Pada abad ke 30 Indonesia masih ada!

Pertanyaan: Fiksi Blakhole meramalkan pada abad ke 30 Indonesia masih ada. Sekarang ada yang meramalkan Indonesia akan hancur pada tahun 2020. Mana yang benar?

Jawaban: Bedakan ramalan dengan prediksi! Akung yakin setelah berfikir bahwa Indonesia tetap ada, bahkan Pancasila di adopsi sebagai filsafat dunia. Jika ada prediksi yang menyatakan bangsa dan negara yang sangat akung cintai “hancur” pada tahun 2020 bukan berarti pada abad ke 30 Indonesia tidak ada lagi.

Saat ini bangsa dan negara Indonesia sedang di tempa dalam Kawah Candradimuka, jika sanggup bertahan akan menjadi bangsa pilihan yang dikagumi dan disegani oleh dunia. Jika tidak sanggup bertahan akan terpecah belah menjadi bangsa kerdil yang bagaikan sampah dan akan kembali dijajah oleng bangsa lain.

Menurut Teori Som Wyn:

a. Tuhan YME menyediakan segalanya, yang diinginkan dan yang tidak diinginkan manusia ,termasuk bangsa Indonesia, ingin jadi emas (to be gold) atau sampah (to be garbage).

b. Memberi kesadaran kepada setiap ciptaanNya untuk mengurusi diri, jenis dan lingkungannya, sehingga dapat tertip (cosmos)  atau kacau (chaos) .  Kondisi chaos  dapat kembali cosmos saat masing-masing tidak berebut kepentingan karena menyadari kepentingan yang lebih besar, yaitu kepentingan bersama. Demikian juga bangsa dan negara kita akan chaos jika masing-masing individu dan kelompok saling berebut kepentingan, namun akan kembali cosmos saat masing-masing menyadari kepentingan bersama.

c. Tuhan YME memberi kesempatan memilih: patuh pada pembimbing, menjadi pembimbing atau menuruti kehendak sendiri. Krisis kepemimpinan disebabkan oleh dua faktor: para pemimpinnya dan yang dipimpinnya.  Manunggaling kawula lan gusti ibaratnya tidak terbelah antara rakyat dengan para pemimpinnya.

Menuruti kehendak sendiri seakan bertentangan dengan manunggaling kawula lan gusti, namun jika masing-masing menggunakan akal budinya sehingga budi pekertinya mulia, budi pekerti yang  memimpin dan yang dipimpin mulia, maka justru masing-masing dapat menempatkan diri pada posisinya.

Adil bukan berarti sama rata, melainkan keseimbangan antara kewajiban dan hak. Yang kewajibannya berat haknya tidak sama dengan yang kewajibannya ringan. Namun “ngono ya ngono ning aja ngono” : Yang berkuasa (tugasnya berat)  tidak adigang adigung adiguna yang sedang tidak berkuasa (tugasnya ringan) “tahu diri”,  sabar menunggu gilirannya dengan berusaha dapat memimpin karena dipercaya oleh rakyat. Yang sudah tidak dipercaya oleh rakyat dengan legawa lengser memberi kesempatan kepada yang dipercaya oleh rakyat

4. Semua yang terjadi adalah ulah ciptaannya, namun pasti telah mendapat izin dari Tuhan YME. Demikian juga apa yang terjadi di negara dan bangsa ini adalah ulah manusia  yang membangun bangsa dan negara ini, namun pasti telah mendapatkan izinNya.

5. Izin itu hanya diberikan kepada ciptaanNya yang sanggup berbuat untuk mewujutkan keinginannya dan berani menanggung risikonya. Bangsa ini harus berusaha untuk mewujutkan keinginannya (untuk menjadi emas atau menjadi sampah). Baik menjadi emas atau menjadi sampah memiliki ada risikonya.

Dalam mempercayai prediksi seorang pakar metafisika (kehancuran bangsa Indonesia pada tahun 2020)  atau prediksi Blakhole yang menyatakan Indonesia masih ada pada abad ke 30 harus menggunakan akal budi, bukan hanya akal yang cenderung  akal-akalan yang membodohi orang lain atau batin yang menjadikan  seseorang mudah dibodohi.

 

Iklan

Tentang Akung Ibnu

Kakek dengan duabelas cucu yang masih senang menulis. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat.
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Satu Balasan ke Pada abad ke 30 Indonesia masih ada!

  1. Akung Ibnu berkata:

    Aja gumunan lan gampang percaya, ning ya aja maido apa sing durung kok ngerteni. Gunakan akal budi agar tidak mudah dibodohi atau membodohi orang lain/lingkungan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s