Unsur Premordial dan Bayangan Super Simetri.

Pertanyaan: Apakah yang dimaksud dengan Unsur Premordial dan Bayangan Super Simetri? Apa manfaatnya?

Jawaban:

A. Kode Minimalis  (KM) Unsur Premordial (UP)  adalah (000), yang didapat dari Formula Supernatuiral (FSM) E = – x + y “seandainya” E=0, x=0, y=0 sehingga valid. Disebut valid karena hasil perhitungan ruas kanan (-x + y ) = nilai ruas kiri (E), jadi  UP bukan Non Energy (NE). melainkan sejenis  Energy sehingga dapat dimengerti oleh kemampuan  manusia. Keistimewaan UP  adalah x= 0, y = 0, padahal menurut TM  setiap energi harus memilikisalah satu variable x atau y # 0 atau keduanya #0. 

Kesimpulannya: UP bukan Natural Energy (NaE) , maupun  Super Natural Energy (SNE) (karena x=0, y=0) namun juga bukan  non energy (ne) karena valid (E = -x + y atau 0=-0 + 0)

UP merupakan Axioma TM manfaatnya untuk menginformasikan kelahiran Sub Alam Fisika yang berupa Bigbang untuk mengkritisi Axioma Science yang materialistik sehingga menisbikan  Teori Penciptaan.

Menurut TM Bigbang bukan terbentuknya Alam Semesta melainkan kelahiran Sub Alam Fisika. Alam Semesta telah diciptakan oleh Tuhan YME jauh sebelum kelahiran Sub Alam Fisika yang menurut Science  hanya terisi oleh materi.

Sebelum Bigbang Alam Semesta telah diciptakan oleh Tuhan YME dalam ujut Super Natural (SN)  yang hanya berdimensi waktu (t), belum berdimensi ruang nyata dan massa. 

Penciptaan SN  dilakukan oleh Tuhan YME  dengan memberikan batas Alam Abadi (AA) yang tak berdimensi dengan bagian yang mula-mulahanya diberi dimensi waktu (t), yaitu Alam Semesta, sehingga Alam Semesta menjadi tidak  abadi lagi.  

Atas dasar pemisahan  AS dengan AA, maka  TM menginformasikan  bahwa Alam Semesta merupakan sebuah sistem  tertutup, sehingga jumlah energy di  AS tetap yang berubah hanya kesadaran energi atau dimensinya sesuai dengan perubahan waktu (t). Hal ini sejalan  dengan hukum kekekalan energy Teori Fisika yang berlaku pada suatu sistem tertutup.

Perubahan kesadaran energy yang mengisi Alam Semesta  dapat menjadikan sepasang energy dasar x, y   berkembang menjadi berbagai jenis energy yang tercampur  secara acak namun memiliki sifat masing-masing sehingga dalam SN diinformasikan ada tiga Sub Alam (SA). Hal ini dapat dijelaskan oleh FSM: E = -x + y 

a. Sub Alam Occult (SAO)  dimana energy  y = 0 dinyatakan  E = – x < 0. Kode Minimalis  Occult Energy  (#0#00) , ( E#0, x#0,  y=0 )

b. Sub Alam Metafisika (SAM), dimana energi  x = 0  dinyatakan  E = y >0 Kode  Minimalis Metaphysic Energy  (#00#0),  (E#0, x=0, y#0)

c. Sub Alam Transient (SAT), dinyatakan  E= – x + y. dengan x>0 , y>0  Kode Minimalis Trans Energy (#0#0#0) sehingga ada dua jenis TE, yaitu  Irrational Trans Energy (ITE),  x > y dan Rational Trans  Energy (RTE),   y> x

Kesadaran energi berkembang sesuai dengan dimensi waktu: di setiap SA.

a. Di Sub Alam Occult: sesama energi x dapat bergabung  membentuk rantai terbuka x atau menyatu sesamanya membentuk nilai x lebih besar dari energi dasar x. Hasil penyatuan  dapat bergabung membentuk rantai terbuka x dengan nilai segmen x lebih besar. Rantai terbuka dapat menutup membentuk rantai tertutup yang sanggup keluar dari Sub Alam Occult.

