Apa beda Sytem Digital dan System Analog serta kaitannya dengan Matematika Minimalis?

Pertanyaan: Apa bedanya System Digital dengan System Analog dan kaitannya dengan Matematika Minimalis? Mohon dijelaskan!

Jawaban:  System Digital menggunakan kode 0 dan 1,  yang tersususun dalam urutan waktu (sequent teretentu )  sehingga dapat dimanfaatkan untuk “mengkode” setiap “titik” yang tersusun dalam urutan waktu berdasar urutan yang sesuai dengan “sifat  titik tersebut  dan koordinat nya  secara nyata dan dapat dimengerti oleh pancaindera manusia.

Aljabar Booley menggunakan  kode  01  (sejenis kode Morse dalam telegram) dapat dimanfaatkan untuk menyusun perangkat fisika (sirkit listrik/ elektronika) dalam kondisi ekstreem, yaitu terbuka penuh dan tertutup sempurna. Tiap sifat titik  dan koordinat analog diubah menjadi kode digital  oleh peralatan elektronic  secara  “cepat” dan “tepat”, alat ini dinamakan enkoder.

Dalam system analog, sebuah gambar harus dikirim  atau disimpan keseluruhannya (setiap titik dan sifatnya) sehingga membutuhkan banyak tempat dan waktu. Sebagai contoh: sebuah segitiga harus dikirim semua titik dan sifatnya dalam bidang tersebut. Dengan mengkode koordinat titik sudut (hanya tiga buah) pengiriman menjadi sangat cepat dan terhindar dari distorsi. Pengiriman dan penyimpanan sebuah lingkaran cukup dengan mengkode titik pusat dan jari-jari.  Data yang disimpan atau dikirim  secara digital dapat disimpan  jika dibutuhkan dapat dikembalikan dalam bentuk asalnya (analog)  dengan memanfaatkan dekoder yang “sepadan” dengan saat memprogram  system analog ke system digital yang telah tersedia. sebagai software.

Manusia lebih mudah menerima system analog, sehingga dalam “penyajian” tetap dibutuhkan system analog.

Matematika Minimalis memanfaatkan kedua system tersebut (digital dan analog) secara bersamaan. TM memanfaatkan Formula Supernatural Modern (FSM)  E= – x + y, dan menggunakan keadaan kritis dimana x = y atau E=0 dan kondisi kritis x # y atau E#0, sehingga MM menggunakan E=0 dan E#0 sebagai mirip kode digital 0 dan 1.

Hubungan antara  system digital dan  system analog dengan Matematika Minimalis adalah pemanfaatan kondisi kristis sirkit otak manusia dengan sirkit alat elektronik.  

E=0  dapat diterima oleh otak manusia dalam kondisi sadar bagaikan kondisi rangkaian tertutup sirkit elektronik (kode 0 pada system digital)), sedangkan E#0 tidak dapat diterima oleh otak dalam kondisi sadar bagaikan kondisi alat elektronik dalam kondisi terbuka (kode digitalnya 1). Sirkit elektronik terbuka dan tertutup memberikan inspirasi  kepada saya untuk menyusun Matematika Minimalis (E=0 dan E#0).

Saya yakin atas dasar berfikir (Thinking before believing is the way to reality.) suatu saat manusia dapat memanfaatkan MM untuk mengungkap rahasia Alam Semesta beserta isinya. Kapan? Saat manusia menyadari bahwa Alam Semesta berbeda dengan Sub Alam Fisika.

Iklan

Tentang Akung Ibnu

Kakek dengan duabelas cucu yang masih senang menulis. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat.
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Satu Balasan ke Apa beda Sytem Digital dan System Analog serta kaitannya dengan Matematika Minimalis?

  1. Akung Ibnu berkata:

    Dalam sistem digital digunakan kondisi ekstrim (0) dan (1) (rangkaian listrik/elektronik tersambung sempurna dan terputus total).
    Dalam MM digunakan kondisi nyata (E=0) saat otak sanggup mengolah masukan dari pancaindera dan kondisi bawah sadar (E#0) saat otak tidak sanggup mengolah masukan dari pancaindera.
    Sistem digital menggunakan sirkit listrik/elektronika tersambung sempurna dan terputus total. MM menggunakan kenyataan yang dapat terakses oleh pancaindera dan mimpi yang tidak terakses oleh pancaindera. Kenyataan pada satu sisi yang dapat terakses oleh pancaindera dan mimpi disisi yang lain yang tak terakses oleh pancaindera.
    Hubungan antara sistem digital dengan MM: (E=0) adalah sejalan dengan (0) (terhubung sempurna) , sedangkan (E#0) terdiri dari berbagai nilai diantaranya (1).
    Otak dan pancaindera terhubung sebagai halnya CPU dengan peralatan pemasukkan data; a. dalam terhubung sempurna (E=0) otak sanggup mengolah masukan dari pancaindera, b. dalam kondisi bawah sadar (E#0) otak tidak sanggup mengolah masukan dari pancaindera, namun justru dapat mengakses “apa saja” termasuk yang tak mungkin terakses dalam kondisi sadar.
    Kode MM adalah (= #) kode digital adalah (01).
    Saat ini manusia memanfaatkan sistem digital untuk mewujutkan dunia maya dan sistem komunikasi dalam bentuk audio visual, belum sanggup memasukkan unsur pancaindera lainnya, misalnya: perabaan, penciuman dan pencecatan. Dengan sistem MM suatu saat unsur pancaindera lainnya dapat dimasukkan dalam dunia maya sebagai halnya dalam dunia nyata.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s