Informasi tak selalu membutuhkan tehnologi

Pertanyaan: Saat ini seakan Tehnologi dan Informasi tak dapat dipisahkan, mungkinkah informasi dapat disampaikan tanpa bantuan tehnologi? Apakah hanya manusia yang dapat memanfatkan informasi?
Jawaban: semua ciptaan Tuhan YME dapat memanfaatkan informasi karena diberikan consciosness oleh Tuhan YME. Informasi sanggup menghubungkan antara ruang dan waktu. itulah sebabnya sebelum berkembangnya tehnologi sistem informatika telah berjalan secara alami. Setiap penghuni alam semesta membutuhkan informasi agar dapat terhubung antar ruang dan antar waktu. Namum kemampuan memanfaatkan sistem informatika manusia sangat canggih berkat otak manusia yang sanggup mengolah berbagai masukan. lewat batin, fikiran, pancaindra dan kemampuan para logika untuk diolah lalu disimpan dan sewaktu-waktu dibutuhkan dapat dipanggil atau  diputar ulang. Manusia sejak dulu telah membuat simbul-simbul, catatan, prasasti……… dll yang sangat sederhana hingga rumit. Tehnologi Informastika bukannya keharusan untuk mewujutkan sebuah informasi , melaikan menjadikan sistem informatika berkembang pesat hingga sanggup mewujutkan Dunia Maya..
Apakah itu informatika? Otak manusia menerima masukan melalui berbagai kemampuan seperti halnya cpu pada komputer. Masukan itu berupa signyal yang dibawa oleh gelobang pembawa berfrekwensi tinggi. Menurut TM gelombang adalah energi yang berubah jenis atau intensitasnya dengan cepat. Gelombang berfrekensi tinnggi dapat dimodulasi oleh signal informasi sesuai dengan urutannya, disini waktu memegang peranan sangat penting. Menurut TM waktu terus berjalan maju, sehingga informasi harus diputar ulang sesuai dengan urutannya (maju).  Rekaman memang mungkin dipotong, diaudit, dimanipulasi………. dan lain-lain rekayasa paska direkam, namun akan menghasilkan informasi yang berbeda dengan aslinya.
Informasi dapat asli atau telah dipalsukan oleh karenanya dalam menerima dan memanfaatkan informasikan diperlukan berbagai kemampuan. Menghadapi informasi bagaikan menghadapi mimpi atau angan-angan, lebih-lebih dalam bentuk Dunia Maya, bedanya informasi dapat direkam dan diputar ulang sedangkan mimpi dan angan angan belum dapat terekam secara langsung dengan Tehnologi Informatika  yang dikuasai manusia saat ini. Jika Tuhan YME mengizinkan suatu saat manusia akan sanggup merekam mimpi atau angan- angan secara langsung.

ibnusomowiyono
ibnusomowiyono wrote on Jun 17, ’11, edited on Jun 18, ’11
Untuk dapat memahami suatu informasi dibutuhkan kemampuan untuk memahami “bahasa” atau tanda-tanda/ symbul dari masukan/signal yang diterima oleh otak, oleh karena itu otak harus memiliki “perbendaharaan data sebagai pembanding” . Perbendaharaan itu didapat dari hasil rekaman berdasarkan program dasar yang diberikan pada otak. Siapa yang melakukan pemrograman dasar? Komputer diprogram oleh programmer, sedangkan pada living organisme dilakukan oleh soul atau spirit.
Soul dan spirit juga berfungsi sebagai user yang multi fungsi yang sanggup mengembangkan living organisme semakin dewasa karena kelengkapan organismenya semakin sempurna serta kemampuan untuk mengendalikan organisme semakin berkembang.
Pertumbuhan organisme dan pengendaliannya dilakukan atas dasar kerja sama bio tehnologi dan system informatika..Kemampuan living organisme terkait erat dengan kwalitas organisme yang dihasilkan lewat bio tehnology (hard warenya) , program dasar dan program terapannya (soft ware) serta kemampuan spirit (user) dalam mengembangkan dan memanfaatkan organisme yang dikendalika dan dimanfaatkan. Inilah yang menyebabkan living organisme berbeda-beda. Tanpa adanya spirit organisme tak mungkin berkembang, jadi tak benar jika living organisme dipandang sekedar proses bio kimia. Spirit memegang peranan penting dalam pertumbuhan dan kemampuan living organisme. Tanpa manusia IT tak mungkin ada, demikian juga tanpa spirit atau soul maka living organisme tak akan sanggup menguasai Bio Information Technology yang bersifat alami maupun ilmiah.

