makhluk hidup selain di bumi itu sangatlah sombong, dgn adanya kedtgan UFO & alien (yes, they exist), hanya membutuhkan waktu sampai manusia dapat melakukan perjalanan ke luar angkasa.

dan baru2 ini aku baca ada artikel mengenai penemuan sebuah planet (lupa nama & letaknya) yg kondisinya sama seperti bumi (air & pepohonan) bahkan dgn daya gravitasi yg walaupun lebih berat 2 atau 3 kalinya bumi tapi masih dapat memungkinkan bagi manusia untuk tinggal disana.

sekedar sharing ya =)

mariposashop
mariposashop wrote on Nov 2, ’10
oia, maaf tapi kalau mengenai manusia dapatnya berjalan melalui blackhole/terowongan waktu dan semacamnya mgkn belum siap hehe
ibnusomowiyono
ibnusomowiyono wrote on Nov 3, ’10, edited on Nov 4, ’10
a.Dengan Formula Anti Matter versi Minimalis (E=0 + E#0 = E#0) massa dapat ditiadakan.
Sesuai dengan hukum fisika massa yang sangat kecil hanya membutuhkan energi fisika sangat kecil untuk memindahkannya. Jadi jika massa dapat ditiadakan, maka tak membutuhkan energi fisika untuk memindahkan.
Menurut teori relativitas jika massa bergerak dengan sangat cepat, mendekati kecepatan cahaya, maka massanya akan bertambah terus, oleh karena itu hanya jika massanya nol, maka tak akan bertambah massanya walau bergerak secepat cahaya atau bahkan melebihi kecepatan cahaya.(perhatikan teori relativitas). Teori Anti Matter versi Minimalis memungkinkan massa Matter ditiadakan hingga tak dikenai teori relativitas Einstein.
b.Setelah sampai ke tujuan, eter harus dikembalikan mejadi quantum atau quanta dengan formula Utofic (E#0 X E=0 = E=0) atau dengan formula Quantum Eteric. (Baca keterangan diatas).
Jika digunakan Formula Utopic maka Quanta atau quantum (E=0) sangat dibutuhkan untuk mentriger eter yang berasal dari bumi agar kembali menjadi seperti asalnya, kembali memiliki massa sesuai dengan strukturnya di bumi.
Untuk mengirim dengan membawa quantum dari bumi tak mungkin sebab quantum memiliki massa yang harus mematuhi Formula Einstein.. Mentriger eter dengan quantum yang berasal dari tempat tujuan mungkin dapat merubah struktur eter yang dikirim dari bumi, akibatnya manusia dan kendaraan ruang angkasa berubah ujudnya, mungkin menjadi kera dan burung, atau Alien dan UFO.
c. Formula Quantum Eterik dapat digunakan untuk mengembalikan eter yang berasal dari bumi tanpa memerlukan quantum.
Dengan “memisahkan eter” yang digunakan sebagai anti matter akan didapatkan kembali quanta atau quantum persis seperti yang dikirim dari bumi.
Aja gumunan lan gampang percaya ning ya aja gampang maido apa sing ora kok ngerteni. Thinking before beliving is the way to reality.
ibnusomowiyono
ibnusomowiyono wrote on Nov 3, ’10, edited on Nov 4, ’10
Menurut Teori Paralogika, makluk hidup bukan hanya living organisme, seperti halnya manusia, hewan atau tumbuh-tumbuhan, melainkan ada makluk hidup lainnya, diantaranya spirit. Spirit tak membutuhkan biosfera yang dibutuhkan hanya trans energi. Ada lagi makluk hidup yang hanya membutuhkan energi gaib yaitu Living Bright Body, yang hanya memerlukan enegi metafisika dinamakan Living Dark Body. Yang tak terjangkau oleh akal manusia adalah makluk hidup yang immortal (tak dapat mati) yaitu Holly Body dan Talent Body yang tak membutuhkan energi apapun.
ibnusomowiyono
ibnusomowiyono wrote on Nov 4, ’10
Menurut Teori Paralogika memindahkan living organisme termasuk manusia hidup dengan merubahnya menjadi eter sangat riskan, sebab living organisme bukan hanya terdiri dari energi melainkan memiliki komponen yang bukan energi, yaitu soul (z). Spirit memiliki kemauan (willing) sehingga mungkin sekali spirit merasa tak nyaman jika organisme yang dihuninya diubah menjadi eter dan memilih “keluar” dari organisme.
Tehnologi yang berbasis materi tak mengakui adanya soul sehingga menganggap living organisme hanyalah sekedar organisme yang masih “segar” atau “aktif”. Lain halnya Teori Paralogika, mengakui keberadaan spirit dalam living organisme disamping organisme.
ibnusomowiyono
ibnusomowiyono wrote on Jan 26, ’11, edited on Jan 26, ’11
Dalam tulisan sebelumnya saya katakan saat ini untuk meninggalkan bumi dibutuhkan energi yang sanggup membangkitkan gaya dorong melawan gaya tarik bumi untuk membebaskan diri dari cengkeraman gaya tarik bumi, setelah terbebas dari gaya tarik bumi, masih dibutuhkan energi untuk mengendalikan objek diruang angkasa yang tak lagi terpengaruh gaya tarik bumi, agar objek dapat bergerak sesuai dengan yang dikehendaki. Pada dasarnya semua yang melakukan aktivitas harus memiliki system body untuk menyediakan tempat, system energy yang menyediakan energy, dan system kontrol untuk mengendalikan aktivitas objek yang melakukan aktivitas. Energi dapat diperoleh dari dalam system atau dari luar system.
Menurut fisika, teori kelembaman, suatu yang bergerak akan tetap bergerak jika tak ada gaya luar yang mempengaruhinya. Saya lalu bertanya: pada ruangan hampa dan tak dipengaruhi gaya lainnya dari luar, misalnya gaya gravitasi, bagaimana cara mengendalikan objek diruang hampa? Yang menjadikan kesulitan pengendalian objek yang bergerak (dalam ruangan hampa) dan tak ada gaya lain dari luar syatem adalah kelembaman sesuatu yang bergerak. Ini artinya, semakin kecil massa, semakin kecil kelembaman, geraskan objek semakin mudah dikendalikan.Jika massa nol, atau kelembaman nol, maka setiap saat objek harus digerakkan. Dari mana energi itu diperoleh? Hanya dengan mengasumsikan semua bagian alam semesta terisi energi, baik energi fisika maupun energi transien, maka objek yang tak memiliki massa dapat bergerak, justru hanya memerlukan energi transien sangat kecil dan tersedia diseluruh alam semesta, contohnya adalah cahaya, baik yang menimbulkan photon (Symetrical Trans Wave) maupun yang tak menimbulkan photon (Asymetrical Trans Wave)
Iklan

Tentang Akung Ibnu

Kakek dengan duabelas cucu yang masih senang menulis. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat.
Pos ini dipublikasikan di Teori Minimalis. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s