Benarkah NII sanggup mencuci otak kawula muda berpendidikan tinggi.

Petanyaan: Percayakah eyang NII sanggup mencuci otak hingga sanggup merekrut  kawula muda yang berpendidikan tinggi? Bukankah mereka itu cerdas dan berilmu tinggi hingga sulit untuk dipengaruhi oleh fihak lain? Mereka itu termasuk  WB atau RB?

Jawaban:  Eyang tak pernah menyatakan  WB kalah cerdas dengan RB. Yang eyang informasikan adalah WB patuh pada Tuhan YME hingga tak akan melakukan reincarnasi, sedangkan RB tak patuh sehingga memiliki kemauan sendiri untuk melakukan reincarnasi.

Terus terang eyang tak yakin NII (yang jelas  kelompokWB)  melakukan tindakan yang bertentangan dengan kepatuhan mereka terhadap Tuhan YME atas dasar Agama Islam.

Harus dibuktikan dulu, jangan-jangan semua itu ulah  RB untuk menyudutkan Islam untuk suatu tujuan tertentu, misalnya mencari uang dengan memenfaatkan kepatuhan WB pada Tuhan YME.

Yang dapat  membuktikan hal itu adalah umat Islam sendiri, benarkah  Agama Islam memberikan bimbingan kepada umatnya untuk melakukan hal-hal sebagai yang “dituduhkan” kepada NII?

Menurut eyang kaum muda yang benar-benar WB harus waspada  hingga  sanggup membedakan antara “Jalan Tuhan YME” dengan “ Sekedar jalan tuhan”.  Jika tak waspada, maka dapat terpedaya oleh mereka yang memanfaatkan tuhan hingga lupa hakekat dari Tuhan YME. Menurut TP saat ini banyak tuhan.misalnya:  suara rakyat,  uang/ kedudukan, janji manis yang menggiurkan atau teror mental  hingga menimbulkan ketakutan dan ketidak berdayaan, kebencian, ingin merubah tatanan yang berlaku dengan tatanan baru dalam waktu sekejap tanpa memikirkan akibat dari ketidak sabaran dalam menghadapi masalah (diantaranya ketidak adilan, kebobrokan dan kemunafikan yang jelas sangat dibrnci oleh rakyat). Mereka seharusnya sanggup membedakan antara sekedar tuhan yang beraneka ragam bentuknya yang bersifat berhala, dengan Tuhan YME. Bukankah mereka yakin: Tiada tuhan selain Tuhan YME” dan mengenali sifat Nya menurut agama masing-masing?

Kita semua, terutama pemerintah, wakil rakyat dan para pemegang kekuasaan seharusnya mendengar jeritan rakyat. Jangan  berpesta pora diatas penderitaan rakyat, sehingga  para kawula muda yang tergetar bathinnya (karena memiliki bathin sangat peka) , dan  fikirannya cerdas (karena berpendidikan tinggi)   terbujuk oleh “iblis” , sebagai yang dialami oleh Adam dan Hawa, sehingga mau makan buah terlarang yang akibatnya sangat fatal.

13 CommentsChronological   Reverse   Threaded
sudarjanto wrote on Apr 29, ’11
Bisa jadi karena fanatisme agama telah menutup akal budinya,walaupun berpendidikan tinggi karena cinta membabi buta terhadap agamanya sehingga melupakan akal budinya.
ibnusomowiyono wrote on Apr 29, ’11, edited on Apr 29, ’11
Baru saja pakde mendengarkan Golden Way yang mengupas masalah cinta. Katanya cinta yang membabi buta menjadikan seseorang gila.
bambangpriantono wrote on Apr 29, ’11
Berpendidikan tinggi tapi pengetahuan agamanya kurang, ibarat rumah besar mewah tapi kosong melompong
ibnusomowiyono wrote on Apr 29, ’11
Harus dibedakan antara pengetahuan agama dengan pengamalan agama. Banyak yang pengetahuan agamanya hebat, contohnya pentolan PKI zaman kejayaannya, tetapi bukan untuk diamalkan melainkan justru untuk menjadikan orang jadi atheis. Tak percaya? Pelajari sejarah!
be2ny wrote on Apr 29, ’11
kata ‘iblis’, wong kami nggak membujuk apapun kok, lah mereka yang punya niat,mereka yang punya kehendak, mereka yang melakukan kok,
tapi selalu mengatas namakan kita sebagai iblis?

