Yang benar Einstein atau Newton?

Pertanyaan: Menurut Newton benda massanya tetap, jika bergerak akan mendapat tambahan energi kinetik sebesar (1/2) m*v^2. Menurut Eintein benda yang bergerak massanya bertambah. Aku jadi bingung nih, siapa yang benar: Newton atau Einstein?
Jawaban : Keduanya benar, yang salah cucu dalam menafsirkan kedua teori. Keduanya menyatakan massa benda dalam keadaan diam, tak bergerak adalah tetap, yaitu m diam.  Untuk menggerakkan benda dibutuhkan gaya (energi ). Diruang hampa gerakan itu tak akan memperoleh reaksi, tetapi diruang yang terisi materi akan mendapatkan reaksi. Jadi jauh lebih efisien menggerakkan benda diruang hampa dari pada diruangan berisi partikel.
Newton membuat hukum yang mengkaitkan antara benda (massa) , gaya yang menggerakkannya serta perubahan kecepatannya (F=ma). Sangat logis jika gaya yang menggerakkan akan tersimpan pada benda yang bergerak itu sebagai energi kinetik (energi kecepatan) dari  benda yang bergerak dengan kecepatan tertentu.
Einstein tak berurusan dengan gaya yang menggerakkannya, tetapi hanya pada perubahan massa akibat gerakan. Benda yang bergerak akan bertambah massanya.
Yang sering dilupakan adalah yang dapat merubah massanya  secara berarti adalah gerakan yang mendekati kecepatan cahaya. Dibutuhkan energi sangat besar untuk menggerakkan benda dengan massa  cukup besar agar dapat bergerak mendekati kecepatan cahaya (ini sesuai dengan Formula Newton,  sehingga untuk membuktikan teori relativitas harus digunakan partikel yang massanya  teramat sangat kecil (hydron). Ternyata teori relativitas “tidak” salah dengan kenyataan bahwa memang partikel yang massanya sangat kecil jika bergerak mendekati kecepatan cahaya massanya bertambah.
Sangat sulit untuk membuktikan kebenaran teori relativitas. Sebaliknya Hukum Newton dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dari tehnologi yang sangat sederhana hingga yang modern, terutama yang berhubungan dengan gerakan objek akibat diberikan gaya (energi)  baik dari dalam maupun dari luar.
Newton belum berangan-angan membuat gerakan mendekati kecepatan cahaya, dia merasa puas  dapat bergerak di bumi dan sekitarnya.  Einstein berangan-angan lebih hebat, karena ingin menmgarungi alam semesta yang sangat luas, untuk itu dibutuhkan sumber energi yang sangat besar. Energi itu dapat diperoleh dengan memecah inti atom untuk memperoleh energi yang sangat besar (E=m*c^2).

ibnusomowiyono
ibnusomowiyono wrote on Jan 25, edited on Jan 25
Dalam mensikapi suatu teori kita harus kritis. Suatu teori bermanfaat untuk “menjelaskan” suatu fenomena. Di era Newton manusia belum memikirkan untuk bergerak mendekati kecepatan cahaya, sedangkan di era Einstein manusia ingin menjelajahi alam semesta dengan kendaraan bermassa.Einstein bahkan ingin “melipat” alam semesta dengan mempermainkan waktu dan menyatukan dimensi ruang dan dimensi waktu. Nenek moyang kita di zaman spiritual alamiah memikirkan perjalanan spiritual tanpa menggunakan fisik untuk menjelajahi alam semesta, kemudian di zaman religi bahkan manusia mengingikan keluar alam semesta menuju ke alam abadi untuk memperoleh kebahagiaan abadi.
Einstein memang luar biasa, sangat optimis untuk dapat mengarungi alam semesta dengan kendaraan bermassa tetapi dia juga terkesan putus asa dengan menyatakan bahwa tak ada yang dapat melebihi kecepatan cahaya. Inilah yang mengilhami para penulis untuk membuat fiksi mesin waktu maupun lubang cacing.
Hawking membuat teori yang menyatakan blackhole merupakan terowongan yang dapat membawa ke alam semesta paralel, sehingga fiksi yang ditulis berdasarkan teori ini laris manis, karena memberi harapan bagi yang ingin mengarungi langit tujuh lapis untuk mencapai sorga.
Eyang menulis Fiksi Blackhole yang kontroversial karena sangat berbeda dengan fiksi lainnya yang berdasarkan suatu teori tertentu. Untuk dapat dimengerti oleh pembaca eyang menggagas Teori Minimalis. Teori Minimalis ternyata sangat bertentangan dengan teori lain-lainnya yang kebanyakan berdasar filosofi monolistik yang menganggap alam semesta hanya terisi oleh partikel dan energi nyata. Teori fisika mutakhir yang monolistik ini dikristalisasikan dalam Mekanika Quantum., dilengkapi teori gelombang- partikel.
TM berdasarkan filosofi dualistik yang menginformasikan adanya energi non fisik. TM juga menginformasikan kaitan antara body (yang dinyatakan oleh bilangan bulat), energi (yang dinyatakan oleh pecahan) dan wave (yang dinyatakan sebagai fungsi waktu).

