TM bukan klenik, melainkan “ilmu nyata” dan sangat sederhana

Pertanyaan: Membaca tulisan anda yang berjudulRingkasan dan rincian Teori Minimalis dan Turunannyasaya yang semula mengira TM sekedear ilmu klenik yang tak masuk akal, menjadi gamblang karena sangat mudah dimengerti. Paling tidak anda berhasil memanfaatkan TM sebagai sarana untuk menjelaskan fiksi anda yang berjudul Blackhole.

Perihal Sub Alam Transien dan Sub Alam Fisika yang keduanya terisi oleh quantum, eteric, quantum eteric dan anti matter memberikan tantangan pada para ilmuwan saat ini untuk membuktikan tentang kebenaran atau kebohongannya. Demikian juga mengenai Formula Gelombang Som Wyn yang sepintas sangat sederhana menurut saya perlu dikaji kebenarannya. TM dan turunannya ternyata memberikan tantangan bagi para ilmuwan dan teramat sayang jika dibiarkan berlalu tanpa dikritisi.
Yang perlu saya tanyakan adalah masalah:
a. Penggunaan istilah  microcosmos yang  anda comot dari kata yang ambigus  untuk membedakan antara “benda” dengan “makluk hidup” Atas dasar apa anda menggunakan istilah microcosmos sebagai hasil  interaksi antara body yang tersusun dari energi dgn non energi.? Bukankah micro artinya sangat kecil namun berdimensi  sedangkan non energi tak memiliki dimensi?
b.Mengapa anda katakan terdapat tujuh lapis living body, padahal soul bukan merupakan body sebab tak mengandung unsur energi?
c. Dapatkah anda sebutkan contoh : holly body, talent body, bright body, dark body sebagai halnya anda sebutkan setan, iblis dan sejenisnya  termasuk dalam living astral body (spirit) dan manusia, hewan dan tumbuh-tumbuhan termasuk living organisme.
d. Apakah yang dapat berinteraksi dengan organisme hanya  living astral body dan soul, bagaimana halnya dengan living  body lainnya (misalnya holly body dan talent body).
Masih banyak yang  akan saya  tanyakan kepada anda sebagai pertanggungan jawab atas tulisan dan gagasan anda agar teori anda menjadi lebih ilmiah/bermutu.
 