Mengapa kalian selalu mengkambing hitam kan kami (iblis) sedangkan kalian (manusia) tidak mau bertanggung jawab terhadap akibat dari perbuatan sendiri!…eeealah sukanya melempar tanggung jawab! …he..he…kira-kira begitu protes partai iblis….xi…xi..xi…

“Setiap aksi berakibat konsekwensi” kata Iblis, maka Jangan katakan khilaf bila sdh memutuskan sesuatu terjadi. Pada dasarnya manusia itu memang tidak mau bertanggung jawab atas perbuatannya sendiri, bila dapat enak mereka bilang itu berkat tapi bila dapat susah mereka bilang laknat krn bisikan kami. ,imbuh iblis.

ibnusomowiyono wrote on Apr 29, ’11
Iblis memiliki kelihaian “membujuk”, hantu suka menakuti-nakuti, setan mengajak nonton pornografi, pokoknya mereka termasuk spirit yang “jagoan” mengendalikan living organisme. Tuhan YME memberkan kesempatan untuk memilih, tak pernah memaksakan kehendak Nya (menurut Teori Paralogika) , jadi protes iblis itu “masuk” akal……………. akal bulus.
Itulah sebabnya WB selalu mengharapkan perlindungan Tuhan YME dalam menghadapi godaan iblis,hantu, setan……bahkan menganggap semua itu musuh “tuhan.”.
Mereka akan “tersanjung” jika dipandang sebagai musuh tuhan, tetapi jelas mereka bukan tandingan Tuhan YME.
be2ny wrote on Apr 29, ’11

Iblis memiliki kelihaian

itu karena mereka sengaja diciptakan ya mbah?
segalasesuatu wrote on Apr 29, ’11
Menurut eyang: Iblis memiliki kelihaian “membujuk”, hantu suka menakuti-nakuti, setan mengajak nonton pornografi, pokoknya mereka termasuk spirit yang “jagoan” mengendalikan living organisme.

Menurut cucu: Berdasar pernyataan eyang diatas maka iblis, setan dan hantu adalah merupakan suatu spirit atau suatu Living Astral Body. Spirit adalah interaksi vitalistik antara astral body dengan soul yang memiliki consciouness latent. Spirit ini membutuhkan trans energi dari sekitarnya.

Berdasar pernyataan diatas cucu jadi punya ide untuk membuat pembangkit energi listrik dengan memanfaatkan spirit sambil menunggu pemanfaatan energi eteric terealisasi di kemudian hari. Jadi spirit iblis, setan dan hantu ini dimanfaatkan untuk menggerakkan altenator/generator pembangkit listrik tersebut. Jadi daripada spirit iblis, setan dan hantu ini hanya membawa angkara saja dimuka bumi ini, apakah tidak lebih baik bila sifat “jagoan” spirit ini dimanfaatkan sebagai pembangkit energi listrik saja, sesuai dengan pernyataan bahwa Tuhan YME menyediakan segalanya.
Dengan termanfaatkanya para spirit iblis, setan dan hantu ini diharapkan akan tidak ada lagi spirit iblis, setan dan hantu yang liar dan berkeliaran mengganggu manusia. Sehingga akan mendidik para individu manusia untuk berani bertanggung jawab atas perbuatanya sendiri, dan bukannya berkilah dengan mengatasnamakan bujukan iblis atau setan lagi. Karena para spirit iblis, setan dan hantu sedang sibuk untuk menggerakkan altenator/generator pembangkit listrik untuk menunjang kebutuhan manusia.

Kesimpulannya: Jadi dengan memberi kesibukan kepada para spirit iblis, setan dan hantu ini akan menguntungkan manusia. Karena para spirit iblis, setan dan hantu jadi tidak punya waktu lagi untuk “membujuk” ataupun menggangu manusia.

Sesuai dengan pernyataan eyang bahwa spirit dapat bertahan hidup selama ada cahaya, maka Pembangkit Listrik Tenaga Iblis (PLTI), Pembangkit Listrik Tenaga Setan (PLTS) dan Pembangkit Listrik Tenaga Hantu (PLTH) adalah suatu yang mungkin untuk direalisasikan. Atau kalau mungkin dikembangkan juga Pembangkit Listrik Tenaga Jin (PLTJ).

