Bukti manusia bukan turunan kera.

Pertanyaan: Menurut Akungibnu manusia adalah hasil revolusi living organisme di bumi, sehingga manusia sanggup melakukan revolusi di bumi bukan melakukan evolusi sebagai yang dijelaskan oleh teori Evolusi Darwin. Dapatkah Akungibnu membuktikan kebenaran Teori Revolusi Som Wyn?

Jawaban: ini Akungibnu kutib dari Wikipedia mengenai berbagai keyakinan di bumi. Manusia adalah penghuni bumi yang “paling baru” sesuai dengan teori ilmiah, namun dapat berkembang kemampuannya  sangat cepat sehingga “tumpang tindih” peradabannya, yang satu belum selesai telah disusul oleh peradaban berikutnya.

Daftar sistem kepercayaan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Berikut adalah istilah-istilah yang dimaksudkan untuk menunjukkan sistem atau sub-sistem kepercayaan. Kebanyakan, namun tidak semuanya, memiliki akhiran -isme, namun tidak berarti semua yang berakhiran “-isme” seperti magnetisme, metabolisme, organisme, dll, merupakan sistem kepercayaan. Beberapa juga memiliki akhiran -it, -kan, akhiran bahasa Arab -yyah dan -i.

Yang diberi tanda ° berasal dari nama orang (lihat pula Eponim), yang bertanda °² berasal dari nama tempat, yang bertanda °³ dari entitas lain.

Yang dicetak miring bukan dibentuk dari kata dalam bahasa Indonesia.

Daftar isi[sunting | sunting sumber]

A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z

A[sunting | sunting sumber]

Ableisme (diskriminasi) • Abolisionisme • Absolutisme • Absolutisme moral • Absolutisme politik • Absurdisme • Accidentalisme • Acosmisme •Adopsionisme • Adultisme (diskriminasi) • Aestheticisme • Afrosentrisme • Ageisme (diskriminasi) • Agnostisisme • Agorisme • Agrarianisme •Ahmadiyyah° • Alarmisme • Albigensianisme°² • Alevi • Althusserianisme° • Altruisme • American exceptionalisme • Amerikanisme°² • Amish° •Anarkisme • Anarkisme-kiri • Anarko-kapitalisme • Anarko-komunisme • Anarko-sindikalisme • Anasionalisme • Anglikanisme • Anglicisme •Aniconisme • Animalisme • Animisme • Anthroposentrisme • Anthropomorfisme • Anti-…isme • Apateisme • Apollinarisme • Arianisme° •Aristotelianisme° • Arminianisme° • Ateisme • Athorisme • Atlantikisme°² • Atomisme • Audisme (diskriminasi) • Augustinisme° • Averroisme°

Anti-[sunting | sunting sumber]

Anti-Amerika · Anti-Arabisme · Anti-Armenia · Anti-Australianisme · Anti-Bolshevisme · Anti-Brahminisme · Anti-Buddhisme · Anti-Kanada · Anti-Catalanisme · Anti-Katolikisme-papisme · Anti-Darwinisme · Anti-Eropa · Anti-Federalisme · Anti-Jerman · Anti-Hinduisme · Anti-Iran · Anti-Irlandia · Anti-Islamisme · Anti-Italia · Anti-Jepang · Anti-Yahudi · Anti-Yudaisme · Anti-Leninisme · Anti-Malayisme · Anti-Manchuisme · Anti-Marxisme · Anti-Mormonisme · Anti-Neoisme · Anti-Normanisme · Anti-Palestina · Anti-Persia · Anti-Polandia · Anti-Protestanisme · Anti-Revisionisme · Anti-Romania · Anti-Sinoisme · Anti-Slavia · Anti-Sovietisme · Anti-Turkisme · Anti-Zionisme · Anti-abolisionisme · Anti-anarkisme · Anti-otoritarianisme · Anti-clericalisme · Anti-kolektivisme · Anti-komersialisme · Anti-komunisme · Anti-constructive naturalisme ·Anti-konsumerisme · Anti-corporate activisme · Anti-elektoralisme · Anti-elitisme · Anti-environmentalisme · Anti-evolusionisme · Anti-fasisme-nazisme · Anti-foundationalisme · Anti-globalisasi and antisemitisme · Anti-homoseksualisme · Anti-humanisme · Anti-kolonialisme-imperialisme ·Anti-industrialisme · Anti-intelektualisme · Anti-liberalisme · Anti-modernisme · Anti-nasionalisme · Anti-parliamentarianisme · Anti-patriotisme ·Anti-pedophile activisme · Anti-plagiarisme · Anti-pornografi feminisme · Anti-psikologisme · Anti-rasisme · Anti-realisme · Anti-sosialisme · Anti-spesiesisme · Anti-state capitalisme · Anti-statisme · Anti-stuckisme · Anti-suffragisme · Anti-unionisme · Anti-vaksinasionisme · Anti-vegetarianisme · Antidisestablishmentarianisme · Antiestablishmentarianisme · Antifeminisme · Antiglobalisasi · Antihomomorphisme ·Antiisomorphisme · Antikapitalisme · Antimiliterisme · Antinatalisme · Antinaturalisme · Antinomianisme · Antipositivisme · Antisemitisme ·Antiteisme · Antiziganisme

