Teori antimatter versi TM dan quantum eteric dapat menjelaskan UFO dan Alien?

Pertanyaan: Eyang nampak optimis bahwa suatu saat manusia sanggup pindah dari Bimasakti ke galaksi yang lain dengan akan menulis fiksi Blackhole III. Bagi saya yang menggeluti bidang fisika menyatakan hal itu mustahil alias omong kosong, namun saya akan bertanya lagi: mungkinkah teori eyang dapat digunakan untuk menjelaskan fenomena UFO dan Alien?
Jawaban: Dalam fiksi Blackhole yang berlatar belakang abad 30 saja manusia belum sanggup mengirim partikel bermassa keluar dari tatasurya, namun dengan kemampuan supernaturalnya manusia sanggup mengirimkan Cispin yang tak bermassa ke pusat galaksi Bimasakti. Upaya itu dilakukan untuk mencari wilayah diluar tatasurya dan ketahanan terhadap suhu yang sangat tinggi untuk menemukan wilayah  diluar tata surya atau bahkan diluar  Bimasdakti yang memilik biosfera. Setelah diketemukan barulah ditempuh langkah berikutnya, mengirim  matter berdasar teori antimatter versi TM dan teori quantum eteric, kemudian dengan kemampuan supernatural dan naturalnya baru memungkinkan manusia mengirim living ortganisme ke wilayah alam semesta yang tak mungkin dicapai dengan kendaraan yang memiliki massa.
Saat ini obsesi eyang itu seperti obsesi manusia sebelum diketemukan dan dikembangkan balon dan pesawat terbang.untuk terbang seperti burung padahal manusia tak memiliki sayap.

Jika cucu membaca tulisan eyang yang mengupas masalah UFO dan Elien, cucu akan tahu bahka seandainya UFO dan Alien memang telah sampai ke bumi, maka bukanlah atas dasar teori anti matter versi TM maupun quantum eterik, melainkan atas dasar penguasaan asymetrical transwave (ATW) yang kecepatannya melebihi c.
Jika UFO dan Alien “datang” dari galaksi lain, maka bukan merupakan kendaraan bermassa atau makluk cerdas dari galaksi lain itu, melainkan kendaraan dan robot yang dibuat di planet yang letaknya tak jauh dari bumi, bahkan mungkin sekali dibuat di bumi atas “pesanan” makluk cerdas dari galaksi lain yang telah menguasai tehnologi canggih hingga sanggup memanfaatkan ATW dan melakukan komunikasi dengan bumi atau planet didekat bumi.
Saat ini manusia baru menguasai tehnologi STW untuk mencetak surat kabar, memesan pesawat terbang dari negeri lain. Koran  dicetak ditempat yang jaraknya cukup jauh dari sumbernya  dengan sarana internet atau cetak jarak jauh. Pesawat terbang yang dipesan Indonesia dapat dibuat di Indonesia, dengan bahan yang ada di Indonesia, tenaga ahlinya juga tenaga ahli Indonesia, tetapi semuanya “dikendalikan: dari pabriknya yang ada diluar Indonesia.
Jika kita sanggup “menangkap” UFO atau Alien dan menganalisa fisiknya, maka barulah kita dapat mengetahui apa sebenarnya UFO dan Alien itu. Kita akan tahu apakah Alien itu living organisme atau sekedar robot, Kita juga akan tahu material UFO terdapat di bumi, di planet di sekitar bumi atau tak terdapat d bumi dan planet di sekitar bumi. Yang jelas tak mungkin kendaraan bermassa dikirim dari jarak yang sangat jauh di luar bumi, apalagi dari galaksi lain, kecuali jika makluk cerdas itu telah mendahului manusia dalam meniadakan dan mengembalikan massa seperti  obsesi eyang. Mengapa? Hal ini bertentangan dengan hukum fisika yang monolistik, hingga tak mengakui adanya energi semu.

Aja gumunan lan gampang percaya, ning ya aja gampang maido apa sing ora kok ngerteni.

1 CommentChronological   Reverse   Threaded

ibnusomowiyono
ibnusomowiyono wrote on Mar 7
Untuk menggerakkan benda atau pesawat ruang angkasa yang memiliki masa dibutuhkan energi sangat besar. Bumi memiliki massa yang sangat kecil dibanding planet lainnya. Untuk melepaskan diri dari cengkeraman gaya gravitasi bumi saja diperlukan energi fisika sangat besar. Setelah lepas dari bumi kendaraan luar angkasa itu dapat bergerak bebas, namun kendaraan itu harus melawan qaya gravitasi planet lainnya yang jauh lebih besar dari gqaya tarik gravitasi bumi.

Menurut
Tteori Relativitas kecepatan cahaya merupakan kecepatan tertinggi yang tak mungkin dilampaui. Untuk berpindah dari salah satu bintang kebumi saja cahaya yang dapat bergerak sangat cepat membutuhjkan waktu sangat panjang, padahal apalagi kendaraan yang bermassa.Living organisme (termasuk manusia) memiliki keterbatasan usia. Jadi mustahil manusia dapat berpindah dari satu galaksi kegalaksi lainnya secara fisik, Demikian halnya Alien, jika fisiknya terjadi dari organisme juga tak mungkin berpindah dari galaksi lain ke bumi yang jaraknya ribuan atau jutaan tahun cahaya. Jika Alien merupakan living organisme dari galaksi lain, tak mungkin berpindah ke bumi, lain halnya jika Alien bukan living organisme melainkan living astral body atau spirit yang tak memiliki massa. Jadi apakah Alien itu setan, hantu, dan sejenisnya………………. pasti tak akan terdeteksi oleh peralatan fisika apalagi penglihatan manusia yang hanya sanggup mendeteksi benda dan matter.
Cobalah fikir, mungkinkah teori fisika dimanfaatkan untuk menjelaskan rahasia UFO dan Alein. Satu satunya adalah seperti analisa Minimalis yang menginformasikan bahwa Alien dan UFO adalah robot dan kendaraan yang dibuat diplanet dekat bumi atau bahkan dibumi oleh makluk cerdas yang telah menguasai Tehnologi ATW atau paling tida menguasai Tehnologi Gelombang Som Wyn yang kecepatannya melebihi kecepatan photon.
TM dapat menjelaskan kemungkinan lain, yaitu jika makluk cerdas itu telah menguasai Tehnologi Anti Matter (versi Minimalis) dan Spiritual Ilmiah sehingga mampu membuat kendaraan sejenis Capuole Sup Pra Natural CSPN= ceesoeen) buatan Max Freud dalam Fiksi Blackhole yang berlatar belakang abad ke 30.

Iklan

Tentang Akung Ibnu

Kakek dengan duabelas cucu yang masih senang menulis. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat.
Pos ini dipublikasikan di Teori Minimalis. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s