Pertanyaannya: Bagaimana metoda berpikirnya untuk memanfaatkan energi spirit yang berserakan di Alam Semesta ini berdasar Teori Minimalis, TM plus dan Teori Paralogika?
Apakah spirit iblis, setan dan hantu bisa menggerakkan benda, apakah ada yang pernah menyaksikannya? Bagaimana kalau menurut eyang?

Kalau spirit bisa menggerakkan benda, maka tentunya energi spirit dapat diarahkan untuk menggerakkan altenator/generator pembangkit tenaga listrik.
Sehingga manusia akan memasuki jaman baru, yang mana manusia terbebas dari “bujukan” dan ganguan dari para spirit iblis, setan dan hantu. Hal ini akan menjadikan manusia berani untuk tampil lebih dewasa dan berani bertanggung jawab dalam menggunakan karunia kesadaran (consciousness) yang telah diberika oleh Tuhan YME kepada manusia. Tentunya semua atas ijin Tuhan YME.

ibnusomowiyono wrote on Apr 29, ’11
Manusia adalah bagian dari living organisme, yang dikendalikan oleh soul atau spirit. Itulah sebabnya iblis, hantu dan sejenisnya sanggup mempengaruhi manusia. Menurut agama tubuh iblis.setan dan sejenisnya adalah api, jadi ada benarnya cucu akan memanfaatkannya sebagai sumber energi.
Energi adalah urusan alam semesta, bahkan urusan energi nyata yang sanggup memberikan kenikmatan sesaat urusan Fisika, agama membimbing manusia mencapai kebahagiaan abadi yang tak butuh energi jadi tak mengajarkan pemanfaatan energi jim,setan, iblis dan sejenisnya.
Kalau cucu membaca Fiksi Blackhole suatu saat manusia sanggup membuat CSPN dan mengirim spirit untuk melakukan research wilayah alam semesta untuk mendapatkan bagian yang memiliki biosfera. Jika bumi tak nyaman lagi spirit manusia akan pindah ke tempat itu untuk melakukan reincarnasi. Setelah dipersiapkan, maka manusia akan “mengirim” kendaraan ruang angkasa kesana, tetapi tak lagi menggunakan energi fisika, melainkan meniadakan massa untuk sementara dengan cara merubah quantum eteric penyusun atom (baca Model Atom Minimalis) kekondisi anti matter. Menurut fisika interaki anti matter dengan matter menyebabkan anihilis ( atau muksa) menjadi gelombang eteric yang sanggup bergerak melebihi kecepatan cahaya (c). Ditempat yang baru kendaraan itu diujudkan lagi dengan proses kebalikannya.
Untungnya ……… ditempat yang baru inipun telah ada spirit termasuk, eblis,setan,hantu…………. sehingga ada yang dijadikan kambing hitam untuk melepaskan tanggung jawab manusia.
ibnusomowiyono wrote on Apr 30, ’11
Dahulu ketika spirit manusia masih menggunakan program dasar super untuk memprogram otak manusia manusia tak merasa super, tetapi setelah menggunakan program dasar natural manusia justru malah merasa super.
Coba saja lihat Golden Way, ………………motivator selalu menggunakan sebutan……… hadirin, atau para……….. yang super. Sering kali eyang dengar……… manusia yang dimuliakan (oleh) tuhan……………. Habibi pernah berkata pesawat hasil rancangannya tak akan disambar petir karena kecanggihannya……………… Hitler juga merasa super……. Firaun demikian juga…………. para penguasa juga ngotot tak mau lengser walau sudah jelas tan dipercaya lagi oleh rakyatnya. Zaman itu adalah zaman Spiritual Alami.
Peradaban manusia semakin tinggi sehingga timbul agama dan filosofi rasional, sehingga spiritual alamiah termarginalisasikan. Ini dapat disitir: Dua teori: Teori Darwin dan Teori Psykologi Freud. Dua teori ini sama-sama “mengingatkan” manusia supaya jangan berlebihan dalam “menilai” dirinya.
Teori Evolusi Darwin sangat ditentang dan berusaha dilenyapkan oleh agama, karena mencederai harkat manusia, sedangkan Teori Sigmon Freud yang jelas lebih “keras” dalam memperingatkan manusia, tetapi tak mendapat tantangan sekeras teori Evolusi Darwin.
Coba pelajari dengan jujur kedua teori ini, kalian cocokkan dengan kenyataan: Kalau cocok, apa sebabnya?
Darwin memakai pendekatan biologis, sedangkan Sigmon Freud melalui pendekatan kejiwaan. Eyang tak perlu mempengaruhi opini cucu.
