Berat mana ruh gajah dengan ruh semut?

Pertanyaan: Pada Yahoo Question  & Answer eyang menanyakan: Libih banyak mana  soul (nyawa) dengan bintang  yang bertebaran dilangit. Eyang belum menjawab. Saya ingin tahu jawaban eyang. Saya juga bertanya: Berat mana ruh gajah dengan ruh semut?
Jawaban: Eyang yakin para ilmuwan tak mungkin sanggup menjawab pertanyaan eyang maupun pertanyaan cucu itu. Coba tanyakan pada urstad, rama, pak kiai, bante dan agamawan lainnya, semoga mereka dapat menjawabnya.
Ibaratnya tiada rotan akarpun jadi. Inilah jawaban eyang berdasar Teori Minimalis lewat  Teori Paralogika.
1. Ruh itu berbeda dengan sekedar nyawa, Binatang dan tumbuh-tumbuhan tak memiliki ruh melainkan nyawa. Manusia yang tak memiliki tujuan hidup, dan sekedar hidup menunggu daur ulang/ kematian saja juga dapat dianggap tak memiliki ruh. Dalam ajaran Kristiani diyakini adanya roh kudus. Roh kudus merupakan syarat seseorang dapat menerima ajaran Tuhan Jesus. Dalam agama Islam iman akan menjadikan seseorang memiliki ruh. Agama lain juga meyakini bahwa sesuatu yang membedakan manusia dengan living organisme lainnya adalah manusia memiliki keyakinan yang akan membawanya mencapai kehidupan abadi, orang-orang inilah yang memiliki ruh atau roh.
TM dengan tegas membedakan roh atau ruh dengan soul dan spirit. Seorang dikatakan memiliki roh jika memiliki cita-cita,idealisme atau tujuan memperoleh atau mencapai target tertentu, sehingga timbulah berbagai ungkapan: Time is money, Zeiten sind Kunden, Hidup untuk mencapai kebahagiaan atau kenikmatan, Manunggalin Gusti lan kawula, dll., jadi belum tentu memiliki tujuan untuk mencapai kebahagiaan abadi.
2. Dengan Formula Som Wyn: z # – x + y dan Formula Supernatural Modern E = – x + y serta Formula Keseimbangan Prima dimana E=0  atau x=y=q serta Formula Eintein q=mc^2  kita dapat menjawab kedua pertanyaan diatas. Secara matematika konvensional dengan ketiga formula itu dapat dijelasan bahkan dibuktikan bahwa : z >>> E >>> q.  Karena ruh hanya dimiliki oleh manusia yang memiliki idelisma maka r < z,  Pertanyaan berikutnya adalah: Lebih banyak mana ruh (r)  dengan bintang dilangit (q) ? Bintang itu memiliki massa, menurut formula Einstein m = q/c^2, padahal bintang memiliki massa yang terjadi dari energi fisika E=0, jadi ruh yang langka itupun masih lebih banyak dibanding bintang dilangit.
3. Pertanyaan berat mana ruh gajah dengan ruh semut, jawabannya, gajah dan semut tak memiliki ruh,melainkan memiliki soul. Menurut TP gajah dan semut termasuk living organisme yang terdiri dari organisme yang memiliki massa dan soul atau spirit yang tak memiliki massa.
Jadi yang dapat ditimbang hanyalah organismenya sedang ruh, soul maupun spirit tak mungkin ditimbang, karena tak memiliki massa.