B[sunting | sunting sumber]

Baalisme°³ • Babisme° • Ba’athisme°³ • Badawiyyah° • Bagisme • Baha’isme° • Batllisme° • Baptis • Basilideans° • Beardisme (diskriminasi) •Bektashi° • Behaviorisme • Benthamisme° • Bicameralisme • Bilateralisme • Bimetallisme • Binitarianisme • Blairite atau Blairisme° • Bohemianisme°² • Bolshevisme°³ • Bonapartisme° • Breatharianisme • Brahmanisme°³ • Buchmanisme° • Buddhisme°

C[sunting | sunting sumber]

Caesaropapisme • Caodaisme • Carlisme • Cartesianisme° • Castroisme° • Cessationisme • Chartisme • Chassidisme • Chauvinisme • Chavisme° • Chemisme • Ciptaanisme • Clericalisme • Clintonisme° • Compatibilisme • Comtisme° • Consociationalisme • Continuationisme • Cultisme •Sinisisme • Czarisme

D[sunting | sunting sumber]

Dadaisme • Daoisme • Darbyisme° • Darwinisme dan Neo-Darwinisme° • Darwinisme Sosial • Dekonstruktivisme • Dekontekstualisme •Desentralisme • Deisme • Deontologisme • Determinisme • Deviationisme • Dialeteisme • Dinamisme • Disablisme (diskriminasi) • Discordianisme •Disestablishmentarianisme • Dispensasionalisme • Disteisme • Docetisme • Dogmatisme • Dominikan° • Dominionisme • Donatisme • Druidisme •Dualisme • Dualisme Cartesian • Dinamisme

E[sunting | sunting sumber]

Egalitarianisme • Egosentrisme • Egoisme • Ekepsionalisme • Eksklusivisme • Eksistensialisme • Eksocannibalisme • Ekspansionisme •Eksternalisme • Eksternisme (fiksi) • Ekstrimisme • Ekstrinsikisme • Ekstropisme • Eliminativisme • Elitisme • Empirisisme • Endocannibalisme •Environmentalisme • Epicureanisme° • Erastianisme° • Essentialisme • Etatisme • Eternalisme • Etikisme • Ethnosentrisme • Eudemonisme •Eurosentrisme • Eurokomunisme • Evidentialisme • Evolusionisme

F[sunting | sunting sumber]

Fabianisme • Falangisme • Fanatisme • Fasisme • Fatalisme • Febronianisme° • Fecundisme • Federalisme • Feeneyisme° • Feminisme •Fenianisme • Fetishisme • Feudalisme • Fiksionalisme • Fideisme • Finitisme • Fondasionalisme • Fordisme° • Formalisme • Francoisme° •Fransiskan° • Freeganisme • Freudianisme dan post-Freudianisme° • Friedmanisme° • Fungsionalisme • Fundamentalisme • Futurisme

G[sunting | sunting sumber]

Gandhisme° • Gaullisme° • Geosentrisme • Geoisme • Georgisme° • Globalisme • Gnostisisme • Godisme • Gradualisme • Grundyisme

H[sunting | sunting sumber]

Hacktivisme • Hanafi° • Hassidisme • Healthisme (diskriminasi) • Hedonisme • Hegelianisme° • Heightisme (diskriminasi) • Heliosentrisme •Hellenisme • Henoteisme • Heteroseksisme (diskriminasi) • Heteroseksualisme (diskriminasi) • Hinduisme • Historisisme • Hitlerisme° •Hobbesianisme° • Humanisme • Humanitarianisme • Hutterit° • Hussitisme

I[sunting | sunting sumber]

