Gayus itu genius atau goblog?

Pertanyaan: Banyak yang “kagum” atas “prestasi” Gayus. Pegawai rendahan dan masih muda telah sanggup mengumpulkan kekayaan melebihi presiden. Bukan itu saja, dia menjadi “tenar” dalam seketika, tak hanya di Indonesia,tetapi diseluruh dunia. Bagaimana pendapat eyang, apakah Gayus lebih genius dari  Einstein hingga sanggup menciptakan “Bom Semar” yang baunya dapat memabokkan?
Jawaban: Menurut eyang Gayus itu sangat goblog dikuasai  nafsu ingin kaya secara instant! Kalau tak goblog dia tak akan mau dijadikan martir atau tumbal untuk menyelamatkan kepentingan orang-orang yang “licik” dan jauh lebih serakah dari Gayus.
Marilah kita telusuri alasan eyang:
A.How does  Gayus do?  Bagaimana perilaku Gayus? Sudah jelas sedang “nge top” kok keluyuran dengan penyamaran yang teramat naif. Disuruh orang pinter  “mencelakakan dirinya” sendiri kok ya mau.
B.Why? Mengapa Gayus menjadi goblog?
1. Kalau dia tak goblog pastilah yang menyuruh “pamer kehebatan Gayus ” itulah yang jauh lebih  hebat, sampai-sampai mengatas namakan agen  CIA segala.
2. Karena ingin serba instant, kaya instant, tenar instant, senang instant, ………… akibat dikuasai nafsu serakahnya.
3. Kalau dalam permainan catur, Gayus dibiarkan atau digiring sampai boleh memilih menjadi patih,benteng,kuda………… aau apa saja yang diinginkan (bukan diinginkan Gayus melainkan diinginkan si pemain catur untuk mematikan musuh, atau menyelamatkan sipemain catur
B. Who bihind  Gayus?
Inilah yang harus  disembunyikan atau jika mungkin dihilangkan agar kecurangan dan kebobrokan permaian dan para pemain dilupakan oleh para penontonnya.
Kalau saja penonton mau dibodohi dengan dipecah belah opininya, hingga masing-masing mendapatkan suporter secara cuma-cuma, permainan akan menjadi seru dan mengasyikan. Gayus boleh diibaratkan bola, perhatian penonton terpaku pada  gerakan bola, bukan lagi pada mutu permainan nya. Gayus akan babak belur, sementara yang mempermainkannnya mendapat tepuk sorak. Itulah kegoblogan Gayus.
Yang perlu dipertanyakan: Apakah kita, rakyat Indonesia, lebih goblog dari Gayus?

7 CommentsChronological   Reverse   Threaded

ibnusomowiyono
ibnusomowiyono wrote on Jan 22, ’11
Kasihan sekali “dia” yang sudah sekian….(?)……. lama tak pernah naik gajinya akibatl pajak dikemplang dan digunakan untuk memanjakan Gayus yang kemudian dijadikan tumbal agar semua selamat dari amukan rakyat. Tapi itu salah siapa dan siapa pula yang akan diselamatkan?

ibnusomowiyono
ibnusomowiyono wrote on Jan 22, ’11, edited on Jan 22, ’11
Keluar masuk tahanan dan plesiran itu akan membuat Gayus bagaikan “sapi perahan”. Yang ikut “minum” susu Gayus sama goblognya dengan sapi perahannya, akan ikut jadi tumbal penyelamatan………. Sangat naif jika Gayus masih mimpi dapat berternak sapi-sapinya yang selama ini meneteki hingga menjadikan dia tambun.

ibnusomowiyono
ibnusomowiyono wrote on Jan 22, ’11, edited on Jan 23, ’11
Nah, apakah kita akan mengagumi Gayus, atau mengagumi yang “mempermainkan” gayus? Kalau eyang akan mengagumi mereka yang rela dan sanggup membuka setiap permainan sulap/magig seperti yang ditayangkan di Global TV,tiap malam sekitar pk 22.00. Trik apa yang digunakan oleh pesulap yang bertopeng bersama antek-anteknya ( dalam sulap biasanya antek itu perempuan bahenol. Gayus juga bahenol, kan?) untuk mengalihkan perhatian penonton.
Tunggu saja sekian hari lagi, apakah ada kemauan untuk mengungkap permainan magig atau akan dikubur bersama hilangnya Gayus.

ibnusomowiyono
ibnusomowiyono wrote on Jan 22, ’11, edited on Jan 23, ’11
Seandainya Gayus dipenjara seumur hidup, masih “beruntung” dibandingkan dengan Eddy Tamzil di zaman Orba. Apakah Gayus akan mengulangi perbuatan goblognya? Eyang khawatir dia akan senasib Eddy Tamzil hingga rahasia sulap/ magig tak akan terungkap, karena tumbal dan skenarionya muksa bersama hasil keserakahan dan dalang yang melakonkannya, entah kemana larinya, disembunyikan atau dinikmati oleh team pesulap dan kroninya.
Jika ini terulang, rakyat pasti tak akan tinggal diam. Sangat mengerikan!

ibnusomowiyono
ibnusomowiyono wrote on Jan 23, ’11, edited on Jan 23, ’11
Kalau tongkat sihir dapat dimanfaatkan untuk “mengungkap rahasia sihir” itu baru genius! Sebaliknya kalau digunakan untuk menyihir penonton untuk melupakan semuanya, itu merupakan kebodohan! Mengapa? Rakyat tidak se goblog Gayus. Ini sudah terbukti sang penguasa ………………..yang telah menciptakan mimpi indah puluhan tahun dengan tongkat sihirnya rontok dalam seketika, bukan mustahil penguasa yang menyebabkan mimpi buruk
lebih cepat membangunkan rakyat dari mimpi buruknya. Apa yang bakal terjadi?

ibnusomowiyono
ibnusomowiyono wrote on Jan 23, ’11, edited on Jan 23, ’11
Eyang tak memiliki kemampuan meramal, namun kalau cuma memprediksikan……………. boleh diuji kebenarannya. Yang menyembunyikan yang busuk akan ikut busuk!

ibnusomowiyono
ibnusomowiyono wrote on Jan 23, ’11
Kata cucu: Wah, eyang marah nih.
Eyang: Tentu, karena sudah keterlaluan!
Iklan

Tentang Akung Ibnu

Kakek dengan duabelas cucu yang masih senang menulis. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat.
Pos ini dipublikasikan di Teori Minimalis. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s