Bagaimana caranya mencuci otak?

Pertanyaan: Saat ini banyak kawula muda bersedia melakukan bom bunuh diri atau mengakhiri hidupnya. Ada yang mensinyalir semua itu dapat terjadi sebagai hasil proses  “pencucian” otak. Apa yang dimaksud pencucian otak dan bagaimana caranya?Jawaban: Menurut Teori Paralogika otak itu bagian dari organisme dan dapat dimodelkan sebagai cpu dalam komputer. Harus dibedakan dengan batin dan fikiran yang merupakan bagian dari spirit. Otak manusia bagaikan cpu yang sangat canggih dibandingkan dengan otak living organisme lainnya, namun justru sangat rentan terhadap pengaruh lingkungan.

Spirit akan mengendalikan kerja organisme, termasuk kerja otak. Spirit untuk pertama kali memprogram otak dengan program dasar (system). Program dasar sangat menentukan kerja dari otak.

Ada tiga type program dasar: a. program dasar supernatural, b. program dasar para natural atau semi natural dan c. program dasar natural.

  1. Program dasar supernatural merupakan program yang berorientasi supernatural sehingga sanggup mengakses berbagai masukan dengan rinci dan seimbang: masukan lewat batin, fikiran, para logika, dan pancaindra. Saat manusia masih primitif otak manusia terprogram dasar supernatural.  Namun alat pancaindra juga organisme, sehingga antara otak dan pancaindra memiliki hubungan nyata (real link), masukan dari pancaindra dapat langsung terakses oleh otak, sehingga menjadi lebih dominan.
  2. Program dasar paralogika: merupakan program dasar yang abu-abu, artinya semua interaksi terkemas dalam satu program dasar yang terintegrasi, jadi bukan lagi seimbang dan  terpisah. Antara yang nyata dan yang semu terintegrasi sehingga otak harus sanggup memilih dan memilah masukan paralogis ibaratnya sebuah receiver yang harus sanggup menangkap berbagai sinyal yang dibawa oleh gelombang pembawa dan memilah dan memilih.. Tugas otak bertambah rumit, jika kemampuan paralogikanya positip maka otak sanggup “mengambil sinyal” terintegrasi itu dan memanfaatkannya dengan “memilah dan memilih”, namun jika kemampuan paralogikanya negatif maka proses selektivitasnya akan kacau karena tak mampu memisah-misahkan dari mana asalnya atau  tergolong tipe apa sinyal itu. Ambilcontoh TV jika tak sanggup memisahkan sinyal gambar dengan sinyal suara akan kacau dan saling mengganggu, sehingga gambar dan suaranya tak dapat dinikmati oleh pemirsa.
  3. Program dasar  natural: menjadikan otak beroreintasi pada masukan dari pancaindra. Karena pancaindra hanya sanggup menerima masukan nyata, maka masukan dari batin, fikiran dan paralogika akan terabaikan, akibatnya manusia menjadi materialistic.  Manusia menjadi terbius oleh kenikmatan duniawi yang hanya sementara.

 

  1. Program dasar rasional dan irrasional: Program dasar Supernatural dapat bergeser   kearah program dasar batin dan program dasar fikiran. Program dasar batin sangat sensetif pada energi gaib yang dinyatakan oleh x = F1(t), sedangkan program dasar fikir sangat sensetif pada energi metafisika yang dinyatakan oleh y=F2(t).

 

Kesimpulan: Cuci otak tak usah harus dilakukan dengan mengganti spirit yang mengendalikan living organisme, melainkan cukup membuat kerja otak menjadi cedera sehingga kacau dalam mengambil keputusan, akibatnya perbuatan orang menjadi tak terkendalikan oleh spirit.

Banyak cara untuk mencederai otak, secara fisik dengan peralatan sederhana hingga yang canggih, secara organisme, misalnya dengan makanan/minuman   dan obat-obatan terlarang, secara psikologis dengan menakut-nakuti, mengancam atau menteror atau menjanjikan sesuatu, dengan menghilangkan kesadaran dan kewaspadaan (misalnya dengan hepnopsis) dan berbagai cara.

