Pancasila itu axioma atau dogma?

Pertanyaan: Akungibnu menyatakan dalam  Teori Minimalis bahwa:
a. Axioma adalah fundasi dimana di atasnya  dapat didirikan bangunan yang sesuai dengan kebutuhan namun tidak melebihi yang sanggup dipikul oleh fundasi tersebut,, jadi bangunan yang didirikan dapat ditambah,dikurangi atau diubah sepanjang tidak melebihi kemampuan fundasi. Axioma tidak memiliki harga mati kecuali memiliki nilai batas dan malar, sehingga merupakan spektrum yang abu-abu.
b. Dogma merupakan bangunan yang utuh dan sempurna sehingga tidak perlu diubah (dikurangi atau ditambah), karena memiliki harga mati (absolute energy).
Apakah Pancasila merupakan sebuah axioma ataukah dogma?
Jawaban:

a.Pancasila itu rumusan the founding father yang digunakan sebagai Dasar Negara RI, sehingga tidak memiliki harga mati. Kekurangannya  adalah energi relatifnya didapat dari rakyat Indonesia. Kelebihannya dapat digunakan sebagai dasar mempersatukan seluruh umat manusia, bahkan seluruh isi bumi. Mengapa: Pancasila bersifat universal hingga sanggup mempersatukan berbagai bangsa, baik bangsa besar maupun bangsa kecil, bahkan suku bangsa.  Itulah sebabnya akungibnu dalam Fiksi Blackhole memprediksikan  : pada abad ke 30 Pancasila akan  diadopsi sebagai filosofi untuk mempersatukan umat manusia di seluruh dunia, dengan syarat Bangsa Indonesia sanggup tetap mempertahankan NKRI dengan Empat Saka Guru Berbangsa dan Bernegara.
b.  Empat Saka Guru Berbangsa dan Bernegara : (ESGBB):  merupakan dogma bagi seluruh rakyat Indonesia agar NKRI tetap tegak dan utuh.

Pancasila sebagai dasar negara merupakan axioma sehingga masih mungkin diamandemen, namun Pancasila sebagai bagian dari ESGBB tak mungkin diamandemen, karena menyatu sebagai dogma bagi seluruh rakyat Indonesia jika ingin menjadi bangsa besar. 

Iklan

Tentang Akung Ibnu

Kakek dengan duabelas cucu yang masih senang menulis. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat.
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s