Axioma Som Wyn sangat berbahaya ?

Pertanyaan: Anda menyatakan bahwa: Semua yang terjadi pasti telah mendapatkan izin dari Tuhan YME dan mengklaim sebagai Axioma Som Wyn. Menurut saya pernyataan ini sebagai penyanggahan pada keyakinan yang menyatakan bahwa apa yang terjadi adalah kehendak Allah. Ini sangat berbahaya karena menyebabkan keraguan atas Kebesaran Allah dan memberikan kesan seakan ada Tuhan lain selain Allah.

Jawaban:  Jangan mencampuradukkan axioma dengan dogma. Axioma Som Wyn bukan penyanggahan  dari dogma tiada Allah selain Tuhan, atau semua yang terjadi adalah atas kehendakNya. sebab axioma memang berbeda dengan dogma. Axioma adalah fundasi yang diatasnya boleh dibangun apa saja yang dibutuhkan ilmu pengetahuan,  namun dalam batas kemampuan yang dapat  diterima oleh akal manusia yang diperkuat oleh kenyataan, jadi  Axioma tidak akan mampu menunjang bangunan yang hanya berdasar keyakinan,  yang sering tidak terjangkau kemampuan berfikir manusia karena bertentangan dengan kenyataan.  Dogma merupakan bangunan yang sempurna, yang tak boleh diragukan kebenarannya walau bertentangan dengan akal atau kenyataan.

Sebagai bagian dari Teori Minimalis justru Axioma Som Wyn bertujuan mengagungkan Kebesaran Tuhan YME dan berusaha menjadikan manusia tidak takabur dengan cara menghindarkan manusia dari atheisme (tidak mengakui adanya kekuatan yang melebihi manusia), sekaligus menghindarkan penyalahgunaan kebesaranNya demi sekedar kebutuhan manusia, misalnya kekuasaan.

Saat ini banyak manusia yang tidak lagi takut pada akibat dosa hanya karena  terbius oleh kenikmatan duniawi. Dengan dogma di upayakan agar manusia tetap takut pada akibat dosa.  Jadi jelas dogma sangat dibutuhkan bagi yang masih mengakui  Tuhan YMK/Allah, walau sedang terbius oleh kenikmatan duniawi. Bagaimana dengan yang tidak mengakui keberadaan Tuhan alias Atheis?

Mereka yang atheis allergi terhadap agama yang menjadikan Tuhan YMK sebagai penghalang kebebasan berfikir manusia. Mereka inilah yang menjadi target Teori Minimalis, bukan mereka yang religious.

Jika anda seorang religious, seharusnya tetap menggunakan dogma, ajaran agama anda,  sebagai jalan hidup anda, bukan mempermasalahkan axioma yang tidak akan mampu menampung bangunan yang berdasar dogma.

Jika anda seorang atheis silakan pelajari Teori Minimalis dan turunannya (bukan keturunannya) , disitu anda akan tahu konsep Ketuhanan Yang Maha Esa, sangat berbeda dengan ajaran/dogma agama.

Tidak ada argumentasi untuk beranggapan bahwa  Tuhan YME mengekang kebebasan berfikir, bahkan berbuat apa saja.  Axioma Som Wyn  memberikan legalitas kepada manusia untuk berbuat apa saja sepanjang  dapat melakukan  dan berani menanggung risikonya.

Tuhan YME hanya akan memberikan izin kepada ciptaanNya yang sanggup melakukan sesuatu untuk mencapai keinginannya dan berani menanggung risikonya.

Tidak berlebihan jika Ketuhanan Yang Maha Esa merupakan pintu masuk Era Spiritual Ilmiah (Scientific Spirituality).

Iklan

Tentang Akung Ibnu

Kakek dengan duabelas cucu yang masih senang menulis. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat.
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s