ibnusomowiyono
ibnusomowiyono wrote on Sep 7, ’11, edited on Sep 8, ’11
Inilah kissah diabad ke 30 dalam Fiksi Blackhole. Som Xiang adalah ilmuwan metafisika yang tak mempercayai adanya soul Rama Chistiansen, seorang rochaniawan, sangat yakin tentang adanya soul, bahkan menyatakan bahwa roh memiliki bobot, Max Freud juga mempercayai adanya roh namun menyatakan bahwa soul dan roh tak memiliki bobot.
Dilakukan uji coba di laboratorium Microcosmos milik Bob Gate.
Dalam sebuah tabung hampa ditempatkan sejumlah bangkai virus atau virus yang tak sanggup melakukan aktivitas. Sebelum dimasukkan dalam tabung hampa seluruh virus yang masih aktif ditimbang. Ternyata terdapat selisih berat antara virus yang masih aktif dengan bangkai virus. Hasil ini membenarkan anggapan Rama Christiansen, tetapi disangkal oleh Xiang maupun Max. Menurut kedua ilmuwan berkurangnya berat disebabkan oleh hilangnya oksigen akibat pengosongan tabung. Oksigen yang disedot keluar tabung ditimbang, ternyata beratnya kurang dari berkurangnya bangkai virus dan virus hidup. Sekali lagi Rama Christian tetap unggul.
Xiang melakukan observasi, ternyada terdapat gelombang STW yang menerobos tabung kaca dan terdeteksi oleh kemampuan metafisika Xiang. Photon yang menerobos dengan “menumpang STW” belum dapat menepis anggapan soul memiliki massa. Max dengan kemampuan Supernaturalnya berusaha mengeluarkan rantai tertutup (x) dan (y) dengan kemampuan supernaturalnya, maka pupuslah dogma rama Christiansen yang menyatakan roh memiliki bobot.
Terjadi debat sengit antara Xiang yang merasa terbukti bahwa soul itu tak ada, sedangkan Max berusaha keras membuktikan bahwa soul itu memang ada. Bagaimana caranya?

tough2slf
tough2slf wrote on Sep 7, ’11

gajah dan semut tak memiliki ruh,melainkan memiliki soul

Ruh = Soul dalam bahasa Inggris ————> Binatang /Mamalia termasuk manusia apa tidak memiliki Massa/Soul …. masa iya …

Masa = Energi yg terpusat –> termasuk semua benda di alam semesta … Einstein : E=MV2 …. didalam energi selalu ada masa dan gerak tanpa kecuali … ada yang kasat mata dan ada yang tidak kasat mata… ada yg demikian kecilnya tetapi karena keterbatasan ilmu manusia belum diketemukan alat penimbangnya

Yang tidak kelihatan tidak berarti tidak ada —> sebelum penemuan microscope orang tidak dapat melihat bacteri

Jadi … tingkatkan ilmu pengetahuan …. hindari klenik …..

maulana6236
maulana6236 wrote on Sep 7, ’11, edited on Sep 7, ’11
Roh/ruh = spirit
Nyawa = soul

Maksud Eyang mungkin ” gajah dan semut tak memiliki ruh(spirit),melainkan nyawa (soul) “

ibnusomowiyono
ibnusomowiyono wrote on Sep 8, ’11
@touh2slf.
Menurut TP yang memiliki massa adalah organisme, bukan soul, ruh maupun spirit. Menurut TP (bukan fisika terapan) organisme merupakan interaksi antara matter ( q*e dengan STW). Menurut TP harus dibedakan antara soul dengan ruh. Yang memiliki ruh hanyalah manusia, itupun yang memiliki idealisme,cita-cita atau tujuan hidup. Binatang dan tumbuh-tumbuhan hanya memiliki soul (bukan ruh) karena mereka sekedar hidup. Soul dan ruh juga harus dibedakan dengan spirit. Spirit merupakan interaksi vitalistik antara astral body yang tak bermassa dengan soul. Spirit memiliki tubuh astral yang terdiri dari trans body yang tak memiliki massa karena E nya#0 sehingga yang dimiliki adalah e bukan q (eter maupun eteric, bukan quanta maupun quantum q). Menurut TM massa terjadi saat E=0 karena saat ini nilai x=y=q.
Kita harus membedakan penjelasan berdasar Fisika dengan Teori Minimalis. Teori Minimalis adalah jendela untuk meneropong alam semesta sedangkan fisika atau fisika terapan adalah pintu untuk memasuki Sub Alam Fisika. Saat ini Fisika Teori telah memasuki taraf peneropongan untuk mengungkap rahasia alam semesta bukan sekedar Sub Alam Fisika, sehingga menjelaskan adanya energi non fisik yang bukan lagi berdimensi lima melainkan berdimensi 11 seperti peneropongan Teori Minimalis.
Agar anda tak stagnat (berhenti pada Fisika Terapan yang berdimensi lima dan melangkah ke Fisika Teori yang berdimensi sebelas) ) sebaiknya anda mempelajari Teori Dawai atau Teori Membran. Anda akan dapat “mempertemukan” TM dengan T-M, mengetahui persamaan dan perbedaannya.