b. Di Sub Alam Metafisika: sesama energi y dapat bergabung membentuk rantai terbuka  y atau menyatu membentuk nilai y lebih besar  dari energi dasar y. Hasil penyatuan dapat bergabung membentuk rantai terbuka y dengan nilai segmen  lebih besar. Rantai terbuka dapat menutup menbentuk rantai tertutup yang sanggup keluar dari Sub Alam Metafisika.

c. Di Sub Alam Transient: Sesama energi x saling menolak, demikan juga sesama energi y saling menolak. Sifat ini sangat mirip dengan kutub magnet Weber, sehingga menurut TM energi di Sub Alam Transient tak lain adalah Monopole Weber (MW)

Karena perubahan kesadaran energy rantai tertutup (x) dan rantai tertutup (y) saat masuk  Sub Alam Transient akan terurai dan berhamburan  menjadi  MW x dan  MW  y.  Dalam keadaan transisi MW  bergetar membentuk gelombang magnet  x dan gelombang magnet  y yang dinamakan Gelombang Minimalis  (GMx dan GMy).  Setiap GM akan diikuti oleh Gelombang  Electro  (GE)  hingga membentuk GEM ( EMW) Informasi ini merupakan  Axioma Teori Gelombang Minimalis (TGM ) untuk menjelaskan terjadinya Photon berdasar TGM.

EMW adalah paket GM- GE sehingga dapat menimbulkan atau tidak menimbulkan photon tergantung dari jarak titik getarnya.

Setelah masa transisi  kutub magnet x dan kutub magnet y  saling tarik menarik membentuk Dipole Magnet Weber (DMW). Ada dua DMW, yang memiliki pasangan  kutub magnet  seimbang (sama besarnya) disebut quantum minimalis (QM)), sedangkan yang kedua memiliki sepasang kutub  magnet tak seimbang (berbeda besarnya) dinamakan eteric (Et)

Dengan FSM  E = -x + y   dan  Matematika Minimalis (MM)  dapat dijelaskan terjadinya  quantum minimalis atau eteric.:

a.Jika  x = y maka E=0, sehingga yang terjadi  quantum minimalis q yang besarnya =y=x.  Kesimpulan  quantum minimalis memiliki E=0

b.Jika x # y, maka tidak terjadi quantum minimalis, yang terjadi  eteric yang memiliki E #0.  Kesimpulan eteric  memiliki E#0

B. Bayangan Super Semitri (BSS)  Kode Minimalisnya (0-q-q) sehingga  valid (bapat dimengerti oleh manusia karena E=0) namun  bukan energi  karena variablenya masing-masing < 0 (x<0, y<0)  sehingga jika digabungkan dengan energi fisika (0qq) akan menghasilkan  UP  atau menjadikan  tidak dapat terdeteksi oleh indra maupun kemampuan lainnya sehingga tidak mungkin dimengerti oleh manusia kecuali lewat Axioma Teori Minimalis (ATM).  

BSS akan menjadikan  setiap quantum minimalis yang seharusnya dapat dimengerti oleh manusia menjadi tidak dapat dimengerti kecuali lewat Axioma Teori Minimalis (ATM) .  Penggabungan ini dapat dijelaskan oleh Matematika Minimalis  (MM)  sebagai berikut: (0qq) + (0-q-q) = (000). Ini maknanya setiap quantum minimalis akan menjadi usur premordial jika berinteraksi dengan bayangan supersimetri masing-masing.

TM  menginformasikan bahwa guantum minimalis memiliki massa sangat kecil hingga tak terakses oleh indra dan peralatan fisika, namun dapat dimengerti oleh kemampuan manusia bukan atas dasar dogma melainkan atas dasar ATM

Teori Minimalis berbasis energy , mulai dari “bahan energy”(non energy) di Alam Abadi , energi dasar x, y yang dibekali kesadaran oleh Tuhan YME  untuk mengurus diri sendiri , jenis dan lingkungan berdasar dimensi waktu dapat   berubah kesadaran saat memasuki Sub Alam lain  sehingga menjadi MW yang kemudian berinteraksi secara  mekanik (berdasar gaya tarik dan gaya tolak magnet )  membentuk eteric dan quantum minimalis. TM dapat menjelaskan terjadinya  massa dan  yang belum bermassa dengan sangat sederhana karena memanfaatkan  Teori Penciptaan Alam Semesta oleh Tuhan YME, namun  bukan berdasar dogma melainkan atas dasar ATM. 