Kesimpulannya: Untuk menyadarkan manusia dibutuhkan berbagai pendekatan. Teori Paralogika menggunakan pendekatan informatika, bukan dogma, mengingatkan manusia agar tak menjadi takabur namun percaya diri dengan cara menyatakan bahwa di dunia boleh saja manusia merasa super, namun di alam semesta manusia sebagai bagian dari living organisme, yang memiliki tubuh organisme yang setiap saat terdaur ulang, janganlah merasa super. Kesombongan ini justru menjadikan manusia merasa puas dan tak mau belajar dari makluk hidup lainnya. Disisi lain………… manusia berusaha mencari kambing hitam yang menganggap makluk hidup lain menjadi biang keladi “aib manusia”, ( ini menurut tulisan kalian, yaitu iblis, sstan, dan spirit lainnya) disisi lain manusia “merasa” menjadi wakil tuhan atau bahkan menjadi tuhan.
ibnusomowiyono wrote on Apr 30, ’11, edited on May 4, ’11
@ SS. Pelajari Teori Minimalis dan derevative nya, cucu akan mendapat jawaban bahwa benda tak mungkin digerakkan oleh spirit apalagi soul. Soul bukannya energi maka hanya sanggup melakukan interaksi vitalistik dengan astral body atau organisme yang memiliki unsur STW (gelombang electro magtnetik yang menghasilkan photon) dalam membentuk WB.
Spirit memiliki kemampuan berinteraksi semi vitalistik dengan organisme untuk dapat memanfaatkan berbagai energi. Spirit sanggup berinteraksi “semi mekanistik” dengan partikel (benda). tetapi tak sanggup memanfaatkan energinya.
Interaksi semi mekanistik antara spirit dengan benda dapat kita saksikan melalui magig body, misalnya keris pusaka, tempat keramat atau benda-benda yang disakralkan, sampai dengan uang, surat berharga, ijazah……………. Benda-benda ini (magig body) memperoleh relative enery (baca blog Kedai kata dan rasabahasa ) dari mereka (manusia) yang mensakralkan.) Bukti: Dengan uang…………. Gayus dan Malinda sanggup memerintahkan para penguasa dan penegak hukum, bebas keluar masuk penjara bahkan terbang ke luar negeri dll.
Relative energi juga menjadikan seseorang manusia menjadi berbeda dengan yang lain, misalnya para penguasa, Jojo, Bierby……. sampai ke Ponari.
Mungkinkah benda yang memiliki retalive energy tinggi sanggup menggerakkan benda lain, misalnya alternator? Dapat, namun melalui proses tak langsung, sebagai yang dilakukan iblis,setan,hantu, iblis……………yang sanggup “menggerakkan” benda secara tak langsung (lewat manusia) sehingga dijadikan kambing hitam karena dapat membuat manusia menuruti kehendaknya.
Cucu ingin memanfaatkan energi iblis.hantu dan setan untuk “memberikan” kesibukan agar tak mengganggu manusia? Hati-hati……………..bekerja sama dengan mereka (dengan cara memberi kesibukan atau memanfaatkan jasanya) berarti akan “semakin membuat perkara”.
Energi Nuklir yang masih dapat dikendalikan dgn penguasaan tehnologi radioaktive, sudah sanggup menimbulkan bencana, apalagi pemanfaatan energi iblis,hantu dan setan yang jelas sangat “liar” sampai “diangkat” sebagai musuh tuhan. Jelas akan diterntang oleh “Turunan Adam dan Hawa”, kalau Adam dan Hawa dapat dilorot dari surga ke dunia ………. akan dikemanakan manusia kalau tak dilorot ke neraka? “Ngeri sekali!”
Namun ……………..Teori Paralogika sekedar menginformasikan ” semua terpulang pada” masing-masing individu, sebab Tuhan YME menyediakan segalanya, memberi kesadaran untuk mengurusi diri, jenis dan lingkungannnya, memberi kesempatan memilih sehingga harus menanggung akibat dari pilihannya.
Para cucu janganlah terbujuk rayuan gombal iblis, hantu dan setan, lalu menjadikannya kambing hitam. Beranilah menanggung risiko atas setiap pilihan yang mendasari setiap perbuatan masing-masing.dengan demikian masing-masing dapat memuliakan dirinya, namun……………..janganlah merasa superior.
segalasesuatu wrote on Apr 30, ’11
@eyang
Terimakasih eyang.
Soal sesat dan tidak sesat, kalau cucu menanggapinya kira-kira seperti ini.
Andaikan ada suatu benda berbentuk kubus yang diletakkan di suatu hamparan tanah yang luas dan ada 4 manusia yang bersaudara berada pada posisi 4 mata angin yang berbeda antara satu manusia dengan manusia yang lainnya. Keempat manusia besaudara ini mendapatkan perintah yang sama, yaitu harus menghadapkan pandangannya ke arah kubus tersebut. Dan ke empat manusia bersaudara ini mengikuti perintah tersebut. Kira-kira apa yang terjadi, menurut eyang jika keempat orang ini dipertemukan? ………Ke empat manusia ini akan saling menuduh sesat kepada yang lain. Karena masing-masing akan mengklaim bahwa arah pandangan dialah yang terbenar.

