Teori Paralogika menginformastikan perihal living organisme.

Pertanyaan: Mohon dijelaskan apakah itu Teori Paralogika dan apa manfaatnya.

Jawaban: Teori Paralogika menginformasikan  secara khusus living organism  yang merupakan interaksi vitalistik antara organism dengan soul dalam bentuk White Blank Body (WB), atau  interaksi semi vitalistik antara organism dengan spirit dalam bentuk Reinkarnated Body (RB).

Teori Paralogika merupakan turunan dari Teori Minimalis, sehingga memandang living organism bukan sekedar hasil proses kimia maupun fisika sebagai Science (Ilmu Pengetahuan yang materialistik) melainkan merupakan interaksi antara body yang dibangun oleh organism ( yang berupa interaksi mekanik antara clear body atau clear energy dengan STW yang menghasilkan photon)  dengan non energy z #-x + y.

Science memasukkan manusia dalam katagori binatang, sedangkan Teori Minimalis menyatakan bahwa manusia merupakan lapis ketiga dari living organism.

Secara organism tubuh manusia banyak kemiripan dengan  binatang, karena dibangun oleh bahan yang ada di bumi, namun  yang mengendalikan (soul maupun spirit jelas sangat berbeda.  Living organism lainnya  harus menyesuaikan dengan lingkungan di bumi sehingga melakukan evolusi (sesuai dengan Teori Evolusi Darwin), manusia justru berupaya  mengatur lingkungannya.

Manfaat Teori Paralogika untuk lebih mudah memahami living organism. Teori Paralogika memanfaatkan komputer sebagai model organism dan user sebagai model soul atau spirit.

Inilah lapis living organism menurut Teori Paralogika yang dimodelkan dengan komputer dan user, sehingga lebih mudah dipejajari.

a. Lapis tumbuh-tumbuhan yang dipelajari  oleh disiplin  Botani.

b. Lapis Binatang yang dipelajari oleh disiplin Zoologi.

c. Lapis Manusia ( yang dimasukkan pada disiplin Zoologi dalam Science)   oleh Teori Revolusi Som Wyn, turunan TM,  merupakan hasil revolusi microcosmos di  Bumi.

Menurut Teori Paralogika organism hanya terdapat di Alam Semesta (Sub Alam Fisika) yang memiliki biosfera ( bagian yang sesuai bagi living organism.) Setiap living organism (termasuk manusia)  mengalami biorithme,  (kondisi sadar dan kondisi bawah sadar). Dunia bagaikan debu di Alam Semesta namun sangat langka. Wilayah yang memiliki biosfera sangat terbatas, sehingga akan dipenuhi oleh living organisme. Manusia sebagai makhluk cerdas berusaha migran ke wilayah yang masih dapat memberikan kehidupan lebih nyaman.

Science berusaha untuk membuat peralatan fisika untuk melakukan migrasi ke planet yang memiliki biosfera dengan tekhnologi materi yang memanfaatkan   memanfaatkan clear energy..

Spiritual Religious mengajarkan adanya Alam Abadi, yang dapat dicapai dengan keyakinan berlandaskan dogma  dengan memanfaatkan  bright energy.

Spiritual Alami mengajarkan adanya “kehidupan” tanpa tubuh nyata, melainkan dengan tubuh semu dengan memanfaatkan energi semu/ energi supernatural.

Atas dasar hukum fisika, yang berdimensi massa disamping dimensi ruang dan dimensi waktu, manusia tidak mungkin melakukan migran ke tempat yang teramat jauh, apalagi melalui wilayah yang tidak memiliki biosfera. Jadi mustahil dengan peralatan fisika secanggih apapun manusia bermigrasi ke galaksi lain.

Atas dasar Spiritual Religious manusia dapat mencapai Alam Abadi di luar Alam Semesta atas dasar janji Tuhan YMK pada yang patuh atas bimbinganNya dan menjauhi laranganNya.

Atas Dasar Spiritual Alamiah manusia tetap sanggup hidup tanpa menggunakan tubuh fisik maupun tubuh organism di Alam Semesta namun tidak mengerti adanya Alam Abadi.

Teori Minimalis mendukung  Revolusi Spiritual Ilmiah dimana manusia bebas berfikir, berkeyakinan bahkan berbuat sepanjang dapat melakukan upaya untuk memperoleh apa yang diinginkan dan berani menanggung risikonya.

Spiritual Ilmiah tidak mempermasalahkan adanya Alam Abadi, namun mengakui adanya Super Power yang tidak “menghalangi” kebebasan berkeyakinan, berfikir dan berbuat melainkan menentukan keberhasilan manusia dalam mencapai keinginan sepanjang sanggup berupaya untuk mencapai keinginan tersebut dan berani menanggung risikonya. Diantara hasil Revolusi Spiritual Ilmiah : membuat telur tiruan yang dapat menetas menjadi living organism, membuat clear energy dari penggabungan trans energy (diantaranya membuat hydrogen dari quantum eteric) dll atau bahkan bermigrasi ke galaxy lain yang teramat jauh yang memiliki biosfera.

Iklan

Tentang Akung Ibnu

Kakek dengan duabelas cucu yang masih senang menulis. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat.
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s