Satrio piningit akan menyelamatkan bangsa Indonesia yang mendiami Nusantara, jika bangsa Indonesia tahan menghadapi tempaan Kawah Candradimuka.

Pertanyaan: Agar tidak berisiko tinggi sehingga bangsa Indonesia tidak mengalami malapetaka dan selamat sampai abad ke 3o bagaimana caranya?

Jawaban:

1.Setiap manusia Indonesia ( yang memimpin, yang dipimpin dan yang mandiri ) menggunakan akal budinya dan berbudi pekerti mulia sehinggga saling mempercayai satu dengan yang lain, mengedepankan kepentingan bersama dan sadar bahwa yang dinamakan adil bukannya sama-rata sama-rasa melainkan keseimbangan antara hak dan kewajiban. Terlebih dulu melaksanakan kewajiban masing-masing lalu mendapatkan hak sesuai dengan kewajiban yang telah dilaksanakan dengan baik, sehingga yang kuat tidak adigang adigung adiguna yang lemah tahu diri.

2.Menghidupkan kembali semangat massa lampau , (kejayaan Nusantara) tanpan melupakan perjuangan penyatuka kembali dengan Sumpah Pemuda, Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI (Empat Saka Guru berbangsa dan bernegara).

3.Mendampingkan Jokowi  ( anak idealisme Soekarno) dengan Jusup Kala ( anak idealisme Suharto ). Hal ini sesuai dengan pendekatan Suryapaloh ke Jusuf Kala, setelah pendekatan Jokowi dengan ARB, tidak membuahkan hasil.

Jika pendekatan ini berhasil Suryapaloh ibarat seorang satria piningit yang pantas memipin Indonesia setelah era JKW dan JK.

 

Iklan

Tentang Akung Ibnu

Kakek dengan duabelas cucu yang masih senang menulis. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat.
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s