Agar dapat memahami belajarlah tahap demi tahap.

Pertanyaan: Menurut eyang matter merupakan quantum eteric yang merupakan overall quantum dgn eteric. Kedua rantai tertutup (eter dan quanta) terkesan berdimensi dua bagaikan dua lukisan, padahal dalam kenyataan benda atau meter memiliki tiga dimensi, bukan dua dimensi. Bagaimana eyang dapat menjelaskannya?
Jawaban: Matter menurut TM memiliki 11 dimensi. Bacalah TM secara teliti! Jika yang cucu maksudkan dimensi ruang nyata, maka matter memiliki tiga dimensi ruang nyata.  Dua rantai yang berhimpitan (eter dan quanta)  tak harus berdimensi dua,melainkan mungkin saja berdimensi tiga. Andai kata cucu anggap lukisan, jika lukisan itu tak terletak pada sebuah bidang datar, maka lukisan itu menjadi berdimensi tiga? Rantai yang terletak pada sebuah bidang datar jika diputar pada sebuah garis pada bidang tersebut juga dapat menjadi memiliki tiga dimensi alias dimensi ruang nyata. Ambil contoh, sebuah lingkaran jika kita putar dengan salah satu diameternya sebagai sumbu putarnya maka akan terjadilah sebuah bola yang berdimensi tiga.
Eter maupun quanta itu mirip lingkaran / dawai atau rantai terrtutup yang berhimpitan  yang berputar pada  salah satu diameternya  sebagai porosnya porosnya itu juga berputar-putar ke  suatu arah tertentu. Itulah “bola” quantum eteric. Nah cucu pasti pusing mengikuti ulah quantum eteric atau matter. Cucu akan lebih posing lagi jika eyang katakan bahwa matter itu terdiri darai  berbagai jenis  atom,  sedangkan atom itu  merupakan interaksi antara inti atom dan elektron yang mengelilinginya. Itulah sebabnya eyang akan menjelaskan tahap demi tahap berdasar TM, bukan atas dasar Fisika.

ibnusomowiyono
ibnusomowiyono wrote on Sep 2, ’11
Istilah dalam TM.
1. Energi Gaib = bright energy x=F1(t), energi dasarnya adalah x=a1 sin (u1 + w1t). Energi x membentuk dawai gaib yang berujung pada membran tc Dawai gaib terdapat di Sub Alam Gaib dan tak mungkin pindah ke Sub Alam lain atau keluar dari Alam Semesta. Dawai gaib dapat “terputus” dan membentuk potongan (fragment energi gaib) Frament energi gaib membentuk dawai tertutup (x) yang dapat menembus membran x memasuki wilayah Sub Alam Transien.
2. Energi metafisika = dark energy y=F2(t), energi dasarnya adalah y=a2 sin (u2 + w2t). Energi metafisika membentuk dawai metafisika yang berujung pada membran ty. Dawai metafisika terdapat di Sub Alam Metafisika dan tak mungkin pindaj ke Sub Alam lainnya atau keluar dari Alam Semesta. Dawai metafisika dapat “terputus” menjadi potongan (fragment energi metafisika) membentuk dawai tertutup (y) yang dapat menembus membran y memasuki wilayah Sub Alam Transien.
3. Energi transien = trans energy E= -x + y atau E=Ft(t) = F(xy) energi dasarnya adalah e= – a3sin (u3 + w3t) + a4sin (u4 + w4t) Energi transien membentuk dawai transien yang berujung pada membran te. Dawai transien terdapat di Sub Alam Transien dan tak mungkin pindak ke Sub Alam lainnya atau keluar dari Sub Alam. Dawai transien dapat “terputus” menjadi potongasn (fragmen dawai) membentuk dawai tertutup (e) yang dapat menemus membran e (membran x dan membran y) memasuki wilayah Sub Alam Pra Natural. Jika E=0 atau x=y=g akan diimbangi oleh bayangan super simetrinya membentuk unsur premordial dan ditampung dalam titik singular.
4. Energi fisika = clear energy q=Fq(t), energi dasarnya e=q=quantum. Energi fisika membentuk dawai fisika yang berujung pada membran tq. Dawai fisika terdapat di Sub Alam Fisika dan tak mungkin berpendah ke Sub Alam Fisika atau keluar dari Alam Semesta. Dawai quantum dapat “terputus” menjadi segment dawai membentuk dawai tertutup quantum (quanta) yang dapat menumbus menembus berbagai membran untuk melakukan interaksi dengan dawai tertutup lainnya. Berbagai dawai tertutup tak dibatasi oleh membran sehingga dapat saling berinteraksi.
5. Quantum adalah energi dasar fisika yang jika membentuk rantai tertutup akan dihasilkan quanta. Salah satu jenis quanta adalah neutron.
6. Eteric adalah energi dasar transien yang jika membentuk rantai tertutup akan menghasilkan eter. Salah satu jenis eter adalah proton dan positron.
7. Quantum eterik adalah overall ( penyatuan) dari quanta dengan eter merupakan salah satu energi dasar dari matter. Matter tersusun dari berbagai rantai tertutup energi diantaranya quantum eteric, quantum, eteric, bahkan rantai tertutup energi gaib dan rantai tertutup energi metafisika.
8. Anti matter adalah overlap dari quanta dan eter (terjadi inter sektoral atau penambahan antara quanta dan eter). Kondisi ini mungkinakan kembali menjadi quantum eyeric atau lepas menjadi quanta dan eter. Menurut TM anti matter merupakan kondisi khusus dari quantum eteric.
Dalam TM diinformasikan bahwa dalam kondisi matter, terjadi overall dan sinkrosnisasi putaran antara quanta dengan eter, quanta dan eter saling berhimpitan dan melakukan putaran serempak. Kondisi ini menyebabkan quantum eteric memiliki “keseimbangan prima quantum eteric sehingga memiliki E=0 seperti halnya quanta.
Fisika hanya mengenal anti matter khusus yalah kondisi saat anti matter sumbu putarnya sama tetapi putarannya berlawanan dengan matter. Menurut TM terdapat berbagai kondisi anti matter, dimana terjadi intersektoral atau over lap, namun masing-masing memiliki sumbu putar berbeda sehingga menjadikan E nya = 0. Pada umumnya anti matter tak mungkin terdeteksi oleh pancaindra atau peralatan fisika. Hanya pada saat terjadi sinkronisasi sesaat maka anti matter dapat terdeteksi oleh pancaindra atau peralatan fisika. Fisika tak mengakui adanya eter, sehingga beranggapan anti matter adalah matter yang putrannya berlawanan dengan matter.
Iklan

Tentang Akung Ibnu

Kakek dengan duabelas cucu yang masih senang menulis. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat.
Pos ini dipublikasikan di Teori Minimalis. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s