Pancaindera dan Peralatan Fisika.

Pertanyaan: Jelaskan bedanya notasi TM 003 (E=0) dan Notasi TM004 ( = ). Apa tujuannya  penggunaan notasi baru tersebut. Apa bedanya = dengan (== ) ?

Jawaban:  Notasi Energi  pada TM004 disederhanakan dari notasi TM003 dengan menghilangkan huruf E agar mudah untuk ditulis sehingga dapat digunakan untuk menjelaskan sintesa fenomena macrocosmos yang alami dan universal dengan fenomena microcosmos (terutama living organisme termasuk manusia) yang individual dan ilmiah (dapat diterima oleh akal dan budi) , bukan fikiran ( energi metafisika E= -x) dan dogma (energi gaib E=y) yang dapat diterima oleh spiritual religious. 

Living organisme (termasuk manusia)  adalah bagian dari Micrcosmos karena merupakan sintesa E dengan z, bukan hanya E saja karena living organisme merupakan hasil interaksi vitalistik antara body yang dibangun oleh energi dengan z yang  merupakan bagian dari non energi. Manusia bahkan dikendalikan oleh z (soul) atau spirit pilihan sehingga sanggup melakukan perkembangan budaya  secara revolusioner sesuai dengan Teori Revolusi Som Wyn, berbeda dengan tumbuh-tumbuhan dan hewan yang harus berkembang secara evolusioner sesuai dengan Teori Evolusi Darwin.

Pancaindera manusia sangat terbatas dibanding dengan living organisme lain, namun berkat pikiran dan akalnya maka dapat membuat peralatan fisika sehingga jangkauan pancainderanya menjadi sangat hebat, melebihi living organisme lainnya.

TM menginformasikan revolusi peradaban manusia yang tumpang tindih : Spiritual Alami, Spiritual Religious , Materialisme hingga Spiritual Ilmiah. Teori  Revolusi Som Wyn  menyatakan bahwa manusia merupakan hasil revolusi microcosmos dibumi. Bumi bagaikan debu di Alam Semesta namun sangat langka sebab bumi memiliki biosfera sehingga memungkinkan terjadinya living organisme, diantaranya manusia.

a. Ilmu Pengetahuan Materialistik ( Fisika terapan)  mengajarkan  membuat peralatan fisika yang memiliki massa untuk keluar dari bumi, sedangkan  Ilmu pengetahuan metafisika menjadikan manusia sanggup mengakses seluruh alam semesta yang sangat luas bagaikan tanpa batas, hingga tidak mengakui adanya Alam Abadi  sehingga  menganggap Alam Semesta identik dengan  Sub Alam Fisika yang hanya terisi oleh materi.

Ilmu pengetahuan metafisika menjadikan ilmu pengetahuan materialistik berkembang sangat pesat sehingga  dapat membuat peralatan fisika yang sanggup memperkuat kemampuan pancaindera manusia yang alami  sehingga berujung pada atheisme modern. Atheisme modern diakibatkan ke tidak sanggupan  manusia  mengindera Tuhan YMK  disamping menganggap Tuhan YMK membelenggu  kebebasan berfikir dan berbuat. 

Notasi  = merupakan materialisme universal yang alami  yang hanya mengandalkan pancaindera yang sangat terbatas, sedangkan notasi  (== ) adalah kemampuan pacanindera alami ditunjang peralatan fisika yang ilmiah sehingga manusia sanggup mengakses fenomena fisika yang tidak terakses oleh pancaindera manusia secara alami. 

Iklan

Tentang Akung Ibnu

Kakek dengan duabelas cucu yang masih senang menulis. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat.
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s