Bagaimana terjadinya medan magnet dan medan listrik?

Pertanyaan: Secara fisika aku sudah tahu bahwa medan magnet terjadi karena adanya magnet permanen atau timbulnya magnet pada kumparan yang dialiri oleh arus listrik. Tetapi yang kutanyakan mengapa medan magnet dapat merambat diruang hampa?  Aku juga sudah tahu kalau diantara dua benda bermuatan listrik positip dan muatan listrik negatip akan terjadi medan listrik. Yang kutanyakan bagaimana medan listrik dapat terjadi dan mengapa medan listrik dapat merambat diruang hampa. Coba jelaskan!
Jawaban: Menurut TM medan magnet adalah rangkaian eter  atau dipole magnet yang belum mengalami keseimbangan prima sehingga sebenarnya bukan fenomena nyata, tetapi  dapat terdeteksi dengan peralatan fisika misalnya serbuk besi atau kompas. Eter adalah dipole magnet yang belum mengalami keseimbangan prima, artinya kedua kutubnya tidak sama sehingga tak menjadikan ruangan terisi materi ( dalam istilah fisika dinamakan kosong). Menurut TM eter terdapat diseluruh alam semesta baik yang telah terisi materi maupun yangn  belum terisi materi ( dalam fisika dikatakan kosong atau hampa). Eter dapat terinduksi oleh magnet permanen sehingga dapat membentuk medan magnet. Medan magnet juga dapat terjadi disekitar elektron yang bergerak, baik bergerak diruangan hampa,ruangan terisi materi maupun  disekitar kawat yang dialiri arus listrik. TM menjelaskan terjadinya medan magnet mengelilingi elektron yang bergerak dengan model balistik bersudu putar. Baca tulisan : Terjadinya medan magnet mengelingi elektron yang bergerak.
Medan listrik dapat terjadi diantara dua muatan listrik yang berbeda, tetapi juga dapat dibangkitkan oleh perubahan medan magnet. Medan listrik hanya terjadi jika terjadi perubahan medan magnet. Rangkaian eter yang membentuk medan magnet yang telah mencapai keseimbangan tak akan membangkitkan medan listrik, tetapi jika rangkaian eter terusik maka akan terjadi medan listrik melingkari daerah tersebut.
Dalam alam semesta yang tak terpengaruh oleh medan magnet, letak eter acak, dapat tersusun merupakan lingkaran tertutup, lingkaran terbuka atau berserakan “tak beraturan”, tetapi tidak kacau atau sesukanya  melainkan menuruti sifat alamiah kutub yang sama akan saling menjauh dan kutub yang berlaian saling mendekat.. Jika ada kutub magnet maka eter akan terinduksi membentuk medan magnet dari kutub utara kekutub selatan sesuai dengan sifat alaminya, kutub berlainan saling berdekatan. Transisi eter inilah yang membangkitkan medan listrik. Jika waktu transisi telah selesai maka hilanglah medan listrik. Jadi agar medan listrik terus menerus ada maka eter harus “bergetar” atau selalu berubah-ubah letaknya. Ini dapat dibuktikan pada generator listrik yang harus berputar supaya dapat membangkitkan medan listrik (GGL).
Muatan listrik (elektron atau ion) akan bergerak karena adanya medan listrik, sebaliknya elektron yang bergerak akan membangkitkan medan magnet, perubahan medan magnet akan menimpulkan medan listrik. Fenomena ini disebut interaksi magnet dan listrik.
Terjadinya medan listrik dan aliran listrik secara visual dapat dimodelkan dengan sedotan  atau  dua tangki berisi air yang dihubungkan dengan slang. Air akan mengalir jika tekanan udara pada kedua ujung slang berbeda. Setelah tekanan kedua ujungnya sama air akan berhenti mengalir. Dengan menggoyang-goyangkan slang, air akan ikut bergoyang.
ibnusomowiyono
ibnusomowiyono wrote on Dec 6, ’10
Medan magnet adalah rangkaian eter sedangkan medan listrik terjadi jika rangkaian eter terusik keseimbangannya. Secara visual dapat dibuksikan: Dua kutub magnet yang berlawanan akan menyebabkan medan listrik yang dapat terdeteksi oleh sebuah kompas atau serbuk besi. Jika kita letakkan kumparan pada medan magnet yang tak lain rangkaian eter, maka akan terjadi aliran elektron saat medan magnet berubah besarnya (misalkan dengan menjauhkan atau mendekatkan kutub magnet) Aliran elektron hanya terjadi saat medan magnet belum stabil, saat medan magnet besarnya telah tetap, maka aliran elektron akan terhenti. Elektron dapat bergerak jika ada medan listrik. Kesimpulan medan listrik terjadi saat rangkaian eter dikacaukan, setelah rangkaian eter tersusun rapi lenyaplah medan listrik, medan magnet menjadi stationer (tetap).
Rangkaian eter dapat terdeteksi dengan menaburkan serbuk besi diatas selembar kertas. Jika percobaan ini kita lakukan diruangan hampa maka akan tetap sama, ini bukti bahwa eter yang menyusun medan magnet tak menjadikan ruangan hampa menjadi ruangan terisi materi. Eter adalah dipole magnet yang belum mengalami keseimbangan prima sehingga bukan merupakan energi nyata, melainkan energi transien. Eter terdapat diseluruh alam semesta baik yang oleh fisika dinyatakan sebagai ruangan kosong maupun yang telah terisi materi. Cahaya dapat menjalar diruang hampa juga berkat adanya eter.
Iklan

Tentang Akung Ibnu

Kakek dengan duabelas cucu yang masih senang menulis. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat.
Pos ini dipublikasikan di Teori Minimalis. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s