Cara menanggulanginya juga bermacam-macam, namun mereka yang memiliki kemampuan paralogika positip yang sanggup memilah dan memilih antara yang rasional dan yang irrasional, antara yang nyata dan yang tak nyata, antara yang valid dan dapat dimengerti oleh manusia  dan yang invalid yang sepenuhnya menjadi rahasia Tuhan YME, maka manusia akan menjadi selalu waspada dalam menjaga karunia Tuhan YME yang sangat berharga, yaitu otak agar tak dicederai oleh siapapun termasuk lingkungan yang distruktip.

ibnusomowiyono wrote on Apr 19, ’11
Faktor lingkungan sangat berpengaruh pada kerja otak. Karena otak bagian dari organisme, maka merupakan interaksi dari matter dan gelombang elektro magnetik. Program dasar yang tersimpan dalam otak dapat “diganti” lewat proses electro magnetik/rangsangan lewat pancaindra, termasuk cahaya. Dengan “ilmu nyata maupun semu” ada orang sanggup memanfaatkan gelombang elektromagnetik maupun cahaya untuk mengganti program dasar otak, akibatnya otak tak sanggup mengakses memory yang tersimpan dalam otak yang dapat terakses oleh program dasar lama, sehingga manusia menjadi “linglung”, alias perbuatannya menyimpang dari semula.. Jauh lebih efektif mengganti program dasar ketimbang menghapus seluruh memory yang tersimpan dalam otak. Jika tujuannya sekedar mencederai/mencelakakan seseorang, sehingga melakukan tindakan diluar pengendalian spirit atau eror, maka memory dalam otak tak perlu dihapus, atau dicuci, melainkan cukup diubah program dasarnya dari program dasar rasionil menjadi program dasar irrasionil.
ibnusomowiyono wrote on Apr 20, ’11
Dahulu komputer memiliki port untuk tiap masukan karena masukannya tak terintegrasi, tetapi kini cukup dengan satu jalur masuk (USB) karena masukannya terintegrasi. TV menggunakan satu gelombang pembawa, yaitu gelombang elektro magnet berfrequensi tinggi. Gelombang pembawa ini sanggup membawa berbagai signyal yang terintegrasi, misalnya sinyal suara, sinyal gambar, sinyal pembawa warna, sinyal dimensi ruang,…… suatu saat mungkin dapat membawa sinyal bau, sinyal gerakan mekanik…………… sehingga dengan tehnologi canggih pemirsa dengan berbaring disuatu tempat dapat menyaksikan tayangan TV bagaikan bermimpi atau bahkan ikut terlibat dalam apa yang sedang disaksikan lewat TV.
Mimpi adalah fenomena transien yang sanggup terakses oleh kemampuan paralogika.
ibnusomowiyono wrote on Apr 20, ’11, edited on Apr 21, ’11
Hubungan antara user dengan komputer yang digunakan dapat terputus akibat:
1. File yang ada dalam memory terhapus atau dilenyapkan dari penyimpanan nya, ini yang dinamakan “cuci otak” yang tak memungkinkann di recovery kecuali memiliki backup datanya.
2. Kerusakan pada cpu, atau bagian komputer lainnya (hardwawenya cedera atau dicederai.)
3. System atau program dasarnya diganti dengan program dasar lain sehingga walau filenya masih ada maupun software aplikasinya masih ada, seluruh data dan filenya dalam kondisi baik, user tak akan sanggup mengendalikan komputer kecuali sanggup mengembalikan ke program dasar lama, bahkan memanggil file yang masih ada dalam memory komputer. pun tak dapat dilakukan.
Dengan memanfaatkan komputer sebagai model organisme dan user sebagai model spirit, fenomena yang menimpa seseorang yang melakukan sesuatu yang perbuatannya tak terkontrol oleh spiritnya, dapat dimengerti dan ditentukan sebab musababnya secara paralogig.
1. Bagi yang benar-benar otaknya tercuci, sangat sulit untuk mengembalikan ingatan lamanya, atau akan hilang ingatan selamanya. Namun masih mungkin memasukkan data baru sepanjang tak terjadi kelainan lainnya, misalnya kerusakan organisme, cedera otak, dan program dasarnya masih baik, sehingga spiritnya masih sanggup mengendalikan organisme.
2. Kerusakan organisme, harus ditangani secara medis/kedokteran.
3. Program dasarnya berubah, harus ditangani secara psikologis dan kejiawaan.
Perbuatan diluar kontrol spirit, misalnya bunuh diri, akan sangat merugikan bagi spirit yang bersangkutan sehingga spirit akan melakukan balas dendam dengan melakukan reincarnasi guna meminta pertanggung jawaban pada yang melakukan “tindakan” yang “menyebabkan” living organsime tak terkendalikan oleh spirit atau soul yang telah membesarkan dan mendewasakannya.
Iklan

Tentang Akung Ibnu

Kakek dengan duabelas cucu yang masih senang menulis. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat.
Pos ini dipublikasikan di Teori Minimalis. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s