Idealisme • Idolisme • Ignostisisme • Ikuanisme • Immanentisme • Imperialisme • Inklusionisme • Inklusivisme • Incompatibilisme •Independentisme • Individualisme • Institutionalisme • Instructivisme • Integralisme • Intellectualisme • Internalisme • Internasionalisme •Intervensionisme • Intrinsikisme • Intuitionisme • Inventionisme • Irenisisme • Irredentisme • Islam • Ismailiyah atau Ismaili° • Isolasionisme

J[sunting | sunting sumber]

Jacobinisme • Jacobitisme° • Jacksonianisme • Jainisme • Jansenisme° • Jermanisme • Jerrahi° • Jingoisme • Josephinisme°

K[sunting | sunting sumber]

Kaczisme° • Kahanisme • Kalvinisme° • Kannibalisme • Kantianisme° • Kapitalisme • Kathenoteisme • Karirisme • Katolikisme • Kekristenan° •Kemalisme° • Keynesianisme° • Khalwati° • Kimilsungisme° • Klasikisme • Klasisme (diskriminasi) • Kognitivisme • Koherentisme • Kolektivisme •Kolonialisme • Komersialisme • Komunalisme • Komunisme • Konformisme • Konfusianisme° • Konektivisme • Konsekuensialisme •Konservatisme • Konservatisme Compassionate • Konstruktivisme • Korporatisme • Kosmisme • Konsumerisme • Kontekstualisme •Kosmopolitanisme • Kosmoteisme • Kubisme • Kubrawiyyah°

L[sunting | sunting sumber]

Laborisme • Laestadianisme° • Laicisme • Lamaisme • Lamarckisme° • Lancastrianisme • Latitudinarianisme • Leftisme • Legalisme • Leninisme° •Liberalisme • Liberalisme-kiri • Libertarianisme • Lokalisme • Lollardisme • Luksemburgisme • Luminisme • Lutheranisme dan Neo-Lutheranisme° • Lysenkoisme

M[sunting | sunting sumber]

Machiavellianisme° • Maksimalisme • Malthusianisme° • Maniisme° • Manualisme dan oralisme • Maoisme° • Martinisme° • Marxisme-Leninisme°° • Marxisme° • Maskulinisme • Masochisme° • Materialisme • McCarthyisme° • Medisme • Menshevisme • Mennonit° • Mercantilisme •Metodisme • Millerit° • Militarisme • Millennialisme • Minarkisme • Minimalisme • Misoteisme • Mistisisme • Mithraisme • Modalisme • Modernisme •Mohammedanisme° • Mohisme° • Molinisme • Monarkianisme • Monarkisme • Monastisisme • Monetarisme • Monisme • Monolatrisme •Monophysitisme • Monoteisme • Montanisme dan Ultramontanisme° • Moralisme • Mormonisme • Multikulturalisme • Multilateralisme • Mistisisme

N[sunting | sunting sumber]

Nasionalisme • Nasserisme° • Nativisme • Naturalisme • Naturisme • Naqshbandi° • Nazisme • Negativisme • Neo-Darwinisme° • Neo-Lutheranisme° • Neo-Platonisme° • Neoisme • Neokonservatisme • Neoliberalisme • Neolibertarianisme • Neologisme • Neopaganisme • Neoklasikisme •Neoklasikisme (music) • Neoromantisisme • Neoromantisisme (music) • Nepotisme • Nestorianisme° • Newtonianisme° • Nihilisme • Nimatullahi° •Nomianisme • Nominalisme • Non-intervensionisme • Nondualisme • Nonteisme • Nontrinitarianisme • Nudisme

O[sunting | sunting sumber]

Objectivisme • Occasionalisme • Okultisme • Oligarkisme • Olympisme • Ontologisme • Optimisme • Oralisme • Orangisme • Orientalisme •Otonomisme • Otoritarianisme

P[sunting | sunting sumber]

