Apa bedanya: Memperbudak dan diperbudak uang

Pertanyaan: Akungibnu menyatakan bahwa selama hidup manusia membutuhkan materi/misalnya uang, namun janganlah dijadikan budak materi. Apa bedanya diperbudak materi dengan memperbudak materi?

Jawabab: Memperbudak artinya sanggup menyuruh budaknya untuk menurut apa yang diinginkan, sedangkan  diperbudak artinya harus melakukan apa yang diinginkan/diperintah oleh yang memperbudak. Sebagai contoh: memilih para wakil rakyat (memberikan suara dalam pemilu) karena menerima uang atau iming-iming/janji berupa  materi/kedudukan/jabatan dll .

Manusia yang memilih lantaran mendapat imbalan uang atau janji kosong,  tiada ubahnya telah diperbudak oleh materi dan janji.

Memperbudak materi artinya memanfaatkan materi untuk keperluan hidup di “dunia” yang bagaikan debu di Alam Semesta namun memiliki biosfera (lingkungan yang menyediakan kebutuhan hidup  bagi living organism), sehingga manusia dapat memperoleh  kenikmatan hidup, kemudahan melakukan aktivitas hidup dll berkat kemajuan/kesanggupan  memanfaatkan energy fisika. Sebagai contoh  pemanfaatan hasil teknologi dan peradaban manusia saat ini, misalnya:  ………………..internet, sarana komunikasi dan telekomunikasi, kekuasaan , kapitalisme (menyuruh uang/modal untuk bekerja sementara pemiliknya kipas-kipas dari kerja uangnya), kolonialisme dan imperialisme yang memanfaatkan kecanggihan senjata.

Memperbudak materi dapat berujung pada atheisme, superior sehingga merasa berhak menjadi tuhan atau menyamai kekuasaanNya.

Teori Minimalis dan turunannya mengingatkan “kepuasan” pemanfaatan  teknologi materi dan energy fisika akan menjadikan manusia tertinggal kecerdasannya dari makhluk cerdas lainnya, misalnya Alien, sehingga suatu saat manusia dapat diperbudak oleh makhluk cerdas dari bagian Alam Semesta lainnya.

Itulah sebabnya manusia harus berupaya untuk mempelajari Sub Alam Transient disamping Sub Alam Fisika agar dapat menandingi makhluk cerdas lainnya. Manusia harus melakukan Revolusi Spiritual Ilmiah (Scientific Spiritual Revolution) Ketuhanan Yang Maha Esa (bedakan dengan Ketuhanan Yang Maha Kuasa)  merupakan pintu gerbang memasuki Era Spiritual Ilmiah.

 

Iklan

Tentang Akung Ibnu

Kakek dengan duabelas cucu yang masih senang menulis. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat.
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s