Kesurupan versi Teori Minimalis.

Tulisan ini kutujukan untuk kemenakanku  Tia Maria OW Sarjana Komputer yang menaruh perhatian pada tulisanku yang berjudul: Stress atau kesurupan ?

Manusia termasuk living organisme sehingga mengalami kondisi sadar dan bawah sadar. Saat sadar perilaku manusia dikendalikan oleh kerja otak, sedangkan dalam kondisi bawah sadar dikendalikan oleh sumsum tulang belakang. Saat tidur otak beristirahat, namun manusia tetap “bertahan hidup” karena organ-organ vital tetap aktif, misalnya denyut jantung, pernafasan, kelenjar-kelenjar metabolisme dll tetap bekerja saat otak beristirahat.

Teori Paralogika (turunan/derefatif dari Teori Minimalis): menggunakan komputer sebagai model organisme, sedangkan soul atau spirit di modelkan sebagai user (termasuk programmer). Otak bertindak sebagai cpu yang berfungsi mengeksekusi masukan dari pancaindera, batin dan fikiran untuk diujutkan dalam perbuatan atau perilaku.

Manusia juga memiliki kemampuan paralogika untuk mengakses Sub Alam Transien yang paralel dengan Sub Alam Fisika dan Sub Alam Organisme. Mimpi (angan-angan)  adalah fenomena transien yang tak dapat dikendalikan oleh otak dalam kondisi sadar, namun dapat mempengaruhi kerja otak.

Ada tiga kemampuan paralogika:
1. Manusia yang memiliki kemampuan paralogika normal tidak sanggup mengingat mimpi saat bangun, karena  tak sanggup menyimpan dalam memory fisiknya. Bagi manusia (atau living organisme lainnya) jenis ini mimpi tak akan berpengaruh pada kinerja otak, namun juga tak sanggup menjadikan mimpi (atau angan-angan) menjadi inspirasi untuk diujutkan menjadi kenyataan.
2. Manusia yang memiliki kemampuan paralogika negatif, dapat mengingat mimpi saat bangun, namun tidak sanggup membedakan antara mimpi dengan kenyataan. Kondisi ini berakibat perbuatan manusia jenis  ini menjadi “menyimpang.” Apapun dapat terjadi dalam mimpi, sebaliknya dalam kenyataan kemampuan manusia sangat terbatas.
3. Manusia yang memiliki kemampuan paralogika positif sanggup mengingat mempi, namun dapat membedakan mimpi (angan-angan) dengan kenyataan, sehingga dapat memanfaatkan mimpi sebagai inspirasi untuk diujutkan menjadi kenyataan. Sebagai contoh dapat diujutkan dalam Dunia Maya, karya tulis. karya lukis dan karya seni lainnya..

Teori Paralogika juga menginformasikan adanya dua jenis living organisme, termasuk manusia, yaitu”

1. Whiteblank Body (WB)  merupakan hasil interaksi vitalistik antara organisme dengan soul.  Soul termasuk dalam non energy yang dinyatakan  oleh Formula Som Wyn sebagai  z # – x + y sehingga tak mungkin diketahui oleh kemampuan manusia karena merupakan rahasia yang hanya diketahui oleh Tuhan.

2. Reinkarnated Body (RB) merupakan hasil interaksi semi vitalistik antara organisme dengan spirit. Spirit merupakan hasil interaksi vitalistik antara astral body yang terbentuk dari eter,  dengan organisme  yang dibangun oleh energi  fisika dengan cahaya yang menghasilkan photon. Spirit  mengandung unsur energy (bedakan dengan soul yang merupakan bagian dari non energy sehingga tidak mengandung unsur energi), Spirit masih mungkin dimengerti oleh manusia, namun tak terdeteksi oleh pancaindera.

Pakde hanya akan menjelaskan perihal  RB, sebab perihal WB diluar kemampuan pak de.

Spirit tidak memiliki massa namun memiliki energy sehingga sanggup melanglang ke seluruh bagian Alam Semesta, namun tak mungkin meninggalkan Alam Semesta menuju ke Alam Abadi, sebelum melepaskan mata kail dengan energy. Hal ini sesuai dengan Teori Minimalis yang menyatakan energy tak mungkin meninggalkan/keluar dari Alam Semesta.

Spirit membutuhkan trans energy dan  hanya sanggup memanfaatkan trans energy,diantaranya cahaya, sehingga tak sanggup memanfaatkan energy lainnya. Spirit pernah mengendalikan  organisme untuk memanfaatkan berbagai energy, bukan hanya trans energy saja sehingga   spirit yang telah menikmati hidup sebagai living organisme akan berusaha berreinkarnasi agar dapat memanfaatkan lagi berbagai energy yang pernah dinikmati sebelumnya.

Setiap terbentuk organisme baru secara alami  akan diperebutkan oleh spirit bebas, sehingga RB tidak mengalami tenggang antara  terbentuknya organisme baru dengan terjadinya kehidupan. Hal ini berbeda dengan WB yang  baru akan memulai kehidupan saat telah dihembuskan soul oleh Tuhan karena telah sanggup menerimanya.