Pabloisme° • Pasifisme • Paganisme • Paleokonservatisme • Paleolibertarianisme • Pan-Afrikanisme • Pan-Arabisme • Pan-Jermanisme • Pan-Slavisme • Pan-Turkisme • Pandeisme • Panenteisme • Panisme • Panteisme • Papisme • Paralogisme • Parlementerisme • Paskateisme •Patriotisme • Patripassianisme • Pelagianisme° • Pelmanisme • Pentakostalisme • Peonisme • Perennialisme • Peronisme° • Persianisme •Personalisme • Pesimisme • Phallosentrisme • Pharaonisme • Phenomenalisme • Philhellenisme • Philistinisme • Pietisme • Plagiarisme •Platonisme dan Neo-Platonisme° • Plenisme • Pluralisme • Polisentrisme • Polideisme • Polimorphisme • Politeisme • Populisme •Postimis/Postimisme • Positivisme • Positivisme logis • Postkolonialisme • Postmodernisme • Poststructuralisme • Post-Freudianisme° • Post-Zionisme • Pragmatisme • Predicativisme • Preformationisme • Presbiterianisme • Presentisme • Primitivisme • Probabilisme • Progresivisme •Projectivisme • Proteksionisme • Protestanisme • Proto-kapitalisme • Psilanthropisme • Puseyisme° • Putinisme° • Pyrrhonisme°

Q[sunting | sunting sumber]

Qadiriyyah° • Quietisme

R[sunting | sunting sumber]

Radikalisme • Raelisme° • Randianisme° • Rastafarianisme° • Rasionalisme • Rasionalisme moral • Rasisme (diskriminasi) • Reaksionarisme •Reaganisme° • Realisme • Reduksionisme • Regionalisme • Relativisme • Reliabilisme • Republikanisme • Restorasionisme • Revankisme •Revisionisme • Rifaiyyah° • Rightisme • Romantisisme • Rosicrusianisme

S[sunting | sunting sumber]

Sabellianisme° • Sadisme° • Safawiyyah° • Saint-Simonisme° • Sandinisme° • Senussi° • Shadhili° • Skandinavisme • Skeptisisme •Skolastikisme • Scientisme • Scotisme • Sectarianisme • Seksionalisme • Seksisme (diskriminasi) • Sekularisme • Sensualisme • Sentralisme •Sentrisme • Separatisme • Setanisme atau Satanisme • Shachtmanisme° • Shamanisme • Shiisme • Shintoisme • Sikhisme • Simulisme •Singularitarianisme • Sinkretisme • Situationisme • Skeptikisme • Sofisme • Sosialisme • Socinianisme° • Somnambulisme • Solidarisme •Solipsisme • Sophisme • Sovereigntisme • Spartisisme° • Spesiesisme (diskriminasi) • Spinozisme° • Spiritisme • Spiritualisme • Stalinisme° •Stasisme • Statisme • Stoisisme • Strasserisme°° • Structuralisme • Sufisme • Sukarnoisme atau Soekarnoisme° • Suhrawardiyyah° •Supersessionisme • Syndicalisme

T[sunting | sunting sumber]

Taoisme • Taylorisme° • Teaisme • Terorisme • Teopanisme • Thatcherisme° • Teisme • Thomisme° • Tijaniyyah° • Titoisme° • Toryisme •Totalitarianisme • Transcendentalisme • Transhumanisme • Transsubstantiationisme • Transteisme • Tribalisme • Trikameralisme •Trinitarianisme • Trivialisme • Trotskyisme° • Tsarisme • Turanisme

U[sunting | sunting sumber]

Ultraintuitionisme • Ultraleftisme • Ultramontanisme° • Unifikasionisme • Unikameralisme • Uniformitarianisme • Unilateralisme • Unionisme •Unitarianisme • Unitarisme • Unitarian Universalisme • Universalisme • Uribisme° • Utilitarianisme • Utopianisme

V[sunting | sunting sumber]

Veganisme • Vegetarianisme • Victorianisme° • Vitalisme

W[sunting | sunting sumber]

Wahhabisme° • Whitlamisme° • Workerisme • Wycliffite°

X[sunting | sunting sumber]

Xenosentrisme

Y[sunting | sunting sumber]

Yazidisme atau Yezidisme° • Yeltsinisme° • Yudaisme Yekishim

Z[sunting | sunting sumber]

Zahediyyah° • Zapatisme° • Zionisme • Zoroastrianisme° • Zwinglianisme°

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Iklan

Tentang Akung Ibnu

Kakek dengan duabelas cucu yang masih senang menulis. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat.
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

5 Balasan ke Bukti manusia bukan turunan kera.

  1. Akung Ibnu berkata:

    Mungkinkah kera melakukan revolusi peradaban?
    Akung tidak menyangkal sebagian manusia keturunan Adam dan Hawa, namun yang lain merupakan keturunan pasangan-pasangan manusia dengan berbagai genitik secara alami.
    Semua living organisme dibangun oleh bahan yang berasal dari bumi sehingga tidak mengherankan ada kemiripan organsime manusia dengan kera, misalnya simpansi.
    Mengapa simpansi tak sanggup melakukan proses revolusi seperti yang dilakukan manusia, sehingga harus melakukan evolusi? Jawabnya : : spirit yang menumbuhkan dan mengendalikan kera berbeda dengan spirit yang mengendalikan manusia.

