Dunia Maya vs Mesin Waktu.

Pertanyaan: Menurut eyang dalam Dunia Maya semuanya dapat terjadi  sehingga eyang menganggap Dunia Maya merupakan perwujudan/visualisasi dari mimpi. Apa bedanya Dunia Maya dengan Mesin Waktu?
Jawaban: Dunia Maya berbasis IT, jadi sekedar peruwudan/visualisasi dari  mimpi, angan-angan maupun imaginasi, namun dapat dikendalikan oleh kemauan cucu. Mesin Waktu berbasis Teori Relativitas, bukan sekedar informasi melainkan “realitas”, sehingga jika Mesin Waktu dapat diwujudkan sangat luar biasa, karena dapat membawa kita kemassa lalu, massa datang bahkan menghentikan waktu sehingga  melebihi Dunia Maya. Dengan memanfaatkan Mesin Waktu Cucu dapat bertemu dengan bintang-bintang film idola cucu yang kini telah dikubur dan organismenya telah dihancurkan oleh organisme renik, sehingga dengan memanfaatkan  Mesin Waktu cucu dapat merabanya, mencium atau bercinta kasih dengan mereka yang telah mati dan tubuhnya telah membusuk. Mesin Waktu dapat mengembalikan kemassa lalu secara nyata atau  memasuki masa depan secara nyata, jadi tidak sekedar menyajikan sebuah informasi atau  pemutaran ulang hasil rekaman peristiwa masa lalu   atau angan-angan, cita-cita yang cucu inginkan sehingga Dunia Maya masih memiliki keterbatasan tak sanggup menyajikan  ujud nyata.
Mesin Waktu bertentangan dengan Teori Minimalis dan Teori Paralogika. TM dan TP menginformasikan bahwa waktu berjalan maju dan merupakan urutan  suatu proses yang dapat direkam.Jika telah berujud rekaman barulah mungkin dilakukan editing, rekayasa dan trik untuk menggabungkan rekaman yang diambil pada waktu yang berbeda-beda. Dunia Maya sejalan dengan TM dan TP, karena keduanya berbasis IT.
Yang berlebihan dari TM dan TP adalah obsessi untuk merekam sebuah mimpi, angan-angan atau imaginasi secara langsung dengan camera quantum eteric. Gagasan “gila” lainnya ialah  prediksi yang berkaitan dengan Rekayasa Genetika yang memprediksikan manusia dapat membuat telor tiruan yang dapat menetas menjadi ayam. Kloning dapat dihasilkan “manusia” dublikat. Seandainya hal itu diizinkan oleh Tuhan YME mungkin  menjadikan manusia takabur. Itulah perlunya mempersiapkan sebuah teori yang sanggup membuat manusia tak takabur, jika sanggup melakukan sesuatu yang selama ini dianggap merupakan wewenang Tuhan YME.
Teori Som Wyn mempersiapkan manusia agar tahu diri  bahwa manusia  penuh keterbatasan, tidak mungkin melakukan sesuatu tanpa memperoleh izin Nya. Atas dasar ini maka sebenarnya semua yang dapat terjadi pasti telah mendapat izin dari Tuhan YME, namun akibatnya harus ditanggung oleh yang melaskukan, jenis dan lingkungannya.
TSW memberikan informasi bahwa:
1. Tuhan YME menyediakan segalanya, yang tak mungkin dilakukan oleh manusia.
2. Tuhan YME  memberikan kesadaran (consciousness) untuk mengurusi diri,jenis dan lingkungannya, sehingga sadar bahwa semua yang disedikan oleh Tuhan YME dapat dimanfaatkan sesuai dengan kemampuan, kebutuhan serta berani menanggung risikonya..
3.  Tuhan YME memberikan kesempatan untuk memilih: mematuhi semua pertintah Nya atau menuruti keinginan masing-masing. Bagi yang patuh akan mendapatkan kebahagiaan abadi bagi yang menuruti keinginan  sendiri dapat memperoleh kenikmatan duniawi untuk sementara.
4. Semua yang terjadi adalah ulah ciptaan Nya namun  harus telah mendapat izin Nya.
5. Izin itu diberikan agar ciptaan Nya dapat memanfaatkan semua yang disediakan  dengan bekal yang telah disertakan yaitu kesadaran akan eksistensi dan esensi masing-masing.

