Bambu lurus dan bambu bengkok.

Ini adalah diskusi antara Ibu Jatiningsih dengan bapak Ibnu Somowiyono.

Pak Ib:: Ada yang “mengumpulkan data” bahwa orang baik lebih pendek umurnya dari yang buruk.
Bu Jat: Ya saya sependapat. Ibaratnya bambu yang lurus banyak dibutuhkan, sehingga ditebang lebih awal dari yang bengkok.
Pak Ib: Jadi kita ini termasuk bambu yang bengkok ya?
Gu Jat: Ah, bukan begitu.
Pak Ib: Banyak teman-teman kita yang masih muda telah ditebang, kita belum ditebang.
BU Jat: Allah itu bukan manusia.
Pak Ib: Manusia itu bukan bambu.

Iklan

Tentang Akung Ibnu

Kakek dengan duabelas cucu yang masih senang menulis. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat.
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s