Blog Entry Quantum adalah energi fisika terkecil sedangkan eteric adalah energi trasnsien terkecil.

Pertanyaan: Apa bedanya quantum dengan quanta, eter dengan eteric? Apa pula yang dimaksud dengan quantum eteric? Apa manfaat Teori Quantum Eteric?
Jawaban: Menurut TM:
a. Quantum adalah energi fisika terkecil  yang berupa  sebuah dipole magnet terkecil  yang memiliki kutub U yang sama besarnya dengan kutub S. .
b.Quanta atau matter  adalah gabungan quantum atau penyatuan quantum dalam sebuah paket sehingga merupakan suatu system energi atau body.
c.Eteric adalah energi transien terkecil yang berupa sebuah dipole magnet terkecil yang memiliki kutub U yang berbeda besarnya dengan kutub S.
d.Eter adalah gabungann eteric dalam sebuah paket  sehingga merupakan sebuah system energi atau body.
e.Quantum eteric adalah penyatuan dari quantum dengan eteric, atau quanta dengan eter. Penyatuan dalam MM menggunakan operator X yang artinya menumpang tindihkan (over all) sehingga menghasilkan quantum eteric (Er=0) , sedangkan penggabungan yang menggunakan operator + adalah menumpang tindihkan sebagian dari eter dengan Quanta yang menghasilkann Eter (Er#0) atau anti matter versi TM.
Teori Quantum Eteric dapat dimanfaatkan untuk menginformasikan perubahan  energi fisika yang membutuhkan ruangan nyata  menjadi energi transien yang tak membutuhkan ruang.  nyata. Dengan TQE  dapat diinformasikan terjadinya gravitasi, timbulnya medan magnet disekeliling elektron yang bergerak, mengapa elektron mengelilingi proton pada radius tertentu, mengapa bumi berbutar pada porosnya dan mengelilingi matahari, matahari berputar mengeliling Blackhole  John Kopernikus (inti Bimasakti versi Fiksi Blackhole).
Yang harus diingat adalah TQE maupun TM adalah sekedar gagasan saya dan saya informasikan  agar dapat digunakan oleh yang membutuhkan, kebenarannya masih harus dibuktikan oleh para ilmuwan.

ramadhanfaizal
ramadhanfaizal wrote on Nov 27, ’10
bahasanya berat.

nggak ngerti

ibnusomowiyono
ibnusomowiyono wrote on Dec 9, ’10
@ ramadhanfaizal . Itu artinya anda telah bersedia membaca tulisan/gagasan saya. Terima kasih!
Kalau anda telah mempelajari Mekanika Quantum, Teori Relativitas Einstein , apalagi Teori Dawai, pasti anda merasa gagasan saya ini sangat naif karena menggunakan model nyata untuk menjelaskan sesuatu yang tak nyata.
Ambil contoh, saat memutar tali yang dibebani batu, maka batu akan berputar hingga tali akan tegang dan terasa ada gaya yang akan melempar keluar batu. JIka tali putus, maka batu akan melesat jauh. Ini saya digunakan untuk menjelaskan mengapa bumi mengelilingi matahari.
Jika kita lari dengan membawa kipas angin, maka kipas angin itu akan berputar, jika pada porosnya dilekatkan magnet permanen maka disekitar poros yang berputar akan terjadi medan magnet mengitari poros kipas angin yang sedang berputar.. Ini dapat dimanfaatkan untuk memvisualisasikan medan listrik yang terjadi saat elektrom bergerak diruangan hampa atau didalam penghantar. Teori saya membuat sesuatu yang sebenarnya teramat pelik menjadi sangat sederhana dan dapat diperagakan dengan alat-alat sederhana.
Gelang magnet bekas speaker dapat dimanfaatkan untuk membuktikan adanya eter yang dalam fisika dinamakan medan magnet.
Derek elektro magnet dapat digunakan untuk membuktikan bahwa gaya magnet listrik sangat kuat saat arus listrik tersambung, dan dapat menjadi nol saat arus listrik diputus dapat dimanfaatkan untuk menjelaskan ikatan partikel sub atomik. Peragaan yang sangat sederhana ini dapat menarik anak-anak dalam mempelajari fisika ketimbang peralatan hasil tehnologi yang sangat rumit dan sulit untuk dimengerti.
Untuk menyederhanakan sesuatu yang rumit dibutuhkan metoda baru yang mula-mula terasa sulit, namun kemudian menjadi sangat mudah dimengerti.
dianabagus
Add a Comment
Iklan

Tentang Akung Ibnu

Kakek dengan duabelas cucu yang masih senang menulis. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat.
Pos ini dipublikasikan di Teori Minimalis. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s