Saat terciptanya Universe telah terdapat dua jenis energi didalamnya, bukan satu jenis.

Pertanyaan:Dalam Teori Minimalis versi satu eyang menginformasikan bahwa mula-mula hanya terdapat anergi negatip, sedangkan energi positip terjadi karena operatormya ganda, yaitu  – – =  +. Atau secara umum -^ genap = plus, -^ganjil = -. Ini artinya saat terciptanya alam semesta hanya terdapat satu jenis energi, yaitu energi bertanta – , ini artinya energi + baru tercipta setelah terbentuknya alam semesta. Disisi lain eyang menyatakan Tuhan YME memberi batas pada Alam Abadi yang tak berdimensi, dimana telah terdapat nothing 0#00 dan 00#0 (sepasang nothing). Dibagian dalam dari batas diciptakan Alam Semesta yang berdimensi waktu sehingga tak kekal. Tuhan YME merubah 0#00(nothing)  menjadi #0#00 (energi gaib) dan merubah 00#0(nothing)  menjadi #00#0 (enerfgi metafisika). Ini artinya saat terciptanya Alam Semesta telah terjadi sepasang energi semu, yaitu energi ghaib dan energi metafisika.
Mana yang benar?
Jawaban: Terima kasih atas kecermatan cucu dalam mempelajari perkembangan Teori Minimalis. Benar sekali, eyang telah menulis mengenai hubungan antara energi negatif dan energi positip pada TM versi satu seperti yang cucu sebutkan. Tetapi saat eyang mendapatkan Formula Supernatural Modern E = – x + y , eyang baru sadar bahwa x dan y sudah terdapat di alam semesta sejak Tuhan YME menciptakan Alam Semesta.
Eyang belum sempat mengoreksi kesalahan tersebut, dengan tulisan ini eyang menyatakan bahwa saat terciptanya Alam Semesta telah terdapat sepasang energi, yaitu energi gaib (-x) dan energi metafisika (+y) yang merupakan “bahan” pembentuk dipole magnet yang berkutub selatan x menjadi kutub S dan y menjadi kutub U. Sebelum mengalami keseimbangan prima dipole itu berupa energi transien dimana E#0 dan setelah mengalami keseimbangan prima
berubah menjadi energi fisika dimana E=0.
Energi transien memiliki E pecahan dan body transien memiliki E bilangan bulat. Energi fisika memiliki quanta (q)  pecahan sedangkan body nyata (clear body) memiliki q bulat.
Bilangan bulat ada dua jenis, yaitu genap dan ganjil. Kenyataan ini eyang gunakan untuk menjelaskan perbedaan antara muatan listrik pada partikel dan sub partikel, bukan pada energi. Yang dapat memiliki muatan adalah partikel, yaitu muatan negatif  atau muatan positip. Elektron yang memiliki muatan negatip eyang anggap quantanya ganjil, sedangkan positon yang muatannya  positip eyang beri quanta genap.
Catatan: Quanta adalah alamat file dari energi fisika , dan clear body, semakin tinggi quanta artinya semakin komplek strukturnya. Partikel dasar memiliki quanta rendah, misalnya quark dan lepton. Atom quantanya lebih tinggi dari proton dan elektron. Atom netral memiliki muatan listrik negatip yang sama besarnya dengan muatan listrik  positipnya. Ion berbeda  jumlah muatan negatif dan positipnya.

Iklan

Tentang Akung Ibnu

Kakek dengan duabelas cucu yang masih senang menulis. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat.
Pos ini dipublikasikan di Teori Minimalis. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s