Spirit  akan segera memprogram dasar organisme sesuai dengan kebutuhannya. Program dasar ini harus sesuai dengan kemampuan organisme sebagaimana halnya program dasar komputer harus sesuai dengan kemampuan komputer yang diprogram.

Jika tidak sesuai dengan yang diinginkan, spirit akan meninggalkan organisme mencari yang sesuai dengan kebutuhannya. Program dasar ini sangat menentukan kemampuan  living organisme untuk menerima program terapan. Program terapan akan disesuaikan dengan kebutuhan/ kemampuan  living organisme dan kemampuan program dasarnya. Itulah sebabnya setiap living organisme mengalami pertumbuhan fisik dan non fisiknya, bukan secara instant menjadi makhluk dewasa.  

Sering kali memory astral masih “tersisa”  dan terbawa oleh spirit bebas  untuk dimanfaatkan dalam organisme barunya,  sehingga seringkali living organisme muda, termasuk manusia, sanggup memanfaatkan memory astralnya untuk melakukan sesuatu kemampuan/perbuatan yang tak mungkin dilakukan oleh living organisme normal. Kemampuan ini akan semakin melemah jika tidak dipertahankan akibat pengaruh lingkungannya, sebaliknya jika lingkungan mendukung akan berkembang. Seorang indigo baby memiliki kemampuan berbeda dengan normal baby.   Tumbuh-tumbuhan dan binatang mengalami proses evolusi, menyesuaikan diri dengan lingkungannya, namun ada kemungkinan untuk melakukan mutasi.

Menurut TM ada beberapa  program dasar yang dimanfaatkan oleh spirit untuk : ” mengendalikan” living organisme, Hal ini dapat dijelaskan dengan Formula Supernatural E = – x + y dan Formula Som Wyn z # – x + y. , yaitu:

a.  y=0, maka E=-x < 0, mengolah masukan lewat  batin  yang menggunakan media energi gaib ,

b.  x=0, maka  E=y >0,, mengolah masukan lewat  fikiran  yang menggunakan media energi  metafisika  

c.  E=0, maka x=y=q,   mengolah masukan lewat pancaindera  yang  menggunakan media energi fisika.

b.  E= -x + y, dimana x#0, y#0 dan E#0 merupakan spectrum dari berbagi nilai keseimbangan energi (E) sehingga tak dapat langsung digunakan, harus dipilah dulu menjadi bagian yang rasional y > x dan bagian yang irrasional x > y.  Fenomena ini bagai masukan lewat usb pada komputer canggih.  Otak manusia bagaikan cpu yang sanggup memilah masukan lewat satu pintu yaitu kemampuan paralogikanya.

Tia, sebagai Sarjana Komputer pasti lebih mudah menerima penjelasan pak de dengan Teori Paralogika, ketimbang Ilmu Pengetahuan yang menganggap isi Alam Semesta hanya partikel sehingga kehidupan hanya dipandang sebagai  sekedar proses biologis, tidak mengakui adanya spirit yang mengendalikan living organisme,

TM  bersifat dualkistik, mengakui adanya energy  (E = -x + y) dan non energy (E’ # – x + y) diantaranya z # – x + y. sehingga dapat dimanfaatkan untuk menjelaskan fenomena yang sulit dijelaskan oleh teori lainnya yang monolistik.

Komputer dan manusia sangat erat kaitkannya, sebagai keterkaitan antara organisme dengan spirit. Pasangan ini harus serasai atau sepadan kemampuannya. Sebuah komputer dapat diprogram oleh user sesuai dengan kebutuhan user, namun keduanya harus sepadan. Komputer canggih  tak akan berfungsi dengan baik jika diprogram atau digunakan oleh user pemula, sebaliknya komputer ecek-ecek akan menyulitkan user/programer lanjut.

Manusia dapat berfungsi sebagai programmer, user, atau hacker. Hubungan antara user dengan komputer dapat langsung (one to one)   atau tidak langsung (lewat jaringan lokal maupun  internet). Demikian halnya spirit dapat bertindak sebagai penumbuh organisme baru hingga dewasa  atau memanfaatkan living organisme dewasa, sebagai penunjang, namun  ada yang  sanggup membajak living organisme yang masih atau sedang dimanfaatkan oleh spirit lain. Jika komputer dapat dibajak oleh hacker, maka living organisme juga dapat dibajak oleh spirit bebas. Fenomena inilah yang disebut kesurupan. 

Stress berbeda dengan kesurupan, sebab stress adalah istilah psychologi, sedangkan kesurupan tak mungkin dijelaskan oleh seorang psycholok atau dokter jiwa namun masih sanggup dijelaskan berdasarkan  Teori Paralogika.

Kesurupan  merupakan fenomena bawah sadar living organisme, termasuk manusia,  akibat living organisme terganggu oleh spirit bebas sehingga tak mungkin dijelaskan tanpa mengakui adanya spirit. Agama mengakui keberadaan soul (Agama Ibrani) atau  spirit ( Agama yang mengakui reinkarnasi)  sehingga mengakui adanya fenomena kesurupan.

