Akungibnu jangan terlibat dalam gosip!

Pertanyaan: Mengapa Akungibnu sering melibatkan diri dalam gosip murahan yang ada di dunia maya? Seharusnya Akungibnu memfokuskan diri pada gagasan eyang yang sangat luar biasa, yaitu berupaya menghindarkan /mengeluarkan mereka yang materialistik dari atheisme modern, lewat akal budi, bukan lewat gosip dan isue yang tidak ada bukti-buktinya.
Jawaban: terima kasih atas nasihat cucu yang kritis, namun bagi akungibnu gosip tidak boleh dibiarkan berkembang sehingga menjadi anarkisme. Akung melibatkan diri dalam urusan gosip di dunia maya sebagai kepedulian dan sikap kritis sehingga tidak bersikap masa bodoh.
Coba saja ikuti aktivitas Akungibnu di Yahoo A & Q dan fasilitas yang disediakan di dunia maya lainnya.. Akungibnu  berpandangan suatu informasi harus dimanfaatkan sebaik-baiknya, gosip juga merupakan sumber informasi, jadi tidak akungibnu sia-siakan. Namun dalam menerima suatu informasi kita harus memilih yang bermanfaat dan yang tidak bermanfaat, tidak sekedar ikut-ikutan. Yang bermanfaat kita ambil yang tak bermanfaat jika mungkin dijadikan bermanfaat atau diberi pembanding agar sipenerima informasi tidak begitu saja mempercayainya.

Jika terjadi debat/polemik  lewat dunia maya maka kita harus mengambil sikap aktif, memihak yang kita pandang sesuai dengan akal budi kita. Dengan mengambil sikap maka kita tunjukkan budi pekerti kita. Ambil contoh: polemik antara yang pro dan kontra KPK, polemik antara yang pro pemerintah dan para wakil rakyat dan yang tidak lagi mempercayainya, polemik antara yang setuju golput dan yang tak setuju golput, …………….

Dalam Yahoo A & Q jelas sikap akungibnu memihak yang akungibnu yakini atas dasar berfikir dan dikuatkan dengan bukti/ kenyataan.  Cobalah krisitisi jawaban mana yang cucu anggap sekedar gosip, misalkan masalah Hari Kesaktian Pancasila yang tidak sesuai dengan hakekat Pancasila,   Penyalah gunaan Pancasila di Era Orba, , koreksi atas empat pilar yang tidak memasukkan sumpah pemuda, Piagam Jakarta,……………..dll.

Iklan

Tentang Akung Ibnu

Kakek dengan duabelas cucu yang masih senang menulis. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat.
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.