Jawaban: Walau TM sekedar informasi, bukan science maupun religi,  namun saya merasa tertantang untuk “menjelaskan” nya agar anda semakin tertarik pada  tulisan-tulisan saya.
a. Cosmos artinya “keteraturan”, lawan dari chaos yang artinya kacau. Micro artinya kecil sebagai lawan dari macro.  Soul memang tak berdimensi alias invalid, hingga tak mungkin dimengerti oleh kemampuan manusia.  Tetapi ketika soul berinteraksi dengan body, membentuk living body, maka menjadi dapat diengerti oleh manusia. Yang dapat dimengerti oleh manusia adalah living body yang jelas berbeda dengan sekedar body yang terbentuk dari sekedar energi. Jadi yang dimaksud dengan microcosmos adalah individu yang merupakan interaksi antara body dengan soul, bukan individu soul yang tak berdemensi. Kumpulan dari microcosmos juga disebut sebagai microcosmos, sebagai halnya energi yang merupakan bagian macrocosmos juga dapat disebut sebagai macrocosmos, kecuali setelah berinteraksi dengan soul menjadi microcosmos bukas lagi termasuk macrocosmos. Hal ini sesuai dengan TM+ yang menyatakan adanya non energi disamping energi, yang menyebabkan Alam Semesta terdiri dari macrocosmos dan microcosmos.
TM membedakan macrocosmos dan microcosmos bukan berdasar ukuran dan jumlah melainkan berdasar komponen pembentuknya (energi berbeda dengan energi +  non energi). Atom dan planet yang ukurannya berbeda termasuk dalam macrocosmos, sebutir atom atau  berjuta atom. juga termasuk dalam macrocosmos.  Sebaliknya kuda dan mobil jelas berbeda: Kuda yang masih hidup  merupakan microcosmos. Seekor kuda dan berjuta kuda yang masih hidup , atau  virus termasuk microcosmos, karena memiliki unsur non energi,  sedangkan mobil, kendaraan bermotor, berbagai kendaraan, debu, galaksi semua termasuk dalam macrocosmos, karena tak memiliki unsur non energi. Dengan difinisi ini makna kedua katasenyawa ini menjadi tegas, tak ambigus atau tafsir yang berbeda-beda. Kedua kata ini adalah kata senyawa, bukan sekedar annexio.
Sebagai contoh cel dengan binatang bersel tunggal menurut TM berbeda. Cel mati termasuk macrocosmos karena belum/tidak  dikendalikan oleh spirit, sedangkan binatang bercel tunggal yang masih hidup  termasuk microcosmos,  karena dikendalikan oleh spirit. Baik batu maupun fosil termasuk dalam macrocosmos karena keduanya tak dikendalikan oleh spirit. Manusia merupakan microcosmos sedangkan mayat termasuk macrocosmos.
Difinisi  Macrocosmos dan Microcosmos menurut TM: 
a.Macrocosmos: Isi Alam Semesta yang belum atau sudah tak lagi dikendalikan oleh spirit atau soul.
b. Microcosmos: Isi Alam Semesta  yang masih atau sudah  dikendalikan oleh spirit atau soul.
Tuhan YME menciptakan Alam Semesta lengkap dengan isinya yang berupa energi. Hukum yang mengatur Alam Semesta adalah Hukum Ekologi, yang merupakan hubungan antara Eko (Rumah) yaitu Alam Semesta dan Penghuninya (Energi,body dan wave). Alam Semesta dan isinya diberikan kesadaran untuk mengurusi diri, jenis dan lingkungannya. Inilah yang menjadikan Alam Semesta dapat cosmos (teratur), namun juga dapat chaos jika terdapat “unsur” yang berlaku sesuka hatinya, tak memperhatikan kepentingan yang lain dan lingkungannya, alias melanggar ekosystem. Jika semuanya diatur oleh Tuhan YME pasti tak mungkin terjadi kondisi chaos. Dalam kenyataan sering kali terjadi kondisi chaos, terutama dalam wilayah Sub Alam Nyata dan Sub Alam Biologi.
Alam Semesta beserta isinya yang berupa body, energi dan wave dinamakan macrocosmos, yang  artinya keteraturan dalam skala besar. Living body merupakan individu yang relative  kecil dibanding dengan  isi Alam Semesta. Agar living body sanggup memanfaatkan energi secara mandiri  maka “diciptakan” soul yang bukan merupakan energi. Soul inilah yang mengendalikan proses keteraturan pada setiap living body. Jadi yang dimaksud microcosmos adalah tiap-tiap individu atau kelompok individu  yang masing-masing individunya dikendalikan oleh soul atau spirit,, bukan  karena kesadaran mengurusi diri , jernis dan lingkungannya tanpa dikendalikan oleh soul maupun spirit.
Dibanding dengan Alam Semesta dan isinya (energi,body dan wave) jelas individu  makluk hidup lebih kecil, sehingga saya gunakan macrocosmos sebagai keteraturan besar atas dasar kesadaran mengurusi  diri, jenis dan lingkungan yang dibekalkan oleh Tuhan YME pada setiap ciptaan Nya yang berupa energi, body dan wave,  sedangkan microcosmos sebagai keteraturan kecil akibat dikendalikan oleh soul yang bukan  termasuk dalam energi.
