Mengapa akung berantem dengan utie?

Pertanyaan: Akung meminta ibu untuk “menengahi” beda pandang antara akung dengan utie. Tumben, biasanya kalian dapat menyelesaikan setiap masalah tanpa bantuan siapapun. Apakah masalah perbedaan keyakinan/agama?

Jawaban: Nah ketahuan, kalian telah menyadap pembicaraan kami. Kami yakin ibumu tak akan melibatkan kalian agar kalian dapat berkonsentrasi pada studi dan pekerjaanmu masing-masing. Namun memang seharusnya kalian mengetahui akar masalah yang sedang kami hadapi. Memang perbedaan keyakinan, namun bukan perbedaan agama.

Utie membacakan tulisan  beberapa opnum Alumni Akademi Maritim Yogyakarta yang diekpose lewat jejaring sosial. Mereka merencanakan untuk 
mengambil alih Yayasan Pendidikan Maritim. Sebagian menghendaki dengan kekerasan sebagian lagi menyarankan untuk menggunakan strategi tertentu.

Utie sebagai salah satu pendiri Yayasan Institut Pendidikan Maritim (IPM) yang menyelenggarakan Akademi Maritim Yogyakarta menginginkan anak cucunya meneruskan perjuangan beliau, sedangkan akung berpendapat  siapapun yang merasa “ikut memiliki” dan sanggup memajukan (bukan meruntuhkan) AMY harus diikut sertakan, jadi bukan berdasar keturunan/genetika melainkan berdasar dedikasi dan edialisme. 

Iklan

Tentang Akung Ibnu

Kakek dengan duabelas cucu yang masih senang menulis. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat.
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.