Apa itu Scientific Spirituality atau Spiritual Ilmiah?

Pertanyaan: Saya Penghayat Kepercayaan Terhadap Tuhan YME sangat tertatirik dengan tulisan dan gagasan pak Ibnusomowiyono, sebab berusaha menghindarkan bahkan mengeluarkan manusia dari materialisme yang dapat berujung pada atheisme.
Terus terang saya alergi pada agama, karena menjadikan Tuhan YME menghalangi kebebasan manusia untuk bebas berfikir dan bebas berbuat, namun saya yakin bahwa ada yang melebihi manusia sehingga saya terhindar dari takabur akibat beranggapan tiada yang lebih hebat dari manusia.
Mohon dijelaskan apa itu Spiritual Ilmiah yang bapak katakan berkaitan erat dengan Ketuhanan Yang Maha Esa.

Jawaban: Harus dibedakan antara Tuhan atau Tuhan Yang Maha Kuasa dengan Tuhan Yang Maha Esa

Tuhan Yang Maha Kuasa (Tuhan YMK) : adalah dogma agama (khususnya agama langit) yang menjanjikan kebahagiaan abadi bagi yang mematuhi segala petunjuk dan bimbinganNya dan memberikan sangsi siksa berkepanjangan bagi yang ingkar. Tujuannya agar manusia dapat ditata dengan mudah dengan mekanisme dosa dan pahala.

Tuhan Yang Maha Esa (Tuhan YME):  adalah hasil pemikiran manusia berdasar kenyataan  untuk menyatukan isi Alam Semesta yang tidak abadi , termasuk bumi dan manusia,  agar dapat menjadi cosmos (teratur) namun masih mungkin menjadi chaos (kacau) karena tak sanggup mengurusi diri, jenis dan lingkungannya,  namun kemudian akan kembali cosmos saat masing-masing menyadari akan kepentingan bersama.

Teori Som Wyn berusaha menginformasikan yang dimaksud dengan Tuhan YME sesuai dengan akal budi manusia.

1. menyediakan segalanya, yang diinginkan dan yang tidak diinginkan oleh manusia.

2. memberikan kesadaran (consciousness) kepada setiap ciptaanNya untuk mengurus diri, jenis dan lingkungannya.

3. memberikan pilihan untuk patuh kepada pembimbing, menjadi  pembimbing atau menuruti asrat sendiri.

4. semua yang terjadi  merupakan  ulah ciptaanNya namun pasti telah mendapatkan izinNya. (Axioma Som Wyn)

5. izin hanya akan diberikan kepada ciptaanNya yang sanggup melakukan seperti yang diinginkan  dan berani menanggung risikonya.

Spiritual Ilmiah adalah upaya manusia keluar dari atheisme namun bukan melalui dogma agama, melainkan melalui akalbudi manusia.

Ketuhanan YME merupakan pintu masuk Spiritualisme Ilmiah, sebab memungkinkan manusia terbebas dari atheisme karena tak ada argumentasi lagi untuk memandang Tuhan sebagai penghalang kebebasan berfikir dan berbuat sepanjang manusia dapat melakukan untuk  mewujutkan keinginannya dan berani menanggung risikonya.

Axioma Som Wyn memberikan legeminasi manusia berfikiran  dan berbuat apa saja sepanjang manusia sanggup melakukan yang diinginkan dan berani menanggung risikonya.

 

Iklan

Tentang Akung Ibnu

Kakek dengan duabelas cucu yang masih senang menulis. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat.
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s