Fisika yang berbasis materi  tak mungkin menjelaskan asal asul yang tak bermassa maupun yang bermassa sehingga  tak mungkin menjelaskan asal usul Titik Singular (TS) yang mengembang dan pecah membentuk Alam Semesta, sebab Fisika berbasis materi dan menisbikan  Teori Penciptaan Alam Semesta 

Fisika dimulai dari mempelajari atas dasar bukti sesuatu yang terakses oleh indra, benda yang terdiri dari atom, atom terdiri dari inti atom, dan elektron demikian diteruskan sampai ke partikel yang lebih mendasar.
Teori Magnet Weber membagi, bagi magnet menjadi bagian yang mendasar yang disebut sebagai manikul.

Penafsiran manikul sebagai atom menjadikan seakan manikul harus memiliki sepasang kutub magnet yang besarnya sama dan berlawanan jenisnya sebagai halnya sebuah atom yang memiliki medan magnet akibat putaran elektron pada orbitnya, sehingga harus sama besarnya dan tegak lurus bidang orbital elekteron nya.

Membagi partikel atau magnet menjadi bagian-bagian yang lebih kecil bagaikan membagi sebuah bilangan menjadi pecahan tak akan menghasilkan nol melainkan mendekati nol. Itulah sebabnya tak mungkin kita “melenyapkan” quantum maupun manikutl.
Axioma matematikanya: membagi tak mungkin menghasilkan nol melainkan mendekati nol.

Axioma  Keseimbangan Energy Minimalis (AKEM): untuk memperoleh nilai nol (Keseimbangan Prima)  hanya mungkin dilakukan dengan menggabungkan sepasang bilangan yang besarnya sama dan memiliki operator matematis berlawanan, yaitu minus dan plus. Dalam keseimbangan vektor keseimbangan gaya hanya dapat dipereoleh jika pada satu titik tangkap bekerja dua gaya yang besarnya sama dan berlawanan arah. Ini sesuai dengan azas Ciptaan Tuhan YME yang selalu berpasangan, bukan berdasar membagi/memecah  bilangan menjadi pecahan.. 

FSM yang sanggup menjelaskan Teori Minimalis  bukanlah hasil rekayasa saya,  fortmula misterius  ini saya peroleh dari layar monitor komputer saat saya dalam kondisi bawah sadar (mengantuk dan tertidur). Formula ini saya beri nama Formula Supernatural Modern (FSM) sesuai dengan yang ada di Fiksi Blackhole hasil karya saya sebelumnya.

Saya tak tahu dari mana datangnya formula E = – x + y, namun ternyata FSM dapat saya gunakan untuk menjelaskan Teori Minimalis gagasan saya. Teori Minimalis sendiri merupakan upaya saya untuk menjelaskan Fiksi Blackhole yang berlatar belakang abad ke 30.

TM menginformasikan adanya lima jenis energi, yaitu

1.Energi Dogma/Occult Energy/Energi Terang/Bright Energy (be).

2.Energi Fikir/Metaphysic Energy/Energi Gelap/Dark Energy (de).

3.Energi Bawah Sadar/Paralogic Energy/Energi Magnet /  Transient  Energy (te).

4.Energi Nyata/Physic Energy/Energi Cerah/Clear Energy (ce).

5. Energi Bio/ Bio Energy/ Energi Organisme/Organic Energy (oe).

FSM sanggup menjelaskan ke lima  energy yang mengisi AS.

1. Jika y = 0, maka E = – x. Karena x> 0, maka E <0. Energi ini  dinamakan energi dogma  dan hanya dapat  diterima oleh otak  melalui  batin.

2. Jika x=0, maka E = y. Karena x>0 maka E>0. Energi ini dinamakan energi fikir dan hanya dapat diterima oleh otak lewat fikiran.

