Teori Minimalis Plus dan Teori Som Wyn.

Pertanyaan: Mohon dijelaskan perbedaan antara Teori Minimalis Plus dan Teori Som Wyn. Apa manfaatnya.

Jawaban: Silakan baca Ringkasan dan Rincian Teori Minimalis dan turunannya.

Gunanya TM dan turunannya  untuk menjelaskan Fenomena yang sangat sulit atau bahkan tidak mungkin dijelaskan oleh teori lain.

Targetnya: mereka yang atheis agar menjadi theis bukan dengan pemanfaatan  energi dogma melainkan dengan memanfaatkan akal budi manusia untuk mengendalikan perbuatan manusia.

Tujuan utamanya: mengagungkan Tuhan Yang Maha Esa dengan cara menunjang Revolusi Spiritual Ilmiah(Scientific Spiritual Revolution), yang memberikan legalitas kepada manusia agar dapat berfikir, berkeyakinan  dan berbuat apa saja sepanjang dapat melakukan upaya untuk memenuhi keinginannya dan berani menanggung risikonya.

Iklan

Tentang Akung Ibnu

Kakek dengan duabelas cucu yang masih senang menulis. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat.
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

2 Balasan ke Teori Minimalis Plus dan Teori Som Wyn.

  1. Akung Ibnu berkata:

    a.TM + menginformasikan adanya non energy (NonEn) yang dapat keluar masuk Alam Semesta disamping Energy ( E = -E + y) yang tidak mungkin keluar dari Alam Semesta. Non En dinyatakan sebagai E # -x + y.
    b. Teori Som Wyn menginformasikan adanya microcosmos yang juga mengisi Alam Semesta yang dapat dimengerti oleh manusia sebagaimana halnya energi. Microcosmos dapat dibedakan dengan sekedar energi yang mengisi Alam Semesta dan membentuk macrocosmos atas dasar akal budi manusia, bukan dogma, atau pengamatan lewat pancaindera dan peralatan fisika.
    Microcosmos merupakan hasil interaksi vitalistik antara energi dengan non energi yang dinyatakan dengan Formula Som Wyn z # – x + y.
    Z adalah singkatan dari zeros yang tidak mungkin dimengerti oleh manusia sebagai halnya Non Energi E # – x + y.
    Teori Som Wyn menginformasikan adanya tujuh lapis microcosmos yang tidak mungkin keluar dari Alam Semesta.. Teori Som Wyn juga mendefinisikan arti kata ” tuhan ” . Berdasar sudut pandang/perspektif manusia paling tidak ada tiga tuhan, yaitu:
    a. tuhan berdasar Science yang materialistik. yang dapat terakses oleh akal dan pancaindera serta peralatan fisika, jadi berujut materi..
    b. Tuhan (atau Tuhan Yang Maha Kuasa) berdasar sudut pandang agama (khususnya Agama Langit) yang menciptakan dan mengatur Alam Semesta dan menjanjikan adanya keabadian.
    c. Tuhan Yang Maha Esa berdasar sudut pandang akal budi manusia yang :
    1. Menyediakan gegalanya, yang diinginkan dan yang tidak diinginkan oleh manusia.
    2. Yang memberikan kesadaran (consciousnes) terhadap setiap ciptaanNya untuk mengurus diri, jenis dan lingkungfan masing-masing.
    3. Memberi kesempatan untuk memilih: patuh pada pembimbing, menjadi pembimbing atau menuruti keinginan/hasrat sendiri.
    4. Segala yang terjadi adalah ulah ciptaanNya namun pasti telah mendapatkan izin Nya.
    5. Izin itu hanya akan diberikan kepada ciptaanNya yang sanggup melakukan upaya untuk menuruti keinginannya dan berani menanggung risikonya.
    .

  2. Akung Ibnu berkata:

    Menurut Teori Som Wyn ada tujuh lapis microcosmos:
    1. Living organism: merupakan interaksi vitalistik antara organism dengan z (zeros/soul) memiliki tubuh organism dan sanggup memanfaatkan energy biologi dan berbagai energi lainnya. Living organisme jenis ini disebut Whiteblank Body. (WB).
    Orgabnism merupakan interaksi mekanik antara clear energy atau clear body dengan Symmetrical Trans Wave (STW). Organism hanya terdapat di bagian Alam Semesta ( di Sub Alam Fisika) yang memiliki Biosfera.
    Living organism juga dapat merupakan interaksi semi vitalistik antara organisme dengan spirit. Organisme jenis ini disebut Reinkarnated Body ( RB).
    2. Spirit atau Living Astral Body merupakan interaksi vitalistik antara astral .body dengan z. Spirit hanya membutuhkan trans energy (diantaranya cahaya, baik yang membangkitkan photon (STW) atau yang tak membangkitkan photon (ATW).
    Spirit debas terdapat diseluruh bagian Alam Semesta di Sub Alam Transien. dan dengan memanfaatkan organism dapat hidup sebagai WB.
    3. Living Dark Body merupakan interaksi vitalistik antara z dengan dark body dan hanya membutuhkan dark energy, hidup di Sub Alam Metafisika..
    4. Living Bright body merupakan interaksi vitalistik antara z dengan bright body dan hanya memerlukan briht energy, hidup di Sub Alam Dogma.
    5. Talent Body adalah Dark body yang immortal. (tidak mengalami kematian.) namun dikuasai dimensi waktu.
    6. Holly Body adalah Bright Body yang immortal (tidak mengalami kematian) namun dikuasai dimensi waktu.
    7. Non Body tidak memiliki tubuh yang dibangun oleh energy, merupakan z bebas sehingga dapat keluar Alam Semesta, tanpa merubah jumlah energy yang ada di Alam Semesta, menuju ke Alam Abadi yang tidak dikuasai dimensi waktu, Non Body telah melepas mata kailnya dengan energy. Z tidak membutuhkan energy sehingga sepenuhnya patuh pada kehendak Tuhan..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s