  2. Akung Ibnu berkata:

    Teori Revolusi Som Wyn adalah upaya untuk menyelesaikan pertentangan antara manusia akibat berbeda sudut pandangnya. ( sudut pandang religious dengan sudut pandang science.). Teori Evolusi Darwin berusaha “diruntuhkan” karena dipandang mencederai “martabat manusia”., padahal teori ini terus berkembang karena masih dibutuhkan oleh Science. Akung menyatakan: Sebuah teori maupun keyakinan/spiritual akan runtuh dengan sendirinya jika tidak dibutuhkan lagi,oleh peradaban manusia karena dinilai tidak bermanfaat bagi kehidupan manusia baik secara individu, kelompok.

  3. Akung Ibnu berkata:

    Menurut TM Spiritual Religious adalah alami dan universal, namun karena tercecah menjadi agama yang masing-masing berbeda akibat perbedaan iman, maka terdapat berbagai agama. Ini lah catatan mengenai agama pada Wikepedia.
    Kelompok agama[sunting | sunting sumber]
    Daftar gerakan-gerakan keagamaan yang masih aktif yang diberikan di sini merupakan upaya untuk meringkas pengaruh regional dan filosofis yang paling penting pada masyarakat lokal, tetapi tidak berarti keterangan lengkap dari setiap umat beragama, juga tidak menjelaskan elemen yang paling penting dari religiusitas individu.

    Kelima kelompok agama terbesar menurut jumlah penduduk dunia, diperkirakan mencapai 5 miliar orang, yaitu Kristen, Islam, Budha, Hindu (dengan angka relatif untuk Buddha dan Hindu tergantung pada sejauh mana sinkretisme) dan agama tradisional rakyat Cina.

    Agama dan kepercayaan yang dicantumkan di bawah ini merupakan agama dan kepercayaan dengan jumlah pemeluk yang signifikan di seluruh dunia. Beberapa komunitas di berbagai belahan dunia juga memeluk berbagai aliran kepercayaan yang dianggap sebagai golongan minoritas dan belum dipaparkan. Beberapa agama dan kepercayaan dengan jumlah pemeluk yang besar antara lain:

    Agama/kepercayaan Jumlah pemeluk Keterangan
    Kekristenan 2,000 – 2,200 miliar[34]
    Islam 1,570 – 1,650 miliar[35][36][37]
    Non-Adherent (Sekular/Ateis/Tidak Beragama/Agnostik) 1,1 miliar[38]
    Hinduisme 828 juta – 1 miliar[39] beberapa aliran kepercayaan seperti Ayyavazhi dan Kaharingan diakui sebagai bagian dari Hinduisme[39]
    Buddhisme 450 juta – 1 miliar[40][41][42]
    Kepercayaan tradisional (di Afrika, Amerika, Asia) 400 – 500 juta[nb 1]
    Kepercayaan tradisional Tionghoa 400 – 500 juta[43][nb 1] termasuk Taoisme dan Khonghucu
    Sikhisme 23 juta[44]
    Yudaisme (agama Yahudi) 14 juta[40]
    Jainisme 8 – 12 juta beberapa komunitas Jaina dianggap suatu sekte Hinduisme[nb 2]
    Baha’i 7,6 – 7,9 juta[45][46]
    Shinto 27 – 65 juta banyak orang Jepang yang memeluk agama Shinto dan Buddha sekaligus[47]
    Cao Dai 1 – 3 juta[48]
    Spiritisme 2,5 juta[49]
    Tenrikyo 2 juta[50]
    Neo-Paganisme 1 juta[51] meliputi Druid, Wicca, Magick, Asatru, Agama Asli Suku Indian, dll.
    Gerakan Rastafari 700 ribu[52]
    Unitarian Universalisme 630 ribu[53]
    Zoroastrianisme (Majusi) 145 – 210 ribu[54]

  4. Akung Ibnu berkata:

    Manusia merupakan penghuni dunia paling muda, terbukti peradabannya berkembang pesat dalam spiritualnya (keyakinan dan agama) sebagai yang dinyatakan diatas, Di- bidang science bahkan jauh lebih pesat sehingga sanggup memperkuat kemampuan pancainderanya dengan peralatan fisika, sehingga sanggup mengindera Alam Semesta yang sangat luas dan mengindera partikel yang sangat halus. Manusia dengan teknologinya sanggup mengolah bahan dasar alami yang tersedia dibumi………………….sehingga seakan manusia tidak mau diatur oleh lingkungannya, melainkan mengatur lingkungannya.