3. Jika x # 0 ,  y # 0, maka ada dua kemungkinan:
a. x > y akan menghasilkan irrational energy yang lebih mudah diterima oleh otak lewat batin.
b. y > x akan menghasilkan energi rational yang lebih mudah diterima oleh otak lewat fikiran.
Energi transien merupakan spektrum sangat luas karena nilai kesimbangan energinya sedikit diatas nol hingga sedikit dibawah tidak berhingga:  0 < E < tidak berhingga. Spektrum energi bawah sadar  sangat luas hingga  hanya dapat diterima oleh otak dalam kondisi bawah sadar  lewat kemampuan paralogika  karena tak dapat diterima oleh otak dalam kondisi sadar. Agar dapat diterima oleh otak dalam kondisi sadar spectrum energi bawah sadar harus dipisahkan menjadi wilayah irrational yang lebih mudah diterima lewat batin  dan wilayah rational yang lebih mudah diterima lewat fikiran. Kedua wilayah ini dipisahkan oleh energi nyata (E=0) yang dapat diterima oleh otak dalam keadaan sadar  lewat indra.

4. Jika x = y = q, maka E = 0. Energi ini  disebut  energi fisika atau energi nyata dan dapat diterima oleh otak dalam kondisi sadar lewat indra secara telanjang atau dengan bantuan peralatan fisika.

5. Bio energy hanya terdapat di bagian Alam Semesta yang memiliki biosfera. biologis adalah menggabungabn atau penyatuan energi nyata dan energi transien, dapat terakses oleh kerjasama pancaindra, bathin dan fikiran.

RINGKASAN:

Unsur Premordial (000)  dan Bayangan Supersimetri (0-q-q)  adalah Axioma Teori  Minimalis  yang merupakan Aktualisasi Teori Penciptaan yang bukan atas dasar dogma/keyakinan Spiritual Religious, melainkan hasil kotak-katik/pemikiran Akungibnu. Manfaatnya: untuk  menginformaikan bahwa Bigbang bukan permulaan terbentuknya Alam Semesta, melainkan merupakan kelahiran Sub Alam Fisika yang oleh Science yang materialis disebut  Alam Semesta yang hanya terisi oleh materi.

Science tak menjelaskan asal usul TS  yang dianggap sebagai cikal bakal Alam Semesta, sedangkan TM atas dasar Axioma Unsur Premordial (AUP) dan Axioma Bayangan Supersimetri (ABS) menginformasikan keduanya merupakan hasil ciptaan Tuhan YME.

TM menginformasikan  terjadinya Big Bang  bermula pada terhimpunnya  UP yang belum membutuhkan ruangan nyata dalam satu titik materi ( tak bermassa) yang oleh Science dinamakan titik singular (TS).

Eneri  Nyata  (0qq)  memiliki massa sehingga membutuhkan ruang nyata  saat bergabung dengan  BS (0-q-q) yang nyata (E=0) namun  bukan non  (E= -x + y)   yang  merupakan pasangan dari (0qq)   terbentuklah PU (000) yang tak membutuhkan ruang nyata namun dapat dimengerti oleh manusia.

Saat Tuhan YME memisahkan kedua pasangan yang membentuk UP, dalam seketika berubahlah (000) menjadi (0qq).  Atas dasar nalar dan Teori Fisika  maka titik singular (TS) akan mengembang agar dapat menampung isinya yang memerlukan ruangan nyata. Karena terbentuknya (0qq)  sangat instant (seketika)  pengembangan nya sangat cepat hingga tak tertampung oleh TS maka meledaklah cikal bakal Alam Semesta, ledakan dahsyat inilah yang dinamakan Bigbang versi TM.

TM tak menyangkal teroi Science mengenai Big bang,sekedar  mengkritisi dengan menginformasikan bahwa Bigbang adalah kelahiran Sub Alam Fisika, bukan terbentuknya Alam Semesta dari TS yang tak dijelaskan dari mana asalnya, oleh Science. Menurut TM Alam Semesta bukan hanya terisi oleh materi, melainkan merupakan sebuah sistem tertutup yang jumlah energy nya tetap yang berubah hanya kesadarannya. Energy tak mungkin keluar dari Alam Semesta.

TM Plus menginformasikan bahwa Alam Semesta juga terisi oleh non energy yang tak mungkin dimengerti oleh manusia sehingga dapat keluar masuk Alam Semesta sesuai dengan kehendak Tuhan YME. Z adalah bagian dari materi yang masih dapat dimengerti oleh manusia berdasar dogma lewat batin.

Semoga dengan penjelasan ini cucu semakin tertarik dengan tulisan/kotak-katik Akungibnu.

Iklan

Tentang Akung Ibnu

Kakek dengan duabelas cucu yang masih senang menulis. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat.
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s