Misal: Manusia yang pandangannya mengarah kearah barat, karena manusia tersebut berada di posisi timur kubus, akan menuduh sesat kepada pandangan saudara mereka yang lain. Dikarenakan arah pandangan mereka tidak mengarah kearah barat.
Pertanyaannya benarkah arah pandangan ke tiga saudara mereka tersebut adalah sesat?
Benarkah ke tiga saudara mereka ini telah mengingkari perintah untuk menghadap ke kubus tersebut?
Jika keempat manusia yang bersaudara ini di tempatkan didalam kubus, masihkah mereka akan mempermasalahkan perbedaan arah pandang mereka? Ternyata di dalam kubus hanya keempat saudara merekalah yang mereka pandang.
Nah seperti itulah kira-kira kalau menurut cucu.

ibnusomowiyono wrote on May 1, ’11, edited on May 10, ’11
@cucunda SS.
Keempat bersaudara itu berbeda sudut pandang terhadap arah (bukan pada objeknya) karena mereka masing-masing membawa kompas yang menunjukkan utara selatan hingga sadar akan mata angin: timur, barat,utara selatan. Walau ada dalam kubus sepanjang sadar mata angin merekapun masih juga merasa berbeda selama mereka menghadap mata angin yang tak sama.
Menurut TP Tuhan memberikan kesadaran kepada ciptaan Nya, kesadaran inilah yang mengakibatkan masing-masing memahami akan yang sama dan yang berbeda. Itulah sebabnya seharusnya perbedaan itu harus disyukuri bukan malah dijadikan pangkal sengketa. Biarkan yang berbeda tetap berbeda yang sama masih banyak.
Istilah sesat artinya menyimpang dari tujuan/cita-cita/idealisme.
TP membedakan antara soul dengan roh. Manusia sanggup meningkatkan soul menjadi roh dengan kesanggupan memiliki tujuan hidup/idealisme atau cita-cita, mereka yang sekedar hidup dapat disebut sekedar memiliki soul. Ada yang mencita-citakan kebahagiaan abadi, ada yang mencari kenikmatan hidup walaupun hanya sesaat,ada yang mengingikan kedua-duanya………………….. Cita-cita itulah yang menentukan ke arah mana kita “berjalan” agar kita dapat mencapai yang kita inginkan.
Kalau kita melenceng dari arah yang telah kita pilih, maka dikatakan melenceng dari tujuan alias sesat. Kalau kita inginkan sorga, tetapi sibuk mengejar kenikmatan dunia yang mungkin didapat adalah “sorga dunia”
Kesesatan itu sering kali tak disadari oleh yang melakukannya, tetapi justru dapat terpantau oleh orang-orang disekelilingnya yang mengenal atau tahu persis tujuan orang itu. Nah, kesesatan seseorang yang setujuan ini paling tidak harus diingatkan, jika perlu ditegur agar tak menjederai mereka yang sejenis dan se lingkungan . Yang tak sejalan namun juga dirugikan berhak memberikan reaksi atas perilaku seseorang, karena semua diberikan kesadaran untuk mengurusi diri, jenis dan lingkungannya.
Banyak faktor yang dapat menyesatkan seseorang dari idealis dan .cita-citanya, namun sebenarnya terpulang pada diri masing-masing. Setan, iblis…………….. berhak menggoda hingga sering dijadikan kambing hitam sebagai sumber kesesatan.
Iklan

Tentang Akung Ibnu

Kakek dengan duabelas cucu yang masih senang menulis. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat.
Pos ini dipublikasikan di Teori Minimalis. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s