Manusia sanggup memanfaatkan yang tersedia disekitarnya secara efisein dengan penguasaan Information Technology, sedangkan living organisme sanggup memanfaatkan berbagai enrgy disekitarnya karena dianugrahi Bio Information Technology.

srisariningdiyah
srisariningdiyah wrote on Jun 17, ’11
Nice 🙂

ibnusomowiyono
ibnusomowiyono wrote on Jun 17, ’11, edited on Jun 17, ’11
1.Yang terkait erat dengan perihal informasi adalah komunikasi. Komunikasi adalah saling memberikan informasi antara dua belah fihak maupun beberapa fihak. Satu contoh komunikasi adalah pembicaraan dua orang yang dapat dilakukan secara langsung (dengan berbicara) atau melalui sarana telefun/hp. Dalam komunikasi dibutuhkan persamaan “bahasa” atau bahasa yang berbeda tetapi dapat saling dimengerti.
Telekomunikasi adalah komunikasi jarak jauh melalui berrbagai media dan system. Saat ini manusia baru sanggup memanfaatkan media STW (gelombang elektro magnet yang membangkitkan photon sehingga kecepatannya dibawah c/ kecepatan cahaya trans-fisik).
Dalam system ini gelombang pembawa yang bertindak sebagai “kendaraan” di muati ( dimodulasi) oleh sinyal pembawa sehingga kecepatan informasi sama dengan kecepatan “kendaraan/gelombang pembawa” yang membawanya.Bandingkan informasi suara lewat gelombang udara kecepatannya sangat rendah. seperti kalau kita berjalan atau berlari, sedangkan jika dibawa oleh gelombang elektro magnet kecepatannya seperti kecepatan cahaya, melebihi pesawat supersonik.
Sesampai ditujuan sinyal informasi “diturunkan dari kendaraannya “dan diproses sehingga dapat terakses oleh pancaindra. Sinyal informasi yang dinaikkan atau dimodulasiakan pada gelombang pembawa dapat berbentuk analog, yaitu sesuai dengan bentuk aslinya, atau berbentuk digital yang merupakan kode 01 (putus hubung) yang tersusun berurutan (misalnya 010011101100010111.) Sinyal analog dapat diubah menjadi digital dengan peralatan yang dinamakan encoder (pengkode), sebaliknya sinyal digital dapat dikembalikan menjadi analog dengan peralatan yang dinamakan decoder. Pancaindra kita hanya mampu mengerti sinyal analog yang bentuknya identik dengan sinyal aslinya.

ibnusomowiyono
ibnusomowiyono wrote on Jun 18, ’11
2.Tehnologi Informasi terkait erat dengan komputer, sebuah alat yang sanggup mengolah masukan, merekam, hingga sanggup mengingat apa yang direkam dalam penyimpanan rekaman ( gudang ingatan) secara sistematis sehingga dapat dipanggil sebagai bahan pembanding masukan berikutnya, mengkotak-katik masukan dengan ingatan untuk memperkaya perbendahartaan “pengertian”, sehingga semakin lama semakin “kaya” akan pengertian terhadap informasi yang masuk dan meningkatkan kecerdasannya.
Komputer harus diberikan program dasar (system) agar dapat menerima, mengolah dan memutuskan suatu permasalahan, dapat berkomunikasi dengan penggunanya (manusia) , kemudian diprogram terapan agar dapat bekerja lebih efisien.
Pada dasarnya sebuah komputer terdiri dari perangkat keras sebagai hasil tehnologi dan perangkat lunak yang berdasar sistem informatika dan informasi yang telah terekam sebelumnya.
Perangkat keras dapat mewakili organisme pada living organisme, sedangkan perangkat lunak yang bermanfaat untuk “mengolah informasi yang masuk untuk kemudian diputuskan” dapat dimanfaatkan untuk mewakili kemampuan organisme untuk melakukan aktivitas organisme, misalnya tumbuh fisiknya dan kemampuan menghadapi masalah.
Saat ini komputer membutuhkan manusia untuk: pemrograman, memerintahkan apa yang harus dikerjakan, penerima informasi dari luar, pemanggilan informasi yang telah tersimpan untuk bahan pengolah dan lain-lain.
Tanpa dimanfaatkan atau dikembangkan oleh manusia komputer tak mungkin berkembang hardware nya maupun soft warenya. Manusia sebagaiai user multi fungsi dapat digunakan untuk mewakili spirit atau soul yang hingga saat ini tak terakses oleh pancaindra manusi karena hanya memiliki tubuh astral, berbeda dengan living organisme yang memiliki tubuh organisme yang terakses oleh pancaindra. Spirit masih mungkin terakses oleh manusia dengan bantuan IT karena memiliki unsur energi, sedangkan soul sepenuhnya menjadi rahasia Tuhan YME.
Komputer dan usre dapat digunakan sebagai model living organisme (organisme dan spirit) yang jauh lebih rumit dari yang diwakilinya, sehingga dapat dipelajari lebih mudah.
Iklan

Tentang Akung Ibnu

Kakek dengan duabelas cucu yang masih senang menulis. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat.
Pos ini dipublikasikan di Teori Minimalis. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s