Nah cucu boleh pilih, mau menggunakan Mesin Waktu ciptaan Einstein atau Dunia Maya hasil kerja para ilmuwan dibidang  IT.
Saat ini Dunia Maya belum sempurna, misalnya belum sanggup menyajikan bau atau rasa dan ujud nyata yang dapat diraba. Dunia Maya belum sanggup merekam mimpi, angan-angan maupun imaginasi secara langsung, sehingga masih membutuhkan rekayasa, trick, manipulasi dan sejenisnya.
Biarlah Mesin Waktu dan Dunia Maya berlomba!
.

ibnusomowiyono
ibnusomowiyono wrote on Jun 4, ’11, edited on Jun 5, ’11
Alat bantu utama dalam mewujudkan Dunia Maya adalah Camera.
1.Camera quantum berbasis cahaya /STW yang menghasilkan photon, STW mengalami fase E=0 hingga membangkitkan photon. Photon memegang peran dalam camera quantum, sehingga cara perekaman ini dinamakan photo grafi, Photo grafi yang hanya merekam gambar diam dinamakan still phtograf sedangkan yang merekam gambar berurutan hingga dapat merekam objek yang bergerak dinamakan movi camera.
Ada berbagai jenis Camera quantum, yaitu :
A. Atas dasar kerja:camera.
a.camera konvensional yang merekam atas dasar reaksi kimia pada lapisan emulsi sensitive terhadap berbagai jenis cahaya ( cahaya chromatis, cahaya infra merah, cahaya ultra violet).
b. camera electronik yang merekam atas dasar proses kelistrikan/electronika dengan berbagai perekaman/memory :magnetik, electro statis,optis dan resistif.
c. camera Kirlian yang berdasar efek Kirlian yang menggunakan media unsur kimia maupun bio kimia dan kerrjasama antara energi listrik (medan listrik bertegangan tinggi) dengan gelombang listrk/magnet subjek yang diamati.
B. Atas dasar system penyimpanan data:
a. camera analog: memorynya menggunakan sistem analog.
b. camera digital: memorynya menggunakan sistem digital
c. camera gabungan: memanfaatkan dua jenis dus sistem.
2. Camera eteric bersifat alami dan dimiliki oleh living organisme yang dikendalikan oleh spirit/soul, terutama manusia. Camera ini sanggup merekam cahaya gaib atau gelombang fikiran/metafisika untuk dijadikan masukan pada otak guna diolah bersama masukan lainnya lewat pancaindra maupun paralogika.
Ada dua jenis Camera eteric:
a. Camera Gaib: memungkinkan manusia mengakses Alam Abadi lewat Sub Alam Gaib hingga manusia dapat meyakini adanya surga dan neraka, adanya Holly boddy dan Talens body yang immortal dan invalid.
b. Camera metafisika yang menjadikan manusia sanggup mengakses Sub Alam Nyata yang belum terujud mecara nyata atau belum dapat terakses lewat panca indra, namun telah diujudkan lewat fikiran manusiaa.. Sebagai contoh saat manusia menganggap bumi datar atas dasar pengamatan lewat pancaindranya, maka lewat fikiran manusia telah mengetahui bahwa dunia ini bukan datar melainkan bulat. Manusia dapat maju dalam IT dan sains berkat kemampuan penggunakan camera metafisikanya. Sebelum dapat terbang secara nyata, fikiran manusia telah sanggup merekam manusia yang sanggup terbang,.
3. Camera quantum eteric walau bersifat alami namun masih mungkin “dibuat” oleh manusia lewat kemampuan bawah sadarnya ditunjang oleh fikiran untuk mewujutkannya. Camera ini berbasis Teori Minimalis yang bersifat dualistik dan membedakan berbagai jenis energi, diantaranya energi transien yang berbentuk eteric disamping energi fisika yang berbentuk quantum.
Mimpi, angan-angan, imaginasi cita-cita, obsessi………….. hanya mungkin direkam secara langsung dengan camera quantum eteric dengan menggunakan media penyimpanan/memory berujud quantum eteric.
Model Atom Minimalis memasukkan unsur eteric dalam model atom fisika hingga dapat dimanfaatkan untuk mewujudkan camera quantum eteric sekaligus medium untuk menyimpan datanya..
Kemajuan IT memungkinkan manusia sanggup membuat camera quantum eteric untuk menunjang visualisasi mimpi, angan-angan, imaginasi…………. dan lain-lain fenomena bawah sadar. Hasil rekaman dapat diolah lebih sederhana dari menggunakan manipulasi, animasi, trick dan rekayasa sebagai yang kini masih harus dilakukan secara manusl maupun menggunakan perangkat lunak.
Karena mimpi. angan-angan dan sejenisnya belum dapat direkam dengan camera quantum eteric, maka terlebih dulu harus direkam oleh camare quantum, dengan bantuan otak dan cpu.
ibnusomowiyono
ibnusomowiyono wrote on Jun 4, ’11
Mungkinkan Dunia Maya disatukan dengan Mesin Waktu?
Iklan

Tentang Akung Ibnu

Kakek dengan duabelas cucu yang masih senang menulis. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat.
Pos ini dipublikasikan di Teori Minimalis. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s