b. Yang benar adalah: 7 lapis kehidupan,( bukan 7 lapis living body)  yang  merupakan interaksi antara body ( yang terbentuk dari energi  yang terakses oleh kemampuan manusia) dan non body yang terbentuk dari nobody (000)   yang nyata tapi bukan energi  melainkan kekuasaan Tuhan YME yang valid (0 = – 0 + 0)  walau bukan energi namun dapat terakses oleh kemampuan manusia karena valid,  dengan zoul (x # -x + y)  yang invalid sehingga tak terakses oleh kemampuan manusia. Non body bukan  sekedar  soul, melainkan interaksi antara nobody (kekuasaan Tuhan YME  yang valid hingga terakses oleh kemampuan manusia)  dengan soul (z) yang tak terakses sebelum berinteraksi dengan body (nobody). Ini sejalan dengan  spirit merupakan interaksi vitalistik  antara astral body dengan soul hingga terakses oleh kemampuan manusia. Bedanya  Non body sepenuihnya patuh pada kehendak Tuhan, sehingga  tak menggunakan kesempatan untuk bereincarnasi. Lain halnya spirit yang menuruti kehendak sendiri sehingga menggunakan kesempatan untuk bereincarnasi.
Living body mengalami siklis kehidupan (mati dan hidup kembali) , sedangkantale Nonbody, Talent body dan Holly body tak mengalami siklis kehidupan atau imortal.  
Ada satu body yang tak mungkin berinteraksi dengan soul yaitu clear body (matter). Clear body terlebih dulu harus mengalami proses interaksi mekanistik  dengan STW membentuk organisme, baru kemudian sanggup melakukan interaksi dengan soul maupun spirit. Inilah sebabnya tak mungkin matter (benda) dikendalikan oleh soul maupu spirit, sehingga tak ada yang namanya living clear body.
c. Beberapa contoh:
* Holly body: merupakan sumber dari kesucian sehingga manusia dapat mencapai kebahagian abadi, karena mematuhi semua petunjuk Nya dan menjauhi larangan Nya. Holly body membimbing manusia agar dapat hidup secara baik hingga dapat merasakan kenikmatan hidup walau hanya sementara disamping menjanjikan adanya sorga dan neraka yang abadi. Diantaranya adalah Tuhan yang membimbing umatnya lewat dogma.
* Talent body: merupakan sumber dari kecerdasan sehingga manusia dapat memperoleh kemudahan dan  kenikmatan hidup walau sementara namun dapat berkesinambungan berkat penguasaan informasi yang menjadi penghubung antar generasi dan spirit yang memanfaatkan kesempatan bereincarnasi secara individual. Bangsa kita menggunakan Ganesa sebagai lambang Talent body.
* Living Bright Body: adalah penyebar atau penyampai kesucian, misalnya isi buku suci (bedakan dengan materi yang digunakan untuk menuliskan atau mencetak ayat suci). Living brigth  body tak immortal, mengalami siklis hidup dan mati. Yang menjadikan buku suci berbeda dari buku pada umumnya adalah informasi yang disampaikannya.
*Living Dark Body: adalah penyebar atau penyampai kecerdasan, misalnya isi  buku ilmu pengetahuan:  metafisika, tehnologi, budaya, sosial, ekonomi………….dll yang  dapat menjadikan manusia sanggup memanfaatkan segala yang tersedia disekelilingnya untuk menjadikan hidup lebih mudah, lebih nyaman hingga selama hidupnya dapat merasakan kenikmatan duniawi. Namun mereka yang terbius oleh kenikmatan duniawi hingga melupakan adanya kebahagiaan abadi dapat digambarkan sebagai hidup dalam kegelapan akibat terbius oleh materialistik hingga mempertuhan sang pemberi kenikmatan..
Menurut suatu agama: Adam dan Hawa dikeluargan dari Taman Eden  karena makan buah ilmu pengetahuan. Di Taman Eden segalanya tersedia dengan cuma-cuma, lain sekali dengan kehidupan nyata yang butuh perjuangan. Ilmu pengetahuanlah yang menjadikan manusia harus berjuang untuk mempertahankan hidupnya diluar Taman Eden. Seandainya Adam dan Eva tak makan buah ilmu pengetahuan, maka tak dikeluarkan dari Taman Eden. Catatan: saya akan kutipkan berihal Taman Eden.
d. Sub Alam Transien dan Sub Alam nyata serta Sub Alam Biologi  memiliki kesamaan, yaitu body dibangun oleh energi x dan energi y dalam ujud dipole magnet,  yang sifatnya sangat berbeda dengan energi x  saat di Sub Alam Gaib dan energi y saat si Sub Alam Matafisika. Perubahan sifat ini menyebabkan yang  sanggup melakukan interaksi semi vitalistik dengan organisme hanyalah spirit yang tubuhnya dibangun oleh dipole magnet yang belum seimbang (eteric) dengan organisme yang  dibangun oleh dipole magnet  yang telah mengalami kesimbangan prima (quantum). Living dark body dan Talent body  tak dibangun oleh dipole magnet melaikan oleh energi metafisika y. Living bright body dan Holly body juga tak dibangun oleh dipole magnet, melainkan oleh energi gaib x.
Namun bukan berarti manusia tak sanggup mengakses Sub Alam Gaib dan Sub Alam Metafisik beserta isinya, sebab manusia dikaruniai bathin yang lembut yang sanggup mengakses Sub Alam Gaib dan fikiran yang tajam yang sanggup mengakses Sub Alam Metafisika. Pancaindra manusia sangat terbatas, namun dengan  bantuan peralatan fisika pancaindra dapat mengimbangi kemampuan bathin dan fikiran untuk mengakses Sub Alam Nyata.  Dalam kondisi sadar otak manusia sanggup mengolah masukan lewat bathin, fikiran dan pancaindra secara berimbang. Dalam kondisi bawah sadar manusia sanggup mengakses Sub Alam  Bawah Sadar yang merupakan bagian dari Sub Alam Transien.
Iklan

Tentang Akung Ibnu

Kakek dengan duabelas cucu yang masih senang menulis. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat.
Pos ini dipublikasikan di Teori Minimalis. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s