Tanpa diduga Hawking meralat teorinya dengan menyatakan tak ada alam semesta paralel, semua yang terhisap oleh Blackhole akan dikembalikan ke alam semesta yang sama. Ini artinya dia “mengakui” bahwa alam semesta merupakan sistem tertutup dimana jumlah energinya tetap yang berubah hanyalah bentuknya. Ralat ini sesuai dengan Mekanika Quantum maupun TM.
TM menjadi lebih diminati ketimbang Fiksi Blackhole sehingga eyang mengembangkan menjadi teori lain-lainnya, misalnya Teori Quantum Eteric (TQE) dan Teori Gelombang Minimalis (TGM). TGM dibantu FSSW sanggup menjelaskan fenomena nuetrino yang kecepatannya melebihi kecepatan cahaya. Ada baiknya cucu membaca tulisan eyang yang berjudul :” Mengapa nutrino dapat bergerak melebihi kecepatan cahaya.”

ibnusomowiyono
ibnusomowiyono wrote on Jan 26, edited on Jan 26
Seandainya terdeteksi adanya partikel yang dapat bergerak melebihi kecepatan suara, pasti ada gelombang elektro magnet (EMW) yang kecepatannya melebihi c yang setara dengan kecepatan partikel yang dibangkitkannya. Sejalan dengan EMW yang kecepatannya terbatas pasti ada EMW yang kecepatannya setara dengan nutrino.
Dengan memanfaatkan FGSW dapat diperkirakan banyak partikel yang dapat terdeteksi bergerak melebihi nutrino, yang artinya banyak EMW yang kecepatannya melebihi cahaya.
Ini merupakan kabar gembira, sebab dengan memanfaatkan Gelombang Som Wyn (GSW) yang membangkitkan partikel dan EMW yang sanggup bergerak melebihi kecepatan photon dapat dilakukan komunikasi jauh lebih cepat dari apa yang dapat dilakukan saat ini. Cuma masalahnya: mampukah manusia dengan kemampuan IT nya memanfaatkan fenomena alam yang teramat luar biasa ini?
Apakah jika terbukti ada yang melebihi kecepatan cahaya berarti pemikiran dan teori Newton dan Einstein salah? Tentu saja tidak, kedua teori itu telah terbukti dan dapat dimanfaatkan hingga memberikan sumbangan pada peradaban manusia pada era masing-masing. Pemikiran dan teori mereka merupan tonggak.kemajuan peradaban manusian dan tetap bermanfaat sepanjang masa untuk berbagai keperluan.

ibnusomowiyono
ibnusomowiyono wrote on Jan 31
Nah, yang ingin memanfaatkan dapat menghubungi saya, telp 0274.716.7878.

ibnusomowiyono
ibnusomowiyono wrote on Jan 31, edited on Jan 31
Kemampuan saya dalam bidang fisika dan matematika sangat terbatas, sehingga saya hanya sanggup “mensikapi” fenomena partikel yang sanggup bergerak melebihi kecepatan cahaya bukan dengan science mutakhir melainkan dengan reverensi Fisika dan Matematika Konvensional.
Jika orang mentertawakan dqan menganggap naif Teori Gelombang Minimalis (TGM) dan Formula Gelombang Som Wyn (FGSW) tak akan membuat saya berkecil hati atau rendah diri. Paling tidak membuat saya optimis bahwa jika hal itu memang benar (ada partikel yang sanggup bergerak melebihi kecepatan cahaya dan terdeteksi oleh Tehnologi Informatika ditunjang Tehnologi Materi) terbuka peluang bagi manusia untuk memanfaatkannya, terutama dalam bidan komunikasi dan bidang navigasi ruang angkasa/ alam semesta yang sangat luas dan memerlukan waktu sangat panjang jika hanya memanfaatkan komunikasi cahaya biasa.
Tak berlebiha saya sebut GSW dan neutrino sebagai superlight , sejalan dengan adanya objek yang bergerak melebihi kecepatan suara dinamakan supersonic. Namun janganlah takabur, masih ada cahaya atau gelombang yang melebihi superlight, misalnya gelombang fikiran yang menjadikan manusia sanggup meneropong alam semesta, bahka cahaya gaib yang sanggup menghubungkan manusia dengan alam abadi hingga sanggup meyakini adanya sorga dan neraka..
Iklan

Tentang Akung Ibnu

Kakek dengan duabelas cucu yang masih senang menulis. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat.
Pos ini dipublikasikan di Teori Minimalis. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s