ibnusomowiyono
ibnusomowiyono wrote on Sep 8, ’11
@maulana6236
Semut dan gajah belum memiliki idealisme sehingga belum memiliki ruh, tetapi gajah dan semut mungkin memiliki soul maupun spirit.Catatan Spirit pada binatang merupakan interaksi vitalistik antara astral body dengan soul, sedangkan spirit manusia dapat berupa interaksi vitalistikorganisme dengan ruh maupun soul. Yang jelas menurut TP spirit,soul maupun ruh tak memiliki massa.
Saat ini belum dilakukan penelitian, karena ilmu pengetahuan saat ini tak mengakui keberadaan energi semu apalagi spirit,soul dan ruh, dan hanya mengakui adanya energi fisika atau quantum.(E=0) TM merupakan dasar dari Spiritual Ilmiah yang sanggup menjelaskan secara ilmiah keberadaan energi semu (E#0) disamping energi nyata (E=0) .TP bahkan memasukkan dimensi z # -x + y yang bukan merupakan energi, sehingga invalid (tak mungkin dimengerti oleh kemampuan manusia, karena merupakan rahasia Tuhan YME).
Ada satu dimensi yang tak ada dalam T-M, tetapi terdapat dalam TM maupun TP yaitu dimensi kesadaran c. Tuhan YME memberikan kesadaran kepada setiap ciptaannya untuk mengurusi diri sendiri (individu), jenis (kelompok) dan lingkungan. Dimensi c ini berbeda dengan dimensi waktu yang universal, melainkan berubah-ubah sesuai dengan lingkungannya (Sub Alam).
Aja gumunan lan gampang percaya, ning ya aja gampang maido apa sing durung kok ngerteni. Thinking before believing is the way to reality.

maulana6236
maulana6236 wrote on Sep 10, ’11, edited on Sep 10, ’11
Kata eyang :Binatang dan tumbuh-tumbuhan tak memiliki ruh melainkan nyawa .
Dan eyang berkata :tetapi gajah dan semut mungkin memiliki soul maupun spirit.Catatan Spirit pada binatang merupakan interaksi vitalistik antara astral body dengan soul, sedangkan spirit manusia dapat berupa interaksi vitalistikorganisme dengan ruh maupun soul. Yang jelas menurut TP spirit,soul maupun ruh tak memiliki massa.
Statement pertama berbeda dgn yg kedua ..yg pertama “tak” , yg kedua “mungkin”
Sekedar meluruskan..pernyataan yang telah kita buat jgn dirubah-rubah hanya karena hal2 yg insidentil …karena kita yg membaca tulisan anda menjadi bingung. Kalau sekedar berkelit dari masalah..kita tdk berbeda jauh dgn politikus..yg sebenarnya salah tapi ndak mau dikoreksi. Tapi saya salut dgn postingan eyang ..
Trm ksh .

ibnusomowiyono
ibnusomowiyono wrote on Sep 12, ’11
Gajah dan semut dan living organisme lainnya (tumbuh-tumbuhan dan hewan) memiliki spirit yang merupakan interaksi vitalistik antara astral body dengan soul.
Manusia memiliki spirit yang merupakan interaksi vitalistik antara astral body dengan soul atau ruh. Jadi spirit manusia mungkin merupakan interaksi vitalistik antara astral body dengan soul atau merupakan interaksi vitalisntik antara astral body dengan ruh.
Spirit berbeda dengan soul maupun ruh, karena spirit memiliki tubuh astral, sedangkan soul dan ruh tak memiliki tubuh. Diatas spirit terdapat living dark body yang memiliki tubuh dark body, sedangkan living bright body memiliki tubuh bright body,
Iklan

Tentang Akung Ibnu

Kakek dengan duabelas cucu yang masih senang menulis. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat.
Pos ini dipublikasikan di Teori Minimalis. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s