Benarkah disekitar kita terdapat setan, jim dan sejenisnya?

Pertanyaan: Bapak menyatakan bahwa setan, jim, dan sejenisnya termasuk spirit, bukan soul. Apa argumentasinya? Menurut bapak spirit terdapat diseluruh alam semesta, jadi artinya setan, hantu dan sejenisnya juga terdapat disekitar kita?
Jawaban: Teori paralogika membedakan antara soul (termasuk  roh) yang sanggup keluar masuk alam semesta karena tak memiliki unsur energi dan spirit yang merupakan interaksi antara soul dengan astral body. Astral body dibangun oleh trans body  (#0#0#0 valid) dan STW (gelombang elektro magnet) sedangkan organisme dibangun oleh materi (0qq) dan STW (#0#0#0 valid), sehingga spirit tak mungkin meninggalkan alam semesta karena terjadi ikatan kuat antara soul dengan astral body. Soul (z) bukannya energi karena z#-x+y, bukan termasuk dalam E= – x + y.
Jadi mungkin saja soul ada disekitar kita sepanjang mereka belum melepaskan keterkaitannya dengan astral body atau organisme yang dimanfaatkannya.
Sebenarnya teori paralogika tak membicarakan masalah hantu, setan dan sejenisnya, namun atas dasar sifat-sifatnya :tak memiliki tubuh organisme, memiliki energi transien untuk menyusup pada organisme dan mengendalikannya, tak sanggup keluar dari alam semesta maka dapat disimpulkan mereka termasuk dalam spirit sebagai halnya tumbuh-tumbuhan, hewan dan manusia termasuk dalam living organisme.
Jika benar setan dan sejenisnya itu termasuk spirit, maka mereka pasti ada disekitar kita, namun hingga saat ini belum dapat terdeteksi oleh peralatan fisika walau saat ini telah ada peralatan yang sanggup mendeteksi gelombang elektro magnet dan mikro organisme yang sangat kecil (misalnya virus). Namun saya memprediksikan suatu saat manusia akan sanggup membuat peralatan fisik yang sanggup mendeteksi spirit, sehingga tak mustahil kita dapat menyaksikan penampakan mereka diberbagai media elektronika yang ditunjang oleh media optik (cahaya). Saat ini semua hanyalah hasil rekayasa dan manipulasi.
Namun semuanya hanya mungkin terjadi jika Tuhan YME mengizinkannya.

ibnusomowiyono
ibnusomowiyono wrote on Dec 18, ’10
Jika kita mau jujur sebenarnya kita setiap saat dapat menyaksikan perilaku “setan, jim, eblis dan sejenisnya” namun bukan dalam ujud spirit yang hanya memanfaatkan astral body, melainkan dalam ujud living organisme termasuk manusia yang “memancarkan hawa panas kebencian , bukan kesejukan kedamaian.”, manusia yang hanya memikirkan diri sendiri dan merusak lingkungan, manusia yang tak takut lagi atas akibat dosa hingga dicengekaram oleh nafsu buruk hingga melakukan perbuatan buruk.]
Sebenarnya manusia memiliki kelebihan dari mereka yaitu kemampuan memanfaatkan berbagai jenis energi, sedangkan spirit hanya mampu memanfaatkan trans energi, namun spirit memiliki kelebihan, sanggup menyusup dan mengendalikan organisme.. Bagaimana cara menghadapinya? Banyak cara! Baca tulisan saya: Nafsu adalah sumber kehidupan.
Iklan

Tentang Akung Ibnu

Kakek dengan duabelas cucu yang masih senang menulis. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat.
Pos ini dipublikasikan di Teori Minimalis. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s