Spirit tidak selalu jahat sebagai halnya living organisme (termasuk manusia) ada yang jahat ada yang baik.

Bude mengatakan Pak de sering kesurupan sehingga sanggup menulis teori-teori yang sulit dimengerti oleh orang awam.  Mbak Yulia juga pernah kesurupan, saat menari  dia mengalami kondisi bawah sadar (trance)  sehingga semua terpesona pada tariannya.  Kesurupan berbeda dengan reinkarnasi, sebab spirit yang mengendalikan bukan spirit penumbuh, melaikan spirit pengguna (atau ikut menggunakan organisme yang sudah dewasa. Mbak Diana pernah menyaksikan orang kesurupan. Mediator juga memanfaatkan kondisi bawah sadar agar dapat kesurupan.

Seharusnya fenomena kesurupan dipelajari secara ilmiah, menggunakan akal budi,  sehingga bermanfaat bagi kehidupan dan tidak disalah gunakan oleh orang-orang yang tak bertanggung jawab. Teori Paralogika dan Psycho Minimalis menunjang mengungkap rahasia kesurupan dan kondisi bawah sadar yang selama ini dianggap mistik.

 

Iklan

Tentang Akung Ibnu

Kakek dengan duabelas cucu yang masih senang menulis. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat.
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Satu Balasan ke Kesurupan versi Teori Minimalis.

  1. Akung Ibnu berkata:

    saya kutipkan tulisan mengenai kesurupan,

    Kesurupan Massal Terjadi di SMP Negeri 2 Kendal

    Citizen6 0 28 Agu 2014 09:21

    Untuk menghindari kesurupan massal, pihak sekolah terpaksa memulangkan siswa.
    Citizen6, Kendal Puluhan siswa siswi SMP Negeri 2 Pegandon Kendal Jawa Tengah mendadak histeris.

    Satu persatu siswa menangis dan histeris dan tidak sadarkan diri sejak hari Senin lalu sudah lebih dari tiga puluh siswa kesurupan selama tiga hari tiap hari pasti ada siswa yang kesurupan padahal pihak sekolah sudah mengupayakan pada Kiyai dan orang pintar.

    Untuk menghindari kesurupan massal, pihak sekolah terpaksa memulangkan siswa.

    Sejumlah siswi SMP Negeri 2 Pegandon Kecamatan Pegandon Kendal Jawa Tengah mendadak histeris dan tidak sadarkan diri. Bahkan sejumlah siswi ini menangis histeris dan merasa ketakutan. Sejumlah siswi SMP Negeri 2 Pegandon ini kesurupan saat jam pelajaran masih berlangsung.

    Peristiwa esurupan massal ini terjadi sejak hari Senin hingga haru siang ini. Awalnya satu siswa yang berteriak histeris kemudian menular ke siswa lain.

    Guru yang mengetahui siswanya berjatuhan segera membawanya ke ruang unit kesehartan sekolah atau UKS. Tak hanya itu saja, siswa yang ada di halaman sekolahpun juga menjadi korban kesurupan.

    Anis Kurly Lestari, siswi kelas viii mengaku saat itu dirinya melihat sesosok makhluk tinggi besar berwarna hitam di sudut ruangan kelasnya.

    Salah seorang siswa kelas delapan, Diana mengaku bisa berkomunikasi dengan penunggu kelas dan disuruh penunggu ruangan kelas tujuh untuk mencari bunga mawar kesukaan si penunggu yang berwujud genderuwo.

    Namun usaha siswi kelas delapan ini dicegah sejumlah guru dan disadarkan.

    Diana, siswi kelas delapan mengaku penunggu ruangan kelasnya berwujud genderuwo dan meminta bunga mawar merah dan melati. Salah satu guru SMP Negeri 2 Pegandon Erni mengatakan kalau awal mulanya anak anak tersebut habis mengikuti persami namun entah kecapekan atau di masuki roh halus saat ikut persami juga tidak tahu. Sejak hari senil lalu sekitar lebih dari tiga puluh siswa yang kesurupan. Bagi siswa yang kemarin kesurupan dipersilahkan untuk belajar di rumag agar tidak memancing pada teman lainya.
    ———————————————-
    Analisa minimalis:
    Mengapa kesurupan dapat “menular”? Efek domino dapat terjadi karena adanya “link” (rantai penghubung) dalam sebuah lokal net maupun internet. Beberapa komputer yang terhubung dalam lokal net atau internet dapat secara berturutan terimbas oleh virus atau pembajakan pada salah satu komputer yang digunakan oleh hacker.
    Agar virus atau pembajakan tidak “menular” setiap komputer harus “diamankan” dengan program pengaman atau secara bersamaan diamankan.
    Memulangkan murid tidak akan efektif tanpa “membekali kesadaran” untuk tidak ikut-ikutan atau terpengaruh oleh lingkungan.dengan memanfaatkan akal budi yang bersifat individual namun ilmiah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s