Ksatria piningit versi Teori Minimalis

Pertanyaan: Telah terbukti Jokowi terpilih menjadi presiden RI perioda 2014 – 2019, apakah itu berarti dia merupakan Ksatria Piningit? Bagaimana dengan Suryapaloh yang menurut Akungibnu merupakan Ksatria Piningit?

Jawaban:   Sebelum menggunakan kata terlebih dahulu kata atau pasangan kata (kata majemuk maupun anexio) harus didefinisikan terlebih dulu  atau digunakan dalam suatu kalimat. Sebuah kata mungkin memiki banyak arti (ambigus), berbeda makna/artinya sesuai dengan disiplin ilmu, lingkungan pengguna, tujuan penggunaan dan sebagainya.

Menurut rasa bahasa Akungibnu:

*Ksatria adalah individu living organisme yang merupakan interaksi organisme (khususmya manusia)  dengan  soul atau spirit. Budi pekerti  (perilaku dan jiwa/batin) dapat dinilai oleh sesama manusia yang memanfaatkan akal budi lewat pancaindera dan peralatan fisika, berbeda dengan iman yang hanya dapat dinilai oleh Tuhan YMK. 

Secara biologis living  organisme  terbentuk dari unsur yang sama, namun berbeda kwalitasnya, sehingga kemampuan berbuat sesuatu juga tidak sama. Spirit manusia memilih organisme yang sanggup menunjang aktivitas dalam hidupnya, itulah sebabnya setiap individu memiliki “kemampuan” berbeda-beda yang disebabkan oleh perbedaan kwalitas/ kemampuan organisme (yang dalam Teori Paralogika dimodelkan sebagai sebuah komputer) dan spirit  (yang dalam Teori Paralogika dimodelkan sebagai user  yang memprogram/ mengendalikan softwarenya atau membajak  sebuah komputer karena keteledoran  user yang memprogramnya)

Ksatria adalah individu yang memiliki kemampuan berbuat/melakukan akitivitas  yang bermanfaat bagi lingkungannya, namun tidak menelantarkan jenis dan diri sendiri. Manusia yang merusak lingkungan (alam disekitarnya) jelas tak dapat digolongkan Seorang Ksatria. Mereka yang tak peduli pada jenisnya juga bukan seorang ksatria. Mereka yang menelantarkan dirinya, apalagi menjadi beban atau berulah menyulitkan  orang lain ,  jenis atau  lingkungannya juga bukan seorang ksatria.

Piningit: artinya tidak liar karena  spiritnya  sanggup “mengendalikan” nafsu (jahatnya)  hingga tidak berlaku serakah ( ingin menang sendiri karena merasa paling hebat dan paling benar). Spirit memiliki kemampuan untuk mengendalikan organisme sehingga spirit dapat menjadikan living organisme bertindak sebagai ksatria atau angkara murka.

Ksatria Piningit bukan harus “nongol” (keluar dari pingitan) sebagai seorang penguasa (termasuk raja atau presiden), melainkan setiap manusia yang budi pekertinya  memenuhi kriteria Ksatria Piningit.  Untuk mendapat “julukan” Ksatria Piningit dibutuhkan bukti nyata lewat “perjuangan”, sehingga diakui oleh jenis dan lingkungannya berdasar budi pekertinya, bukan datang/jatuh dari langit  lewat mujijat atau wahyu.

Suryapaloh telah membuktikan: tidak ambisius untuk menjadi Wakil Presiden (bedakan dengan para elit politik lainnya). Dia  justru menjodohkan Jokowi dengan JK dan berjuang untuk sebuah perubahan, memberi kesempatan dan kepercayaan kepada pasangan ini untuk membuktikan pantas dijujuki  Ksatria Piningit. Jokowi masih harus membuktikan!

 

 

Iklan

Tentang Akung Ibnu

Kakek dengan duabelas cucu yang masih senang menulis. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat.
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Satu Balasan ke Ksatria piningit versi Teori Minimalis

  1. Akung Ibnu berkata:

    Jokowi telah terpilih sebagai presiden RI 2014- 2019 lewat pemilu, namun Prabowo tidak mengakui dan akan berupaya untuk “menggugat.” Seharusnya sengketa pemilu harus diselesaikan ;lewat Mk.
    Menurut mantan pimpinan MK yang telah berpengalaman “mengadili” sengketa pemilu sangat sulit memenangkan perkara ini, sehingga akan ditempuh cara lain. Cara lain ini dapat memanfaatkan: cara yang halal atau menghalalkan segala cara. Siapa yang akan menghakimi? Secara religius Tuhan YMK yang akan menentukan,, namun secara akal budi rakyatlah yang akan menentukan, sebab suara rakyat adalah suara tuhan dalam sistem demokrasi.
    Jika rakyat menggunakan akal budinya akan sanggup menilai budi pekerti/perilaku para calon pemimpin, sehingga dibutuhkan Ksatria Piningit yang sanggup meyakinkan rakyat.
    Inilah tantangan Jokowi yang pertama untuk membuka pintu gerbang untuk kemudian diikuti oleh pemenuhan janji-janjinya kepada rakyat. Jika dia terpilih lagi menjadi presiden RI 2019- 2024 barulah dia pantas dijuluki Ksatria Piningit.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s