Pesan Akungibnu pada cucunya:

Maafkan cucuku yang tercinta, sebaiknya kita akhiri polemik kita dalam berdebat mengenai pilihan presiden 2014  yang akan menentukan masa depan bangsa kita.

Akung cukup puas seandainya  cucu tidak lagi bersikap massa bodoh ,  tidak golput, atau  menganjurkan orang lain( termasuk akung)  ikut golput, bahkan cucu  berniat  membubarkan partai politik, gara-gara kecewa  pada perilaku para elit politik.

Silakan cucu memilih sesuai dengan keinginan cucu, asal jangan golput, sebab nanti cucu akan menyesal jika tidak ikut berpasipasi dalam pilpres 2014 ini.

Akung memang bodoh  memilih  pecel yang tidak bergisi padahal akung sanggup membeli gado-gado. Menurut cucu seharusnya akung bergabung dengan kelompok mapan sebab akung tergolong orang yang telah mapan. Sekali lagi maafkan akung  tidak mengikuti nasihat cucu padahal cucu telah tidak golput lagi.

Selamat untuk tidak golput!

Yang akan menentukan masa depan bangsa kita bukan cucu atau akung tetapi seluruh rakyat Indonesia. Quo vadis rakyat Indonesia?

Iklan

Tentang Akung Ibnu

Kakek dengan duabelas cucu yang masih senang menulis. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat.
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s