    Kera hadir di bumi jauh lebih dahulu, kenyataannya peradabannya tidak berkembang. Mengapa demikian?

    Teori Paralogika menggunakan komputer sebagai model organisme sedangkan user sebagai model spirit. Antara komputer dengan user harus setara/seimbang kemampuannya, demikian juga antara organisme dengan spirit juga harus berimbang. kemampuannya. Komputer diprogram oleh user sebagai programmer, demikian halnya living organisme juga harus diprogram dan dikendalikan oleh spirit.

    Manusia dapat melakukan revolusi dibumi karena spirit manusia berasal dari galaxy lain yang peradabannya sudah sangat maju. Spirit bertubuh astral, tak memiliki massa, sehingga dapat berkelana ke seluruh Alam Semesta untuk memperoleh organisme, sangat berbeda dengan living organisme memiliki massa sehingga sangat sulit meninggalkan bumi akibat cengkeraman gaya gravitasi bumi dan benda-benda bermasa disekitar bumi.

    Isi Alam Semesta yang berupa energy diberikan kesadaran oleh Tuhan Yang Maha Esa, untuk mengurusi diri, jenis dan lingkungannya. Energi memiliki kesadaran yang dapat berubah sesuai dengan perubahan waktu (t) sehingga dapat berubah menjadi body, atau wave dalam berbagai tingkatan: dari energi gaib, energi metafisika, energi transien, energi fisika dan bio energi. ( dari energi semu menjadi nyata atau sebaliknya ).

    a.Organsime terbentuk dari energi fisika + cahaya. b. Spirtit terbentuk dari energi transien (E#))(termasuk cahaya) + soul atau z (non energy). Spirit membutuhkan organisme agar dapat memanfaatkan berbagai energi, sebab spirit hanya sanggup memanfaatkan energi transien.

    Bumi bagaikan debu di Alam Semesta, namun sangat langka sebab bumi memiliki biosfera yang sangat dibutuhkan untuk terbentuknya organisme yang dibutuhkan oleh spirit. Science dapat membuktikan bahwa Alam Semesta sangat luas sehingga banyak bagian Alam Semesta yang memiliki biosfera, namun letaknya sangat jauh dari bumi sehingga tak mungkin dicapai dengan kendaraan bermasa, sesuai dengan hukum fisika.. Fiksi Blackole yang berlatar abad ke 30 mengisahkan adanya kendaraan tak bermassa yang dinamakan Capsule Sub Pra Natural (CSPN).
    Inilah puncak dari peradaban manusia yang dapat membuktikan bahwa manusia adalah hasil revolusi microcosmos di bumi dalam tingkat living organisme)..

  5. Akung Ibnu berkata:

    Menurut Teori Paralogika ada dua jenis living organisme:
    1. Whiteblank Body (WB) adalah living organisme yang dikendalikan oleh soul, saat WB mati organismenya akan terdaur ulang kembali menjadi bagian dari macrocosmos (energi) sedangkan soul siap untuk meninggalkan Alam Semesta (yang berdimensi waktu ) untuk memasuki Alam Abadi guna mempertanggung jawabkan perbuatan yang dilakukan oleh living organisme yang dikendalikan dalam satu kehidupan.
    2. Reincarnated Body (RB) adalah living organisme yang dikendalikan oleh spirit, saat RB mati organismenya akan terdaur ulang kembali menjadi bagian dari macrocosmos (energi) sedangkan spirit akan menjadi living astral body dan akan berusaha mencari organisme lain agar sanggup memanfaatkan berbagai energi.
    Spirit adalah astral body yang dikendalikan oleh soul. Soul yang mengendalikan living astral body atau spirit hanya mungkin keluar dari Alam Semesta menuju Alam Abadi jika telah sanggup melepaskan ikatan mata kail dengan astral body yang dikendalikan untuk mempertanggung jawabkan perbuatan living organisme yang dikendalikan dalam beberapa siklis kehidupan.
    Dalam menjalani kehidupan RB mungkin berubah menjadi WB atau sebaliknya tergantung dari kehendak soul dan izin yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s